
Yudha pov
Aku memasuki kamar anakku, dan melihatnya begitu tenang dalam tidurnya.
Aku mendekatinya dan tidur disebelahnya. Aku peluk erat tubuhnya.
Ternyata kamu sudah dewasa ya, papa tidak sanggup kehilanganmu nak. Hanya kamu yang papa miliki saat ini.
"Papa aku mencintaimu" Apa dia sedang mengigau.
"Papa juga mencintaimu nak" Aku mengecup puncak kepalanya.
Demi kebahagiaanmu papa rela melepaskanmu untuk Arya nak, tapi jangan kamu lupakan papamu ini ya. Lahirkan cucu yang banyak agar papa tidak merasa kesepian lagi.
---
__ADS_1
"PAPA!" Aku terbangun karena teriakan anakku.
"Ada apa sayang?" Tanyaku masih memejamkan mata.
"Apa yang papa lakukan, cepat singkirkan tanganmu pa?" Ucapnya.
"Tidak mau?"
"PA AKU SUDAH TERLAMBAT KESEKOLAH" Teriaknya lagi.
"PAPA!"
"Iya-iya papa bangun" Aku melepaskan pelukanku dan membuka mataku. Terlihat disana ada Arya yang sedang melotottiku.
"Yudha apa yang kamu lakukan dengan calonku?" Tanyanya seperti ingin mencincangku.
__ADS_1
"Apa? Hanikan anakku" Jawabku santai.
"Hani calonku"
"Hani anakku"
"CALONKU!"
"ANAKKU!"
"CALONKU!"
"ANAKKU!"
"DIAAAAAMMMMMM!" Teriak Hani menghentikan kita berdua.
__ADS_1
Bersambung...