
Ada luka, yang bahkan seorang dewa tidak dapat menyembuhkannya.
Luka, dari kehilangan orang yang dicintai.
Atau luka, karena tidak dapat melindungi orang yang paling di cintai.
Di tengah badai salju, seorang pria berambut biru seperti langit dan berpakaian putih berjalan menuju sebuah rumah kecil tengah salju.
Pria itu berjalan dengan sangat lambat, seakan sesuatu yang sangat berat menahan tubuhnya. Dia harus terus berjalan ke tempat itu meskipun dia harus merangkak sekalipun. Jalan salju yang tadinya dilalui pria tersebut mulai berwarna merah karena tetesan demi tetesan darah yang mengalir dari tubuh pria itu.
" Bagaimana keadaannya ? " Setelah sampai pria itu langsung menanyakan keadaan orang lain tanpa mempedulikan keadaannya yang saat ini compang camping di penuhi luka. Dia hanya mengeluarkan sebuah benda menyerupai jantung yang masih berdetak.
Itu adalah jantung naga.
Pria tersebut meraih benda itu kemudian menggelengkan kepalanya.
Pria itu tahu apa maksud dari gelengan kepala itu kemudian menundukkan kepala sebelum kembali berbicara.
" Setidaknya, setidaknya selamatkan satu orang. "
Pria itu merasa sangat kesal, karena tidak ada yang dapat dia lakukan sama sekali dalam keadaan seperti ini. Apa yang telah dia lakukan hanyalah melawan naga untuk mengambil jantung naga yang paling di perlukan saat ini. Hanya itu...
Sekali lagi pria itu menggertakkan giginya dan mengepal tangannya keras-keras karena ketidakmampuannya.
" Bagaimana hal ini bisa terjadi sampai sampai yan er melakukan tabu. " Desah pria yang menerima jantung naga. Pria itu memiliki rambut ungu asymetris dengan mata ungu tua.
" Sebagai saudaranya, aku merasa malu tidak dapat menjaganya. Sekarang yang dapat kita lakukan hanyalah memastikan tabu itu bekerja dengan baik.
Vitalitas naga akan membantu memperpanjang masa probabilitasnya. Aku harap kamu bersiap untuk sesuatu yang tidak di inginkan " Ucapnya menepuk bahu Darius II kemudian langsung masuk ke dalam rumah kecil tersebut.
################################
Kawah gunung lereng putih,
Sesuai dengan namanya tempat itu terkenal dengan salju abadinya. Meskipun itu adalah sebuah gunung berapi, namun salju tidak pernah mencair di tempat ini.
Saat tiba pertama kali di lereng putih, Chu ye jun langsung bergegas menuju sebuah goa tempat dimana seseorang mungkin berada. Tempat itu sangat terkenal dengan tempat kultivasi panas dan dingin.
Saat tiba, dia menyadari kalau tempat itu seperti baru saja menjadi arena pertarungan kelas tinggi, beberapa jejak bekas pertarungan terjadi terlihat dimana-mana. tidak jauh dari tempat itu akhirnya mereka menemukan sebuah jasad.
Hwang mei xin. Terkonfirmasi sudah identitas jasad yang tergeletak tidak jauh dari mulut gua.
" mei xin ! " Kaisar surga tingkat 5 langsung berlari kearah jasad hwang mei xin merangkulnya di atas kedua lututnya.
Chu ye jun yang awalnya merasa lega kalau jasad yang mereka temukan bukan seseorang yang dia cari menegangkan wajahnya dan segera bergegas masuk ke dalam gua untuk menemukan seseorang. Namun sudah setiap sudut gua dia cari masih belum menemukan sosok orang yang dicarinya.
Madam yu pernah mengatakan kalau hwang mei xin sempat memberikan pukulan kritis pada orang yang dia cari, mungkinkah ?
__ADS_1
Chu ye Jun memerintahkan seluruh anak buahnya untuk mencari di tempat lain, masih sekitar lereng.
Usahanya sia-sia, sudah seharian penuh tentara di kerahkan, tidak ada informasi sekecil apapun mengenai keberadaan orang yang dia cari. Hal itu membuatnya cukup panik karena kekhawatirannya. Namun ada satu tempat yang masih belum dia periksa.
' Dunia dalam system '
Itu adalah tempat seharusnya pemilik dunia spatial berada. Mungkin saja xue yan kembali ke sana untuk memulihkan lukanya.
Saat tiba di depan pintu masuk alternatif menuju dimensi ruang dan waktu, sesuatu kekuatan memblokir jalan.
" ini ?! " Dia sangat familiar dengan mantra yang memblokir jalan alternatif tersebut.
" Darius II "
Hanya keturunan Darius yang mampu memblokir jalan ke dunia dalam sistem dengan kemampuan authoritas-nya.
" Apa yang dia lakukan dengan memblokir jalan seperti ini, Jangan remehkan aku, aku pasti akan menagih setelah menghancurkan ini. " Chu ye jun memaksa masuk dengan berusaha menghancurkan penghalang.
Tabrakan kekuatan dahyat antara kekuatannya dengan penghalang terjadi membuat beberapa tentara yang ada di belakangnya terpental saking dahsyatnya kekuatan itu, namun tidak memberikan dampak besar pada penghalang. Penghalang itu bekerja dengan sangat baik.
Tabrakan demi tabrakan terjadi, membuat penghalang yang sangat kuat bahkan mulai memperlihatkan keretakan sedikit demi sedikit yang semakin lama semakin membesar. Namun apa yang dilakukannya sudah terlambat. Saat dia tiba di dunia dalam sistem, dunia itu sudah hampir rubuh dan akan segera menutup.
Kondisi yang menyebabkannya ? Tentu saja, kehilangan pemiliknya.
Darius II dan Pria berambut asymetris, Mireuk telah melarikan diri setelah mengetahui ada yang tidak beres dengan mantra yang diaktifkan xue yan setelah menguatkannya dengan jantung naga.
Mireuk tahu mengapa dia melakukan itu. Jika Xue yan berada di sini dalam keadaan sekarat, itu artinya dia mengetahui kalau hidupnya tidak akan bertahan lama. Bahkan ketika dia dalam keadaan sedang mengandung. Jika dia melahirkan anak itu di sini, tidak ada yang mengetahuinya. Tidak mungkin bagi anak itu untuk bertahan kecuali dia memiliki cukup kekuatan untuk bertahan hidup.
Memang kejam, kenyataan pahit bahwa dia akan meninggalkan anaknya yang mungkin akan berakhir naas ketika dia pergi. Mungkin juga memikirkan,
" Setidaknya jika aku mati, dia sudah akan tumbuh menjadi seorang gadis yang mampu melindungi dirinya sendiri "
Xue yan menggunakan kekuatannya untuk memaksakan waktu di tubuh anaknya. Dia membuat anaknya beranjak dewasa dengan cepat, dengan memisahkan anaknya dan dirinya dari kekangan waktu, memaksakan probabilitas ketingkat tabu.
Namun harga yang perlu di bayar juga tidak sedikit. Semakin anak itu bertambah umur, semakin xue yan akan kehilangan sesuatu yang berharga dari dirinya, semakin dia memaksakan mentrasnfer kekuatannya pada anak itu. Semakin juga keberadaannya menghilang saat itu juga.
" Setidaknya di sini aku memiliki waktu panjang bersama anakku. Tidak ada yang perlu di sesakkan "
Namun tetap saja, dia menjalani hari demi hari di dalam ruang dan waktu terpisah. Tidak dapat lagi membendung air matanya. Keputusannya sudah bulat, dia merasa bersalah tentang ini namun dia tidak akan menyesali keputusannya untuk kelangsungan anaknya.
Sangat disayangkan, bahkan kekuatan dan pengorbanannya hanya bertahan sangat lebih sedikit dari yang dia harapkan. Dia hanya dapat bertahan 6 tahun. Xue yan yang menyadari hal itu hanya dapat tersenyum hangat untuk terakhir kalinya di hadapan anaknya, meski air mata secara tidak disadari juga mengalir di pipinya.
' Rasanya sakit , namun kupikir ini adalah akhirnya '
Dia hanya berharap ada keajaibanan yang akan menyelamatkan anaknya ketika mantra ini mulai berhenti.
Di saat yang sama, dia menyadari keberadaan yang familiar dari luar batas ruang waktu tersebut. Dia juga merasakan sesuatu aneh pada tubuhnya. Vitalitas hatinya bekerja pada kuantum yang seharusnya tidak mungkin terjadi.
__ADS_1
Dia tahu apa perasaan itu. Harapannya, mungkin saja harapannya terkabul. Mereka ada di sini.
Xue yan berjalan mendekati anaknya yang berdiri di samping kolam, lalu memberikan pelukan terakhirnya dan mulai menghentikan mantra tabunya.
################################
" Yang mulia ?! " Darius II kaget karena mireuk tiba-tiba roboh.
Yang lebih mengagetkannya lagi saat dia melihat, tubuh mireuk mulai bercahaya menjadi partikel-partikel kecil yang sedikit demi sedikit meninggalkan tubuhnya.
" Apa maksudnya ini?! " Darius menyadari sesuatu yang tidak wajar dari peristiwa itu.
Mireuk hanya menggigit bibir bawahnya.
" Tentu saja hati naga belum cukup, dan aku sudah bersiap mengorbankan diriku juga untuk menyelamatkan mereka, namun.. "
Darius II kaget mendengar perkataan mireuk tidak sesuai dengan apa yang dikatakannya di awal yang mengatakan, dia akan mencoba menyelamatkan mereka tanpa bayaran. Namun lihat sekarang apa yang terjadi pada tubuhnya.
" Xue yan, menghentikan mantranya secara paksa setelah menyadari keberadaan vitalitas naga. Dia tidak ingin aku melakukannya. "
" Anak itu, setelah mantra berhenti kita harus membawa mereka dan keluar dari sini sesegera mungkin " Mireuk memperingatkan Darius untuk bersiaga mengambil anak itu tepat setelah mantra berhenti bekerja.
" Mungkin dia akan sedikit berat, namun aku tahu kamu pasti bisa membawanya keluar dari tempat ini. "
" Lalu bagaimana denganmu ? " Darius II bertanya bagaimana dengan dia, apa dia bisa berjalan sendiri.
" Kau meremehkanku ? Hanya luka seperti ini, aku mampu menanganinya.
Utamakan keselamatan anak xue yan. Dia adalah satu-satunya harapan hidup xue yan. Meski kita tidak dapat menyelamatkannya, setidaknya anaknya. Kita harus menyelamatkannya. "
Darius II bersiap di depan mantra. Ketika mantra berhenti itu artinya dunia dalam sistem akan segera rubuh. Jika mereka tidak segera keluar dari sini, mereka akan terkurung selamanya di dalam sini dan terombang ambing di lautan ruang dan waktu sampai pemilik barunya muncul.
Setelah mantra berhenti, Darius langsung menangkap sosok kecil yang tadinya ada di dalam mantra. Tanpa membuang waktu dia langsung berlari mencari jalan keluar. Saat dia hampir sampai ke gerbang keluar dia sedikit melirik ke belakang memastikan kalau mireuk tidak tertinggal. Namun yang mengejutkan, mireuk tidak beranjak dari tempatnya tadi.
" Yang mulia ? apa yang anda lakukan ?! Lari ke pintu keluar sekarang ! " Darius II sambil menggendong seorang anak dia berteriak menyuruh mireuk untuk segera lari ke pintu keluar. Namun mireuk tidak juga bergerak seinci pun. Mungkinkah ?
Saat dia melihat mireuk dengan penerawangannya, Darius kaget, itu karena kakinya sudah akan menghilang. Dia tidak memperkecil efek samping probabilitas, dia mengorbankan bagian tubuh paling bawahnya terlebih dahulu untuk itu agar Darius tidak mempertanyakan mengapa tubuhnya seperti itu. Jika dia mengetahui efek sampingnya, tidak mungkin Darius II akan mengizinkan hal seperti itu.
" Pergilah " Dunia dalam sistem sudah hampir runtuh. Kecepatan runtuh itu sangatlah dahsyat. Tidak mungkin dia akan sanggup berlari ke mireuk untuk menyelamatkannya sambil menggendong anak itu atau setelah dia membawa anak itu ketempat yang aman.
Saat bingung apa yang harus Darius II lakukan, tiba-tiba sosok hitam berlari dari arah pintu keluar. Dia mendorong darius ke pintu keluar dengan kakinya membuatnya semakin melesat ke arah mireuk. Darius II telah berhasil keluar dari dunia dalam sistem. Sedangkan mireuk kaget tentang sosok misterius yang tiba-tiba melesat di hadapannya
" Kamu?! Bagaimana bisa .. "
Tidak menjawab keterkejutan mireuk, pria itu berhasil meraih mireuk tepat waktu dan membawanya keluar. Mereka semua akhirnya berhasil keluar dan dunia dalam sistem memperluas keruntuhannya dalam hitungan detik. Di saat yang sama Chu ye jun berhasil melarikan diri dari dunia dalam sistem di pintu alternatif lain.
Dunia dalam sistem sudah benar-benar runtuh, menandakan kalau Xue yan, orang yang dia cari sudah..
__ADS_1