
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Semua menyerahkan berkas laporan nya didepan dengan asisten hendi,begitu juga dengan jojo. Hendi memberikan beberapa pemberitahuan untuk mengembangkan perusahaan, dia menjelaskannya secara jelas dan tepat sambil terus tersenyum.
"baiklah,rapat hari ini selesai. Sampai jumpa pada rapat berikut nya" ucap hendi dengan tenang
Mereka menunggu hendi keluar lebih dulu,seperti biasanya pak hadi dulu. Hendi pun berdiri dengan tenang dan mulai berjalan menuju pintu tapi saat sampai didepan pintu hendi berbalik dan menatap ke arah jojo.
"jojo....setelah ini saya tunggu diruangan saya, ada yang ingin saya tanya kan mengenai laporan mu " perintah hendi dengan tegas tanpa senyum sedikit pun.
"iya pak" jawab jojo dengan lemas,dia yakin jika hendi pasti ingin membicarakan mengenai kejadian sebulan yang lalu dan mengarang cerita kalau dia ingin menanyakan mengenai laporan miliknya.
__ADS_1
Karyawan yang lain terlihat bingung,mereka melihat wajah hendi yang dari tadi tersenyum tapi saat menyuruh jojo untuk ke ruangan miliknya malah menampilkan wajah nya yang datar membuat mereka berpikir jika jojo melakukan kesalahan pada nya.
"Kami duluan ya jo,seperti nya kamu buat laporan nya salah makanya kamu dipanggil pak hendi"
"iya jo,kamu harus hati-hati sama pak hendi. Aku dengar saat dikantor pusat,kalo pak hendi orang nya sangat disiplin dan tidak suka ada kesalahan sedikit pun. Beliau akan menghukum siapa pun yang melakukan kesalahan ,bahkan memecat mereka dengan cepat"
Perkataan-perkaatan yang di sampai kan oleh para teman jojo membuat jojo hanya tersenyum saja,sedangkan nia malah mendekatkan tubuh nya dan berbisik pada jojo.
Jojo merasa malas untuk keluar dari sana,apalagi dia harus mendatangi ruangan hendi. Perlakuan hendi yang diam-diam menggenggam tangannya saat di lift membuat nya yakin jika nanti nya hendi pasti akan melakukan hal lebih dari itu,mungkin hendi akan mencium atau memeluknya. Atau mungkin melakukan percintaan seperti yang terjadi sebulan yang lalu,begitulah yang dipikirkan oleh jojo.
"aaah....aku mikirin apa sih?" gumam jojo sambil menepuk kepala nya ,dia jadi membayangkan pergulatan yang terjadi pada malam itu. Dimana dia yang lebih dulu merayu dan menggoda hendi,sehingga mereka melakukannya padahal hendi terus menolaknya. Begitulah yang dia ingat malam itu,dia benar-benar sudah mabuk dan berpikir kalau hendi adalah dokter chandra
__ADS_1
Mau tak mau akhirnya jojo melangkah meninggalkan ruang rapat,dia berjalan menuju ruangan hendi berada. Dengan perasaan tak menentu dan jantung yang berdetak tak beraturan,akhirnya dia sampai didepan pintu ruangan hendi.
Tok...tok...tok....
Jojo memilih untuk mengetuk pintu lebih dulu,dia ngak mau langsung masuk begitu saja. Hati nya sudah merasa tak karuan,tubuh nya sudah keringat dingin membayangkan apa yang akan dikatakan oleh hendi nanti nya.
"masuk" teriak hendi dari dalam ruangan nya,dia sudah menanti kedatangan jojo .
Jojo membuka pintu ruangan ,mata nya menatap lurus ke arah kursi milik hendi tapi tidak ada hendi yang duduk disana .
bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘