Protagonist Transmigration : Its Best If I Became A Villain

Protagonist Transmigration : Its Best If I Became A Villain
Memasuki dunia hiburan (3)


__ADS_3

Suasana ruang makan beberapa saat setelah kedatangan kedua pria tampan menjadi panas.


Melihat situasi ini, kepala pelayan Gilbert mengisyaratkan kepada para pelayan untuk meninggalkan ruang makan.


Xue li yang masi berdiri kaget, dalam hati menahan senyum dan mengatakan.


' Ini dia yang di tunggu-tunggu. Kemunculan kedua pria ini sebagian besar merupakan kekuatan dari protaginist halo. '


Melihat Edward dengan pandangan emosi, Tn Bardsley mengatakan.


" Hah, Anak kurang ajar!


setelah sekian lama pergi dari rumah, masih ingat jalan pulang ke rumah?! " Ucapnya sinis.


Meski ucapannya sinis, di balik wajah Tn Bardsley masih tertinggal sedikit rasa takut.


Bagaimana tidak, anak tertua yang pergi meninggalkan rumah saat usianya masih 17 tahun tanpa membawa sepeserpun harta keluarga Bardsley. Hanya dalam 8 tahun dapat membesarkan perusahaan yang sekarang terkenal sebagai perusahaan terbesar ke 4 di negara ini.


Terlebih lagi, perusahaan yang dibangunnya bergerak di bidang entertainment. Perusahaan BS Company yang dibesarkan oleh keluarga Bardsley turun temurun tidak dapat menandingi kesuksesan dari DB Entertainment.


" Rumah ? "


Mendengar perkataan Tn Bardsley membuat Edward ingin tertawa. Dia menatap tajam pada Tn Bardsley dan melemparkan sebuah amplop coklat ke atas meja di hadapan Tn Bardsley.


Melihat amplop tersebut, Ny Annie mengambilnya dan menemukan beberapa photo di dalam amplop.


" Beberapa photo baru saja di ambil. " Ucap Edward.


Setelah melihat beberapa bagian dari photo Tn Bardsley kemudian dengan cepat melihat ke beberapa lembar kertas dalam map. Dalam sekejap wajahnya yang dipenuhi amarah berubah menjadi pucat.


" Ini semua bohong !


Tidak mungkin !


Kau pasti hanya ingin membodohiku ! Ini semua bohong !


Dari mana kau dapat informasi seperti ini !. " Tn Bardsley mulai kehilangan emosinya setelah membaca beberapa informasi terkait photo yang dia lihat.


Bagaimana tidak, seseorang membawakan bukti photo beserta informasi tentang daftar tersangka pelarian uang perusahaan.


Korbannya rata-rata perusahaan luar, dan tersangkanya adalah rekan bisnis Tn Bardsley yang sudah dia percaya seperti saudara sendiri bahkan sudah berencana mengikatkan keluarga mereka dengan jalur pernikahan.


" Informasi yang dituliskan pada lembaran itu adalah benar.


Aku bisa menjamin 90% keakuratannya.


Orang yang beberapa bulan bersama dengan anda. Hahaha, anda masih ingin menyerahkan putrimu pada pria seperti itu? " Ejek Edward.


" Ah , aku lupa kalau anda sudah menandatangani kontrak dengan mereka.


Sebaiknya anda harus segera melaporkan ke polisi, sebelum mereka melarikan diri ke negara lain. "


Sindir Edward namun Tn Bardsley masih terpaku diam. Dalam hatinya dia masih mengharapkan kalau berita yang dia lihat adalah berita bohong.


Setelah beberapa saat terdiam, dia langsung panik mencari handphonenya dan berusaha untuk menghubungi rekan bisnisnya. Setelah mencoba beberapa kali, telephonenya tidak tersambung.


Tn Bardsley jatuh dalam kepanikan dan mencoba menghubungi nomor perusahaan.

__ADS_1


Betapa menyejukkannya saat suara wanita terdengar dari ujung telpon menandakan kalau perusahaan itu benar-benar ada. Kemudian tanpa bertele-tele Tn Bardsley langsung meminta untuk segera dihubungkan dengan Tn Simon selaku CEO perusahaan tersebut.


" Mohon maaf, bisa kembali di informasikan lagi.


Dengan siapa anda ingin disambungkan? " jawab wanita di ujung telephone memastikan.


" Tolong cepat hubungkan dengan CEO!. Tn Simon ! Simon Carter. " jawab Tn Bardsley bergegas.


Suara wanita di ujung telephone tidak terdengar beberapa saat.


Tn Bardsley mulai berpikiran negatif dan menggila saat suata wanita di ujung telphone terdengar dan mengatakan.


" Mohon maaf sebelumnya. Akan tetapi, orang bernama Tn Simon Carter yang ada cari.


Tidak ada di perusahaan kami. " Jawab wanita di ujung telephone kemudian dilanjutkan dengan service pelayanan.


Mendengar jawaban dari ujung telephone Tn Bardsley merasa dadanya sesak. Dia meremas dadanya dan hampir jatuh.


Beruntung Ny Annie langsung membantunya duduk kembali ke kursi. Melihat kondisi Tn Bardsley yang semakin memburuk, Ny Annie memerintahkan pelayan untuk memanggil dokter.


Tn Bardsley semakin pucat sambil menggumkan kata


' Project 30 triliunku. ' seperti orang gila.


Merasa puas melihat ekspresi yang diperlihatkan Tn Bardsley, Edward tersenyum.


" Anda sudah yakin kalau berita yang saya berikan adalah asli?


Apa anda masih ingat, kalau saya mengambil beberapa photo belum lama ini? " Edward berbicara dengan senyuman jahat di wajahnya.


Mendengar beberapa kalimat yang keluar dari mulut Edward mengenai photo yang dia tunjukkan beberapa adalah photo yang belum lama diambil. Tn Bardsley langsung berdiri dari tempat duduknya dibantu oleh Ny Annie.


Apa kau mau bilang kalau kau membuntuti pelarian mereka?!


Katakan maumu! " Bentak Tn Bardsley mengorek informasi lebih dari Edward.


" Sepertinya anda masih lumayan cerdas. "


Ed mengulurkan tangannya kesamping mengisyaratkan Connie untuk memberikan berkas yang telah dipersiapkan sebelumnya lalu menaruh berkas yang telah dipersiapkannya di hadapan Tn Bardsley dan Ny Annie.


Tn Bardsley maju untuk melihat berkas yang di keluarkan Edward.


" Kau hanya perlu menandatangani surat pernyataan pemutusan hubungan keluarga ini.


Setelah itu aku akan langsung menyuruh orang-orangku untuk meringkus orang-orang itu.


Pertukaran yang mudah bukan? " Ucap Edward memberikan sebulan pulpen dari kantong jasnya kepada Tn Edward.


" Oh, dan sekedar informasi.


Setelah menandatangani surat ini kau sudah bukan lagi Bardsley. Jadi kuharap kau berkenan membuang nama keluarga kami dari namamu yang menjijikan.


Kau bisa memiliki sisa harta keluarga Bardsley, tapi jangan pernah menyebut dirimu sebagai Bardsley.


Setelah menandatangani surat ini aku akan membawa Carol keluar dari sini. Tempat ini akan jadi milik kalian.


Selain Carol aku juga akan membawa Kepala Pelayan Gil bersamaku. Bukankah ini transaksi yang menguntungkan? " ucap Edward tersenyum.

__ADS_1


Xue li melihat senyuman edward yang semakin lama semakin terlihat seperti senyuman iblis.


Senyuman yang membuat xue li merinding melihatnya. Orang ini, memiliki rencana yang buruk di balik kata-kata manisnya.


Dalam cerita originalnya memang event seperti ini terjadi. Setelah Edward sukses dan mampu melampaui perusahaan turun temurun keluarganya, edward akan membawa pergi adiknya, carol.


Tetapi Xue li tidak pernah menyangka kejadiannya akan seperti ini. Dia menginjak-injak harga diri ayahnya sendiri hingga tidak mungkin untuk bangkit. Kata-katanya memang manis, tapi membawa niat yang jahat.


Meskipun para scammer itu tertangkap. Tidak akan menjamin uang yang di bawa kabur mereka masih ada.


Terlebih lagi korbannya bukan hanya Tn Bardsley. Hanya mengetahui informasi kecil seperti itu Xue li bisa tahu akhir dari masalah ini.


Setelah mendengarkan kata-kata manis Edward, Tn Bardsley yang sebelumnya ragu kini dia tidak ragu-ragu langsung mengambil pulpen yang di sodorkan Edward dan menandatangani surat pernyataan tanpa membacanya terlebih dahulu.


Meski tidak membacanya Tn Bardsley sudah tahu surat apa yang ditandatanganinya. Surat yang sama seperti 8 tahun lalu ketika dia mencoret nama Edward dari anggota keluarganya.


Kalau dulu dia melepaskan Edward karena kemauannya, kini dia melepaskan putrinya Carol karena terpaksa.


Untuk syarat lainnya seperti tidak terikat dengan nama Bardsley, dia hanya perlu mengubah namanya menjadi nama dulunya saat belum menikah dengan putri tunggal keluarga Bardsley.


Meski dia mengubah namanya, kepemilikan harta dan perusahaan yang mengatas namakannya tetap menjadi milikknya. Untuk syarat terakhir, siapa yang peduli.


Kau bisa mengambil pelayan manapun apalagi pelayan yang sudah tua itu. Tidak perlu meminta izin aku akan memberikannya dengan suka rela.


Setelah menandatangani berkas tersebut Tn Bardsley menagih janjinya. Sesuai janji, Edward tersenyum dan mengisyaratkan connie untuk mengerjakan sisanya.


Setelah connie memerintahkan orang-orangnya untuk menggerebek pelaku, Tn Bardsley mengatakan kalau dia ingin menemui pelaku itu secepatnya.


Edward mengangguk kearah connie kemudian berjalan ke arah carol untuk membawanya dan meninggalkan connie mengurus masalah. Xue li mengikuti Edward yang menggenggam tangannya dan masuk ke dalam sebuah limousine untuk pergi ke kediaman barunya, rumah Edward.


Saat di perjalanan Xue li hanya menatap serius pada Edward yang sedang membaca majalah.


Melihat adiknya yang begitu serius menatapnya, Edward bertanya


" Apa yang kau lihat dengan pandangan serius seperti itu " sambil tersenyum.


Awalnya Xue li ingin mengungkapkan apa yang ada di pikirannya tentang edward tapi melihat senyuman yang menyilaukan itu membuat Xue li kehilangan kata-kata. Senyumannya berbeda dengan yang dia lihat tadi.


" Tidak mau bicara hah ? " Melihat adiknya yang masi tetap terdiam membuat Edward kewalahan tidak tahu harus berbuat apa.


Dia menutup majalah yang dia baca kemudian berpindah tempat duduk ke samping Xue li, kemudian menekan kepala Xue li dengan tangannya hingga Xue li bersandar di dadanya.


Tindakan mendadak ini membuat Xue li refleks memalingkan wajah ke atas dan mencoba untuk bangun namun tangan kanan Edward menutup mata Xue li.


" Jangan lihat. " Ucap Edward yang masih menggunakan tangan kanannya untuk menutupi kedua mata Xue li.


Xue li mencoba menyingkirkan tangan Edward yang menghalangi penglihatannya dengan tangannya.


" Istirahatlah, tetaplah seperti ini untuk sementara." Ucap Edward, menangkap kedua tangan Xue li dengan tangan kirinya.


' Istirahat?


Bagaimana bisa istirahat.


Lagi pula untuk apa pakai menutup mata?. Ingin bermain petak umpet? '


Tetapi mendengar perkataan serius Edward membuat Xue li tenang sejenak meski matanya tertutup dia masih dapat mendengar detak jantung Edward.

__ADS_1


Kakak beradik ini, sudah 8 tahun terpisah dan akhirnya bertemu. Xue li berpikir tidak ada salahnya kalau hanya sebentar. Xue li dapat merasakan napas legah Edward di rambut kepalanya.


__ADS_2