
Di suatu ruangan yang megah terdapat kursi singgasana. Untuk menuju ke kursi tersebut ada beberapa buah anak tangga kecil dan beberapa tirai-tirai halus terbuat yang dari sutra.
Saat ini di balik tirai tersebut ada sosok seseorang yang sedang duduk bersantai didampingi beberapa dayang yang sedang melayaninya.
Dua orang dayang memegang kipas berdiri di setiap sudut kursi. Dua orang yang duduk di samping kursi masing-masing bertugas melayani makanan dan minuman. Seorang yang sedang duduk bersantai adalah seseorang dengan wajah cantik nan rupawan.
Mengenakan baju putih panjang, rambut biru muda terurai yang indah dan memiliki warna yang sama dengan matanya dengan bulu mata perak yang membuat kontras yang sangat seimbang. Di dahinya tergambarkan lambang perak yang membuat penampilannya semakin mewah. Tangan dan kakinya dihiasi oleh gelang berwarna perak. Pada lehernya terdapat sebuah kalung panjang yang dihiasi dengan permata biru yang sama seperti mata dan rambutnya. Sebuah mahkota perak juga terpasang menghiasi rambutnya untuk membuat rambutnya semakin berkilau.
Di hadapannya, seorang anak kecil berambut putih dengan telinga dan sembilan ekor berwarna hitam sedang berlutut memberi penghormatan. Dia adalah system. System sedang melakukan tugasnya, untuk mendapatkan izin penerimaan karyawan untuk connie dari orang di hadapannya itu.
" .... "
Suasana begitu hening, padahal system sudah mengatakan maksud dan tujuannya menghadap kepada orang itu. Akan tetapi, orang dihadapannya sama sekali tidak memberikan tanggapan apapun. Dia masih di sibukkan dengan memakan buah-buahan yang dihidangkan pelayan.
Saat itu system sulit untuk memutuskan, apakah dia harus mengulangi dan menjelaskan kembali maksud dan tujuannya datang ke sini, atau dia harus menunggu respon dari orang itu.
" Jadi ? "
Setelah lama menunggu akhirnya orang itu memberikan responnya. Wajahnya memang cantik, namun suara yang dikeluarkan adalah suara pria tulen. Orang tidak akan menduga kalau orang di hadapan system saat itu adalah seorang pria tanpa mendengarkan suaranya.
" Mohon untuk dibuatkan surat izin penerimaan karyawan baru untuk TWIS ( The world in space ). "
Setelah system mengatakannya, tiba-tiba saja tekanan udara di sekitar semakin berat seperti ada aura yang menekan. System dapat merasakan, ini adalah sebuah tekanan yang diberikan oleh orang di hadapannya. Tatapan orang di hadapan system semakin menjadi tajam.
" Aku menolak! "
Mendengar perkataan orang di hadapannya membuat system kaget tak dapat berkata-kata. Dia mulai panik, keringat mulai jatuh dari dahinya. Tenggorokan serasa kering, dia menelan ludahnya sendiri sambil menpersiapkan kata-kata yang harus dia ucapkan untuk mendapatkan surat izin. Akan tetapi, kata-kata tersebut tidak keluar. System tidak bisa asal menentang keputusan orang yang ada di hadapannya. Itu karena, orang yang ada di hadapannya saat ini adalah ...
Dewa yang bertugas sebagai pengatur logistik
Tuan Calberonte La Darius IV pengatur dari segala pengatur.
" Aku mendengar beberapa gosip yang beredar belakangan ini. "
Mendengarkan ucapan ini, system kembali menelan ludah untuk mempersiapkan diri karena apapun yang keluar dari mulut Tuan Darius IV mengenai gosip, kemungkinan itu adalah sesuatu yang tidak baik. Bukan hanya kemungkinan, tapi benar-benar tidak baik.
" Aku mendengar, kalau atasanmu
Sepertinya seenaknya memasuki dunia dan melakukan kontrak ilegal tanpa izin. "
" Tu.. tuan Darius IV, mengenai itu.. "
System ingin berusaha menjelaskan tetapi terdengar suara bentakan dari sisi Darius IV.
" Lancang! Tuan Darius IV belum mengizinkanmu bicara! "
" Cukup ! " Tuan Darius mulai berdiri dari kursinya berjalan menuju ke arah system melewati tirai-tirai halus. Rambut panjangnya berkibar indah saat beliau berjalan. Beberapa jatuh turun hingga hampir menyentuh lantai. System yang mulai melihat semakin jelas sosok yang ada dihadapannya itu bahkan sampai lebih terkesima akan penampilannya.
' Aku pernah mendengar kalau hubungan Host dan orang ini tidak begitu baik. Itu karena host pernah menolak pria cantik ini. Bagaimana bisa host menolak pria luar biasa seperti ini. Aku sama sekali tidak mengerti tipe idaman host! '
__ADS_1
Saat sampai dihadapan system, Darius IV mulai mengulurkan tangannya ke hadapan system. System menyadari apa yang harus dia lakukan, dia mengangkat kedua tangannya dengan bentuk menadah. Sebuah bross berwarna putih muncul di tangannya. Itu adalah tanda izin tapi,..
" Tuan, ini? "
" Itu adalah izin sementara. "
" Tapi hamba .. " ' Aku membutuhkan izin tetap untuk pengangkatan karyawan baru di TWIS. '
" Bawalah itu, katakan pada atasanmu untuk datang kemari sendiri bersama dengan orang yang akan dia jadikan pekerja. "
" Tapi beliau,.. "
" Aku tahu, dia selalu sibuk saat kuminta datang. Datanglah kapan saja, aku bersedia menyambutnya kapanpun. Izin sementara hanya berlaku untuk 10 tahun. Lewat dari itu dia akan diusir secara paksa. Sampaikan pesanku pada atasanmu. " Setelah memberikan bross putih Darius IV berjalan meninggalkan ruangan. Para dayang juga mulai meninggalkan ruangan mengikuti majikannya, saat ini hanya tersisa system yang masih duduk berlutut di ruangan tersebut memegang bross yang telah di berikan.
' Gawat, bagaimana aku bisa menjelaskannya pada host. ' Di isi kepalanya hanya ada prediksi apa yang akan host nya lakukan kalau mendengar system tidak mendapatkan surat izin yang sebenarnya dan malah menyampaikan pesan dari Tuan Darius, menyuruhnya untuk menemuinya.
Di sisi lain, Darius IV telah kembali ke ruang kerjanya. Dia duduk di depan meja yang dipenuhi dengan berkas-berkas yang menumpuk.
" Sebenarnya aku ingin melihat karyawan baru itu langsung, tapi dengan pekerjaan sebanyak ini! Aku tidak memiliki waktu luang. "
Seorang dayang mengetuk pintu menberi tanda ada yang ingin dia laporkan. Darius IV menjawabnya dan dayang membuka sedikit pintu ruang kerja untuk melaporkan.
" Yang mulia, Saya ingin melaporkan,
tamu dari TWIS telah meninggalkan ruangan utama. "
Darius hanya menganggukkan kepalanya dan dayang yang melaporkan kembali menutup pintu ruang kerja untuk pergi kembali bekerja.
Karyawan baru yang di angkat Xue li, dia laki-laki atau perempuan? " Darius IV terlambat menanyakannya.
Waktu 10 tahun memang lama, tapi bagi Dewa 10 tahun adalah waktu yang akan berlalu dengan cepat. Dia akan mengetahuinya sendiri saat mereka kembali berkunjung.
Di dalam ruangan dimensi, Xue li dan connie masih menunggu kembalinya System.
" Lama! Apa yang sebenarnya system lakukan sampai memakan waktu selama ini! "
" Silahkan menikmati teh dan snacknya " Connie menyajikan secangkir teh dan beberapa snack. Dia menghidangkannya di atas meja depan sofa.
" Ngomong-ngomong tempat ini. Benar-benar aneh.. Aku hanya memikirkan untuk menyajikan beberapa makanan dan minuman, tempat ini langsung menyediakan apa yang ku pikirkan. Sebenarnya tempat apa ini? " Connie menanyakannya pada Xue li.
" ? kau tidak tahu? "
" Ya ? "
" Ini adalah dunia dalam dirimu. Tempat ini terbentuk dari kekuatanmu, tentu saja kamu dapat mendapatkan apa saja yang kamu pikirkan " Xue li mengambil cangkir teh yang di sajikan.
" Ah aku lupa, kamu tidak tahu kalau aku memaksamu menelan bola kristal bulan. "
" Bola kristal bulan? Ah, kalau dipikir pikir benda itu adalah benda yang bisa membuat ruang untuk tempat bersembunyiku. "
" Ehhhh ?! Aku menelannya ?! "
__ADS_1
" Reaksimu telat. Apa kau benar-benar anggota ras kelinci salju? Setahuku ras kelinci salju dikaruniai kecerdasan dan kepekaan
Ah ngomong-ngomong sekarang kamu sudah bukan kelinci salju tetapi kelinci bulan. Tempat ini dibuat menggunakan kekuatanmu, kita hanya menggunakan sementara sampai izin meninggalkan dunia ini keluar. "
" Kalau boleh tahu, mengapa harus menggunakan izin ? "
" Itu karena setiap dunia memiliki system dan aturannya sendiri. Aku tidak bisa seenaknya membawamu dari dunia ini atau ke dunia lainnya. Sebenarnya hal tersebut juga berlaku untukku, kalau aku ingin mengunjungi sebuah dunia aku juga harus mendapatkan izin. Tapi itu merepotkan ! "
' Apakah system bisa menjaga mulutnya, aku lupa menyuruhnya tutup mulut mengenai diam-diam masuk ke dunia lain menggunakan kontrak. '
Tidak lama system kembali, seperti biasa dia datang dari atas.
" Host aku kembali,.. Eh ? " ' Aku akan jatuh?! '
Saat hampir terjatuh connie yang menyadari segera membantunya menggunakan kekuatannya.
' Dia memiliki reflek yang bagus ' Xue li sudah bersiap-siap menghindar.
" System, apa kamu masih juga belum bisa mengendalikan kekuatanmu? "
" Maaf host, ah benar izin masuknya " System langsung mempersembahkan bross putih yang dia dapatkan.
' Bross ini? '
" Apa maksudnya ? "
' Sudah kuduga host akan menyadarinya kalau ini adalah izin masuk sementara.
" Host, Tuan Darius IV tidak memberikan izin masuk yang sebenarnya, beliau ingin host sendiri yang datang bersama karyawan baru yang ingin dipekerjakan jadi beliau memberikan izin sementara yang akan berlaku untuk 10 tahun ke depan. " System berusaha tenang menjelaskan, itu karena dia mengetahui temprament hostnya. Dia pasti akan langsung pergi ke tempat itu kembali untuk mengobrak abrik tempat Tuan Darius IV.
" Jadi kau gagal ya, apa boleh buat! " Xue li mengambil bross putih dari tangan system dan melemparkannya ke connie.
" Untuk sementara gunakan itu, jangan sampai hilang. Kalau sudah gunakan ikuti aku, kita akan masuk ke kediamanku. " Xue li mulai melafalkan mantra untuk membuka lubang space lain.
Connie memakai bross yang di berikan kemudian mengikuti xue li masuk ke dalam lubang space. Sekejap suasana di sekitar berubah.
" Salju? "
Tempat itu di selimuti oleh salju yang sangat tebal. Tempat ini, tempat yang familiar bagi connie. Dia pernah ke tempat ini, tentu saja orang yang ada di depannya memang orang yang sama. Orang yang selama ini di tunggu.
" Oh, aku membuat pintu penghubung ke space mu. Kamu bisa kembali ke spacemu kapan saja dengan menggunakan pintu itu. " Xue li menunjukkan pintu yang muncul di belakang mereka. Pintu yang telah mereka lewati.
" Di sana adalah kediamanku. Bisa dibilang semua yang ada di sini, ini ada di dalam space ku. " Xue li kembali menjelaskan kemudian berjalan menuju sebuah rumah kecil yang ada di tengah salju.
Xue li membuka pintu menuju rumah, rumah ini memang kecil, akan tetapi tempat ini lebih luas dari kelihatannya, di dalam gelap gulita namun kita masih dapat melihat dengan jelas apa saja yang ada di dalam. Setelah membuka pintu.
" Eh? Nak Xue li? Anda sudah kembali? " Dengan cepat Xue li langsung menutup pintu.
" Ahaha, aku pasti salah membuka pintu. Apa yang kulihat tadi pasti tidak benar " Xue li meyakinkan diri dan kembali membuka pintu.
Yang dia lihat adalah kebenaran. Seorang pria separuh baya sedang bersenang-senang ditemani beberapa wanita cantik di dalam kediamannya. Pria separuh baya yang mengenakan jubah perang lengkap dan menggenggam kipas lipat sedang duduk dan ditemani beberapa Fairy ( julukan untuk cultivator wanita ).
__ADS_1
" Higan-dono ...? "