Protagonist Transmigration : Its Best If I Became A Villain

Protagonist Transmigration : Its Best If I Became A Villain
Permainan kecil dari takdir (1)


__ADS_3

Sebelumnya aku sudah membuat rencanaku matang-matang untuk memenuhi keinginan carol aku melakukan sedikit penyelidikan tentang orang kedua yang menjadi tersangka, orang yang harus kuhindari untuk lepas dari nasib buruk.


Xue li tidak pernah menyangka, kalau takdir mempermainkannya secepat ini. Di saat dia baru saja selesai berselancar di dunia internet mencari tahu tentang orang yang harus dia hindari.


Di saat yang sama orang itu muncul di hadapannya dan bahkan mengambil smartphone yang digunakan untuk mencari informasi tentangnya. Xue li benar-benar tidak menyangka, mereka akan bertemu secepat ini, tanpa persiapan.


Saat pria itu mengambil smartphone yang terjatuh pria itu tidak sengaja melihat tulisan yang ada di layar smartphone yang dalam status menyala.


" Pria idaman wanita nomor 1, Cedrick Grover. Pembisnis muda terkaya dan masih single !


Lihat biografi lengkapnya di sini ".


Cedrick membacanya dengan nada datar. Beberapa orang yang tadinya melihat karena tertarik pada cedrick mulai berbisik-bisik mengenai apa yang barusan terjadi.


Wajah Xue li mulai terlihat bodoh.


' Aku berusaha menghindarinya.


Kebetulan aku hanya ingin mencari sedikit informasi agar kami tidak berpapasan.


Secara kebetulan juga seseorang menubrukku yang membuat smartphoneku terlempar jatuh.


Lebih dari kebetulan kalau orang yang mengambilkannya terlebih dahulu adalah orang yang seharusnya kuhindari, dan


Kebetulan lagi orang yang kuhindari membaca berita tentangnya yang baru saja ku cari.


Takdir adalah serangkaian kebetulan.


Saat ini aku benar-benar dipermainkan oleh takdir ke titik hingga tidak dapat kembali. '


Xue li mencoba menenangkan diri.


" Ma,.. maaf, sepertinya anda salah paham sesuatu.


Hal ini tidak seperti apa yang anda pikirkan. "


Xue li menjelaskan kalau yang dia lihat pada tampilan smartphone adalah salah paham.


Tentu saja aneh, seseorang menjatuhkan smartphonenya, cedrick mengambil smarphone yang kebetulan terlempar dan jatuh di depan kakinya dan hendak mengambilnya.


Saat melihat smartphone dalam keadaan masih menyala tidak sengaja dia melihat foto dirinya dan dengan refleks membaca berita yang menampilkan fotonya di depan umum.


Terlalu banyak kebetulan, namun dalam pandangan umum kebetulan adalah serangkaian kesengajaan.


Beberapa orang berbisik-bisik mengeluarkan pendapat mereka tentang kejadian ini. Mereka berpendapat, gadis itu pasti sengaja.


Dia ingin menunjukkan kalau dia mengagumi tuan cedrick dan ingin membuka peluang pertemuan seperti di film-film.


Banyak wanita yang terang-terangan mendekati tuan cedrick, apa dia tidak tahu malu. Pasti dia sudah merencanakannya dengan matang.


Padahal masih muda, dia sudah mencari perhatian dengan cara seperti itu.


Mendengar pembicaraan orang-orang di sekitar Xue li mulai merasa terganggu. Dia mengepal tangannya keras-keras dan menggeretakkan gigi.


Ketika dia ingin kembali berbicara, dia melihat cerdrick mengetikkan sesuatu ke dalam smartphonenya.


Xue li tidak tahu apa yang dia lakukan. Tidak lama handphone cedrick yang dia letakkan di dalam jasnya berdering beberapa kali. Setelah deringnya berhenti, Cedrick mengembalikan smartphone ke genggaman xue li dan bertanya.

__ADS_1


" Namamu? "


" Carol,.. carol bardsley "


Sebelumnya Xue li ragu memberikan nama lengkapnya. Tetapi cedrick hanya menanyakan nama, apa yang bisa dia lakukan hanya dengan nama ? apa yang dia rencanakan?


Dia tidak sedang berencana menyingkirkanku hanya karena masalah kecil seperti ini kan ?


Setelah mendengar jawaban Xue li, Cedrick mengambil handphonenya dari dalam jas dan mengetikkan sesuatu sambil memastikan.


" Ca - rol , Bard - sley. benar ? " berbicara dengan mengeja.


Xue li mengangguk.


Seorang penjaga datang menginformasikan bahwa kendaraan tuannya sudah siap.


Cedrick pergi bersama dengan beberapa penjaga dan sebentar berbalik kearah Xue li hanya untuk mengatakan


" Jangan ragu untuk sesekali menghubungiku "


Xue li tidak mengerti apa maksud dari perkataannya itu.


Jangan ragu untuk sesekali menghubunginya?


Setelah sejenak memikirkannya, Xue li dengan cepat melihat ke dalam smartphonenya.


Begitu terkejutnya dia melihat satu kontak ditambahkan dengan nama 'Suami Idaman'.


Mengingat peristiwa tadi, saat tiba-tiba telphone cedrick berdering setelah mengetikkan sesuatu pada smartphoneku.


Nomor ini benar-benar nomornya karena nomornya tercatat di panggilan keluar tidak terjawab.


Belum pulih penuh dari shock, Connie datang menghampiri Xue li untuk menginformasikan kalau mobilnya sudah siap.


Melihat Xue li yang jiwanya seperti meninggalkan tubuh membuat connie panik dan bertanya-tanya apa yang terjadi pada tuan putrinya.


Melihat connie yang berwajah panik Xue li merasa ada kelucuan di wajah connie yang seperti itu. Biasanya dia hanya selalu tersenyum seperti badut (pierrot).


Bahkan Xue li heran kenapa ada orang yang selalu bisa menampilkan ekspresi tersenyum seperti itu. Dia mulai bangkit setelah melihat connie menarik perhatian publik.


Connie berwajah bodoh setelah melihat tuan putrinya mulai bangkit. Melihat wajah bodoh connie, Xue li tidak dapat menahan tawa.


" Connie, maaf kalau aku sudah membuatmu panik.


Aku tidak apa-apa "


ucapku menenangkan connie yang masih terus bertanya-tanya apa yang terjadi.


Melihat tuan putrinya yang meyakinkannya, connie mulai merasa tenang.


Merasa bodoh karena bisa jatuh kedalam kebodohan membuat Xue li cukup merasa kesal pada dirinya sendiri.


Connie mempersilahkan tuan putrinya masuk ke dalam mobil. Saat mobil mulai berjalan kembali menuju kediaman Luxury, Xue li memerintahkan connie untuk membuang smartphone miliknya dan meminta connie mempersiapkan nomor dan smartphone baru.


Connie awalnya ingin bertanya-tanya kenapa, tetapi dia lebih memilih untuk tidak bertanya lebih jauh melihat mood Xue li yang sepertinya sedang buruk.


Xue li tahu apa yang ada dipikirkan connie tentang kenapa dia harus membuang smartphonenya.

__ADS_1


Dia menjelaskan pada connie, kalau dia menjatuhkan smartphonenya dan sepertinya rusak.


Mendengar penjelasan Xue li connie menawarkan untuk melakukan perbaikan. Xue li menolak, dia menegaskan kalau dia ingin nomor dan smartphone baru.


Mendengarkan perintah, connie menerima smartphone yang diberikan Xue li, menyimpannya, kemudian mengambil handphonenya dan menghubungi seseorang memerintahkan untuk menyiapkan nomor dan smartphone baru untuk tuan putrinya.


Mendengar connie mendengarkan permintaannya, Xue li merasa sedikit tenang. Dia tidak perlu lagi memikirkan tentang kejadian tadi.


Sesampainya di kediaman Luxury, Edward sudah menunggu untuk menyambut kembali adiknya yang baru selesai mengikuti audisi.


Dia menanyakan bagaimana audisi hari ini. Xue li menjawab dengan ekspresi ceria mengatakan bahwa mungkin dia akan terpilih memerankan tokoh yang dia inginkan.


Mendengar perkataan adiknya, Edward merasa tertekan. Hal yang membuatnya tertekan adalah saat mendengar adiknya yang begitu optimis kalau dia akan mendapatkan peran yang dia inginkan dari audisi hari ini.


Xue li merasa sedikit curiga saat melihat Edward bersikap aneh. Benar saja, keesokan harinya Xue li mendapatkan pesan kalau dia tidak lolos dalam audisi.


Bagaimana bisa?!


Xue li sudah yakin kalau para juri menyukai aktingnya, mereka mengatakan kalau aktingku sangat mendalami peran seperti sudah ditakdirkan untuk memerankan peran ini.


Apa yang terjadi dengan pujian-pujian dari juri dan bahkan membicarakan tentang perusahaan yang melatarbelakangiku?.


Satu-satunya yang ada di dalam pikiran Xue li saat ini adalah alasan mengapa dia bisa tidak lolos dalam audisi?


Tentu saja dia juga mengingat sikap aneh Edward kemarin. Apakah mungkin, jangan-jangan,..


Xue li tidak ingin menduga-duga lebih lama. Rencana yang sudah dibuat matang-matang untuk membalas dendam kini sudah berantakan.


Dia tidak membuat rencana cadangan karena dia sangat yakin kalau dia bisa lolos dengan mudah. Tetapi semua tidak berjalan dengan baik. Hal ini membuatnya sangat kesal.


" Achooo ! "


di sisi lain Edward yang sedang bekerja di kantornya bersin.


" Sepertinya Carol sudah mengetahui perbuatanku. "


Ucapnya sambil menatap tajam pada connie.


Connie menanggapinya dengan senyuman.


" Tuan muda tidak perlu khawatir.


Saya melakukan tugas saya dengan baik. "


ucap Connie meyakinkan.


Tapi Xue li tahu, karena sebelum mereka kembali connie bertindak mencurigakan.


Mereka memiliki supir sendiri, tetapi dia mengajukan diri untuk pergi menyiapkan mobil.


Apa dia benar-benar pergi untuk mempersiapkan mobil?


Umumnya, orang melakukan penyogokan untuk membuat seseorang sukses. Namun, yang mereka lakukan adalah kebalikannya.


Berkat itu semua rencana Xue li berantakan. Dia harus mencari cara lain untuk membalas dendam pada Mary.


Beberapa hari kemudian muncul berita yang menghebohkan. Karena berita itu, syuting drama ' Show Princess ' dihentikan sepihak.

__ADS_1


Xue li tidak pernah menyangka kalau orang yang ingin dia hancurkan, malah hancur sendiri tanpa campur tangan Xue li.


__ADS_2