Protagonist Transmigration : Its Best If I Became A Villain

Protagonist Transmigration : Its Best If I Became A Villain
Takdir dari dunia yang saling terhubung (3)


__ADS_3

" Apa yang kalian semua lakukan di sini?! Bukankah aku menyuruh kalian untuk tetap bersiaga ?! "


Yun xi yang mengenali pasukan yang tiba-tiba muncul itu langsung mendekat menghampiri.


Dia menyadari wajah para pasukannya, ada yang terjadi ?


" Katakan! Apa yang membuat kalian semua dengan bodohnya tidak mematuhi perintahku?! "


Yun xi mengeluarkan cambuk dewanya.


" Tuan putri, izinkan saya menjelaskan "


Seseorang keluar dari keramaian. Itu adalah pria yang berbicara dengan Xue li.


" Zhang Beiwen ?


Kau adalah ketua pasukan yang mendapatkan pengakuanku.


Apa yang kau lakukan di sini?


Berani untuk tidak mematuhi perintahku?! "


" Mohon redamkan amarah Tuan Putri ! " Zhang Beiwen langsung berlutut.


Kemudian dia menjelaskan apa yang terjadi di sebrang portal.


" Lubang hitam ? Selain itu..


Pria muda yang mengenakan baju Zirah Xiaosa ? " Higan dono yang tertarik mendengar penjelasan Zhang Beiwen.


' Zirah Xiaosa, yang memiliki pakaian itu selain aku adalah dua orang dari pihak surga tingkat 9. '


Higan dono mencoba memikirkan kemungkinan orang yang dimaksud.


" Apa warna zirahnya ? "


Higan dono memastikan.


" Warna pakaiannya ?


Itu adalah xiaosa merah. "


Zhang Beiwen menjawabnya karena dia mengetahui zirah xiaosa memiliki warna.


Tapi dia masih bingung siapakah sebenarnya wanita dewasa yang menanyakannya itu. Bagaimanapun dilihat, beliau memiliki aura yang sangat besar.


Tidak mungkin orang biasa bukan ?


" Warna merah?! Bagaimana mungkin ?! "


Yun xi membentak dan mulai melihat ke arah higan dono, mencoba menenangkan emosinya.


Mendengar jawaban dari kepala pasukan, higan dono berbalik. Kemudian dia membuat simbol dengan satu tangannya dan penampilannya pun berubah yang tadinya adalah seorang wanita dewasa dengan gaun elegan menjadi seorang pria gagah dengan jubah perang berwarna merah.


Ketika higan kembali berbalik, Kepala pasukan kaget. Bukan karena perubahan wujud orang di hadapannya, namun karena dia melihat pakaian yang dikenakan orang tersebut.


" Tidak mungkin ?


Zirah Xiaosa ?! "


Wajah Zhang Beiwen mulai pucat.


" Yang kamu lihat adalah benar, dan mungkin yang kamu lihat di sebrang portal juga adalah benar. "


Higan dono menenangkan.


' Nak Xue li itu, kenapa dia bisa berakhir di dunia satunya ?


Lalu Zirah Xiaosa. Apa dia membuat tiruannya menggunakan Chameleon ? '


Higan dono memikirkannya.


" Lalu apa yang orang itu katakan padamu ? "


Higan dono menanyakan kejelasannya.


" Beliau mengatakan, portal ini adalah portal satu arah. "


Hal itu tentu saja sudah diberitahu oleh system.


" Kalau begitu, kamu mau bilang kalau nak Xue li tiba di dunia satunya melalui portal satu arah yang terpasang di suatu tempat di dunia ini ? "


Higan dono menyimpulkan.


' nak Xue li ?! '


Lu xinnian dan Yun xi yang kaget mendengar nama yang di ucapkan Higan dono.


' Aiyooo, aku tidak sengaja menyebut namanya. '


Higan dono berbalik dan memukul kecil mulut embernya.


Karena tidak berani mengorek informasi, Yun xi berpura-pura tidak mendengar perkataan Higan dono tadinya.


Namun Lu xinnian dengan bodohnya dia langsung menanyakan.


" Higan dono, nama Xue li yang anda sebutkan tadi.


Apakah dia adalah iblis rubah Legendaris yang terkenal dengan kekuatan ruang dan waktu itu ? "


Lu xinnian menagih jawaban dengan respek pada tetua.


" Hah ?

__ADS_1


Apa yang kamu katakan?


Aiyoo.. pak tua ini kurang baik dalam pendengaran "


' Kebohongan yang kelihatan sekali '


System dan Yun xi malu dengan jawaban Higan dono.


" Pak tua, nama Xue li yang anda maksud .. "


" Ahem ahem " Yun xi memberikan kode.


' Si bodoh ini, dia tidak dapat membaca situasi '


Yun xi mengejek dalam hati.


" Saat ini hal terpenting bukan berdiskusi. Prajuritku lainnya masih berada di luar kota shuura.


Kita harus segera menemukan portal lain untuk kembali "


Yun xi menyarankan.


Tidak lama saat mereka memutuskan untuk bergerak, dua buah sosok terlihat keluar dari gerbang portal.


" ...???!! "


Seorang pria berpakaian biru menggendong seorang pria lain berambut ungu keluar dari portal dimensi.


■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■


' Apa masih belum semuanya ? '


Xue li yang masih sibuk menyerang dengan brutal ke arah lubang dengan kipas 4 elemen sambil memperhatikan orang yang tersisa.


Dia hanya dapat mengeluarkan bola api, dan sayatan angin. Kalau terus seperti itu, energi pada kipas 4 elemen akan cepat habis.


' Air, aku harus menemukan air.. '


Xue li tetap dalam keadaan menyerang ke arah lubang sambil memperhatikan sekitar.


Dia melihat sebuah keran air berjarak 50 meter dari lokasinya saat itu.


Xue li mengubah arah serangan anginnya ke arah keran dan.


" Wuuusshhhhh "


' Bingo !. '


Wajahnya senang karena dia menemukan sumber air.


Xue li mengubah mode kipas elemen menjadi mode biru dengan membuka dan menutup kipas 4 elemen.


" Wahai sumber kehidupan.


Xue li mulai melafalkan mantra.


Sebuah roh menampakkan diri dari dalam air yang keluar dari kebocoran keran.


Setelah mantra itu di selesaikan, roh air pergi menuju Xue li, masuk ke dalam kipas 4 elemen.


Setelah roh itu masuk, simbol pada kipas mulai berubah.


Xue li mengarahkan kipas dan memfokuskan pikirannya ke arah sumber air. Tiba-tiba volume air yang keluar dari keran membesar 10 kali lipat dari volume air yang keluar sebelumnya mengarah ke tempat Xue li.


Air yang keluar mulai berputar mengelilingi xue li seperti ular yang besar.


Xue li kembali berkonsentrasi, melihat ke arah retakan.


Tidak bagus, itu karena Xue li melihat sebuah tangan yang sangat besar menutupi langit mulai terlihat dari arah retakan dan mencoba mencengkram dinding retakan untuk membuat retakan yang lebih besar.


' The End ! '


" Brengsek !


Ini bukan tempatmu !


Kembalilah ke tempat asalmu! "


Xue li berteriak dan menghembuskan kipas ke arah tangan besar itu.


Air yang berputar di sekitar xue li seperti seekor ular besar mulai mengubah arah menuju arah kipas di hempaskan dengan kecepatan penuh.


Tangan hitam besar yang tadinya sibuk mencengkram retakan kini disibukkan dengan ular air itu.


Ular air yang tadinya telihat sangat besar di sekitar Xue li, terlihat sangat kecil di hadapan tangan hitam besar itu.


Bagaimana dengan sosok di balik tangan itu?.


Besar tangannya saja hampir dapat menutupi sebuah kota besar.


Benar saja, ular air bukanlah tandingan monster itu. Dunia ini, benar-benar berakhir kalau makhluk itu berhasil menginjakkan kaki di dunia ini.


Tangan hitam besar The End yang tadinya sibuk melawan ular air mulai meraba-raba, mencari keberadaan makhluk yang melawannya.


Xue li mengubah mode kipasnya ke mode bumi dan mengangkat tanah tanah tajam lebih mendekat ke arah The end.


Karena jarak mereka yang sangat jauh, Xue li juga membuat tanah di bawah kakinya terangkat.


Tanah-tanah tajam yang diangkat itu berhasil mengenai tangan besar The End yang dari tadi sibuk merogoh-rogoh.


Xue li dapat melihat tangan besar yang pergelangannya terikat rantai yang cukup besar. Dia menutup kipas elemen dan kembali membukanya, mode nya berubah menjadi angin.


Xue li menargetkan pergelangan tangan The end saat tangannya tidak dapat bergerak karena tertancap tanah-tanah tajam yang terangkat.

__ADS_1


Dengan cepat xue li menggerakkan kipasnya untuk melakukan serangan, namun sebelum serangan di luncurkan.


Tangan besar The end berhasil terbebas dengan menghancurkan benda yang menahannya.


Serpihan batu-batu bekas pecahan yang hancur mengarah ke arah Xue li.


' Tidak baik ! '


Xue li dengan cepat membalik arah kipas ke arah serpihan.


Karena kekuatan hembusan besar yang tadinya ingin dia arahkan untuk melukai pergelangan The end tiba-tiba berubah arah, dia mulai kehilangan keseimbangannya karena efek dari kekuatan yang dia keluarkan.


" Ahhhh " Xue li terhembus dari pijakannya saat itu. Dia..


' Aku akan jatuh ?! '


Xue li mencoba menggunakan kekuatan kipas 4 elemen untuk menghembuskannya kembali ke pijakannya, namun..


Sepertinya energi spiritual pada kipas 4 elemen sudah habis. Itu karena xue li tidak dapat mengeluarkan kekuatan dari kipas tersebut.


Dia benar-benar akan jatuh dari ketinggian itu.


" Higan dono!! Kau berengsekkk !!! "


Xue li berteriak karena kesal, Dia kesal karena kipas elemen yang dibilang terisi penuh oleh kekuatan dewa besar,


Bisa dengan cepat habis ?!


Hanya seperti itu ?


Itu adalah penipuan !!!


" CHAMELEON !! "


Xue li baru saja ingin memerintahkan pusaka yang dia kenakan, chameleon untuk segera berubah, namun.


" Tap tap tap Wusssshhhh "


Suara hentakan kaki terdengar Xue li mencoba melihar kearah suara.


Seorang pria cantik berbaju biru terlihat melompat ke arah Xue li.


Dengan sigap pria itu menuju ke arah Xue li dan menangkapnya dengan satu tangannya.



Satu tangan lagi dia menggunakan tangan kanannya menuliskan sebuah jimat di udara.


Untuk menjaga keseimbangannya dia berputar sekali dan telapak tangannya mendorong jimat biru yang dia gambarkan di udara ke arah tangan hitam The End yang ternyata bergerak ke arah mereka berdua.


" Wuuzzzhhh "


Berkat kekuatan jimat itu, tangan the End akhirnya mundur.


Tidak mengulur waktu, pria itu membuat sebuah pola tangan dan menjentikkan jarinya ke arah The End.


Seekor naga biru muncul entah dari mana dan langsung menyerah tangan the End yang sudah terpukul mundur hingga kembali ke lubang retakan.


The End berhasil di kembalikan ke tempat asalnya, pria itu menggambarkan jimat biru lagi di udara dengan dua jarinya kemudian membuat putaran satu kali dan mendorong jimat itu jauh kearah retakan dengan telapak tangannya.


" ?!! "


Xue li yang masih berada di pelukan satu tangan pria itu sangat takjub dengan kekuatan pria yang menggendongnya.


Dia berhasil memukul pergi The end dan bahkan, dengan mantra terakhirnya dia berhasil menutup kembali retakannya.


Siapa sebenarnya pria itu ?!


Setelah retakan berhasil di tutup kembali, naga biru menghilang.


Pria yang tadinya masih menggendong Xue li dengan satu tangannya mulai menggunakan satu tangannya lagi untuk menggendong Xue li layaknya tuan putri.


" Kau berat ! "


Pria itu mengeluh dan turun perlahan dari ketinggian.


" Hei, tunggu dulu, jangan ke arah sana ! "


Xue li mencoba memperingatkan pria itu namun sudah terlambat.


Mereka sudah terlanjur tidak sengaja masuk ke dalam portal dimensi dan...


Chameleon yang seharusnya berubah tadi di saat genting kini tiba-tiba berubah.


Chameleon berubah menjadi pakaian balon yang menutupi seluruh tubuh Xue li kecuali kepalanya.


■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■


Pria berbaju biru yang menggendong seorang pria berkuncir yang memakai pakaian mengembung aneh awalnya tidak terlihat.


Namun setelah pria itu melempar orang yang digendongnya ke tanah, Higan, Lu xinnian, system dan Yun xi dapat mengenali wajah itu.


' Yang mulia Darius IV !!! '


Mereka semua kaget melihat kehadiran Darius IV yang tiba-tiba keluar dari portal menggendong orang lain.


Pulih dari kekagetan itu, mereka memperhatikan satu orang lagi yang baru saja di jatuhkan oleh Darius IV.


" Host ?! "


Melihat sosok yang dijatuhkan, system bisa langsung mengenalinya.


Suasanya seketika menjadi sunyi.

__ADS_1


__ADS_2