Rahasia Cinta

Rahasia Cinta
Rahasia Cinta 28


__ADS_3

Arya sedang berkutik didapur, dengan hati yang bahagia dia sama sekali tak keberatan jika harus masak setiap hari hanya demi istri tercintanya.


Hani turun ke lantai bawah menuju dapur, dia melihat Arya sedang memasak.


Hani mendudukan dirinya dikursi dan menunggu hidangan makan malam siap.


"Istriku sudah bangun ternyata" Ucap Arya dengan senyuman maut yang mematikan.


"Hoammm, Aku masih ngantuk paman" Hani menguap.


"Jangan kebanyakan tidur, besok kamu masih liburkan?" Arya menghidangkan masakannya dimeja makan dan duduk disamping Hani.


"Iya paman"


"Besok aku akan mengajakmu ke suatu tempat, anggap saja sebagai bulan madu"


"Bu..bulan madu paman" Hani tercengang mendengar kata bulan madu..

__ADS_1


"Iya, bukankah kita sudah menikah" Arya sangat senang bisa menggoda Hani.


"Ta...tapi paman Hani kan masih sekolah"


"Apa salahnya jika kamu masih sekolah" Arya terus menggoda Hani.


"Jika Hani hamil bagaimana?" Tanyanya dengan sedikit takut.


"Aku akan bertanggung jawab jika kamu hamil" Jawab Arya.


"Paman aku serius"


"Paman"


"Hani istriku, teman-temanku sudah punya anak seusiamu apa kamu tega melihatku menahannya lagi"


"Tapi aku masih sekolah"

__ADS_1


"Kamu juga sudah menikah"


"Sudah-sudah, sekarang ini kamu makan terus mandi dan tidur" Arya mengambilkan nasi dan lauk pauh ke pirih Hani.


"Kita tidak tidur seranjangkan paman?" Tanya Hani.


"Tentu saja kita seranjang, dan jangan harap kamu nanti malam bisa tidur"


"Pa...paman"


"Ha...ha...ha..., kamu lucu sekali" Arya mencubit pipi Hani dengan gemas.


"Aa...a...a.., paman sakit" Hani teriak kesakitan dan mengelus-elus pipinya.


"Ayo cepat makan, paman sudah tidak sabar ingin melahapmu"


Bersambung...

__ADS_1


Jangan lupa like dan coment ya😉


__ADS_2