Rahasia Cinta

Rahasia Cinta
Eps 33


__ADS_3

Hari ini Arya dan Hani kembali ke jakarta. Karena Arya harus segera kembalik ke kantor dan Hani harus segera masuk kesekolah.


Diperjalan mereka berdua hanya diam, karena statuslah yang membuat mereka canggung.


Skip...


Keesokkan harinya Hani berangkat sekolah diantar oleh Arya.


Hening suasana dimobil.


Tidak ada yang mau mengawali pembicaraan.


Hani masih canggung dengan statusnya yang kini menjadi istri dari Arya dan Arya pun juga sama dia masih canggung dengan status suami dari Hani.


Sampai disekolah Hani berpamitan dia meraih tangan Arya dan menciumnya.


"Aku sekolah dulu paman, nanti jangan terlambat ya" Ucap Hani dan Arya hanya tersenyum.


"Paman jangan tersenyum seperti itu lagi ya!"


"Why?" Bingung Arya.


"Pokoknya jangan"


Arya gemas melihat Hani yang melarangnya. Dan dia mengacak-acak rambut Hani.


"Baiklah" Tapi Arya memberikan senyumannya kembali.


"Paman!"


"Baik-baik! Senyuman ini khusus untukmu"


Hani merasa tersipu malu, pipinya merona.


Arya begitu ingin mencubit pipi gembul Hani saat ini tapi dia urungkan karena dia takut jika Hani marah.


Hani turun dari mobil dan segera masuk kedalam kelas.


------


Anita sangat muak mendengar kabar jika Arya dan Hani menikah. Dia sangat geram, rasanya dia sedang dipermainkan oleh gadis kecil.


Anita sedang menunggu diluar gerbang sekolah, dia menanti seseorang.


Jam pelajaran telah selesai. Hani dengan semangat untuk pulang. Dia berlari - lari karena tidak ingin Stevan menunggu lama.


​


"PLAK" Suara tamparan.


Anita menampar Hani, sontak semua orang menoleh kearah Hani.


"Arghhh" Teriak Hani sekaligus terkejut dan memegang pipinya yang terasa panas akibat tamparan dari Anita.


"DASAR JALANG" Teriak Anita.


Hani hanya diam.


"KAU BILANG KAMU TIDAK SUKA SAMA ARYA! TAPI APA KAMU MALAH MEMBUAT AKU BERCERAI SAMA ARYA DAN MENIKAH DENGANNYA!" Semua siswa terkejut mendengar teriakan Anita.


Siswa-siswa semua tengah bergosip.


"Hani sudah menikah?"


"Ternyata Hani seorang pelakor"

__ADS_1


"Benarkan kataku jika Hani itu jalang?"


"Luarnya saja baik ternyata dalamnya busuk"


Hani muak mendengar pembicaraan mereka yang menuduhnya tidak-tidak.


"AKU BUKAN PELAKOR" Elak Hani.


"APA KATAMU? KAMU SUDAH MEREBUT SUAMIKU!"


"AKU TIDAK MEREBUTNYA!"


"TERUS KENAPA KAMU MENIKAHINYA?"


"Karena... Karena..."


"APA?"


"ANITA CUKUP!" Teriak Arya.


"ARYA APA KAU BODOH? DIMANA ARYA YANG DULU? APA HANYA KARENA DIA MIRIP DENGAN HENI?"


"ANITA!"


"ARYA AKU YANG BENAR-BENAR TULUS MENCINTAIMU"


"BERHENTI ANITA! HUBUNGAN KITA BERAKHIR BUKAN KARENA HANI TAPI KARENA AKU SAMA SEKALI TIDAK MENCINTAIMU"


"KAU PUAS SEKARANG HA! KAU BILANG DIA PAMANMU? TAPI APA KALIAN MEMPERMAINKAN AKU HANYA UNTUK MENUTUPI HUBUNGAN KALIAN! MUNAFIK KAMU HAN!"


"CUKUP!" Hani berlari meninggalkan mereka dengan air mata yang tak kunjung berhenti.


Hani terjatuh dijalan.


"Maaf hiks...hiks..."


"Hani hiks... minta hiks... maaf hiks..."


Hani merasakan ada yang memegang kedua bahunya "Bangunlah" Hani mendongakkan kepalanya keatas dan melihat orang itu.


"Kak Stevan" Lirih Hani.


Stevan membantu Hani berdiri.


Hani memeluk erat tubuh Steva. Dan menangis dipelukannya.


Stevan membalas pelukannya dan mengelus kepala Hani.


"Kamu kenapa Han?" Tanya Stevan.


"Hiks...hiks..." Hani tidak menjawab.


Stevan melepaskan pelukannya. Dan menatap Hani yang masih menangis. Dia mengusak air mata Hani dengan ibu jarinya.


"Ayo masuk! Aku akan mengantarkan kamu kerumah" Ajak Stevan yang hanya dibalas Hani dengan anggukan.


-----


"HANi!" Arya ingin menyusulnya, tapi Anita meraih tangan Arya.


"ARYA APA KAMU BODOH! DIA BUKA HENI! TAPI DIA ANAKNYA!"


"KAMU SUDAH SALAH ANITA! AKU MENCINTAINYA"


"YANG KAMU CINTAI ITU HENI BUKAN HANI DAN YANG DICINTAI HANI ITU STEVAN BUKAN KAMU!"

__ADS_1


"OMONG KOSONG" Arya menghempaskan tangannya agar Anita melepaskan tangannya.


Arya berlari menyusul Hani yang tadi meninggalkan dirinya dengan Anita.


Arya mengusap wajahnya dengan kasar.


Jika saja tadi Anita tidak menghalanginya mungkin dia masih bisa mengejar Hani.


"Kamu dimana Han?" Lirihnya.


Tanpa disadari Arya, mobil yang ditumpangi Hani melaju kearah berlawanan dengan Arya.


Arya kembali kemobilnya dengan keadaan kacau.


"Heni maafkan aku"


Arya segera menghubungi Diaz untuk membantunya mencari Hani.


"Tuuuuut...tuuuuut...tuuuut"


"Hallo" Terdengar suara Diaz dari telepon.


"Kak, Hani menghilang" Lirih Arya.


"APA?" Teriak Diaz dari sana.


"Bagaimana bisa?" Lanjut Diaz.


"Ini gara-gara Anita kak"


"Anita mantan istri kamu?"


"Iya kak. Bantu aku mencarinya"


"Ok sekarang kamu dimana?"


"Aku masih berada disekolah Hani"


"Aku akan segera menyusul"


"Tut...tut...tut..." Diaz menutup teleponnya


Ditempat Diaz


"KARIN" Teriak Diaz.


"I...iya pak" Jawab Karin agak gemetar, karena baru kali ini dia melihat Diaz berteriak.


"Batalkan meeting hari ini"


"Tapi pak"


"Tidak ada tapi-tapian"


"Baik pak"


Diaz yang baru akan menghadiri meeting penting dengan perusahaan dari Jepang terpaksa harus di batalkan.


Diaz segera ke parkiran dan menyusul Arya.


Bersambung...


Jangan lupa like dan coment ya😉


Terima kasih untuk semua pembaca novel Rahasia cinta ini yang masih banyak kekurangan karena saya masih tahap pembelajaran☺.

__ADS_1


__ADS_2