
Pagi hari setelah mandi, Xue li duduk di kursi depan meja riasnya memainkan cincin yang dia temukan pada toramaru dengan jari-jari lentiknya.
Cincin yang dia temukan memang memiliki model yang sama, tapi Xue li tahu benda ini bukan benda yang dia inginkan setelah melihatnya dengan jelas kalau itu bukan cincin yang sama.
Dia tidak dapat merasakan ingatannya di dalam benda ini. Mengingat rencananya, dia harus bersiap-siap keluar karena ada yang harus dia persiapkan.
Xue li memanggil beberapa pelayan untuk mempersiapkan mobil dan menginformasikan pada Edward kalau hari ini dia akan pergi sarapan di luar. Pelayan pun segera pergi untuk menyelesaikan tugasnya.
Edward yang masih bersantai menunggu adiknya turun untuk sarapan bersama mendapatkan informasi dari Gillbert yang terlebih dahulu telah diberitahu pelayan.
" Tuan muda, nona carol mengatakan kalau hari ini dia tidak akan sarapan di rumah. "
Gill mengatakannya.
" Nona carol memerintahkan pelayan untuk mempersiapkan mobil. Sepertinya beliau akan pergi sarapan di luar " Jelasnya.
" Sarapan di luar ? Kemana ? "
Edward menanyakan rinciannya namun gillbert mengatakan kalau nona carol tidak memberikan rinciannya.
Mendengar apa yang dikatakan Gill, Edward menyuruhnya untuk mempersiapkan mobil namun secara diam-diam.
Xue li turun dan menyapa Edward d ruang makan. Edward tidak menanyakan tentang tempat yang di tuju adiknya dan langsung memberikan persetujuan sekaligus mengatakan untuk berhati-hati ketika di luar.
Awalnya Xue li merasa aneh, tapi dia melupakan perasaan yang seperti itu hanya perasaan saja.
Dia pergi menggunakan mobil yang dipersiapkan bersama dengan seorang pengemudi dan Edward mengikuti mobil dari kejauhan masih mengenakan pakaian santainya.
Selama dia memiliki alat pelacak di tangannya, dia tidak akan kehilangan jejak adiknya.
" Ngomong-ngomong, pak sopir.
Saya tidak melihat Connie hari ini. "
Xue li membuka pembicaraan kepada pengemudi setelah memberitahukan alamat tujuannya.
" Tuan connie ?
maaf maksud nona carol, maaf kalau saya sedikit lancang tapi tuan connie siapa ? "
Pengemudi membalas pertanyaan xue li.
Xue li merasa aneh, apakah dia pengemudi baru ?
" Connie. connie saxon. putra tunggal kepala pelayan Gill. "
Xue li menjelaskan lagi.
" Pria berambut merah dan berkacamata itu lho pak.
Apa anda baru bekerja di sini? "
Xue li menambahkan.
" Maaf nona, saya tidak mengerti apa yang nona maksudkan. "
Pengemudi membalas.
" Saya sudah bekerja 4 tahun dengan Tuan Edward.
Saya mengenal kepala pelayan Gillbert, tapi saya tidak pernah tahu kalau kepala pelayan Gillbert mempunyai anak.
Beliau juga tidak menikah. "
Pengemudi mengatakannya.
Mendengar apa yang dikatakan pengemudi, Xue li kaget. Xue li langsung menyuruh pengemudi untuk putar balik kembali ke kediaman Edward.
Edward yang melihat mobil yang di kendarai adiknya memutar balik menyuruh pengemudinya untuk berbelok dan menepi.
Setelah mobil yang dikendarai adiknya lewat dia langsung menyuruh pengemudi untuk mengambil jalan pintas kembali ke kediaman.
Bagaimanapun juga Edward harus terlebih dahulu sampai ke kediaman sebelum adiknya. Kalau tidak pembuntutan ini akan terbongkar.
Dalam perjalanan kembali ke kediaman Edward, tiba-tiba saja pengemudi membanting setir hingga mobil kehilangan kendali hingga menabrak pohon.
Xue li tidak tahu apa yang terjadi, saat itu dia sedang mengulas kembali informasi yang berhasil dia kumpulkan.
Beruntung kecelakaan tidak begitu parah karena mobil melaju dengan kecepatan standart, akan tetapi kecelakaan tersebut membuat beberapa luka pada xue li dan membuat pengemudi tidak sadarkan diri di kursi depan.
Apa yang sebenarnya terjadi? Tempat ini sudah memasuki wilayah perumahan Luxury.
Xue li berusaha keluar dari mobil, dia mencium bau sesuatu seperti bensin. Dia membantu mengeluarkan pengemudi menjauh dari mobil mencegah sesuatu yang tidak di inginkan terjadi.
Kemudian Xue li menggunakan smartphonenya untuk menghubungi Edward, berencana memberikan kabar dan meminta pertolongan.
" Kak, saat ini aku ,.. "
Setelah terhubung dan sebelum menyelesaikan kata-katanya, seseorang mendekap Xue li dari belakang.
' Aroma ini?! '
sebelum Xue li memastikan orang yang menyerangnya, dia sudah tidak sadarkan diri.
Edward mulai panik bertanya apa yang terjadi karena tidak ada suara yang terdengar dari ujung telepon setelah suara benturan.
Dia langsung menyuruh Gillbert untuk bersiap pergi ke lokasi adiknya. Saat tiba di lokasi dia tidak menemukan adiknya di sana.
Dia hanya mendapati mobil yang menabrak pohon dan pengemudi yang pingsan tidak jauh dari sana.
__ADS_1
Dia juga menemukan smarphone adiknya di sekitar pengemudi. Dia mencoba membangunkan pengemudi dengan menarik kerahnya dan bertanya dimana Carol.
Apa yang terjadi?
Tetapi pengemudi tidak kunjung sadar. Gillbert menghubungi Polisi dan Ambulance untuk penanganan pertama.
Di sebuah ruangan dengan lampu yang redup, Xue li mulai membuka matanya. Setelah membuka mata dia melihat dirinya berada dalam ruangan dengan jeruji besi di sekelilingnya.
Xue li berusaha untuk bangun, tapi dia tidak bisa karena tangan dan kakinya terikat ke belakang.
Dia mulai melihat situasi di sekitar, di samping sel, seorang pria tergantung dengan borgol di tangannya yang menahan bobotnya. Xue li melihat lebih jelas dan dia mengetahui orang yang sangat familiar ini.
Connie saxon ?!
" Connie ?
Apa kau benar connie?
Apa yang kau lakukan di sini? "
Xue li memanggilnya untuk memastikan tetapi dia tidak mendapatkan respon.
Xue li melihat connie tergantung dengan luka di sekujur tubuhnya.
" Hey , Connie !
Sadarlah !
Apa kamu bisa mendengarkanku? "
Xue li mulai berusaha mendekati jeruji besi yang memisahkan mereka.
Apa yang sebenarnya terjadi?
Semua terjadi begitu cepat.
Tempat apa ini?
Kenapa kami bisa berakhir di tempat ini?
dan masih banyak lagi yang ingin diketahui Xue li.
Tidak lama terdengar suara langkah kaki dan pintu terbuka.
' Cedrick Groover !
Apa dia di sini untuk menyelamatkan kami? '
Xue li berpikir positif, tapi dia mulai merubah pikirannya setelah jelas melihat wajahnya.
Dia memang Cedrick, tapi dia memiliki aura pekat yang sangat berbeda dari yang semalam.
ucapnya melihat xue li.
Mendengar perkataannya membuat Xue li menyadari sesuatu.
Dia akhirnya tahu kalau orang yang ada di hadapan dia inilah yang membawanya ke tempat ini.
" Kamu yang membawaku ke sini? juga membawa connie? "
Xue li ingin memastikannya langsung.
" Silahkan pikirkan sendiri jawabannya. "
Cedrick menjawabnya.
" Oh, bagaimana dengan hadiah yang kukirimkan pagi ini? "
Dia melanjutkan.
' Pagi ini? '
Xue li tidak mengerti yang dia maksud.
" Cincin yang kamu cari, aku mengantarkannya tadi pagi. "
Ucapnya.
" Bagaimana hadiahnya? kau menyukainya? meskipun sudah kosong benda itu cukup berharga lho "
Dia melanjutkannya.
Orang yang menggantungkan cincin pada toramaru adalah dia?
" Menyuruh kelincimu mencuri cincin langsung dari kediamanku.
Lihat sekarang apa yang terjadi pada kelincimu.
Bukankah kau majikan yang cukup kejam? "
Dia tidak berhenti berbicara.
Orang ini membuat xue li cukup kerepotan. Xue sama sekali tidak mengerti apa yang dia maksud. Dari tadi orang ini hanya mengoceh tidak karuan.
Mendengar kata ' Kelincimu ' membuat xue li sedikit mengerti apa yang terjadi.
Orang ini tidak tahu kalau aku adalah orang yang sama dengan orang yang berbicara padanya semalam.
Karena aku mengatakan aku tidak mengetahui kelinci yang di maksud. Xue li mencoba berusaha mengikuti jalan cerita. Meskipun tidak tahu pastinya apa yang terjadi, dia berusaha untuk setenang mungkin dan lebih berusaha menggali informasi dari orang di depannya.
__ADS_1
" Apa yang mau kamu lakukan?
Bukannya kamu sudah mendapatkan apa yang kamu inginkan?
yang ada di dalam cincin itu ! "
Xue li berusaha berakting sebaik mungkin untuk mendapatkan informasi.
Mendengar pertanyaannya, orang di hadapannya terdiam sejenak.
Xue li kaget, apakah pertanyaanku salah? terlalu to the point?
Apa dia menyadari sesuatu?
Namun tidak lama pria di depannya tertawa dan tertawa semakin keras.
" Yahh , aku hanya tidak menyangka, ternyata kamu orang yang suka masuk ke inti permasalahan. seperti orang itu. "
Ucapnya. Mendengar kata 'orang itu' membuat xue li sedikit berdebar-debar.
Kata-katanya familiar seperti apa yang dikatannya pada Xue li dalam wujud aslinya. Suka membicarakan langsung ke topik masalahnya.
Cedrick berhenti tertawa.
" Kau tahu?
Semalam ada orang lain yang mengincar cincin itu. "
Dia mulai berbicara.
' Aku tahu ( karena aku yang mengincarnya ) '
Xue li tetap menyesuaikan ekspresinya.
" Oh aku lupa, pasti tidak tahu ?
Karena dari semalam kelincimu tidak kembali untuk memberitahukannya padamu? "
Dia melanjutkan.
" Kemarin seorang gadis juga mencoba mencurinya, betapa kagetnya aku ketika tiba-tiba dia muncul di hadapanku.
Kau tahu ? pengguna teleportasi.
Dia juga mengincar cincin itu. Beruntung peliharaanmu mengambilnya.
Kalau tidak bisa repot karna mendapatkan lawan yang tidak menyenangkan.
Sekali melihat aku bisa merasakan dia bukan lawan yang mudah. "
Ucapnya.
' Curhat? kalau aku lawan yang tidak mudah kenapa kau berani menahanku seperti ini ? '
Xue li terdiam dan kembali mengintrogasi.
" Apa sebenarnya maksudmu? Kita tidak saling mengenal tapi kenapa kamu menangkap kami? "
Xue li tahu kalau carol tidak pernah mengenal orang ini sebelum pertemuan mereka di hutan.
Carol membantunya saat terluka, dan akhirnya mereka dekat. Ini sudah benar-benar menyimpang dari cerita original.
" Hmmph, kau masih mau berpura-pura tidak tahu? "
Wajahnya tiba-tiba redup dan mulai tersenyum.
" Kau ,..
Jujur saja. Kau yang melakukan kontrak dengan pemilik dunia spasial untuk mengembalikan waktu kan ? "
Cedrick mengatakannya.
Mendengar apa yang dibicarakan Cedrick, Xue li cukup tidak menyangka.
Manusia ataupun iblis bahkan dewa sekalipun tidak akan mudah menyadari kalau waktu berputar kembali.
Orang yang berkaitan langsung dengan dimensi ruang dan waktu tidak memiliki kesadaran tentang kondisi lompatan waktu.
Kalaupun dia bisa mengetahuinya. Jawabannya hanya ada dua. Dia adalah pengatur system dunia ini, atau,..
" Berkatmu aku harus memulai dari awal untuk memulihkan kekuatanku lagi.
Apa kau bermaksud untuk menggagalkan rencanaku memulihkan kekuatanku?
Dengan mengembalikan waktu kamu ingin menyelamatkan seseorang?
Atau, kau ingin melakukan sesuatu yang lain? "
Cedrick mulai memberikan serentet pertanyaan.
Xue li hanya diam. Ingatan membanjiri kepalanya. Dalam hatinya akhirnya sekarang dia mengerti.
Kenapa dia bisa sampai kehilangan ingatan ketika baru sampai di dunia ini.
Sekarang dia bisa mengingat semuanya. Ingatannya sebelum datang ke dunia ini. Ingatannya menghilang karena ada konflik saat memutar waktu kembali ke masa lalu.
Cerita yang diceritakan cedrick malam itu, ternyata hanya cerita buatan. Xue li malu mengakuinya, tapi adalah kenyataan orang yang ada dihadapannya itu telah menipunya.
Orang yang ada di hadapannya ini adalah penyebab bentrok itu. Dia juga mengingat apa yang sebenarnya dia cari. Bukan barang, melainkan seekor kelinci gunung putih bermata merah, Connie!
__ADS_1