
Bulan xx tahun xx Desa Hua
Di sekitar perbatasan desa Hua. Kesunyian malam tiba-tiba terganggu oleh teriakan.
" GYAAKKHH !! MONSTER DATANG !!! MONSTER MENYERANGG !! "
Seorang pria panik berlari menuju desa untuk memperingati warna desa. Desa yang awalnya sunyipun mulai dipenuhi hikuk pikuk suara pentungan dan teriakan sebagai peringatan.
Di tengah-tengah suara kepanikan seseorang membakar sesuatu.
' Ssssrrrrrrttt. Syuuuuuuutttt ~ DORR ! ' Sebuah kembang api meluncur ke langit meninggalkan cahaya api yang membentuk sebuah gambar.
" Tidak akan sempat! Cepat segera evakuasikan lansia, wanita dan anak-anak ke tempat aman !
Para pria! Bersiap untuk bertahan di garis depan sampai bala bantuan datang! "
Penduduk desa terutama pria mempersenjatai diri mereka seadanya. Ada yang membawa pedang, panah, prisai, tombak, bahkan cangkul. Mereka berbondong-bondong pergi ke garis depan sambil membawa obor.
Kerumunan makhluk seperti serigala sedang mondar-mandir di sekitar tembok besar yang membatasi desa dengan dunia luar. Makhluk itu memiliki tubuh yang tertutup kabur pekat, memiliki gigi dan taring yang besar dan tajam. Matanya merah berkobar seperti api. Pada mulutnya, zat cair seperti air liur menetes setetes demi setetes menyebabkan tanah atau tumbuhan yang di kenainya lebur dan terkikis. Mereka adalah makhluk yang telah tercemar kegelapan. Mereka disebut juga sebagai ' mist '
Beberapa orang sudah bersiap di posisi masing-masing. Mereka yang baru sampai segera naik ke atas pagar setinggi 10 x 8 meter.
" Regu panah, Bersiap! "
Beberapa orang berada memegang busur menyalakan api di 3 anak panah mereka.maju ke depan menarik busur bersiap untuk memanah.
" Tembak! "
Panah api melesat menuju kerumunan monster membuat gerombolan menyebar. Suara erangan terdengar dari masing-masing monster srigala itu.
" Tombak bersiap ! "
Mereka yang mengenakan tombak maju ke baris depan menggantikan pemanah.
Beberapa mist berusaha melewati pagar dengan melompat dan memanjat. Orang-orang yang membawa tombak mulai melancarkan serangan kepada mist yang mencoba memanjat dengan cakarnya.
" Uwaahh !! " Beberapa mist berhasil memanjat dan melukai orang-orang yang mengganggu jalannya.
Orang yang membawa pedang berjumlah sangat sedikit. Mereka mencoba menahan mist agar keluar dari dalam pagar benteng.
Beberapa dari mereka mendapati luka cakaran, beberapa juga kehilangan nyawa karena kebuasan mist serigala itu. Mereka tidak dapat menahan mist lebih lama lagi. Apakah bala bantuan belum datang juga?
" Matilah kalian monster! Hiaaattt ! "
Seseorang mengangkat pedangnya hendak menebas mist yang masuk ke pagar benteng.
SLASH !!!
Grooooaaaaaaaa... Brukkkkk
Darah hitam menyiprat ke tanah. Mist jatuh tersayat sebelum pedang yang di angkatnya menebas. Satu persatu mist roboh. Semua orang kebingungan.
Keributan yang baru saja terjadi kini menjadi kesunyian, segerombolan mist serigala sudah dihabisi. Setelah menyaksikan keadaan sekitar, mereka mulai melihat ke setiap arah untuk mencari tahu apa yang sebenarnya telah terjadi.
Salah satu dari mereka melihat kearah menara pengawasan. Tidak sengaja dia melihat sebuah sosok di puncak menara yang di terangi cahaya rembulan.
" Di atas ! " Pria itu menunjuk sosok di atas menara. Pandangan semua yang ada pada tempat itu langsung tertuju pada arah yang di tunjuk. Namun, sosok itu sudah tidak ada.
Beberapa jam sebelumnya
" Jadi, dunia seperti apa yang akan saya kunjungi ? "
" Bagaimana menjelaskannya. Dunia ini salah satu dunia yang dipenuhi dengan kultivator. "
Tentu saja, dunia yang mampu bertahan dari serangan monster dari neraka tidak mungkin dunia yang biasa-biasa saja. Ternyata dunia yang masih bertahan keduanya adalah dunia kultivasi. Kalau begitu Xue li memiliki ide yang sangat bagus.
" System, pergilah ke dunia satunya bersama connie. Meskipun berbahaya itu adalah dunia kultivasi. Kalian bisa berkultivasi sambil meningkatkan kemampuan kalian di dunia itu. "
__ADS_1
Xue li menyuruh system dan connie pergi ke dunia satunya untuk berkultivasi.
" Bukankah dunia yang akan host kunjungi juga dunia kultivasi ? Kenapa tidak pergi bersama? "
" Bodoh, apa kalian tidak ingin membantu orang-orang di dunia satunya ? Kita harus saling menolong ! " Dia mengatakannya sambil memukul gulungan ke kepala system.
" Dunia itu juga bagus untuk melatih tingkat kultivasi connie sebagai kelinci bulan. System, kamu adalah senior connie. Tugasmu adalah memandunya, apa kamu mengerti? "
' Perkataannya memang bijak, tapi aku yakin host pasti sedang merencanakan sesuatu'.
Dunia di ambang kehancuran, adalah dunia yang sudah di tinggalkan system. Itu artinya tidak dibutuhkan izin untuk memasukinya. Higan-dono juga mengatakan, baik-baik saja kalau system dan connie kutugaskan membantu di dunia yang satunya. Kebetulan juga Higan-dono bertugas di dunia satunya. Karena alasan tidak dapat membantu di kedua dunia itulah membuatnya memberikan pekerjaan ini pada Xue li.
Mengapa Xue li menugaskan Connie dan System mengunjungi dunia satunya?
Jawabannya adalah ...
Tentu saja dia ingin mendapatkan sesuatu.
Dunia yang mendekati kehancuran akan segera di tinggalkan. Pada dunia kultivasi, meskipun itu adalah dunia mortal, disana masih memiliki energi spiritual yang membantu proses kultivasi seseorang. Selain energi di sana terbilang melimpah.
Tentu saja dunia-dunia seperti itu pasti memiliki beberapa benda pusaka. Tidak sedikit benda-benda pusaka itu akan menjadi benda pusaka tak bertuan karena pemilik dari benda-benda itu gugur dalam pertempuran. Kalau beruntung, mereka mungkin juga akan menemukan harta suci.
Poin yang paling terpenting selain meningkatkan kultivasi mereka dan mencari benda pusaka dunia tersebut.
" Batu spirit jenis mineral stone. "
Mendengar ucapan Xue li, mata higan-dono membelalak.
' Jadi itu alasan host menyuruh kami pergi ke dunia satunya '
' Nak xue li, di saat seperti ini kamu masih memikirkan keuntunganmu '
' ... ? '
Tentu saja, Xue li akan membantu. Tapi apa yang akan dia dapatkan setelah membantu.
" Hhmm, memang di dunia yang hampir menuju kehancuran tidak memiliki aturan ketat. Mereka bebas mengeksploitasi kekayaan dari dunia itu. Tetapi itu kalau tidak ada yang melihat atau mengetahuinya.
Karena kalau sampai ada yang mengetahui pencurian licik seperti itu... "
" Aku paham, jadi tidak apa-apa kalau tidak ketahuan " Xue li langsung berdiri.
' Nak Xue li, apa kamu yakin tidak ada yang tahu? Terus kamu anggap apa orang tua satu ini ? '
Xue li langsung menagih janji Higan-dono untuk meminjamkan beberapa benda pusaka miliknya.
Higan-dono pun membuka gerbang tempat penyimpanan hartanya.
Setelah masuk ke dalam penyimpanan harta, Xue li langsung melihat-lihat.
" Benda-benda ini merupakan koleksiku. Kamu bebas meminjam benda-benda di tempat ini. Tapi aku tidak mengetahui apakah benda itu akan cocok dengan nak xue li. "
" Aku tahu " Xue li mengamati semua benda-benda itu.
Benda-benda itu semua tersusun dengan sangat rapi. Xue li tidak dapat sembarangan menyentuh benda tersebut karena di sekeliling benda tersebut terpasang mantra pelindung.
" Higan-dono, apa anda memiliki benda yang tidak memerlukan energi spiritual? benda yang dapat digunakan oleh mortal. "
" ... " benda seperti itu...
Tuan higan mulai mengingat kembali benda-benda yang ada dalam ruang penyimpanannya. Benda-benda ini rata-rata adalah koleksi berharganya. Dia tidak pernah mengingat ada benda yang dapat digunakan manusia biasa. Lagi pula mengapa nak Xue li mencari benda seperti itu?
' Aku melupakan kalau nak xue li yang sekarang terlihat seperti manusia tanpa energi spiritual. Apa itu karena ingatannya yang terpencar? '
" Kalau benda yang nak xue li maksud. Aku tidak memiliki ingatan ada benda seperti itu di tempat ini "
Mendengar jawaban Higan-dono, Xue li nampak kecewa. Tentu saja, ini adalah tempat penyimpanan harta dewa.
__ADS_1
" Tapi kalau untuk benda yang dapat menampung energi spiritual dan dapat mengaplikasikannya ke element.
Mungkin benda ini cocok ".
Higan-dono menunjukkan kipas yang selalu beliau bawa.
" si ge yaosu ? "
Kipas 4 element , api, air, angin, dan tanah. Xue li pernah mendengar tentang benda seperti itu. Kipas yang dapat menampung energi spiritual dan mengimplementasikannya ke dalam 4 element.
" Bagaimanapun saat ini aku tidak dapat mengeluarkan energi spiritual. Aku tidak akan mampu mensuplay energi ke dalam yaosu. "
" Nak Xue li, apa kamu ingin meminjamnya? "
" Aku ingin, tapi aku tidak dapat mensuplay energi ke dalamnya. "
" Nak xue li pasti tahu, kalau kipas ini adalah benda yang selalu kubawa kemana-kemana. "
Mendengar perkataan Higan-dono, Xue li menangkap maksud dari ucapannya.
Benar, Higan-dono memang selalu terlihat membawa kipas tersebut. Apa itu berarti.
' Beliau selalu membawanya karena beliau selaku mengisi energi spiritual kipas tersebut! '
" Hoho, orang tua ini sebenarnya menyiapkan diri kalau sewaktu-waktu masuk ke dalam pertempuran yang melelahkan. Kipas ini merupakan kartu AS ku. Aku jarang menggunakannya tetapi aku selalu mengisi sedikit demi sedikit energi spiritualku ke dalam kipas ini.
Bukankah kipas ini benda yang sangat tepat? "
' Tentu saja! Benda itu yang kucari. Terlebih lagi, Higan-dono sendiri yang mengisi daya ke dalam kipas tersebut. Higan-dono yang seorang dewa, memiliki energi spiritual yang besar. '
" Higan-dono, apa anda bersedia meminjamkan saya benda tersebut ? "
" Hhmm , bagaimana ya ... "
' Geh, jadi kau menawarkan tanpa memiliki niat meminjamkannya ? '
" Nak xue li tidak perlu sungkan, aku akan meminjamkannya. " Higan-dono mengulurkan tangannya memberikan kipas.
" Biaya pinjamnya 20 spirit stone perhari "
" Anda bilang gratis ? "
" Aku hanya mengingat
mengatakan aku hanya akan meminjamkan benda-benda di ruang penyimpanan hartaku, tidak pernah mengatakan akan meminjamian benda yang kugunakan "
' Orang tua ini ... !!!! '
" Kalau begitu aku akan memilih satu lagi benda di penyimpanan harta! "
Bagaimanapun kipas empat element akan sangat berguna untuk bertahan hidup di dunia seperti itu, aku harus bersyukur juga karena energi spiritualnya telah terisi oleh energi spiritual Higan-dono. Tapi aku harus memiliki kartu AS kedua di tanganku. Benda yang dapat kugunakan.
Xue li tertuju pada sebuah benda yang berada di pojok ruang harta. Benda itu cukup familiar bagi Xue li.
" Aku akan meminjam benda ini. " Xue li menunjuk pada benda yang dia inginkan. Higan-dono pun memberikannya tanpa bertanya lagi.
Setelah memilih benda di tempat penyimpanan harta Higan-dono, Xue li mulai menyusun rencananya. Sebelumnya dia sudah meminta beberapa informasi dari system. Informasi apakah dia pernah mengunjungi dunia itu sebelumnya, dan sepertinya memang pernah. Tapi mungkin apa yang terjadi di tempat itu tidak begitu penting karena sudah lama berlalu. Tidak mungkin kan xue li memiliki anak yang di tinggalkan seperti kasus Connie.
Higan-dono juga mulai memberikan informasi yang berkaitan dengan orang yang harus kuperhatikan. Dia terlahir menjadi tuan muda pada sebuah sekte besar. Itu artinya xue li tidak perlu mencemaskan dia karena dia pasti seorang kultivator juga. Tugas yang sebenarnya akan diberikan pada saat waktunya. Tuan higan juga memberikan sebuah gelang sebagai alat komunikasi antar dimensi. Benda ini tidak membutuhkan energi spiritual untuk terhubung dengan pihak lainnya. Benar-benar efisien.
Xue li pun pergi ke dunia yang di tuju, dia mencari tempat yang tidak ada orang, dia berteleportasi ke dalam sebuah hutan, saat itu sudah malam.
Xue li mengubah penampilannya menjadi seorang anak berusia sekitar 14-16 tahun mengingat saat ini umur anak itu yang juga sekitar 15 tahun. Meskipun tidak perlu menyembunyikan identitas, tapi untuk menjaga agar kedok xue li tidak diketahui orang lain dia mengubah penampilannya.
Warna rambut, mata dan tahi lalat tetap sama untuk menjaga agar dia tidak kehilangan identitas dirinya.
Saat ini xue li berpenampilan seperti seorang anak laki-laki cantik. Tentu saja dia masihlah perempuan, berpenampilan seperti laki-laki adalah sesuatu yang ingin dia lakukan. Dia menguncir kuda rambutnya. Pakaian yang dikenakan adalah pakaian yang dia temukan di penyimpanan harta. Dengan pakaian ini, dia tidak perlu repot-repot membeli pakaian, itu karena benda ini dapat berubah-rubah menjadi pakaian yang di inginkan, Xue li hanya perlu membayangkannya.
Setelah merubah penampilannya, Xue li berencana untuk pergi ke desa terdekat bermaksud mendapatkan informasi. Dia tidak menyangka kalau ada beberapa Mist yang mengikutinya diam-diam. Mist itu adalah mist yang menyerang desa.
__ADS_1
Tentu saja Xue li merasa bertanggung jawab, diam-diam dia menyerang mist tersebut dari atas menara menggunakan kipas elementnya. Setelah situasi terkendali dia langsung pergi bersembunyi. Bagaimanapun juga besok dia harus mencari beberapa informasi dari penduduk desa. Apa yang harus dia lakukan kalau mereka semua dihabisi para mist? Xue li harus mencari desa terdekat lainnya? Jangan bercanda!