
" Host ! " System berlari dari belakang higan dono mendekati hostnya untuk membantunya berdiri.
" Host !! Pakaian apa yang anda kenakan.. Berat ! " System mengeluh karena tidak dapat membantu hostnya berdiri.
Pakaian yang dikenakan Xue li mengembang dengan baik bahkan saat dia dilempar seperti itu, dia tidak terluka sama sekali. Kepalanya pun aman itu karena kepalanya berada di posisi tengah dari pakaian besar itu.
" .... " Xue li mencoba membaca situasi.
Dalam keadaan terbungkus pakaian yang mengembang itu, dia hanya dapat melihat beberapa orang yang ada di samping. Sisanya dia hanya dapat mendengarkan.
" Hormat pada yang mulia Darius IV " Suara wanita terdengar dari arah kaki Xue li di ikuti dengan beberapa orang dalam jubah burung api yang berada di sekitar Xue li.
Wajah Yun xi yang mungil sedikit memerah, itu karena akhirnya dia dapat bertemu dengan orang yang dia kejar sampai ke dunia itu.
" Darius IV ! Ternyata kau masih di sini ! " Seorang pria menghampiri pria yang membawa Xue li.
" Kau begitu kejam.. meninggalkanku di tempat itu sendirian..
Apa yang kau lakukan kali ini ? Siapa dia ? " Lu xinnian dengan sok akrab berbicara dengan Darius IV.
Setelah tidak mendapatkan jawaban dari Darius, Lu xinnian mendekati tubuh Xue li yang tergeletak dan terbungkus dengan pakaian mengembang kemudian jongkok untuk mencoleknya.
" Pakaian yang aneh... " Lu xinnian yang penasaran mulai meraba-raba pakaian yang di kenakan Xue li.
Darius IV yang tadinya diam sedikit maju mendekati Lu Xinnian dan menodongkan pedang putih bersarung ke leher Lu xinnian yang penasaran dengan pakaian yang dia bilang aneh itu.
" Jangan
sentuh ! " Sepatah demi kata keluar dari mulut Darius. Mata darius IV menatap tajam ke arah Lu Xinnian.
Melihat perlakuan yang dilakukan Darius padanya, Lu xinnian merengek.
" Aku tahu aku tahu
tapi bisakah kau singkirkan benda berbahaya ini terlebih dahulu dari leherku? "
" Aku masih belum menarik sarung pedangnya " Jawab Darius IV dengan datar.
' Apa yang mau kau katakan ?! Kau ingin mengatakan kalau benda itu masih belum keluar dari sarungnya, dengan begitu benda itu tidak berbahaya. Begitu ?
Tunggu ..
Bukan itu...
Kau benar-benar berniat menarik pedang itu dari sarungnya ? '
Lu Xinnian sudah mengenal Darius IV sejak kecil. Dia cepat tanggap dan mengerti apa yang dikatakan Darius, jadi dia dengan cepat mulai menjauh dari tubuh Xue li.
" Darius.. Jangan marah..
Lihat lihat , aku sudah menjauh "
Wajah Lu xinnian tersenyum sambil mengangkat kedua tangannya ke atas menunjukkan kalau dia sudah tidak melakukan apa-apa.
Darius kembali menarik pedangnya dan menempatkannya ke samping pinggang.
" Mau berbaring sampai kapan ? " Darius IV berbicara. Hanya dengan kalimat itu mereka semua dapat mengetahui siapa yang dia maksud.
Tentu saja dia bertanya pada Xue li, memangnya siapa lagi dalam posisi berbaring memalukan seperti ini.
" Chameleon " Xue li memejamkan mata dan mulai memerintahkan chameleon untuk berubah seperti yang di pikirkan.
' Sangat kebetulan bisa bertemu orang yang tidak ingin kutemui ditempat seperti ini '
Chameleon berubah menjadi pakaian pria yang biasa dikenakan Xue li ketika berada di dunia ini.
Untuk sekarang, Xue li telah mengetahui identitas dari pria yang menolongnya.
Xue li tidak pernah menyangka kalau mereka akan bertemu secepat ini.
" Yo bocah, lama tidak berjumpa. " Xue li mencoba menyapa seperti biasanya dia menyapa.
Kalau tidak salah, system telah menjelaskan mengenai latar belakang orang ini. System juga mengatakan kalau mereka memiliki hubungan cukup dekat.
__ADS_1
Melihat sikap orang asing yang memanggil Yang mulia Darius IV yang terhormat membuat Yun xi kesal.
" Hei Tuan ! Jaga cara bicaramu!
Bagaimana kamu bisa menyebut Yang mulia Darius IV yang terhormat dengan sebutan bocah ? " Bentak Yun xi geram.
Darius hanya mengangkat satu tangannya mengisyaratkan Yun xi untuk diam.
" Sepertinya kita perlu bicara secara pribadi. " Darius berbicara.
" Katakan langsung " Xue li dengan jutek menantang kesabaran Darius.
" Ini mengenai kontrak pekerja barumu .. "
" Bukankah kita sudah memiliki rencana untuk membicarakan mengenai hal itu dalam 10 tahun ? "
Xue li dengan cepat membalas tanpa membiarkan Darius mengatakan apa yang ingin dia katakan.
" ...!! "
Semua yang berada di tempat itu dibuat tergagap menyaksikan interaksi antara orang asing dengan seorang Darius yang terhormat.
' Orang ini.. Aku baru pertama kali melihat orang yang berani memotong perkataan seorang Darius. ' Lu Xinnian sama sekali tidak dapat membaca pikiran orang yang ada di hadapannya itu.
' Hei hei, siapa sebenarnya orang yang tidak tahu sopan santun ini ?
Beraninya dia.. ' mata Yun xi menatap tajam pada orang yang tidak dia sukai sambil menggenggam dengan erat cambuk yang selalu dia bawa.
" Sudah .. sudah ..
Kenapa suasananya malah semakin serius " Higan dono mencoba mencairkan suasana.
" Diamlah , Higan dono !"
" Jangan ikut campur pak tua ! "
Xue li dan Darius IV mengatakannya secara bersamaan membuat beberapa kerutan di dahi Higan dono.
" !!! " Sebelum higan dono melanjutkan unek-uneknya, Xue li merasakan sesuatu yang tidak beres.
Dia seperti melupakan sesuatu yang sangat penting.
" Tidak baik, higan dono !!!
Jian yi fan dan jian yi an. Mereka dalam bahaya!. " Xue li langsung menarik system yang duduk di sampingnya dan berlari untuk membuka lubang penghubung.
Darius IV yang berada di dekat xue li bergegas mengikutinya. Mereka bertiga menghilang setelah masuk ke sebuah lubang portal.
" Aiyoo, dia membiarkan pusaka berhargaku tergeletak begitu saja di atas tanah "
Higan dono melihat sebuah kipas yang tergeletak di tanah dan mendekat untuk mengambilnya.
' Dia bahkan menghabiskan seluruh energi yang sudah kukumpulkan dalam puluhan tahun ini. ' Higan dono hanya dapat menggelengkan kepalanya.
" Higan dono, apa yang harus kita lakukan sekarang? Tidak mengikuti mereka ? " Yun xi bertanya dengan sopan pada Higan dono.
" Tentu saja kejar. Namun akan sulit mengejar mereka. " Higan dono dengan keren mengatakannya.
" Anu, higan dono.
Sepertinya tidak sulit. " Yun xi berpendapat.
' Bagaimana tidak sulit, kau tidak tahu nak xue li langsung menghilang menggunakan kekuatan spacenya?! '
" Higan dono, saya dapat merasakan aura mereka, sepertinya mereka pergi ke goa yang ada di belakang kita. "
Lu xinnian mengungkapkan lokasi Darius IV berada mendahului yun xi.
" ... "
■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■
" Uwaahhh !! "
__ADS_1
" blub blub blub "
Xue li yang menggunakan dimensi penghubungnya untuk menuju ke tempat jian yi fan langsung, entah mengapa mereka berakhir di dalam air asin?.
Darius yang mengikuti Xue li dengan sigap membuat barier air menutupi tubuhnya dan Xue li.
" Benar-benar mengejutkan.
Eh ? kenapa kau mengikutiku?! "
Xue li yang berada di dalam gelembung bersama dengan Darius menanyakan kenapa Darius mengikutinya.
Darius mengacuhkan pertanyaan Xue li dengan tidak menjawab dan malah menunjuk ke arah lain. Sedangkan system sedang berusaha berenang mendekati gelembung untuk berlindung ke dalam gelembung.
" Fuahhhh.. " Akhirnya system berhasil masuk ke dalam gelembung.
Belum sempat memperbaiki posisinya, tiba-tiba gelembung itu bergerak membuat system terpelincir.
" Jian yi fan ! "
Xue li melihat ke arah yang di tunjukkan Darius, melihat sosok yang terus tenggelam dan langsung berusaha menggerakan gelembung untuk mencapai ke arah sosok tersebut.
Tidak lama waktu yang dibutuhkan sampai Xue li menarik Jian yi fan masuk kedalam gelembung.
" Jian yi fan. Yi fan .. "
Xue li memanggil-manggil jian yi fan yang ada dalam pangkuannya, namun tidak ada respon darinya.
Sedangkan darius mengontrol arah gelembung untuk mencari jalan keluar ke permukaan.
" Cih "
Darius IV sepertinya tidak menyukai situasi yang seperti itu. Dia membuat sebuah mantra biru dengan kedua jarinya lalu mantra yang terbentuk itu berubah menjadi sosok naga air.
Seekor ular naga air yang sangat besar itu langsung menerkam dan menelan penuh gelembung beserta orang-orang yang ada di dalamnya.
" ?! " Saat ini mereka, benar-benar berada di kegelapan.
Tidak bukan itu, saat ini mereka benar-benar berada di dalam perut seekor naga.
Gelembung yang menjadi pelindung memang masih ada, tetapi tetap saja. Mungkin ini adalah pengalaman pertama mereka.
Setelah beberapa saat, tiba-tiba cahaya terlihat. Mereka sudah tidak berada di kegelapan. Saat ini mereka sudah berada di permukaan laut.
" Uhuk uhuk " Jian yi fan akhirnya terbatuk-batuk sadarkan diri.
Mungkin karena guncangan beberapa kali saat berada di dalam perut naga membuat tubuhnya bereaksi memuntahkan air yang masuk ke dalam tubuhnya.
" Tuan wen ? " Jian yi fan memperhatikan sekitar namun hanya mengenali satu sosok seseorang yang tidak asing.
Dia berusaha bangkit kedalam posisi duduk.
" Jian yi fan. Apa yang terjadi ? Dimana jian yi an ? " Xue li menanyakan tentang keberadaan jian yi an dan mengapa jian yi fan berakhir di tempat seperti itu.
" Tuan wen..
Tidak, apakah sekarang saya harus memanggil anda nona Xue li? " Jian yi fan mengatakannya dengan ragu.
" Ada sesuatu yang ingin saya katakan, sebelum itu dapatkah anda membantu saya untuk mengkontak Higan dono untuk segera datang ke dunia ini ?
Kalau tidak, yi an. Dia akan.. " Jian yi fan memohon.
' Tunggu dulu,
Bagaimana dia bisa mengetahui identitasku ? ' Xue li kaget karena dia mengingat dia tidak pernah memberikan identitas aslinya pada orang lain dari dunia ini.
Selain itu, mengapa Jian yi fan bersikeras memohon untuk membantunya bertemu dengan Higan ?
Apa mereka saling mengenal ?
" Oh. Jadi begitu.. "
Darius yang memperhatikan dari samping seperti memiliki sesuatu yang ingin diungkapkannya.
__ADS_1