
Semakin dekat dengan cahaya di ujung lorong semakin waspada mereka. Mereka tahu menghadapi langsung mist tipe bangsawan akan sangat sulit tidak seperti menghadapi mist tipe general.
Tapi bukankah Higan dono berhasil mengalahkan mist tipe bangsawan di kota Shuura sebelumnya ?
Tentu saja itu dapat di kategorikan hanya karena sebuah keberuntungan semata.
Gremory adalah mist bangsawan yang terkenal dengan tangan bonekanya. Dia dapat mengendalikan apapun dan siapapun. Baik dalam keadaan hidup maupun mati. Kekuatan itu sangat mengerikan.
Bayangkan, dia berhasil meliluh lantahkan ribuan prajurit surga, bahkan banyak dari kapten dan jenderal mereka yang mati hanya di tangan satu orang mist.
Mereka harus extra berhati-hati agar mereka tidak jatuh dalam kendali Gremory
■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■
Mereka akhirnya sampai, setelah membiasakan penglihatan mereka dengan cahaya, mereka telah berada di suatu tempat di salah satu sudut goa.
Tempat itu diterangi cahaya, tidak seperti lorong dan sisi lain dari gua yang mereka jelajahi tempat itu di sinari cahaya yang masuk langsung dari atap goa.
Ruangan tersebut sangat luas, tidak seperti ruangan lainnya, lumut-lumut hijau tumbuh di atap goa menambah keindahan goa. Warnanya cantik seolah mereka sedang berada di dalam hutan yang di terangi cahaya.
Di tengah ruang tepat di bawah sorotan cahaya terdapat tempat tidur persegi yang terbuat dari batu karang yang dihaluskan dan tidak bergerigi.
Di atasnya, seorang pria duduk dalam posisi duduk bersila tegak sambil memejamkan mata.
Di sampingnya seorang gadis cantik berambut pirang mengenakan pakaian gothic berwarna merah tua menyenderkan kepala mungilnya di bahu pria yang duduk bersila.
" Hee .. Sangat tidak terduga.
Ternyata kalian bisa juga sampai ke tempat ini "
Gadis itu berbicara dengan nada meremehkan.
Meskipun penampilannya sangat berbeda, tetapi Xue li tetap dapat mengenalinya. Dia hanya mengubah model rambut dan pakaian yang dikenakan. Tidak mungkin dia tidak mengenali wajah itu.
Itu adalah Bei Qi yu atau apakah kita harus mulai memanggilnya dengan nama Gremory.
" Gremory, urusanmu adalah denganku!
Jangan libatkan orang lain ! "
Higan dono maju beberapa langkah setelah dia menyadari sosok yang berada di samping Gremory adalah Jian yi an.
" Hah ?
Siapa kamu ?! "
Gremory menanggapi perkataan Higan dono dengan menanyakan siapa orang yang berani bicara dengannya dengan nada seperti itu.
Xue li melihat Higan dono ingin segera maju menghadapi Gremory, namun dia mencegahnya.
" Anda tidak boleh gegabah "
Xue li mengingatkan agar Higan dono tidak bertindak gegabah. Lalu dia melangkah maju akan tetapi Darius juga menghalanginya dengan tangan kirinya.
" Aku hanya ingin bicara "
' Apa kamu pikir aku akan sebodoh itu menghadapi musuh yang bukan lawanku? '
Darius mulai menurunkan tangannya setelah mendengar apa yang akan di lakukan Xue li.
" Gremory ? "
Gremory masi menyender di bahu Jian yi an yang masih memejamkan matanya. Mendengar seseorang memanggil namanya, dia melihat orang itu dengan tatapan tajam.
" Sebenarnya apa yang kamu rencanakan?
Kembalikan Jian yi an ! "
Xue li yang menyadari tatapan Gremory menandakan kalau perkataannya telah di dengar.
" Mengembalikan ? "
Gremory awalnya enggan meninggalkan bahu Jian yi an, tapi setelah dia mendengarkan ucapan Xue li, dia sedikit bangun.
" Kenapa aku harus mengembalikannya ?
dia adalah milikku. "
Gremory dengan nada sombongnya menanggapi perkataan Xue li lalu dia meneruskan.
" Lagi pula, siapa kalian ?
Kenapa kalian berusaha mengganggu hubungan kami dan malah berencana memisahkan kami ? "
Mendengar perkataannya, xue li mencium ada yang aneh dengan Gremory.
__ADS_1
" Apa kau tidak mengenaliku ? "
Higan dono menyambar.
" Apa aku harus mengenalimu? "
Gremory merespon dengan nada sombong seakan mengatakan ' Untuk apa aku mengenalmu. Siapa kau ? '
" Kau..
Mungkinkah, ingatanmu belum sepenuhnya pulih ? "
Xue li bertanya.
" Apa maksudmu? Kau mencurigai sesuatu ?!
Ingatan? hahahaha "
Gremory tiba-tiba tertawa dengan keras.
' Dia sudah gila '
" Untuk apa ingatan itu? Karena yang ku butuhkan sekatang ada orang ini "
Gremory menggunakan tangan kirinya membelai wajah jian yi an dengan lembut.
Setelah beberapa saat membelai wajah jian yi an dia kembali menolehkan wajahnya ke arah Xue li dan berkata.
" Kau ingin aku mengembalikannya ? Lihat siapa dirimu dahulu! "
Gremory menjentikkan jarinya, memerintahkan boneka yang ada di dalam ruangan besar itu untuk menyerang Xue li dan yang lainnya secara mendadak.
" Wuzzz wuzz "
Boneka tersebut memiliki kecepatan yang lumayan, tujuan mereka ke sini bukan untuk bertarung jadi Xue li mencoba mundur menghindari pertempuran yang tidak penting.
Berapa kalipun mereka memotong benangnya, boneka itu akan kembali bangkit. Xue li memiliki ide lain, dia memerintahkan system yang masih dalam bentuk rubahnya untuk mendekari Darius.
Darius yang menyadari system melompat ke arah pundaknya berhenti sejenak, dia memberikan sebuah pin dan membiarkan system menggigitnya.
System yang telah menerima pin turun dari bahunya dan menjauh dari pertarungan.
Darius memutar arah pedangnya dari vertikal ke arah horizontal di hadapannya lalu menggunakan tangannya untuk melepas sarung pedangnya.
Hawa dingin berhembus bersamaan dengan proses pelepasan Bing yao dari sarungnya dengan perlahan membuat mereka yang menyerangnya semakin lama membeku setelah terkena hawa dingin dari pedang Bing yao.
Gremory melihat sebuah pedang besar mengarah ke arahnya yang masih di samping Jian yi an.
" Tidak akan ku biarkan "
Merasa terancam dia berdiri dan membacakan sebuah mantra lalu pedang besar milik higan yang melesat dengan cepat menabrak sesuatu yang lain di hadapan Gremory.
" System ! "
" Kon "
System rupanya telah diam-diam menyelinap pergi ke tempat jian yi an. Dia meletakkan pin di tangan jian yi an yang masih dalam posisi bersemedi menutup mata kemudian membuka portal tepat di bawahnya.
Dalam sekejap Jian yi an menghilang terjatuh ke dalam portal bersama system, Gremory yang telat menyadarinya melepaskan mantta penghalang dan hendak menggapai jian yi an, namun sayang dia terlambar.
Portal yang membawa jatuh Jian yi an sudah terlebih dahulu menutup. Crimson sabre yang tadinya terhalang oleh prisai gremory melesat tajam melewati Gremory dengan sedikit menotong rambut gremory.
Sejenak suasana menjadi hening. Melihat situasi itu Darius kembali memasukkan Bing yao yang baru keluar beberapa inchi dari sarungnya kembali ke sarungnya.
" Katakan! Kemana kalian membawanya?! "
Gremory membentak bertanya kemana mereka membawa Jian yi an pergi.
" KEMBALIKAN ! "
Gremory mulai kehilangan kendali karena amarahnya, aura pekat keluar dari tubuhnya. Dia masuk kedalam mode penghancuran.
Kuku-kukunya mulai memanjang dan menghitam membentuk cakar cakar tajam. Matanya merah menunjukkan kemarahannya yang meluap, tampak taring-taring yang tadinya terlihat kecil sekarang seperti lebih besar dan semakin tajam.
Otot bisep di kakinya semakin membesar dan dia mulai memasang kuda-kudanya dan kemudian
' Wuuzzz '
dengan kecepatan penuh dia melesat ke arah Xue li mengayunkan tangan kanannya yang dihiasi cakar cakar hitam panjang bersiap menebas Xue li dengan cakar itu.
Higan dono yang masih di sibukkan dengan beberapa prajurit boneka Gremory melihat kejadian itu. Dia mengetahui Xue li tidak akan dapat menerima serangan seperti itu dan berusaha mencegat Gremory yang akan menyerang Xue li dengan kecepatan penuh.
Untungnya Darius IV dengan sigap melompat ke depan Xue li menghentikan cakar-cakar mengerikan itu dengan Bing yao. Namun tetap saja, kekuatan yang di keluarkan Gremory tidaklah sedikit.
Hitungan detik ketika cakar menabrak pedang Bing yao " DUARR ! " terjadi ledakan energi spiritual yang memekakkan telinga.
Menerima efek ledakan energi spiritual itu, Darius dipaksa mundur beberapa langkah dan Gremory di paksa mundur jauh hingga akan menabrak dinding goa.
__ADS_1
Sebelum menabrak dinding goa beruntung ada seseorang misterius berjubah hitam melindungi Gremory dari tubrukan keras.
Namun tetap saja, tubrukan itu menghancurkan satu sampai dua dinding goa membuat lubang cetakan manusia. Gremory menerima luka terparah dan tidak sadarkan diri.
Pria yang melindungi Gremory dari tubrukan itu mulai memundahkan beberapa teguk darah, kudung hitam yang tadinya menutupi tiga perempat kepalanya mulai terbuka bahkan beberapa pakaian yang di kenakannya sobek akibat ledakan energi spiritual tadi.
Xue li memperhatikan pria itu, dia begitu kaget setelah mengetahui identitas pria mistetius itu.
" Hong Man ?! "
Melihat orang itu tidak asing dia langsung menyebut namanya.
Darius sedikit menengok kebelakang melihat ekspresi kaget Xue li.
" Kau mengenalnya ? "
Dia menanyakan apakah Xue li mengenal pria di balik wajah itu dan xue li berhati-hati memilih kata-kata untuk memberikan penjelasan yang sesuai.
" Meski di bilang mengenal, kami hanya saling menikmati perjalanan bersama selama beberapa hari.
Dia merupakan salah satu anggota sekte Jiang. "
Mendentar penjelasan Xue li sepertinya Darius berpikir hal lain dan berkata,
" Hoo , Sepertinya sekarang tidak sesederhana itu "
Dia menambahkan ,
" Kau tahu lambang apa yang berada di dadanya ? "
Xue li yang mendengarkan pertanyaan darius dan mulai melihat ke arah pria misterius itu. Dia memperhatikan sesuatu yang berada di dada pria itu.
Robekan pakaian menunjukkan sedikit tatto yang tersembunyi di dadanya. Xue li memperhatikannya namun.
' Bagaimanapun aku melihatnya aku tidak tahu.
Aku kehilangan ingatanku, jangan tanya aku. '
Dia sama sekali tidak memiliki gambaran tatto apa itu. Apa yang di maksud Darius dengan masalahnya tidak sesederhana itu?
Setelah Xue li memikirkannya, dia sama sekali tidak menemukan gambaran dan dia menyerah, jadi dia mulai mendekati tubuh Gremory yang pingsan dan pria yang dalam keadaan mengalami luka dalam itu.
Darius mendampinginya menghampiri mereka menjaga kalau-kalau ada sesuatu yang tidak terduga. Namun sebelum mendekatinya sosok seseorang keluar dari lubang dimensi lain, itu adalah pria misterius lainnya.
Dengan cepat dia menyerang Darius, namun darius dengan cepat juga mengeluarkan pedang Bing yao dari sarung pedangnya membuat aura dingin keluar darinya.
' Oh tidak '
Darius menyadari yang menyerangnya dan yang dia serang hanyalah bayangan, dia langsung berbalik melihat keadaan Xue li. Pria misterius yang asli mengincar Xue li.
Xue li yang menyadari nyawanya terancam menggunakan pakaiannya menghadapi pria itu, sangat beruntung dia masih menggunakan baju zirah Xiao sa sehingga serangan itu berhasil di tangkisnya dan dia berhasil menyerang balik pria misterius itu.
" Celetak celetak "
Sebuah benda terjatuh dari saku dalam pria misterius itu. Higan dono tidak membuang waktu langsung melemparkan pedangnya ke arah pria misterius memaksanya mundur.
Pria misterius itu mengenakan tudung hitam yang menutupi tiga perempat wajahnya, namun xue li melihat dengan jelas, pria itu tersenyum.
Dia benar-benar tersenyum menghindari serangan seorang Higan. Dia pasti gila.
Pria itu mundur dan langsung melarikan diri membawa Gremory dan Hong man masuk ke portal dan menghilang.
Wajah Xue li pucat namun wajah higan dan Darius lebih dari sekedar pucat. Itu karena mereka kehilangan tawanan mereka.
Gremory melarikan diri bersama dengan pria misterius.
■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■
Saat Kaisar Hwang baru akan menjelajah goa, tiba-tiba array yang terpasang pada putrinya lenyap begitu juga mantra pelindungnya.
Hwang yun xi sadar.
" Apa yang terjadi? Ayahanda ? "
Orang yang pertama dia lihat adalah Kaisar Hwang yang berdiri di hadapannya dan Kapten Zhang yang berdiri di samping ayahandanya.
Orang-orang yang telah dikendalikan semuanya ambruk.
Tidak lama goa itu bergetar, mereka memiliki feeling kalau terjadi sesuatu di dalam sana yang menyebabkan guncangan hebat itu jadi Kaisar memutuskan untuk membawa putrinya kembali.
Zhang beiwen di perintahkan membawa orang-orang yang terkurung bersama putrinya keluar juga. Mereka menggunakan mantra pemendek jarak untuk keluar ke tempat Lu Xinnian berada.
■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■
Arc 2 : Tanggung jawab, Janji yang mengarah kehancuran. Reuni keluarga yang menyedihkan
selesai ~
__ADS_1