Rahasia Cinta

Rahasia Cinta
Eps 36


__ADS_3

Angel dan Stevan berpamitan pulang. Angel menggandeng tangan Stevan dengan manja. " Hati-hati dirumah ya! Aku sama Angel pulang dulu!" Stevan mengusap kepala Hani.


Lagi-lagi Hani harus melihat mereka bermesraan. Saat mereka sudah masuk ke mobil dia menutup pintunya dengan kasar. Dia berbalik arah berjalan dengan lesu menuju kamar dan terus membaringkan dirinya dikamar.


"Angel maafin aku yang sudah berselingkuh dengan Stevan" Ucap Hani yang sedang menatap langit-langit kamarnya.


"Aku lapar! Paman kapan pulangnya sih?" Sebal Hani.


'Drtttt...drttt...drtttt' Ponsel Hani bergetar karena ada 1 pesan.


Hani membukanya ternyata dari Stevan 'Sayang maafin aku ya karena sudah buat kamu menangis' Hani tersenyum getir saat membacanya. Entah apa yang kini dia rasakan? Tapi rasa bersalah pada Angel semakin menggebu-gebu membuatnya takut jika suatu saat hubungan ini akan ketahuan.


'Stevan! Lebih baik hubungan ini kita akhiri saja, aku tidak mau Angel dan Paman terluka hanya karena ego kita berdua' Hani membalas pesan Stevan.


'Baiklah tapi ada syaratnya, aku ingin kita menghabiskan waktu bersama hanya berdua saja selama 2 hari, bagaimana?' Balas Stevan. Hani berfikir sejenak saat membaca pesan dari Stevan "Aku harus bagaimana? Aku harus menjawab apa?" Hani bingung dan frustasi.

__ADS_1


'Baiklah! Besok jemputlah aku' Hani membalas pesan dari Stevan.


'Ok' "Huuuuuhhhh" Hani menarik nafas dalam-dalam dan mengeluarkannya dari mulut.


"Paman maafkan aku, tapi aku janji setelah ini aku akan mencoba untuk mencintaimu"


Sudah beberapa hari belakagan ini Arya melihat Hani yang sering menatap ponselnya dengan begitu ceria.


Rasa penasaran Arya kian menjadi-jadi, hingga akhirnya membuat Arya berani mengambil ponsel Hani dan melihat dengan detailnya hingga saat dia menemukan sebuah pesan dengan nama My love. Arya membukanya dan membaca semua pesan dari My love betapa terkejutnya Arya mengetahui jika My love itu Stevan dan selama ini mereka berdua berhubungan.


"Ternyata kamu berani juga ya berselingkuh, apalagi dengan pacar adik kamu sendiri?" Lirih Arya dengan mengelus rambut Hani. Jujur dia sama sekali tidak bisa memarahi Hani, entah Hani berbuat salah sebesarpun dia sama sekali tidak bisa memarahinya. Dia mengecup kening Hani dan menaruh ponsel milik Hani ketempat semula.


Arya meninggalkan kamar Hani. Dia menghembuskan nafas dengan berat "Huuuuhhhh!" Diacak-acak rambutnya sendiri dan mengusak wajahnya dengan kasar.


Keesokan harinya Hani sudah siap ingin pergi dengan Stevan. Dia menuju ruang makan untuk makan bersama Arya.

__ADS_1


"Paman selamat pagi!" Sapa Hani dengan memeluk Arya dari belakang, sangan mirip seperti seorang ayah yang dipeluk oleh anak perempuannya.


"Pagi sayang!" Arya menggenggam tangan Hani yang sedang memeluknya dari belakang, Arya menoleh dan tersenyum tulus.


"Paman aku mau jalan sama kak Stevan boleh?" Tanya Hani yang membuat Arya mengingat kembali kejadian semalam, dengan senyum terpaksa Arya mengiyakan permintaannya dengan menganggukkab kepalanya, toh untuk ini untuk salam perpisahan pikir Arya.


"Sudah sekarang duduk dan mari makan" Suruh Arya pada Hani.


"Siap paman" Hani merasa bahagia karena Arya menyetujui permintaannya. Dengan lahabnya dia menghabiskan makanannya dengan cepat mirip seperti anak-anak.


Arya hanya bisa geleng-geleng kepala melihat Hani yang begitu nafsunya dengan makananan yang didepan.


"Pelan-pelan makannya sayang nanti kamu bisa tersedak" Hani hanya membalasnya dengan senyuman lebar.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2