
Matahari bersinar dengan sangat elegan, dari dalam hutan tiga orang gadis berjalan menuju arah kota.
Kota Shuura merupakan pusat dunia. Di tempat ini kita dapat menemukan apapun yang kita butuhkan, itu karena tempat ini menjadi pusat perdagangan. Setidaknya itulah yang dikenal sebelum apocalype.
Kota shuura menjadi kota impian untuk para wanita. Berdasarkan gosip yang beredar, di tempat ini merupakan tempat berkumpul bidadari cantik, mereka berkumpul untuk bersenang-senang. Hanya gadis cantik yang dapat memasuki kota ini. Itu sebabnya, untuk dapat memasuki kota, mereka perlu melewati gerbang pengujian.
" Apa maksud dari gerbang pengujian? " connie bertanya pada higan dono.
" Tentu saja gerbang untuk menguji apakah kita layak masuk atau tidak sekaligus menguji identitas kita sebagai perempuan " ucap higan dono.
" Identitas sebagai perempuan? bukankah dunia ini sudah tidak ada laki-laki? " connie kembali menanyakan.
" Tentu saja sudah tidak ada, kalau semua laki-laki di dunia ini tidak memiliki otak, mereka pasti sudah lenyap dari dunia ini " Higan dono menjelaskan.
Ada beberapa jawaban yang dapat menjelaskan hal ini. Salah satunya
' Kemungkinan para pria bersembunyi dan menyamar menjadi wanita seperti yang kami lakukan '
Kalau dipikirkan kembali memang masuk akal. Para pria bersembunyi di luar pusat, mereka tidak akan berani menampakkan diri mereka. Kalau ketahuan berarti mati, itu sudah pasti.
" Cukup sampai di situ!
Kalau kalian memang ingin masuk ke dalam kota, kalian harus melewati 10 gerbang pengujian " Suara 2 orang wanita terdengar dari setiap sudut gerbang.
" Pengujian? Kami bersedia melewati gerbang pengujian " Saut Higan dono.
" Kalau begitu, tunjukkan bukti kalau kalian memang wanita elegan.
Ujian pertama.
Tunjukkan pada kami, sebuah sapu tangan gadis. " Penjaga gerbang memberikan tugas pertama.
Higan dono tanpa ragu merogoh kantong gaunnya dan mengeluarkan sebuah sapu tangan cantik.
Connie yang melihat higan dono mengeluarkan sapu tangan dia langsung merogoh kantong gaunnya kemudian membayangkan untuk membuat sapu tangan menggunakan keajaibanan spacenya. Kemudian connie menunjukkan sapu tangan merah yang elegan seperti gaunnya.
Di sisi lain system masi merogoh-rogoh kantong pakaiannya namun dia tidak dapat menemukan sapu tangan yang dia cari.
" Se.. sepertinya aku melupakannya " System menjelaskan.
Mendengar pengakuan system wajah penjaga gerbang mulai berprasangka.
" Tangkap dan periksa dia! Tidak mungkin ada wanita yang melupakan sapu tangan wajib! Dia pasti laki-laki! " Salah satu penjaga berteriak dan beberapa penjaga muncul dari gerbang untuk menangkap system.
" Ehhh ??? " Para penjaga menyeret system untuk dilakukan pengecekan jenis kelamin.
" Higan dono, apa rencana ini akan berhasil? " Connie berbisik.
" Hhmm tenang saja, selama kita berhasil melewati gerbang ujian.
Anggap saja tidak kenal, selain itu panggil aku dengan sebutan Hana. " Higan dono memperingatkan.
Tidak lama system kembali dengan dua penjaga.
" Sangat aneh, padahal aku yakin dia bukan wanita.
Kalau begitu silahkan melanjutkan ke gerbang pengujian ke dua. " Perintah penjaga.
Ujian kedua mereka adalah berjalan dengan 10 tumpukan buku. Tentu saja untuk connie yang mantan pelayan tes ini sangat mudah begitu juga tuan higan.
Dalam tes ini system menjatuhkan semua buku, penjaga kemudian kembali menyeret system untuk dilakukan pemeriksaan namun pemeriksaan menyatakan kalau system adalah wanita.
__ADS_1
Gerbang pengujian ke tiga yaitu memasak. Lagi-lagi higan dono dan connie berhasil lolos dengan nilai tinggi. System kembali gagal dalam tes dengan meledakkan tempat tes. Dia kembali di seret dan di periksa namun hasilnya tetap sama.
Setelah ujian memasak mereka di uji tata krama makan, lalu mencuci. System kembali gagal dan kembali di curigai.
ujian ke 6 mengajak anjing jalan sore dengan elegan. System kembali gagal karena anjing yang dia ajak jalan tidak berhenti menggonggong.
" Anjing ini adalah anjing terlatih! Dia tidak pernah menyukai laki-laki.
Penjaga! cepat periksa dia! " Penjaga pada setiap gerbang mencurigai system.
Gerbang ke 7, 8 dan 9 mengujikan sastra dan musik. Membaca puisi, memainkan instrumen musik, dan juga menari. System gagal di 3 ujian tersebut membuatnya semakin depresi.
" Higan dono .... " System memanggil dengan suara depresi.
" Jangan lihat, anggap tidak kenal " Higan dono berbisik pada connie
Akhirnya mereka semua sampai di depan gerbang ujian ke 10. Seorang nenek tua berdiri di depan pintu gerbang.
" Hohoho, hari ini benar-benar hari yang cerah. Sudah lama tidak ada gadis yang mampir ke kota Shuura ini. Ujian kali ini adalah ujian pemeriksaan. Tidak ada orang yang lolos dari pemeriksaanku. Aku mencium bau laki-laki " Wanita tua itu berkata dengan sangat yakin.
' Apa kita sudah ketahuan? gawat kalau kami di periksa .. ' Itu karena tidak seperti system yang berubah wujud sebenarnya. Higan dono dan connie hanya menyamar dengan pakaian. Kalau sampai mereka melakukan pemeriksaan fisik...
' Tentu saja akan ketahuan ! '
Setelah lama memejamkan mata akhirnya sang nenek membuka mata dan langsung menunjuk seseorang.
" Kamu!
Pasti cowok ya ?! " Dia menunjuk ke system.
" Ehhh ? Lagi ?? " Hati system benar-benar hancur. Itu karena dia yakin penyamarannya sudah sangat sempurna. Dia gagal dalam setiap ujian karena dia memang tidak bisa. Tapi kali ini dia di nyatakan gagal hanya dari kata-kata? Benar-benar perlakuan yang tidak adil. Aku ingin gajiku ditambah!
" Sudah kuduga, dia pasti cowok! Cepat periksa ! " Penjaga menyarankan untuk pemeriksaan di tempat. Mereka langsung melepas pakaian yang dikenakan system.
Connie kaget karena hampir melihat, beruntung higan dono langsung menarik connie untuk berbalik.
" Tidak mungkin ! prediksiku bisa salah ?! " Nenek tua itu kaget setelah melakukan pemeriksaan fisik.
" Hoi nenek tua! Apa kau buta ? masa wanita cantik sepertiku ini cowok? " System akhirnya menarik bajunya lagi untuk di kenakan.
" Aneh sekali, tapi apa boleh buat. Kalian di izinkan masuk ke kota. " Sang nenek akhirnya memberikan keputusan akhir. Mereka bertiga di izinkan masuk ke kota.
" Aku akan memberikan kartu identitas kalian. Sebutkan nama kalian." ucap seorang penjaga sambil membawa 3 buah kartu identitas.
Higan dono menjadi Hana, connie menjadi Coco, dan system menjadi Xue li.
" Ini adalah pembagian identitas untuk kalian ber 3. " Penjaga akhirnya memberikan kartu identitas.
" Hmm ? Kelas A ? " Connie melihat rincian kartu.
" Itu adalah hasil dari ujian kalian. Kalian berada di kelas A, lumayan. " nenek itu mengatakannya.
" Kenapa hanya aku yang mendapat kelas F ? " System bertanya karena melihat kartu pada higan dono dan connie keduanya tertera kelas A.
" Kamu masih menanyakannya? beruntung kamu masih di izinkan masuk. " sang nenek menjawab dengan olokan.
Untuk kesekian kalinya, system diperlakukan dengan tidak adil.
Dia benar-benar ingin gajinya dinaikkan!
__ADS_1
□□□□□□□□□□□□□□□□□□
Sudah berlalu 2 hari sejak Jian yi an bersama Qi yu dan pengawal pergi dalam perjalanan kembali ke gunung Jiang.
Setelah memulihkan pelindung, jian yi fan menyuruh seluruh anggota sekte untuk menelusuri segala tempat. Mereka masih belum menemukan gerombolan orang yang berhasil lolos pada pembantaian mist jenis naga.
Saksi mengatakan, mereka semua melarikan diri keluar wilayah. Xue li yang menemani Jian yi fan juga mulai bosan dengan pencarian itu. Bagaimana tidak, sudah 2 hari pencarian di lakukan namun tidak menemukan hasil.
" Tuan Jian, kita hampir menyentuh wilayah utara, saya takut kalau kita menghadapi mist yang berbahaya. " Ucap seorang dari pemandu tim.
Itu benar, pencarian sudah dilakukan dalam 2 hari terakhir ini namun belum menemukan mist yang menghalangi jalan. Sebenarnya Xue li tahu kalau hal ini di sebabkan karena mereka berpisah dari jian yi an. Itu sebabnya tidak ada kesialan yang datang.
' Aku tidak tahu bagaimana keadaan qi yu dan pengawalnya dalam perjalanan pulang ke sekte. ' Xue li tidak dapat membayangkan apa yang terjadi.
Tentu saja di sisi lain mereka menghadapi berbagai rintangan. Untung saja hong man bersama mereka.
" Tuan wen, sekali lagi maaf karena telah merepotkan " Jian yi fan tersadar kalau yang dia libatkan bukan hanya orang dalam sekte.
" Tidak perlu sungkan, aku di sini karena kemauanku sendiri. Selain itu, sebaiknya kamu segera memberikan keputusanmu. Sepertinya orang-orang dalam sektemu sudah terlalu lelah. " Xue li melihat sekitar. Tentu saja mereka semua lelah karena mereka terus terjaga selama 2 hari ini. Di tambah lagi semakin mendekati wilayah utara, mereka semua harus selalu waspada karena mist dapat muncul kapan saja. Kemunculan mereka tidak dapat di prediksi. Cukup beruntung mereka tidak menemui satu jenis mist pun.
' Sekarang, apa yang akan kamu lakukan ? Jian yi fan. ' Xue li kembali melihat wajah jian yi fan yang sepertinya sedang memikirkan tindakannya selanjutnya.
' Tuan wen benar, aku sudah bertindak terlalu jauh. Kalau aku gegabah, seluruh nyawa rekanku bisa terancam. ' Jian yi fan berpikir.
Pada akhirnya jian yi fan memutuskan untuk mengirim kembali seluruh anggota sekte.
" Tuan wen, apa anda tidak keberatan mengawal anggota sekte kembali ke gunung jiang ? " Jian yi fan meminta bantuan pada xue li.
" Kenapa ? bagaimana dengan tuan jian ? " Xue li kembali bertanya.
" Saya ingin melanjutkan pencarian seorang diri. " Jian yi fan keras kepala.
Dia benar-benar keras kepala padahal dia tahu kalau wilayah utara sangat berbahaya.
Mendengar percakapan beberapa anggota tidak setuju.
" Tuan muda Jian, kalau anda pergi izinkan saya ikut bersama tuan. " Seseorang mengeluarkan keberatannya.
" Saya ingin melihat sendiri, saya berharap saudara saya ikut bersama gerombolan orang yang selamat. " Dia menambahkan.
" Cukup !
Kalian tidak tahu betapa berbahayanya wilayah utara itu. Kalian tidak mempunyai kemampuan, apa yang bisa kalian lakukan ?! " Jian yi fan membentak dengan sangat keras membuat anggota sekte tidak dapat berkutik lagi.
" Kalau begitu sama denganmu tuan jian,
apa kamu yakin kamu bisa menghadapi para mist itu? " Xue li menyindir.
" Bagaimanapun juga, orang-orang yang selamat .. " Jian yi fan memikirkan dalam-dalam sindiran Xue li.
" Kalau begitu aku akan membantumu. " Xue li menawarkan diri.
Sebenarnya memang tujuan Xue li menjelajah dunia ini. Siapa yang akan tahu kalau di perjalanan dia akan menemukan benda-benda pusaka atau bahkan tambang batu spirit.
Selain itu, masih belum ada kabar dari higan dono. Masalah jian yi an, dia bisa melakukannya nanti, lagi pula mereka tidak akan pergi dari sekte.
Akhirnya jian yi fan menerima tawaran xue li. Tentu saja, siapa yang akan menolak? Dia sudah melihat dengan mata kepalanya sendiri saat orang itu mengalahkan naga dalam sekali serangan.
" Kalau begitu saya akan merepotkan tuan wen " Jian yi fan memberikan penghormatan sebagai tanda terima kasih lalu memberikan perintah pada anggota sekte untuk kembali ke border barat.
__ADS_1