Reinkarnasi Sang Dewa Alkemis.

Reinkarnasi Sang Dewa Alkemis.
bab 93.menolong pangeran Xia sun.


__ADS_3

"pengkhianatan ya, sungguh hati seseorang selalu tidak terduga"


ucap Lin Tian dengan santai.


"kalian serang mereka, jangan tinggalkan jejak, habisi mereka semua"


ucap beimo dengan aura lantang dan juga arogan.


"hahahhahaha baik jendral"


ucap seorang bandit gunung sambil tertawa kejam.


"kalian dengar, serang dan habisi mereka..!"


ucap bandit itu lagi.


"kalian, dasar licik, aku tidak akan melepaskan kalian jika aku berhasil selamat, ingat itu baik-baik..!"


suara teriakan bocah dapat di dengar oleh semua orang.


beimo yg mendengar itu langsung menyipitkan mata nya.


"hahahahahaha pangeran Xia sun kau tidak akan selamat hari ini, tapi aku mengakui ke beranian mu, walaupun kau hanyalah bocah, tapi nyalimu cukup besar"


ucap jendral beimo.


Xia sun yg mendengar itu hanya bisa mengigit bibir nya sambil menatap tajam beimo.


di sisi Lin Tian, saat ini dia hanya melihat dari kejauhan, tapi walau begitu dia masih bisa mendengar percakapan mereka semua dengan jelas.


"tuan, apa kita akan membantu orang dari kerajaan kecil itu...?"


ucap baihu.

__ADS_1


"yah kita harus membantu mereka, dosa para bandit itu juga perlu di beri balasan"


ucap Lin Tian dengan santai.


"baik tuan"


ucap baihu, lalu ia mulai melesat ke arah kelompok yg bertarung itu, hanya kurang dari 20 detik, baihu sudah sampai di dekat 2 kubu itu.


gooooaaarrr...


raungan baihu langsung menggema dan membuat pertarungan ke dua kubu itu berhenti.


mereka semua melihat ke arah baihu.


"sialan, dari mana datang nya hewan buas itu"


ucap salah satu bandit dengan terkejut dan juga takut.


"i..it..itu adalah hewan buas tingkat tinggi, sialan"


"eh..tunggu, hewan buas itu di tunggangi oleh seseorang"


ucap bandit lain nya sambil menunjuk Lin Tian.


"kalian sungguh memalukan, perbuatan kalian sangat licik, dan kau berkhianat kepada kerajaan mu sendiri, apa kau tidak malu...?"


ucap Lin Tian dengan santi sambil menunjuk ke arah beimo.


"kau jangan ikut campur bocah, apa kau pikir hanya dengan hewan buas itu kau bisa mengalahkan kami, kau hanya manusia biasa tapi berani muncul dan ikut campur urusanku, kau sudah bosan hidup rupa nya"


ucap pemimpin bandit itu dengan sinis.


Baihu yg mendengar ocehan semut di depan nya yg menghina tuan nya, menjadi marah.

__ADS_1


"ggoooaaaarr...


raungan baihu langsung menggetarkan wilayah sekitar.


sontak kejadian itu langsung membuat semua orang terdiam, termasuk pemimpin bandit.


"tenang lah baihu, biarkan aku yg mengurus nya"


ucap Lin Tian sambil turun dari punggung baihu.


setelah turun dari punggung baihu, Lin Tian langsung berjalan ke arah dua kelompok itu.


"kalian sudah sering mengotori tanah ini dengan darah, kalian harus di beri pelajaran"


ucap Lin Tian santai dengan tangan nya yg ada di belakang tubuhnya.


"sudah ku bilang jangan ikut campur bocah...!"


ucap beimo.


Lin Tian yg mendengar itu, langsung melambaikan tangan nya, dari tanah langsung muncul akar pohon dan langsung melilit kaki semua kawanan bandit itu dan juga beimo.


"sialan apa ini, dari mana asal nya akar-akar ini"


ucap salah satu bandit.


"ini bukan akar biasa, qi ku di serap oleh akar-akar ini"


ucap beimo yg langsung mengeluarkan pedang nya dan mulai menebas akar-akar yg melilit kaki nya.


tapi walaupun begitu, tiap akar-akar itu di tebas dan mereka akan tumbuh lagi dan lihat lah, potongan akar itu mulai berubah menjadi akar yg baru"


ucap pemimpin bandit itu sambil menunjuk ke arah potongan akar yg di tebas oleh anak buah nya.

__ADS_1


"dasar licik, kau tidak berani melawan kami secara adil tapi kau berlagak"


ucap beimo.


__ADS_2