Reinkarnasi Sang Dewa Alkemis.

Reinkarnasi Sang Dewa Alkemis.
bab 103.memberi pelajaran, manajer we.


__ADS_3

"ada apa ini, kenapa kalian membuat keributan di penginapan kami..?"


ucap seorang pria tua, dia adalah manajer penginapan.


semua orang melihat ke arah pria tua itu.


"itu manajer we dia adalah ahli ranah half saint, jika dia marah maka akan menjadi bencana besar di kota ini"


ucap salah satu pengunjung yg mengenal pria tua itu.


Lin Tian hanya melirik pria tua itu dan tidak berbicara.


merasa tidak ada yg menjawab pertanyaan nya, dia kembali bertanya dengan nada cukup keras, sebagai seorang ahli, dia tentu harus menjaga martabat nya.


"apa tidak ada yg berniat menjawab..?"


ucap manajer we.


dia juga melihat ke arah empat pria yg sudah terlentang tidak berdaya dengan lantai yg hancur, dia bisa memperkirakan jika mereka terkena serangan cukup besar.


"kenapa aku sama sekali tidak merasakan energi qi saat mereka bertarung, jika tidak ada getaran di penginapan ini, aku tidak akan tau jika ada pertarungan di bawah"


batin pria tua itu, lalu melirik ke arah Lin Tian yg sedang minum arak dengan santai bersama harimau putih kecil, Aneh nya harimau kecil itu juga meminum arak.


dia mengerutkan kening nya heran.


"pemuda itu..ada yg aneh"


batin nya, dia merasakan getaran di hati nya saat melihat Lin Tian.


"tu..tuan, itu...ke empat orang itu mencoba membeli hewan buas milik tuan muda itu, tapi tuan muda itu menolak, dan akhir nya ke empat orang itu membuat keributan dan mengancam tuan muda itu, akhir nya mereka berakhir seperti itu"


ucap salah satu pelayan yg melihat kejadian keributan itu.


"Hem..."

__ADS_1


pria tua itu semakin heran, dia masih tidak percaya, tapi perasaan nya mengatakan jika pelayan itu tidak berbohong.


"tuan manajer, bukan nya penginapan mu ini menjamin kenyamanan pelanggan dan juga keamanan nya selama ada di sini, tapi kepada sampah seperti mereka berani membuat keributan dan mengancam pengunjung lain sepertiku...?"


ucap Lin Tian sambil melirik ke arah manajer we.


"anak muda, memang benar apa.yg kau katakan, tapi aku tidak merasakan pergerakan energi pertarungan tadi, dan aku juga tidak tau tentang hal ini, karena sebelum-sebelum nya tidak ada yg berani membuat masalah di penginapanku, di sini selalu damai, jika hanya perdebatan dan tidak sampai bertarung, hal itu sering terjadi"


ucap manajer we.


"sayang sekali tuan manajer, hari ini terjadi, mereka dengan lancang nya ingin membeli harimau kecil ku, mereka ingin merebut nya dariku dengan dalih membeli nya dan harga nya tentu Saja murah, dan lagi mereka berniat menjual nya ke tempat pelelangan dan mengambil darah nya, jika cara itu tidak berhasil, mereka akan merebut nya secara paksa, mereka berani mengancamku, tuan manajer, aku hanya ingin kedamaian tapi melihat prilaku mereka, aku perlu memberi mereka sedikit pelajaran yg tak terlupakan seumur hidup mereka"


ucap Lin Tian dengan santai.


manajer we yg mendengar itu, langsung terdiam, dia melihat ke arah empat pria yg sudah tak berdaya.


"dasar, pembuat onar"


batin nya, tentu dia mengenali mereka, karena mereka sering menjual hewan buruan ke tempat nya.


ucap pria tua itu.


"seperti nya tuan manajer mengenal ke empat orang ini...?"


ucap Lin Tian dengan santai.


"mereka sering menjual hewan buas hasil buruan mereka ke penginapan ku, mereka memang selalu bangga akan diri mereka, tapi aku tidak menyangka jika mereka berani membuat keributan di penginapanku"


ucap manajer we.


"aku tidak membunuh mereka bukan hanya mereka lemah, tapi dari yg aku lihat, mereka seperti nya memiliki keluarga"


ucap Lin Tian.


"hah....mereka berasal dari klan kecil di kota ini, dan mereka sering berburu untuk mendapatkan sumber daya lebih bagi diri mereka sendiri, tapi kadang tindakan mereka cukup licik, itu lah informasi yg aku dapatkan tentang ke empat pria itu, selebih nya aku kurang tau"

__ADS_1


ucap manajer we.


"mereka memang berjuang sendiri demi kultivasi mereka, tapi cara mereka salah dan jika tindakan mereka terus berlanjut, maka mereka akan semakin menjadi buruk karena kebiasaan dan kemudahan menggunakan kelicikan mereka"


ucap Lin Tian dengan santai sebelum menenggak arak dari cawan nya.


"terimakasi karena telah berbelas kasihan kepada mereka, paling tidak keluarga mereka tidak kehilangan mereka, aku akan bertanggung jawab atas ketidak nyamanan ini nak, dan biarkan orang ku yg membereskan mereka"


ucap manajer we sambil melambaikan tangan nya.


tak lama datang beberapa pria yg berpakaian pelayan, mereka langsung mengerti dan mengurus ke empat orang itu.


"tulang mereka kebanyakan patah, jika ingin sembuh, mereka paling tidak memerlukan pil penyembuh tingkat 3 dan juga memerlukan waktu beberapa Minggu, jika tanpa pil, paling mereka memerlukan beberapa bulan untuk sembuh, itu hitungan karena merek seorang kultivator"


ucap Lin Tian.


"baik lah nak, untuk kerusakan ini, kau tidak perlu Menganti rugi, dan pesanan mu tidak perlu membayar, sekali lagi maaf atas ketidak nyamanan nya"


ucap manajer we dengan tulus, bagai manapun kejadian ini membuat nya merasa malu, karena ada yg berani melakukan keributan di tempat nya, apa lagi yg di ganggu adalah pengunjung nya.


dia juga tidak bodoh, bisa menyerang empat orang ranah jendral tanpa menimbulkan fuluktasi energi pertarungan, itu cukup membuat nya mengerti jika pemuda di depan nya itu bukan pemuda sederhana.


dia sudah hidup ratusan tahun dan juga menghadapi ribuan orang dengan berbagai sifat, tentu dia mengerti tentang hal ini.


"aku hargai ketulusan tuan manajer, tapi setidak nya, tempatkan lah penjaga di restoran ini, agar kelak jika ada yg membuat keributan seperti ini, tuan manajer akan mendapat laporan lebih cepat.


oh satu lagi, soal pelayanan, aku puas akan hal.itu, para pelayan di sini tidak memandang dari penampilan dan terus profesional dalam bekerja, mereka patut di apresiasi, tanpa keramahan mereka, penginapan ini tidak akan nyaman, dan tuan manajer juga harus mencari penjaga yg tidak memandang orang secara berbeda"


ucap Lin Tian masih dengan ketenangan nya.


"terimakasi atas apresiasi dan pujian nya nak, saranmu tentu sangat berarti untuk penginapan ku ini, dan itu cukup bagus, bagai manapun penginapan ku ini harus terus menjaga nama baik nya dengan pelayanan yg baik"


ucap manajer we.


"baik, tuan manajer sudah berpengalaman dari pada aku, aku sangat terkesan karena tuan manajer mempertimbangkan saran pemuda sederhana dan biasa ini"

__ADS_1


ucap Lin Tian sambil tersenyum tipis.


__ADS_2