
Wilayah utara benar-benar telah dikuasai penuh oleh mist. Sudah satu minggu berlalu Xue li bergabung dalam pencarian tim yang selamat dari pembantaian di border barat. Hasil pencarian masih belum menemukan tanda-tanda keberadaan tim yang selamat.
Melakukan pencarian hanya berdua memang keputusan yang terbaik. Tempat ini dipenuhi para mist, dengan hanya berdua pergerakan dapat dilakukan secara sembunyi-sembunyi.
Seekor pigeon terbang berputar-putar dari arah border barat. Mengenali pigeon itu, Jian yi fan mengeluarkan peluit yang dia simpan dalam jubahnya.
" Apa yang kamu lakukan? Tempat ini berbahaya, kalau kamu membuat suara.. " Xue li menggenggam tangan jian yi fan untuk mencegahnya meniupkan peluit.
" Tuan wen, anda tidak perlu khawatir "
' Kau gila, bagaimana aku tidak khawatir. Kau tahu dimana kita berada sekarang? Kita berada di sarang binatang buas kau paham ? ' Xue li sedikit merasa jengkel. Mungkin karena beberapa hari ini dia kesal karena jarang dapat membersihkan diri. Meskipun mereka terkadang menemukan kolam atau sungai kecilpun, Xue li tidak dapat mandi dengan leluasa.
Jian yi fan menempelkan ujung pluit ke bibirnya, Xue li yang melihat itu mulai bersikap waspada memperhatikan apakah ada mist yang berada di sekitar mereka.
Jian yi fan meniup pluit. Tidak, apakah dia benar-benar meniup sebuah pluit? Xue li tidak mendengar suara pluit. Tetapi pigeon yang tadinya berputar-putar di langit sudah mulai mengubah arah menuju ke tempat jian yi fan berada.
Setelah pigeon mendarat di bahunya, jian yi fan mengambil tabung kecil yang terikat di kaki pigeon.
Benar saja, surat itu berasal dari anggota sekte. Seseorang yang kembali dalam pencarian yang menulis. Setelah membaca isi surat, wajah Jian yi fan mendadak pucat. Jian yi fan mulai meremas surat yang dia terima.
" Apa yang tertulis? " Xue li penasaran ingin mengetahui apa isi surat yang di terimanya itu.
" Tuan wen, kita akan pergi ke arah wilayah selatan. Yi an,.. dia.. "
Mendengar perkataan jian yi fan, Xue li semakin penasaran dengan isi surat tersebut. Dia kemudian merampas surat yang sudah diremas itu.
Setelah merampas dan membuka kembali surat tersebut, Xue li mencoba membacanya. Surat itu di tulis 3 hari yang lalu. Benar saja, isi surat tersebut mengatakan kalau tim yang seminggu lalu kembali ke border melaporkan kalau border selatan telah melakukan serangan mendadak ke sekte. Orang yang bertugas di border barat sudah berusaha untuk membantu saat penyerangan, namun mereka terlambat, saat tiba di sekte mereka tidak menemukan siapapun termasuk orang-orang yanh tersisa dari sekte pasir hitam, mereka semua menghilang.
Kami hanya mendapatkan sedikit petunjuk, sepertinya tuan jian yi an sengaja meninggalkan beberapa petunjuk. Mengenai petunjuk yang di bicarakan dalam surat. Hanya tergambarkan sebuah simbol.
" Clan Zhu dari wilayah selatan. " Jian yi fan memberikan clue setelah melihat Xue li memperhatikan simbol yang tergambar.
" Apa yang mereka inginkan sampai membawa seluruh anggota sektemu? Apa kalian saling memiliki dendam ? " Xue li menanyakan namum Jian yi fan masih enggan berbalik.
' Jian yi an di culik. Keputusanku tepat membuat tanda di tubuh jian yi an. Aku bisa pergi ke tempatnya dalam sekejap, tapi.. ' Xue li kembali melihat jian yi fan yang masih tidak mau berbalik.
' Apa yang sedang di pikirkan ? Bukankah sebaiknya kita langsung pergi? ' Saat xue li ingin menegur jian yi fan tiba-tiba Xue li merasakan perasaan yang sangat tidak enak. Perasaan ini, Xue li merasakannya dari jian yi fan. Merasakan aura membunuh itu, xue li mengurungkan niat untuk menegurnya dan diam menunggu keputusan jian yi fan.
" Tuan wen, bisakan saya merepotkan anda lagi ? " Jian yi fan mulai berbicara.
" Tergantung, apa keputusanmu? apa kita tetap akan pergi ke arah wilayah selatan ? " Xue li menanyakan tindakan jian yi fan.
__ADS_1
" Tidak,.
Kita akan tetap lanjut. " Jian yi fan mengeluarkan keputusannya.
" Tidak kembali? tetap mencari orang-orang yang hilang? " Xue li meminta kejelasan.
" Sebaliknya, kita akan langsung pergi ke pertambangan di utara.
Kita tidak bisa mengulur waktu lagi, dari tanggal yang tercantum di surat sudah sangat terlambat kalau kembali. Itu karena aku yakin tujuan mereka adalah pertambangan di utara " Ucap jian yi fan, yakin.
' Pertambangan utara ? ' Xue li masih bingung akan keputusan jian yi fan. Tetapi setelah mendengarkan tujuan kali ini, Xue li mulai tersenyum dalam hati. ' Aku tidak tahu apa yang di pikirkannya, bukan kembali untuk menyelamatkan adiknya malah mengubah tujuan ke pertambangan ? Tapi ini juga merupakan suatu kebetulan. Aku tidak perlu mencarinya lagi justru seseorang dengan senang hati menunjukkan jalan. Beruntung ! '
Xue li berharap orang yang menculik jian yi an tidak merencanakan sesuatu yang berbahaya, tapi setelah mendengar jian yi fan yang yakin kalau orang-orang itu pasti menuju ke pertambangan membuatnya sedikit gusar. Tujuan mereka pergi ke pertambangan tentunya untuk mencari batu spirit. Tapi wilayah utara sekarang adalah zona berbahaya.
Apa yang mereka lakukan di zona bahaya? Tentu saja mereka sedang mengumpulkan umpan untuk memancing.
□□□□□□□□□□□□□□□□□
Matahari mulai terbenam, Higan dono dan connie saat ini sedang duduk bersantai di dalam sebuah kamar yang terbilang cukup mewah seperti kamar putri.
" Para wanita yang memasuki kota akan diberitan tes untuk menentukan kelas yang cocok ? " Connie mulai bertanya pada higan dono.
" Bangsawan ? "
" Mana mungkin hahaha, dari informasi yang kugali.
Bangsawan mist hanya dilayani oleh generalnya. Itu artinya general mist adalah kelas yang akan kita layani. " Higan dono mulai membuka papan catur yang tersedia di bawah meja.
Dia mulai menyusun pion catur, menyusun bidak hitam dalam posisi penuh kemudian mengambil bidak putih raja, ratu dan kuda lalu menyusunnya di baris pertama dan di baris ke 6.
" Ngomong-ngomong, bagaimana dengan kelas F ? anda tidak menyebutkannya tadi. " Connie mengingat rincian penjelasan yang dijelaskan oleh higan dono.
Mendengar perkataan connie, tuan higan hanya dapat tertawa jahat.
" Kita bisa melihatnya besok " Higan dono berusaha menahan tawanya. Bagaimana tidak, kelas F adalah kelas khusus budak.
Wanita yang masuk kelas F akan dilelangkan menjadi budak bagi para warga. Tidak jarang general dan bangsawan akan mengambil budak itu untuk kesenangan mereka. Biasanya budak yang dijual di tempat ini adalah laki-laki yang berusaha menyamar menjadi wanita.
Mereka yang ketahuan menyamar tetap di izinkan masuk dan ditempatkan ke kelas F. Di potong kemaluannya dan di jual ke perempuan-perempuan kelas lain.
Kalau mereka beruntung, mereka akan dijadikan pelayan meski perlakuannya akan tetap sama. Kalau mereka beruntung mereka tidak akan mati tapi kalau mereka tidak beruntung, seumpama mereka mendapatkan majikan yang sadis. Higan dono tidak dapat membayangkannya.
__ADS_1
Keesokan harinya seperti yang telah direncanakan, Higan dono mengajak connie ke pusat kota.
Mereka berpencar untuk berkomunikasi dengan warga kota demi mencari informasi mengenai kota ini secara terperinci. Mereka masuk dari satu cafe ke cafe lainnya. Benar saja, pusat kota dipenuhi dengan mist. Mereka banyak melihat mist tipe bayangan. Mereka semua dipekerjakan untuk memberikan pelayanan gratis.
Sepertinya memang benar kota ini merupakan tempat mist bangsawan berada. Itu karena yang dapat mengendalikan para mist untuk menjadi pelayan toko ataupun melayani para wanita, dan juga dalam wujud menyerupai bayangan manusia. Higan dono sudah tidak ragu lagi. Mereka benar-benar menghadapi mist tipe bangsawan.
Mist tipe bangsawan merupakan tipe terkuat di atas general. Mereka disebut bangsawan karena darah mereka tidak tercampur. Mist general merupakan pencampuran dari darah manusia dan binatang buas yang membuat mereka memiliki kekuatan seperti binatang namun memiliki otak untuk berpikir.
Mist jenis bangsawan berbeda. Itu karena darah mereka murni. Mereka memiliki tingkat regenerasi yang tinggi, kecerdasan mereka juga tinggi. Mereka juga dapat melahirkan keturunan meskipun sistem mendapatkan keturunan tidak sama dengan manusia. Mereka biasa disebut dengan sebutan Iblis. Gremory dan Jezebeth juga merupakan salah satu mist tipe bangsawan.
Sudah semakin siang pusat kota juga semakin ramai sampai pada suara dentuman jam terdengar menunjukkan pukul 12 siang. Orang-orang yang tadinya disibukkan dengan mengobrol ria mulai beranjak dan pergi menuju aula.
" Apa yang kamu lakukan ? Apa kamu orang baru ? Kita harus cepat sampai di aula " Seorang wanita menghampiri higan dono yang masih menikmati secangkir teh.
' Sepertinya sudah saatnya bergerak ' Higan dono masih menempelkan cangkir teh ke bibirnya untuk menghabiskan teh sebelum beranjak dari tempat duduknya dengan elegan.
Di sisi satunya, seorang pria berjubah sedang berjalan mondar mandir di depan cermin yang besar.
" Lihatlah penampilanku, tidak ada pria yang dapat menyaingi kecantikan dan ketampananku. " Pria itu memuji dirinya sendiri di depan cermin.
" Yang mulia Arion, di dunia ini tidak akan ada lagi pria yang dapat menyaingi kecantikan dan ketampanan tuan " Seorang wanita setengah burung memuja dari bawah.
" Yang mulia kau bilang ?! " Mata biru dari pria berambut pirang itu menuju ke arah wanita setengah burung yang berlutut di bawah.
" Yang mulia ? Hahahaha Benar! Panggil aku Yang mulia " Pria tersebut mulai tertawa terbahak bahak. Wanita yang tadinya hampir ketakutan mulai menunjukkan wajah dan ikut tertawa memperlihatkan gigi lancipnya yang bergerigi.
" Diam ! Siapa yang mengizinkanmu tertawa. Kau tahu? Kau semakin jelek saat memperlihatkan gigi gigi menjijikanmu. " Arion menatap tajam pada wanita setengah burung.
" Oh, ini sudah waktunya. Aku mendengar kalau ada orang baru yang masuk ke kota dan menjadi budak ? Masih ada laki-laki di dunia ini ? " Arion menanyakan masih dalam posisi bergaya di depan cermin.
" Ti.. tidak yang mulia. Budak kali ini berbeda. Mereka sudah melakukan pemeriksaan namun tidak mendapatkan hasil. Kami hanya dapat memasukkannya ke kelas budak sampai proses pembuktian lengkap. " Ucap wanita setengah burung itu.
" Hah, aku tidak peduli. Kalau memang dia jelek jadikan budak saja, untuk apa repot-repot melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Lalu bagaimana dengan pertunjukkan hari ini. Dimana listnya ?! " Arion meminta sebuah daftar.
Wanita setengah burung mengeluarkan sebuah buku berisi kumpulan foto.
" Siapa yang akan kupilih hari ini. Satu dua tiga empat " Arion menghitung sambil menunjuk satu persatu foto.
" 13. Dia orangnya. Aku sangat menyukai angka 13. Angka 13 adalah angka kesialannya. " Ucap arion menunjukkan sebuah foto di urutan ke 13. " Aku ingin dia yang menjadi tontonan hari ini. " Arion kembali menyerahkan buku daftar.
__ADS_1
" Siap laksanakan, yang mulia " Wanita setengah burung itu kemudian undur diri, dia menutupi tubuhnya dengan tangan sayapnya dan menghilang seperti angin.