
Sudah dua hari berlalu sejak pelelangan. Sampai hari ini juga, Xue li masih tidak dapat menghubungi system.
Bukan karena dia tidak bisa menghubungi tetapi dia tidak tau bagaimana cara menghubungi system.
Di saat seperti ini dia membutuhkan bantuan dari system untuk menyusup ke kediaman Cedrick.
Karena tidak kunjung menerima jawaban dari system, akhirnya xue li memutuskan untuk menyusup sendirian ke kediaman Cedrick malam ini.
Malam tiba, saat ini sudah pukul 10 malam. Pelayan mulai beristirahat, penjaga melakukan patroli setiap 2 jam sekali.
Mereka baru saja melewati kandang kuda, Xue li yang bersembunyi di balik semak-semak mengawasi penjaga hingga mereka meninggalkan lokasi, xue li keluar untuk membawa seekor kuda.
Meskipun masih satu kompleks, tidak memungkinkan pergi ke wilayah orang lain dengan berjalan kaki.
Xue li membutuhkan kuda, meskipun dia tahu dia hanya bisa menggunakan kuda sampai ke batas wilayah. Dengan berkuda setidaknya akan mengurangi waktu tempuh dari satu kompleks ke kompleks lain.
Akhirnya sampai di batas wilayah. Wilayah yang ada di sisi lain pagar ini adalah wilayah Cedrick. Xue li harus lebih berhati-hati. Dia melewati batas wilayah dengan memanjat pagar. Untungnya ada pohon yang membantu mengurangi jarak. Dia memanjat pohon dan turun menggunakan tali yang sudah dipersiapkan.
Setelah menginjakkan kaki di wilayah cedrick, Xue li mulai pergi mencari bangunan utamanya.
Dia harus mulai extra hati-hati karena dia tahu cedrick bukan orang biasa dan kemungkinan dia memiliki penjagaan yang lebih ketat dari kediaman Edward.
Xue li menyusup dengan sangat lancar. Entah kenapa feelingnya tidak enak tentang penjagaan yang tidak ketat ini.
Dia tahu kalau ini masih masuk dalam wilayah hutan makannya penjaga mungkin tidak akan menjaga di wilayah hutan seperti ini.
Tapi, ternyata perasaan tidak enaknya terbukti.
Alasan mengapa tidak ada penjaga di sekitar hutan. Itu karena mereka tidak membutuhkan penjaga manusia. Karena ada makhluk buas ini yang menjaga wilayah hutan.
Xue li terkepung oleh beberapa macan putih. Kalau dia mengingat hari berburu bersama edward. Setelah selesai berburu, edward memperlihatkan buruan terakhirnya.
Dia menunjukkan seekor anak macan putih. Edward bilang kalau itu adalah kado dari tetangganya.
Xue li tidak mempertanyakan lebih lanjut. Mana ada tetangga yang menghadiahkan seekor bayi macan?
dan kalaupun ada, dia bukan orang biasa. Xue li baru menyadari bahwa cedrick memang bukan orang biasa yang membiarkan hutannya tidak dalam penjagaan.
Saat ini Xue li terkepung. Makhluk itu semakin dan semakin mendekat dengan gerangannya.
' Pada akhirnya apakah kali ini aku akan berakhir dalam perut macan? '
Xue li tidak bisa banyak bergerak karena dia takut akan membuat makhluk itu lebih agresif.
Namun yang dilakukan percuma, makhluk itu mulai maju dengan kecepatan penuh untuk menerkamnya.
Xue li memejamkan mata dan ' Kon ! ' seperti suara rubah dan lonceng terdengar.
Xue li merasa kalau suasanya menjadi terang, perlahan dia mulai membuka matanya. Dia terkejut karena dia sudah tidak lagi berada di tengah tengah makhluk buas itu.
Saat ini dia berada di sebuah ruangan mewah. Yang membuatnya terkejut adalah sosok yang ada di hadapannya.
Seorang pria terjatuh dari kursinya dan dalam keadaan terkejut melihat Xue li.
Orang itu adalah, ' Cedrick Groover ?! '
__ADS_1
Xue li terkejut apa yang baru saja terjadi. Kenapa tiba-tiba dia berakhir di tempat ini, dan dihadapan Cedrick?
Xue li mulai menenangkan diri dan melihat situasi di sekitar.
Dia berteleportasi?
Kalau tebakannya benar, ini adalah ruang kerja cedrick.
Xue li tiba-tiba muncul di atas meja membuat cedrick kaget dan jatuh dari kursinya. Akan tetapi, yang terpenting sekarang adalah wujud Xue li.
Ini adalah wujud aslinya! . Sekilas dia menyadari tubuhnya berubah dengan sendirinya setelah melihat dari pantulan kaca pada meja.
Di posisi lain, Cedrick sebelumnya sedang melihat laporan dari bawahannya. Tiba-tiba saja muncul seseorang di atas meja membuatnya kaget mengira kalau ada serangan dan mulai menjatuhkan diri dari kursinya.
Betapa terkejutnya yang muncul secara tiba-tiba di hadapannya adalah seorang gadis, dan lagi gadis ini memiliki kecantikan luar biasa yang membuat Cedrick terpana.
' Siapa dia? seorang peri ? '
dalam pikirannya dia mengira-ngira siapa sebenarnya gadis cantik itu.
Melihat suasana yang sedikit tidak enak xue li turun dari atas meja kemudian memberi salam perpisahan dengan membungkuk.
Kemudian dia langsung mengundurkan diri ke arah pintu keluar dan lari mencari tempat sembunyi.
' Bahaya sekali, sangat bahaya!
bicara soal hal lain,
apa yang barusan terjadi.
Bagaimana aku bisa berakhir muncul di tempat itu? '
Xue li masih panik memikirkan kejadian tadi. Sekarang dia sedang bersembunyi dalam sebuah lemari suatu kamar.
Cedrick yang masih shock mengalami kejadian aneh mulai menenangkan diri.
' Pasti itu hanya imajinasiku saja. Setelah membaca buku "Penyihir Hijau " karena penasaran dengan legenda cincin yang baru ku beli.
' Dia ingin memastikan kembali apa cincin itu benar-benar cincin milik penyihir hijau yang ada di buku.
Gambaran tentang penyihir hijau tidak seperti yang dia lihat barusan.
Jadi, Cedrick memutuskan untuk mengecek langsung ke ruang penyimpanan dimana dia menyimpan sepasang cincin tersebut.
Setelah melewati beberapa pemeriksaan menuju ruangan penyimpanan, akhirnya cedrick sampai pada tempat penyimpanan cincin tersebut.
Dia ingin memastikan sekali lagi kalau apa yang dia lihat hanya imajinasi saja.
Ketika sampai pada ruangan Cedrick segera menuju ke meja tempat dia meletakkan kotak cincin tersebut.
Sejenak dia berhenti karena seperti melihat sesuatu bergerak di bawah lampu sorot tepat di atas meja.
Dia memusatkan perhatiannya pada sesuatu yang bergerak di atas meja. Sesuatu itu membuatnya membatu tidak dapat berkata-kata.
Di atas meja perhiasan dia melihat sosok makhluk, menyerupai seekor rubah. Bukan, dia seperti patung yang baru saja dimenangkan dalam pelelangan beberapa hari yang lalu.
__ADS_1
Karena takut bulunya merusak cincin, Cedrick pernah memisahkannya kedalam kotak lain. Sekarang dia melihat makhluk itu sedang berusaha membuka kotak kaca penyimpanan cincin?
' Aku pasti terlalu lelah, makannya aku berhalusinasi seperti ini '
Cedrik memegang kepalanya sendiri karena tidak dapat mempercayai apa yang dia lihat.
Seekor rubah yang tadinya sibuk memikirkan cara membuka kaca terlambat menyadari kehadiran manusia.
' Gawat, manusia ! '
Dia panik dan tidak sengaja malah menjatuhkan kotak kaca. Benda itu terjatuh ke lantai dan pecah.
Segera dia turun untuk mengambil cincin yang dia incar. Dia menggunakan mulutnya, menggigit cincin wanita dan membawanya kabur dalam kepanikan.
Cedrick sadar setelah mendengar suara pecahan kaca, melihat rubah yang ingin kabur dia berusaha mencegatnya, namun rubah itu sigap melompat dan menjadikan kepala cedrick sebagai batu loncatan.
Rubah itu berhasil lolos, Cedrick langsung membunyikan alarm. Seluruh petugas yang siaga mulai bergerak cepat.
Cedrick memerintahkan penjaga untuk menangkap seekor rubah pencuri melalui walkie talkie.
Awalnya penjaga tidak mengerti perintah tuannya namun tidak lama beberapa penjaga berteriak.
" Penyusup!
Ada rubah penyusup !
Cepat kejar !!
Tangkap !! "
Mendengar suara teriakan tersebut penjaga lain mulai bergerak cepat mencari sumber suara. Benar saja seekor rubah terlihat membawa sebuah cincin di mulutnya.
Cedrick segera menuju ruang pengawasan untuk melihat situasi saat ini. Dia melihat seluruh kamera pengintai yang terpasang pasa setiap sudut ruangan. Yang dia lihat adalah benar.
Seekor rubah benar-benar mencuri sebuah cincin. Dia memerintahkan penjaga untuk menangkap rubah tersebut.
Dia memandu penjaga untuk pergi ke area yang disebutkan untuk mengepung rubah pencuri itu.
Di sisi lain, Xue li yang masih bersembunyi dalam lemari mendengar keributan dari luar.
Sepertinya ada orang yang menyusup ke tempat ini selain dirinya. Memanfaatkan keributan ini, xue li menyelinap keluar ruangan mencari tempat penyimpanan cincin.
Cedrick masih mengawasi pergerakan rubah yang terus melarikan diri. Dia tidak akan membiarkannya lolos.
Tidak lama Cedrick dikejutkan dengan penampakan sosok lain. Seekor makhluk menyerang rubah dengan tendangan ke kepala rubah.
Cincin yang dia gigit lepas dari gigitannya. Sosok makhluk yang menyerang rubah meloncat dan cincin itu terpasang pada telinga panjangnya.
Ya, anda tidak salah mendengar. Cincin itu terpasang pada telinga panjangnya. Sosok yang menyerang sang rubah adalah seekor kelinci putih.
Cedrick dan petugas pengawas kamera terkejut dan membatu.
' Kami tidak sedang berada di dunia dongeng kan?
Apa yang sebenarnya terjadi, belum lama seekor rubah dan sekarang muncul seekor kelinci? '
__ADS_1
Rubah yang tergeletak setelah mendapatkan serangan dari kelinci akhirnya bisa ditangkap oleh para penjaga.