Rahasia Cinta

Rahasia Cinta
Rahasia Cinta 6


__ADS_3

Flashback...


Minggu hari yang ditunggu-tunggu oleh Shinta, karena Arya selalu mengajaknya jalan-jalan ketika hari minggu.


Shinta menatap dirinya didepan kaca yang lebih tinggi dan lebis lebar dari tubuhnya. Dia mengunakan kaos kuning lengan panjang, celana pensil hitam panjang dengan rambut dikucir kuda memperlihatkan gaya dewasanya. Diambilnya tas selempang dan sepatu ket untuk bergegas keluar karena Arya sudah menunggu didepan rumahnya.


Gaya Shinta yang seperti orang dewasa itulah yang membuat Arya jatuh hatinya. Karena menurut Arya gadis seperti itu tidak akan menyusahkab dirinya. Seperti Heni yang selalu lama saat didepan cermin.


Tapi itu dulu, dan sekarang Arya baru tau jika semua itu tak berarti. Yang Arya butuhkan saat ini adalah Heni yang selalu membuatnya marah dan jengkel namun itu lah yang membuat rindu.


"Sayang kamu sudah lama menunggu?" Tanya Shinta yang baru saja keluar dari rumahnya.


"Tidak, ayo kita cari makan dulu" Ajak Arya dengan menggandeng Shinta menuju mobilnya.


'Hari ini aku akan membuatmu bahagia Shin dan hari ini juga hubungan kita berakhir' Batin Arya.


Waktu terus berputar, Shinta nampak terlihat bahagia karena baru kali ini Shinta merasakan jika Arya sangat mencintainya. Biasanya Arya hanya mengajaknya kebioskop namun hari ini berbeda, Arya mengajak dirinya ke restoran bintang 5, ke ancol, ke mall, dan yang terakhir ke taman kota.


"Disini indah ya sayang?" Tanya Shinta.


"Iya, apa kamu bahagia?" Tanya Arya.


"Tentu saja, tapi apakah hari ini hari yang spesial?" Tanya Shinta.


"Shin, aku mau jujur sama kamu"


"Apa?"


"Maaf, tapi aku tidak bisa meneruskan hubungan ini lagi" Ucap Arya.

__ADS_1


"Apa karena Heni?" Tanya Shinta.


"Iya, selama ini aku sudah salah menganggap semua ini cinta" Arya menggapai tangan Shinta yang mulai berkaca-kaca.


"Selama ini aku selalu berharap jika kamu bisa cinta sama aku, tapi aku sadar jika aku selamanya tidak bisa menggantikan Heni dihatimu" Shinta mencoba untuk tidak menangis.


"Maaf" Arya memeluk Shinta, mencoba untuk membuat Shinta tenang.


"Arya, kamu harus tau jika hatiku ini hanya untukmu dan kamu juga harus tau jika Heni sudah punya kekasih di Wonogiri" Arya melepaskan pelukannya.


"Itu tidak mungkin" Arya tidak percaya.


"Awalnya aku juga tidak percaya, tapi aku punya buktinya" Shinta menyodorkan hpnya ke Arya.


"Cowok itu adalah Yudha, dia adalah cinta pertama ku"


"Maksudmu?"


"Aku tidak percaya, Heni sendiri yang bilang jika dia mencintaiku"


"Tapi dia sudah berpaling darimu Ar, kamu harus bisa move on darinya dan meneruskan hubungan kita"


"Maaf aku tidak bisa" Arya pergi meninggalkan Shinta.


Shinta begitu marah, karena rencananya tidak berhasil. Dia segera menghubungi Yudha.


"Hallo, ada apa Shin?"


"Segeralah buat Heni jatuh cinta padamu, Arya baru saja memutuskan aku" Sebal Shinta.

__ADS_1


"Tenang saja, aku sudah tau kelemahan Heni itu seperti apa"


"Baguslah kalau begitu"


Flashback end


"Kenapa kamu menerima lamarannya Hen, Kamu bilang kamu mencintaiku?" Arya benar-benar merasa kesal dan ingin rasanya berteriak keras.


"Aku benar-benar memcintaimu Hen, bisakah kita bersama? Apa kamu tidak mengingat masa lalu kita yang begitu indah" Air mata Arya keluar bebas mengalir kepipinya


"Arya ini sudah terlambat" Heni mulai ikut menangis dan orang-orang yang berada disana juga ikut menangis.


"Ini belum terlambat, kamu bisa membatalkan pertunanganmu dengan Yudha" Ucap Arya dengan sedikit teriak.


"Kamu mencintaikukan?" Tanya Yudha.


"Ak... aku hiks... hiks... hiks... mencintaimu Arya, sangat mencintaimu" Tangis Heni


"Tapi aku benar-benar tidak bisa bersamamu Arya, aku akan menikah dengan Yudha"


"Aku akan menunggumu Heni" ucap Arya.


"Sarah! sepertinya kami harus pergi, maaf tidak bisa lama-lama disini" Febrian pamitan ke Sarah.


"Dan maaf atas kekacauan hari ini" Sambung Febrian.


"Iya tidak apa-apa Feb" Ucap Sarah mengerti.


Bersambung....

__ADS_1


Terima kasih teman-teman😊. Like jika teman-teman suka dan komentar ya.


Selamat membaca.


__ADS_2