
" Karena si bodoh Xinnian itu, sepertinya aku tersesat "
Hwang Yun xi yang pergi meninggalkan Lu xinnian karena kejadian memalukan berakhir dengan tersesat di tengah lautan.
Dilihat kemanapun dia tidak menemukan tanda-tanda sebuah daratan, jadi dia memutuskan untuk memutar balik.
Sebelum sempat berbalik, Yun xi merasakan sesuatu yang aneh dengan tempat itu.
Dia sudah terbang begitu lama di lautan. Aneh, mengapa sepertinya suasanya di sekitar sama sekali tidak berubah ?
Seperti Yun xi terjebak disuatu mantra yang membuatnya berputar di suatu tempat.
Yun xi memutuskan untuk melanjutkan, sebelum melanjutkan perjalanannya, dia membuat tanda sihir di atas lautan.
Setelah membuat tanda dia melanjutkan perjalanannya, terbang dengan kecepatan penuh.
Benar saja, dia terjebak oleh mantra pembingung. Itu karena setelah 10 menit terbang dengan kecepatan penuh, dia kembali ke tempat dimana dia membuat tanda.
" Kurang ajar !
Siapa yang membuat mantra di tengah lautan seperti ini? "
Yun xi benar-benar kesal. Masalahnya dia bukan ahli mantra. Akan sulit untuk menghancurkan mantra yang memperangkapnya.
Dia harus menemukan pusat mantra berada dan menghancurkannya sendiri. Tapi bagaimana caranya?
■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■
" Uwaaahhhhhh !!!!!!! "
Di sisi lain System tidak dapat berhenti berteriak. Itu karena saat ini, system, xue li, Higan dono dan Darius IV sedang dalam perjalanan menuju lokasi Jian yi an menggunakan lubang penghubung.
Mereka berseluncur pada perosotan tak berujung.
Setelah lama berseluncur akhirnya Xue li membuka paksa pintu keluar di lubang dimensi.
" Tidak berhasil.
Sepertinya mereka berada dalam sebuah pelindung.
Penghubungku tidak dapat menembus mantra pelindungnya "
Apa yang dilakukan Xue li menjadi sia-sia selama mereka belum mematahkan mantra pelindung lawan.
" ... "
Higan dono berpikir kemudian melirik ke arah Darius IV.
Melihat Higan dono yang melirik ke arah Darius IV, Xue li juga ikut melirik ke arahnya dan memanggil.
" Yang mulia .. ?
Darius sama ..
Cal .. "
Mendengar Xue li yang memanggil namanya, akhirnya Darius mengeluarkan kertas mantra.
Dia menjepit kertas mantra dengan dua jarinya kemudian memghempaskannya.
Setelah terhempas kertas mantra itu mulai terbakar api biru dan keluar kupu-kupu menggantikan percikan api biru yang keluar dari kertas.
Kupu-kupu biru itu terbang menjelajahi setiap jalan. Mereka telah ditugaskan untuk mencari pusat mantra pelindung.
Hanya membutuhkan waktu 10 menit hingga mereka berhasil menemukan pusat mantra.
Setelah berhasil menemukan pusat mantra, Higan dono menggunakan Crimson Sabre-nya untuk menghancurkan pusat mantra pelindung.
__ADS_1
Dengan begini mantra pelindung berhasil di hancurkan. Benar saja, mereka tidak akan menemukan sebuah pulau kecil di hadapan mereka tanpa menghancurkan mantra tersebut.
" Darius sama ?
Higan dono "
Hwang Yun xi yang akhirnya dapat keluar dari mantra penyesat menemukan Darius dan yang lainnya.
Namun saat Yun xi ingin menghampiri mereka,
" Menghilang?! "
Xue li sudah terlebih dahulu menggunakan lubang penghubung. Dalam sekejap mereka sudah berada di sebuah goa meninggalkan Hwang Yun xi sendirian di luar.
' Goa lagi? ... '
" Jangan bergerak.
Berhati-hati dengan jebakan benang di sekitar. "
Xue li memperingatkan. Dia tidak begitu menyukai goa karena jebakan Gremory sangat mudah terpasang di tempat seperti ini.
" Orang yang di sana .. "
Darius melihat sosok seseorang tergeletak di tanah dengan pakaian putih dan menunjukkannya.
" Jian yi an ! "
Xue li melihat sosok seseorang yang dimaksud Darius lalu memperhatikan sekitar untuk menghindari dari jebakan sebelum menghampirinya.
" Chameleon ! "
Dia memerintahkan Chameleon berubah kembali menjadi jubah Xiaosa. Setelah perubahan sempurna, dia menyingkirkan benang-benang yang menutup jalan menuju tempat Jian yi an berada.
Darius yang tadinya diam memperhatikan area sekitar akhirnya mengikuti Xue li menghampiri orang yang terbaring.
Darius yang merasakan ancaman berhasil melindungi Xue li dengan tangannya sebagai gantinya.
" Clank ! "
Darius menghentikan pedang yang mengancam itu dengan tangan kosongnya lalu merebut dan menyingkirkannya.
Setelah melempar jauh pedang yang berbahaya itu, Darius menggendong Xue li dengan tangan kirinya dan melangkah mundur, menjauh.
Darah menetes dari tangan kanan Darius.
" Darius ! "
Xue li kaget karena serangan itu begitu mendadak. Dia tidak menyangka kalau Darius akan melindunginya dari serangan dadakan itu dengan tangan kosong.
Melihat Xue li yang sedikit pucat karena kaget, Darius mengangkat tangannya dan mengatakan.
" Hanya luka kecil.
Selain itu, apa dia orang yang kalian maksud ? "
Memperhatikan sosok seseorang yang menyerang, Xue li dapat mengatakan.
" Bukan.
Pakaian yang dikenakan memang seperti pakaian yang dikenakan Jian yi an.
Tapi orang itu bukan Jian yi an. "
Xue li menjawabnya dengan yakin, itu karena dia mengenal Jian yi an.
Orang di hadapannya adalah orang dari sekte Jiang. Apa yang terjadi, kenapa dia menyerang?.
__ADS_1
" Wush wush wush "
Sebuah pedang besar melayang dari belakang.
Itu adalah Crimson Sabre yang dilempatkan Higan dono.
Pedang besar itu melayang dan berakhir dengan tertancap di dinding goa.
Namun bukan pedang besar itu yang menjadi perhatian, namun sesuatu yang di potongnya.
" Benang ? "
Xue li menyadari sesuatu yang mengikat sosok tersebut.
" Itu adalah kekuatan Gremory. Berhati-hatilah untuk tidak melukai orang yang menjadi bonekanya. "
Higan dono menjelaskan.
' Berhati-hati untuk tidak melukai lawan ?
Apakah mungkin ?! '
Mendengar perkataan Higan, Xue li melepaskan diri dari tangan kiri Darius dan menghampiri sosok yang telah terbaring itu.
" Masih hidup. "
Xue li mengatakannya setelah memastikan.
Jadi Iblis Gremory mengendalikan orang yang masih hidup.
Kalau begitu dimana Jian yi an ?
Saat berpikir seperti itu, Xue li menemukan sesuatu di saku dada pria yang ditemukannya.
Di dalamnya terdapat potongan rambut. Rambut itu adalah rambut milik Jian Yi an yang berhasil Xue li tandai.
" Sepertinya pergerakan kira sudah terbaca oleh lawan. "
Xue li menyimpulkan.
Higan dono yang tadinya melempar pedang besarnya bersiul untuk memerintahkan pedang besarnya kembali.
Di saat bersamaan terdapat suara langkah kaki menuju ketempat mereka. Langkah kaki yang tidak beraturan.
" Kita terkepung "
Higan dono memberitahukan.
Xue li benar-benar kesal, itu karena tanda yang dia tempatkan pada bagian tubuh Jian yi an ( rambut ) berhasil di temukan musuh.
Bahkan mereka menggunakan peluang itu untuk memperangkap mereka di tempat seperti itu.
" System, aktifkan pengendali penuh "
Xue li memerintahkan system.
" System ? "
Xue li merasa aneh, itu karena system tidak menjawab perintahnya jadi dia melihat ke belakang.
" System ?!
Kemana dia ? "
Itulah saat dimana Xue li menyadari, System tidak berada di sisinya.
Dia menghilang di saat darurat seperti ini.
__ADS_1