
Akhirnya inilah saatnya pelelangan barang yang di tunggu-tunggu. Perhiasan terakhir, Green witch ring mulai di perlihatkan di atas panggung.
Awalnya beberapa pengunjung tidak begitu tertarik pada benda ini karena melihat dari penawaran awalnya yang rendah.
Mereka berfikir kalau benda ini hanya sepasang cincin dengan permata hijau yang cantik.
Namun setelah melihat penampakan aslinya mereka semua terkejut. Bukan cincinnya yang menjadi perhatiannya.
Namun hiasan yang menghiasi kotak cincinnya.
Green witch ring di tampilkan dalam sebuah kotak kaca, dalam kaca terdapat kotak cincin yang isinya sepasang cincin bermata hijau.
Yang menjadi pusat perhatian adalah patung boneka yang mengitari kotak cincin tersebut. Seperti seekor rubah kecil berbulu cantik, berwarna putih dan sedikit bercorak hitam pada hidung, kaki, ekor dan telinga, tertidur dalam posisi melingkar mengitari kotak cincin.
Mendengar penjelasan MC, dia menjelaskan bahwa pelelangan kali ini termasuk semua yang ada dalam kotak kaca. Itu artinya termasuk juga hiasan dan patung boneka cantik itu.
Hal ini membuat semua orang bersemangat.
Pelelanganpun dimulai, harga melambung tinggi dengan sangat cepat dari 30jt ke 700jt. Xue li tidak menyangka akan jadi seperti ini, untungnya kali ini dia datang bersama dengan Edward.
Apa yang bisa uang 90jt lakukan di tempat seperti ini kalau dia datang sendirian ?
Edward menunggu penawaran tertinggi dari orang lain, setelah penawaran menemukan titik puncak dia melipat gandakan penawarannya dengan begitu, siapa yang mau merebutnya dari tangan edward.
" VVIP 4 , 2 milyar "
Pelayan yang bertugas mulai melaksanakan tugasnya atas perintah edward.
" VVIP 1 , 2.1 milyar "
Suara penawaran lain terdengar dari petugas yang bertugas di VVIP 1.
' Hey, hey, kupikir kamu sudah mengeluarkan cukup banyak uang pada pelelangan sebelum ini. '
Xue li terkejut karena dia pikir orang di balik VVIP 1 tidak akan melakukan penawaran pada benda ini.
Apakah dia berfikir sama seperti edward menunggu penawaran tertinggi kemudian merampasnya ?.
" VVIP 4 , 2.5 milyar "
Edward tidak mau kalah dan langsung memberikan harga tinggi
' nah sekarang apa yang akan kamu lakukan ? masih mau menyaingi harga yang kutawarkan ? '
Dalam hati edward cukup di buat kesal.
Di sisi lain di ruang VVIP 1, seorang pria tersenyum merasa tertantang.
' Sepertinya mereka serius kali ini '
di matanya memancarkan hasrat terpendam.
Kemudian dia memberikan isyarat kepada pelayan yang bertugas menyuruhnya menaikkan 2x lipat.
Pelayan tersebut cukup kaget dengan perkataan client-nya.
Dua kali lipat ? 5 milyar ?
" VVIP 1, double bid , 5 milyar ! "
Dia mengucapkannya setelah mengangkat papan VVIP 1.
Mendengar penawaran harga yang berkali lipat, membuat Edward sedikit terkejut. Dia cukup penasaran siapa orang yang berani melawannya.
Dengan tegas dia mengatakan " Double ! " Sebagai perintah kepada petugas.
" VVIP 4, double bid, 10 milyar ! "
Mendengar ucapan petugas di VVIP 4 para tamu mulai bersemangat membuat mereka bertanya-tanya penasaran, sebenarnya siapa orang dibalik VVIP 1 dan VVIP 4 di atas.
Orang di balik VVIP 1 mulai tidak sabar. Dia memerintahkan petugas untuk menaikkan penawarannya 10x lipat.
Petugas cukup kaget, namun dia segera mengangkat papan nomor VVIP 1 nya dan mengatakan.
" VVIP 1, Tenfold bid , 100 milyar ! "
Mendengar penawaran dari VVIP 1 membuat para tamu terkejut. Mereka mulai meributkan siapa sebenarnya sosok di balik VVIP 1.
Menawar harga sefrontal itu.
Siapa dia sebenarnya?
Xue li melihat ke arah Edward yang sepertinya lebih terkejut dari dirinya.
Namun, edward lebih cepat pulih. Dia mulai berdiri dari kursinya dan merebut papan nomor VVIP 4 dari petugas.
__ADS_1
" VVIP 4, 110 milyar ! "
Ucapnya mengarah ke panggung dan langsung mengarah ke balkon tempat VVIP 1 berada.
Para tamu yang berada di aula mulai melihat ke arah sosok yang ada di balkon VVIP 4. Dia adalah Edward Bardsley, tidak di herankan dengan penawarannya karena Edward terkenal dalam dunia industri hiburan.
Tidak lama VVIP 1 memberikan penawaran lagi.
" VVIP 1, double bid, 220 milyar ! "
Petugas yang bertugas mengumumkan penawaran mulai keringat dingin.
Para tamu yang hadir tidak dapat berkata-kata. Mereka hanya ingin tahu siapa sosok yang berada di VVIP 1.
Apakah penawaran seperti ini tidak perlu di selidiki?
Untuk orang di VVIP 4 sudah terkonfirmasi siapa.
Lalu siapa orang di balik VVIP 1?
Siapapun itu, dia tidak mungkin orang yang memiliki latar belakang biasa.
Para tamu mulai di sibukkan dengan obrolan menduga-duga.
MC tidak dapat berkata-kata mendengar penawaran yang spektakuler seperti ini. Mendengar obrolan yang beredar, MC berinisiatif untuk mempersilahkan tamu VVIP 1 untuk mendekat ke balkon seperti yang di lakukan tamu VVIP 4.
Sebenarnya hal ini hanya untuk mengkonfirmasi kebenaran dari penawaran yang dilakukan VVIP 1.
" MC, bukankah seharusnya anda mulai menghitung mundur? "
Seseorang dari VVIP 1 berbicara. Dia mulai bangkit dari tempat duduknya menuju ke balkon dan mengambil papan VVIP 1 dan mengatakan.
" VVIP 1, 220 milyar !
Cepat putuskan, aku tidak ingin berlama-lama "
Sosok di balik VVIP 1 mulai menampakkan dirinya.
Para tamu mulai dihebohkan dengan kehadiran pria ini. Mendengar suara rusuh dari bawah membuat Xue li sedikit penasaran.
Dia berdiri dari bangkunya menuju balkon untuk melihat sosok di balik VVIP 1. Betapa terkejutnya dia saat melihat sosok di balik VVIP 1.
Geh, Cedrick Grover?!
Siapa yang tidak mengenal pria satu ini?.
Tidak lama, Xue li melihat Edward yang ingin menaikkan papan VVIP 4 untuk menandakan penawaran baru.
Dengan cepat xue li menahannya.
" Kak, tolong jangan di lanjutkan lagi "
' Kamu tahu kamu bisa bangkrut kalau terus menaikkan harga ?! '
Xue li menatap mata Edward berharap dia tidak melakukan kebodohan dengan menawar harga lebih tinggi.
220 milyar dari 30jt ? Kau pasti sudah gila!.
Melihat tatapan gadis yang marah dan kesal membuat Cedrick merasa lucu.
Apa yang sebenarnya dia lakukan?
sekarang, dan di tempat ini ?
Dia kembali mengingatkan MC untuk melakukan perhitungan mundur. Sepasang cincin itu terjual dengan harga spektakuler, 220 milyar oleh Cedrick.
Pelelangan ini, berakhir dengan kekalahan telak di pihak Xue li. Xue li tidak pernah menyangka kalau Cedrick menginginkan sepasang cincin itu juga.
Terlebih lagi melihat keadaan Edward sekarang. Sejak selesai pelelangan dia tidak ingin di ganggu dan izin pulang terlebih dahulu.
Xue li sedikit khawatir dengan keadaannya tapi apa boleh buat, dia harus tetap di sini untuk melaksanakan Plan C.
' Plan C di buat untuk antisipasi kalau aku tidak berhasil mendapatkan cincin itu, aku hanya perlu mengambilnya secara diam-diam. '
Tentu saja yang dimaksud dengan mengambilnya diam-diam bukan mencurinya. Dia hanya akan meminjamnya sebentar. Itulah plan C yang akan di jalankannya.
Setelah siap menjalankan Plan C. Pertama yang harus dia lakukan adalah memisahkan diri dari connie.
Meskipun Edward pulang terlebih dahulu, connie masi tetap mengikuti Xue li.
Dengan adanya pierot-sama di samping xue li, dia tidak bisa menjalankan aksinya.
" Hei hei connie, kudengar ada toko kue yang enak di sebrang hotel ini.
Aku menginginkannya, bisakah kamu pergi mendapatkan beberapa untukku? "
__ADS_1
Xue li memerintahkan connie dengan baik.
" Baik, tuan putri "
Dia membalasnya dengan senyuman kemudian dia menghubungi seseorang dan memerintahkan orang itu untuk membelikan tuan putrinya kue.
" Tuan putri, menu apa yang anda inginkan ?
Toko ini menjual beberapa jenis kue "
Connie mulai menyebutkan satu persatu kue yang ada bersama dengan penjelasannya.
Setelah gagal pada rencana toko kue, xue li menjalankan rencana berikutnya. Dia mengajak connie keliling pusat perbelanjaan yang terhubung dengan hotel.
" Connie, lihat. Bukankah baju ini keren?
Aku ingin menghadiahkan baju untuk kakak.
Apa kamu tidak keberatan mencobanya untukku ? "
Xue li menyuruh connie untuk mencoba sebuah baju.
" Tuan putri, ukuran tuan muda adalah baju xx;xx;xx;xx , Jas yy;yy;yy;yy , celana qq;qq;qqq , cepatu ss. "
Connie menyebutkan size Edward dengan sempurna membuat xue li tidak dapat berkata-kata.
" Connie, cobalah ini !
Sepertinya baju ini cocok untukmu. Kalau cocok aku akan memberikannya. "
Xue melanjutkan rencana lainnya.
" Apapun yang tuan putri berikan saya akan menerimanya dengan senang hati "
Connie menjawabnya seperti menjawab
' Apa pun yg aku lakukan padanya dia akan sangat bersyukur '
" Jangan begitu connie !
Padahal aku ingin melihatmu mengenakannya.
Coba saja kenakan, lihat!
fitting roomnya di sana ! "
Xue li mencoba mendorong connie untuk segera berganti baju di fitting room.
" Tapi tuan putri,
saya bertugas menjaga tuan putri "
Connie yang menerima pakaiannya tapi sedikit ragu untuk masuk ke fitting room.
" Aku akan ganti baju di fitting room sebelah, tidak masalah bukan ? "
' Kenapa sangat sulit untuk mengalihkan perhatiannya?! '
Xue li meyakinkan dengan masuk ke fitting room dengan membawa beberapa pakaian untuk di coba.
Tentu saja semua untuk mengelabuhi connie. Saat connie ganti baju, xue li berencana menyusup keluar dengan begitu dia bisa terlepas dari connie.
Namun rencana ini berkata lain. Saat Xue li ingin menyusup keluar connie telah selesai berganti pakaian dengan kurun waktu kurang dari 1 menit.
Apa kau superhero?!
Setelah gagal xue li terus memikirkan cara untuk membuat connie menjauh sambil berkeliling pusat perbelanjaan.
Namun semua rencana tidak membuahkan hasil atau bisa di bilang ' Gagal total '
Hari mulai berganti dari siang ke sore. Sore menjelang malam. Semua rencana hari ini 100% gagal total. Xue li akan memikirkan cara lain untuk mengambil Green witch ring tersebut.
Ketika dia mencoba memikirkan cara merebut cincin, dia hampir melupakan kalau benda yang dia incar, didapatkan oleh Cedrick.
Dia hampir melupakan kalau kediaman Cedrick tepat di sebelah kediaman Edward. Sepertinya kebodohan Xue li ini ditularkan dari Connie.
Di sisi lain.
" Gill, aku memang kakak yang tidak berguna, Huhuhuw ~ "
Seorang pria dewasa menangis meratapi kegagalannya.
Gilbert yang melihat dari sudut ruangan hanya membalas dengan
" hohoho ~ "
__ADS_1