
Dalam kegelapan goa, akhirnya suara bising langkah kaki dari manusia yang dikendalikan oleh benang Gremory menghilang.
Itu karena Xue li berhasil membuat array penghenti waktu yang memerangkap seluruh orang yang dikendalikan.
Berkat Darius yang berhasil mengumpulkan mereka ke dalam formasi.
Tapi Xue li tidak pernah menyangka, saat dia selesai mengaktifkan array, ada satu orang yang ikut terbawa masuk ke dalam array.
" Maaf, itu sebuah kesalahan "
Darius berusaha menjelaskan kalau dia tidak sengaja menempatkan gadis itu dalam mantra pengikatnya.
' Tidak, kau sengaja. '
' Kau pasti sengaja '
Pikiran Xue li dan Higan dono saat itu benar-benar saling terhubung setelah menyadari, satu orang yang ikut terperangkap dalam array kendali waktu adalah wanita yang datang bersama system.
Hwang Yun xi.
" Untuk sekarang biarkan seperti itu sampai masalah selesai.
Kita harus segera mencari Jian yi an "
Higan dono tergesa-gesa segera mencari jalan menuju tempat jian yi an berada. Dia tidak dapat lagi memanfaatkan lubang penghubung milik Xue li.
Namun sebelum berangkat, untuk berjaga-jaga dia menambahkan mantra pelindung pada array kendali waktu.
Siapa yang tahu kalau goa itu akan hancur ? setidaknya dengan mantra ini akan membuat mereka aman di dalamnya. Setelah selesai dia meninggalkan mereka bersama dengan 8 jelmaan ekor system yang sedang menjaga formasi dan hanya membawa tubuh rubah utamanya.
Xue li hampir melupakan sesuatu yang sangat penting, bagaimana keadaan tangan kanan Darius?
Dia memperhatikan Darius yang berjalan di belakang Higan dono dan memfokuskan ke arah tangan kanannya. Sepertinya luka tadi benar hanya luka kecil.
Dengan cepat luka tersebut menutup setelah diberi sedikit energi spiritual.
Sudah hampir 1 jam mereka mengelilingi Goa, namun mereka masih belum menemukan tempat persembunyian Gremory.
Kalau terus seperti itu, mereka tidak tahu kapan Gremory akan melarikan diri kembali ke dunianya.
Ditambah lagi mereka tidak tahu apa yang Gremory lakukan pada Jian yi an. Karena hal yang dia pikirkan itu, dia kembali melirik Darius IV.
" Tidak ada mantra terpasang disekitar sini. "
Darius IV langsung menjawab mengetahu maksud dari lirikan Xue li.
Dia sudah mengecek seluruh area, kalau bukan mantra pembingung hal apa lagi yang bisa membuat mereka masih belum menemukan tempat persembunyian Gremory?
Apakah Gremory sudah tidak berada di tempat ini ? Tidak mungkin.
Hal itu tidak mungkin karena tangan bonekanya hanya dapat dilakukan dengan jarak tertentu. Jadi tidak mungkin dia berada di tempat yang jauh.
Kalau begitu..
" Sepertinya ada sebuah ruangan rahasia di suatu tempat.
Kita harus menemukan mekanisme untuk membuka ruangan tersebut. "
Hanya tinggal satu kemungkinannya.
■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■
__ADS_1
Lautan mulai pasang, di tepi pantai, Lu Xinnian bersama dengan tentara pasukan Yun xi masih menunggu.
" Kenapa mereka belum kembali juga ? "
Lu xinnian bertanya-tanya. Itu karena sudah 4 jam dia menunggu namun tidak melihat satu batang hidungpun dari orang-orang yang pergi mencari Darius.
Beberapa jam lalu saat dia mengamati lautan, di ujung lautan terlihat sebuah pulau dan sepertinya pulau itu sebelumnya tertutup oleh sebuah pelindung.
Terlihatnya pulau itu berarti mantra pelindung yang tadinya melindungi pulau sudah di hancurkan.
Kalau memang mereka benar pergi ke sana, kenapa sudah beberapa jam mereka tidak kunjung kembali juga ?
Menyusulnya ?
Lu xinnian tidak memiliki harta terbang, selain itu dia tidak bisa berenang. Apa dia harus meminta bantuan pasukan Yun xi membawanya ke sebrang sana?
Dia juga telah kehabisan kertas mantranya, datang ke sana hanya akan mengganggu. Jadi Lu xinnian mengurungkan niatnya untuk menyampar mereka pergi ke pulau sebrang.
Tidak lama dia merasakan kehadiran yang luar biasa dari arah portal.
Kapten Zhang juga merasakan sesuatu dan bergegas pergi ke arah portal melihat kehadiran luar biasa siapa yang mereka rasakan itu.
Setelah mereka sampai, mereka sudah melihat pasukan burung api sudah berlutut memberikan penghormatan pada orang yang baru saja keluar dari portal.
Pria itu adalah Pria yang seperti berada di usia pertengahan, menggunakan baju keagungan seperti seorang Raja dari kerajaan.
Zhang Beiwen yang familiar dengan sosok luar biasa itu segera maju dan berlutut memberikan penghormatan sambil menyambut.
" Yang mulia !!
Zhang Beiwen menghadap memberi hormat. "
Identitas dari pria paruh baya itu ternyata adalah seorang kaisar. Lu xinnian juga dengan cepat memberikan penghormatan dengan pengepalkan kedua tangannya dan melakukan pose membungkuk.
Melihat Lu xinnian, wajah Kaisar Hwang memudar.
" Tuan muda Lu, anda di sini juga ?
Saya mendengar kabar kalau putri saya, Yun xi.
Apa dia tidak sedang bersama anda ?
Dimana dia sekarang? "
Kaisar Hwang bertanya karena mencemaskan putrinya.
Saat itu dia sedang berada di tengah rapat penting pejabat surga tingkat 5. Namun seseorang memberikan kabar tentang ke anehan yang terjadi di tempat Putrinya berada.
Jadi dia langsung turun membawa beberapa pasukan yang bersiaga. Menurut laporan, kemungkinan keanehan terjadi karena ' The End '.
The End adalah monster yang berbahaya, bahkan bagi beberapa orang Dewa tidak akan mungkin dapat mengalahkannya, hanya dapat memukul mundur mengembalikannya ke tempat asalnya agar tidak menginjakkan kaki di dunia.
Namun setelah beliau sampai, beliau tidak menemukan satu pasukanpun di dalam kota. Beliau bertanya kemana putrinya dan pasukan yang bertugas masuk pergi ?
Di lihat dari manapun hanya ada kesunyian dan kehancuran bekas pertarungan besar. Beliau juga menemukan beberapa mayat General mist, dan mungkin mayat seorang Bangsawan mist di dalam kota.
Bagaimana mungkin beliau tidak menemukan satu prajurit atau mayatnya satupun?
Jadi Kaisar Hwang memerintahkan pasukannya untuk mencari sekitar dan akhirnya mereka menemukan sebuah portal dan memutuskan untuk memasukinya.
Setelah memasuki portal, Kaisar Hwang menyadari waktunya tidak sinkron. Karena dia memasuki portal saat siang hari, namun di tempat dia berada sekarang sudah malam.
__ADS_1
" Yang mulia tidak perlu khawatir.
Saat ini Yun xi sedang menyusul Yang mulia Darius ke pulau di sebrang untuk membantu menyelesaikan masalah.
" Masalah ?
Yang mulia Darius IV juga berada di sini ? "
Kaisar Hwang kaget setelah mendengar nama Darius.
' Abak itu, aku sudah memperingatkannya, namun dia malah mengejar-ngejar keturunan Darius, bahkan sampai ke dunia seperti ini? '
" Masalah seperti apa yang begitu penting ?
Tunjukkan jalan untukku.
Aku akan mencarinya sendiri dan membawanya pulang "
Kaisar Hwang menyuruh Lu Xinnian menunjukkan jalan.
Lu xinnian segera membalas.
" Yang mulia, anda tidak perlu begitu khawatir.
Mereka sudah pergi dalam waktu lama,
Saya yakin, mereka pasti akan segera kembali "
Lu Xinnian mencoba meyakinkan.
Bagaimana tidak, membuat seorang kaisar surga immortal bergerak hanya karena masalah ini, Lu Xinnian tidak dapat membiarkan ketidak sopanan itu.
Namun Kaisar Hwang tetap teguh dengan pendiriannya, dia ingin melihatnya sendiri dan membawa Yun xi pulang dengan tangannya.
' Meskipun begitu, aku tidak dapat menunjukkan jalan, bahkan menyebrangpun tidak bisa '
" Yang mulia, izinkan Zhang ini menunjukkan jalan "
Zhang Beiwen menawarkan diri.
" Suatu kehormatan dapat mengawal Yang Mulia. "
Akhirnya mereka berdua pun pergi ke pulau di sebrang untuk mencari Tuan putri Yun Xi.
Setelah beberapa menit menaiki pedang terbang, akhirnya mereka berhasil sampai di pulau kecil.
Mereka mengikuti jejak spiritual yang mereka rasakan. Jejak spiritual mengarah ke suatu tempat dalam goa.
Tidak lama menelusuri goa, mereka menemukan ruangan besar yang terdeteksi mantra aktif di dalamnya.
Betapa kagetnya Kaisar Hwang melihat formasi mantra aktif di dalamnya.
Lebih kaget lagi dia melihat putrinya, Yun Xi, membatu dalam formasi yang di kelilingi oleh 8 batu rubah.
Apa yang sebenarnya terjadi di sini ?
" Kurang ajar !
Siapa yang benari melakukan ini pada Putriku ! "
Kaisar Hwang Murka, dia mulai berusaha mematahkan mantra yang memperangkap putrinya tersebut.
__ADS_1