
Awalnya aku sangat kaget mendengar connie menyebutkan kata alam baka saat aku menanyakan tempat paling cocok untuk mencari kepingan ingatan dan kekuatanku, namun aku lebih dikejutkan saat connie mengatakan kalau dia meminjam identitas dewa kematian untukmekspedisi kali ini. Aku terkejut pada seberapa menakjubkannya kemampuan connie dalam menyesuaikan diri. Selain itu..
" Apa ini ? , Sepasang tongkat lipay ? " Aku melihat ke isi kotak yang baru saja di buka connie.
" Hei, jangan sembarangan. Jangan memperlakukan baby-ku dengan kasar lho.
Kau tahu, alat dewa kematian itu sangat berharga. " Tiba-tiba seseorang muncul di layar.
" Ah, anda menghubungi saya dengan cepat. Saya baru akan menghubungi anda untuk mengatakan kalau paket yang anda kirim sudah diterima dengan baik.
Tuan putri, perkenalkan, beliau adalah client yang akan meminjamkan identitasnya.
Keanne Baume. " Connie memperkenalkan orang yang ada di layar.
Dengan penyesuaian diri connie saja aku sudah dibuatnya kaget. Lalu dengan semua hal baru ini, aku tidak dapat mengatakan sesuatu pada situasi seperti ini. Sebenarnya pemilik dunia spatial ini aku kan ? benar-benar aku kan ? bukan connie.
" Cukup dengan semua formalitas, kau bisa memanggilku anne.
Jujur aku cukup terkejut saat mendapatkan panggilan dari panggilan kontrak.
Aku sudah mendengar sedikit situasinya dari Higan. " ucap Keanne.
" Kau sudah mengetahui dari Higan ? Sejak kapan ? " Aku kaget mendengar nama Higan-donondari Keanne.
" Ah, aku lupa mengatakan kalau saat ini aku sedang bersama Higan. Lihat kau bisa melihatnya di sini." Keanne menggeser sedikit kamera ke sampingnya, dan di belakang.
" Kau melihatnya kan, kalau kami sangat sedang sibuk? Bahkan Higan yang membantu mengirimkan paket itu, aku tidak tahu kalau paketnya akan sangat cepat sampai. "
Itu benar-benar Higan-dono! dan lagi setelah aku melihat nama pengirim paket, itu juga benar darinya!. Tapi sejak kapan dia sudah berada di sana ?! dan lagi situasi macam apa yang membuat mereka bisa berduaan di tempat seperti itu.
Aku melihat Higan-dono yang sedang duduk di sebuah tempat tidur putih. Selain itu, aku baru menyadari pakaian yang dikenakan mereka adalah sebuah pakaian mandi putih. Aku tidak ingin berpikir jauh,, namun rasa keingintahuanku ini semakin menjadi. Mengapa seorang higan yang baru saja meninggalkan tempat ini sudah berada di tempat itu. Ah aku melupakan perbedaan waktu antara tempat ini dan di sana, tapi bagaimana bisa ?! Tetapi keadaan membuatku harus tetap tenang.
" Nak Xue li, kamu tidak sedang berpikir yang macam-macam kan ? " Wajah higan berubah.
" Sepertinya kamu salah paham. Lihat tanganku. Mereka mengirim Keanne untuk menangkapku. "
Aku tidak menyadarinya, namun setelah higan menunjukkan tangannya yang ternyata dalam keadaan terborgol, aku baru menyadarinya !
' Dia benar-benar terperangkap dalam jebakan madu '
Itu adalah kesalahannya sendiri, karena xue li dapat membayangkan bagaimana seorang Higan dengan mudahnya jatuh pada perangkat madu.
" Nah, kamu sudah melihatnya bukan, betapa sibuknya kami.
Aku sudah menuliskan informasi penting yang juga kukirimkan. Selain itu, aku titipnya bayi mungilku padamu.
__ADS_1
Bagaimanana pun benda itu adalah benda yang menjadi tanda identitas seorang dewa kematian. Kamu pasti paham tentang apa yang ku maksud.
Kalau begitu aku sudahi sambungan ini. Karena panggilan ini kau lihat waktu berhenti di tempat ini dan akibatnya aku tidak memiliki banyak waktu yang bisa dihabiskan berduaan dengan seorang Higan di sini.
Bye, semoga semua berjalan dengan lancar. chu "
Keanne memutuskan panggilannya.
Saat itu perasaan yang paling terlihat pada wajahku. Aku benar benar ingin pergi ke sana dan menarik Higan kembali untuk memberikan penjelasan. Bagaimana mungkin dia bisa tertangkap secepat itu? Bukankah seharusnya dia sedang dalam persembunyian ?
Namun aku menyadari, saat ini aku tidak boleh hanya memikirkan tentang situasi Higan-dono, aku juga harus memikirkan situasiku saat ini, Keanne menyuruh kami untuk melakukan sesuatu dan dia juga sudah memberikan semua informasi penting pada kertas.
Aku mengambil dan membuka surat yang datang bersama dengan sepasang tongkat lipat itu. Begitu kesalnya aku saat membaca isi surat yang katanya berisi informasi penting mengenai identitasnya.
Hanya belaku sebagai wanita tercantik dan jadilah Primadonna,
Apa maksud dari beberapa kata ini?!
Aku tidak habis pikir, bagaimana bisa seseorang bermain-main dengan pemilik dunia spatial. Aku benar-benar ingin pergi ketempatnya dan menanyakan apa maksud dari surat yang diberikannya?!
" Lalu apa yang dia inginkan sebagai ganti menggunakan identitasnya ? " Aku masih berusaha menenangkan diri setelah semuny.
" Beliau menginginkan untuk anda membantu dalam pembimbingan pada calon dewa kematian.
Setiap 1000 tahun sekali, Alam baka selalu mengadakan perekrutan dewa kematian baru. Kali ini nona keanne menjadi salah satu pembimbing, namun karena memiliki urusan lain, beliau menyerahkan tugas itu pada kita sebagai ganti meminjam identitasnya. " Connie menjelaskan.
Namun saat aku membaca beberapa informasi yang diberikan connie, ada sesuatu yang membuatku terkejut.
" A.. apa ini ? T... T... Transgender ?! "
Aku yang kaget melihat informasi yang telah
connie siapkan. Aku tidak menyangka bahwa Keanne baume adalah seorang transgender.
Yah, memang dewa kematian tidak melihat gender, tapi memang benar dewa kematian wanita itu sangatlah langka. Aku menemukan satu dan tidak kusangka kalau dia adalah seorang laki-laki.
Masalah gender tidaklah penting, yang terpenting sekarang adalah bagaimana cara masuk dan mencari kepingan ingatan dan kekuatanku di sana.
Setelah membaca semua informasi yang connie, aku mulai bersiap untuk berangkat. Dengan kemampuan system aku dapat dengan mudahnya menyamar menjadi Keanne baume.
Selain itu, connie juga memberikan beberapa alat yang mungkin berguna saat misi kali ini. Sebenarnya aku ingin menga
jak salah satu dari mereka, namun apalah daya kalau mereka memiliki tugas masing-masing.
Connie akan sangat sibuk untuk membuat alat pelacak. Lalu system tidak dapat meninggalkan tempat ini untuk mempertahankan perubahan wujudku sebagai Keanne Baume.
__ADS_1
Ini adalah misi yang harus kukerjakan sendiri.
" System, persiapkan portal " Aku memerintahkan system untuk mempersiapkan portal dimensi ke tempat tujuan, sementara connie menjelaskan kegunaan alat pelacak sementara.
" Jangkauan alat ini hanya sebesar 20 meter. Anda benar-benar harus mendekati target untuk dapat melihat kinerja alat ini.
Selain itu,.. " connie terhenti sejenak sambil memeriksa kantong bajunya.
" Ah, ini adalah alat komunikasi. Anda hanya perlu memasangnya pada telinga kanan anda, kita akan dapat berkomunikasi dengan benda ini. "
Connie memberiku sebuah earphone. Benda itu dapat digunakan untuk dapat berkomunikasi dengan connie.
Saat aku ingin bergegas menuju portal, aku hampir melupakan hal yang terpenting. Alat dewa kematian. Aku menuju ke kotak yang di kirimkan lalu mengambil dua buah tongkat lipat kembar itu.
Aku mengingatnya dan langsung memasangkan alat itu pada pinggangku, dengan begitu aku tidak perlu takut kehilangannya.
Namun saat ingin menutup kotak tersebut lagi, aku melihat sebuah ujung kertas diselipkan di bawah bilik kotak. Aku mengambilnya dan melihat isi dari surat tersebut.
Surat itu mengatakan, " Bawa jian yian menyelinap ke Alam baka. "
Melihat isi konten pada surat itu, aku sudah tahu siapa pengirimnya. Sepertinya Higan menyembunyikan surat ini saat membantu Keanne mengirimkan paket.
Apa sebenarnya saat ini dia sedang berafa di posisi yang tidak menguntungkan ?
Aku tidak mengerti mengapa aku harus menyelundupkan jian yi an ke alam baka. Pekerjaan seperti ini sangat berbahaya, lalu aku mengingat perkataan system yang mengatakan 1 hari di tempat ini adalah seminggu di alam baka.
Apa itu artinya beliau ingin mempercepat kesembuhan jian yi an? Tapi tidak mungkin, kalau hanya masalah perbedaan waktu beliau tidak perlu memilih alam baka. Itu karena banyak dunia yang memiliki perbedaan waktu lebih besar dibanding alam baka.
Apa dia memiliki motif tersembunyi? Tapi yang sekarang harus kupikirkan. Bagaimana cara menyelundupkan jian yi an? Meminjam identitas baru ?
Itu juga tidak mungkin karena jian yi an sedang tidak siuman.
Aku mulai memikirkan dan pada akhirnya menyerah lalu menanyakan hal tersebut pada connie.
" Connie, apa kamu tahu tempat di alam baka yang dapat menyelinapkan seseorang tanpa identitas memasuki alam baka ? "
" ???? " Seperti biasa terlihat banyak pertanyaan di raut wajah connie.
" Aku bermaksud menyelundupkan jian yi an ke alam baka. Apa kau bisa mencari tahu caranya ? "
" ?! Itu tidak mungkin. Pintu masuk alam baka sangat ketat, itu sebabnya saya mencarikan anda identitas pinjaman yang akan memudahkan anda keluar masuk alam baka.
Untuk membawa orang lagi itu sangat sulit. "
Aku mendengarkan perkataan connie, namun aku juga tidak bisa menyerah soal menyelundupkan jian yi an ke alam baka.
__ADS_1
Sekilas aku memikirkan, bagaimana kalau aku membawanya ? aku akan menjadi seorang dewa kematian. Sangat wajar bukan membawa orang lain ke alam baka, itu akan membuat mereka berpikir aku membawa roh seseorang ke alam baka.
Namun aku segera menyesali keputusan itu. Aku melupakan bahwa Jian yi an, masih hidup. Bukan rohnya yang kubawa, melainkan tubuh fisiknya.