Reinkarnasi Sang Dewa Alkemis.

Reinkarnasi Sang Dewa Alkemis.
bab 84. Han yuhuan, Diao yu dan bunga jiwa tujuh warna.


__ADS_3

"tidak, aku sudah tau isi nya hahahahahahaha"


ucap Lin Tian sambil tertawa.


"oh..dari mana kau tau..?"


ucap pangeran mahkota.


"hanya menebak saja, di sini pasti ada ijin wilayah seribu pagoda, bagai manapun wilayah itu sudah sangat lama tidak di perhatikan dan juga membangun besar-besaran pasti memerlukan ijin dan denah baru, sedangkan aku sama sekali belum melaporkan nya, yah walaupun tuan kota sudah tau, dan aku yakin wilayah seribu pagoda ini adalah wilayah yg harus aku kelola, meskipun begitu wilayah ini adalah wilayah kota Dumai.


aku harap adanya wilayah seribu pagoda ini, kelak penghasilan kota dapat meningkat dan dana nya juga bisa di gunakan untuk kepentingan warga dan perkembangan kota"


ucap Lin Tian.


"yah kau sudah menebak apa yg ada di dalamnya, dan kau benar, sekarang wilayah itu sudah menjadi hak mu untuk di kelola, tapi tetap saja wilayah itu adalah bagian dari kota Dumai, hanya pengelolaan nya saja yg berbeda, pajak juga akan seperti biasa, di kirim atas nama kota Dumai"


ucap pangeran mahkota, han yuhuan.


"tapi sayangnya aku tidak akan bisa mengelola wilayah ini, setelah ini aku ingin berpetualang, sedangkan pengelolaan wilayah akan aku serahkan kepada ayahku sebagai perwakilan ku"


ucap Lin Tian.


"kau ingin berpetualang, sepertinya kau tidak ingin bergabung dengan sekte yg ada ya..?"


ucap Han yuhuan.


"begitulah, aku ingin mengelilingi berbagai tempat, dan terus meningkatkan kultivasi dan keterampilan alkemisku, siapa tau di perjalanan nanti kemampuanku ini bisa berguna untuk orang yg membutuhkan bantuan"


ucap Lin Tian sambil tersenyum.


"dengan kemampuanmu, memang tidak ada sekte yg layak untuk membimbing mu, dan lagi sebenarnya kau berada di ranah apa, jika di lihat dari auramu tadi kau sudah berada di ranah half saint tapi aku tidak yakin"

__ADS_1


ucap Han yuhuan.


"kakak huan, aku memang sudah berada di ranah half saint, dan sekarang kultivasiku sedang tidak baik, aku perlu meningkatkan pondasiku di luaran sana, hal ini lah yg menjadi salah satu alasanku, dan lagi aku juga sedang memahami hukum Dao alkemis, dan hukum ini akan sangat mudah jika di pelajari di alam bebas"


ucap Lin Tian.


"kau memang luar biasa adik Tian, di umurmu yg masih 16 tahun kau sudah mencapai ranah setinggi ini, sedangkan aku yg sudah berumur 23 tahun masih berada di ranah raja, sungguh perbedaan yg sangat besar hahahahahaha"


ucap Han yuhuan sambil tertawa.


"Kaka huan, kau sudah termasuk jenius, di usiamu sudah masuk di ranah raja, di luaran sana paling masih di ranah jendral, itupun jika mereka jenius, bagai manapun kita masih sangat muda, dan perjalanan kultivasi selalu berlika liku penuh misteri, teka-teki dan juga sangat rintangan yg tidak lah mudah, meningkatkan ranah sama dengan harus menghancurkan batu besar yg menjadi penghalang dengan tangan kosong, jika kita tidak memiliki cara dan kekuatan yg kokoh,.pasti akan sangat sulit menghancurkannya"


ucap Lin Tian sambil tersenyum.


"yah kau benar, bagai manapun aku sudah berkuktivasi dengan sumberdaya yg cukup banyak, sedangkan kau belum tentu mendapat sumber daya sebanyak diriku, tapi kau masih bisa melampauiku dengan mudah hahahhahaha kau memang monster kultivasi adik Tian"


ucap han yuhuan.


ucap Lin Tian.


"keberuntungan juga bagian dari kekuatan adik Tian"


ucap yuhuan.


"tian'er, ini hadiah dari kakek, kau seorang alkemis, kebetulan saat kakek berkeliling, kakek tidak sengaja menemukan herbal ini, herbal ini akan sangat bermanfaat untuk meningkatkan kekuatan jiwa mu"


ucap Biao yu sambil memberikan kotak kayu yg sudah di buka, di dalam nya terdapat herbal bunga jiwa 7 warna.


semua orang yg melihat itu langsung terkejut, bunga jiwa tujuh warna adalah herbal yg sangat langka, bahkan sudah di anggap punah, bunga ini termasuk herbal kelas atas dan juga kuno.


dari kitab sejarah di katakan jika herbal ini hanya tumbuh di tempat yg memiliki 7 elemen, sedangkan di alam rendah sendiri tidak ada yg mengetahui tempat yg memiliki 7 elemen, jika herbal ini di konsumsi selain meningkatkan kekuatan jiwa, juga bisa menumbuhkan akar elemen baru, secara tak langsung, bunga tujuh elemen ini dapat merobek tubuh yg memakannya.

__ADS_1


"ini adalah herbal yg sangat langka kakek, aku akan menerimanya"


ucap Lin Tian sambil tersenyum dengan tenang.


"kau tidak terkejut, apa kau sudah pernah melihat herbal ini sebelumnya..?"


ucap Biao yu.


"aku sudah pernah membacanya di kita sejarah kuno, sebagai alkemis aku tentu harus mempelajari berbagai jenis herbal, entah itu herbal biasa ataupun herbal langka, jadi aku tidak terkejut melihat bunga ini, jika di gunakan untuk membuat pil, bunga ini paling tidak bisa menghasilkan 5-6 pil tingkat tinggi, tapi aku masih harus mengumpulkan herbal lain sebagai formula nya"


ucap Lin Tian dengan tenang.


dirinya sudah memiliki kekuatan yg absolut, walaupun yg di luar hanya klonnya saja, pada dasarnya bunga tujuh warna ini tidak berharga sama sekali, di alam semesta kecilnya juga masih banyak herbal langka, kuno dan sudah punah di dunia luar, bunga jiwa 7 warna tentu saja juga ada.


semua keluarga Lin Tian memberikan hadiah satu persatu.


waktu terus berlalu, tak terasa malam pun tiba.


di sepanjang jalan wilayah seribu pagoda di isi banyak sekali kristal cahaya, lampion sebagai penerangan, bahkan di luar benteng kota, tepatnya di sepanjang jalan pertanian dan perternakan juga tak luput dengan kristal cahaya, jika di lihat dari langit, dapat di lihat keindahan yg luar biasa.


banyak makanan mulai di bagikan, berbagai daging, entah itu daging ternak maupun hewan buas sangat melimpah, dan itu semua gratis.


minuman berbagai rasa dan jenis juga tak luput dari pesta.


bahkan para penjaga kota yg berpatroli tidak bisa dengan pemandangan pesta, di sepanjang jalan mereka selalu mencoba berbagai makanan dan minuman yg di bagikan secara gratis, banyak juga pernak-pernik karya para warga wilayah seribu pagoda yg di jual.


Lin Tian masih dengan santainya duduk di balkon penginapan, semua keluarganya juga berada di penginapan, berbagai hidangan sepesial di hidangkan, para petinggi berbagai kekuatan yg hadir juga berada di penginapan, di sekeliling penginapan sendiri ada banyak prajurit yg berjaga.


Lin tian sangat menikmati hari santainya, dia melihat semua orang yg sedang berbahagia, anak-anak yg bermain bebas dan tidak ada gelandangan ataupun pengemis, Lin Tian sangat senang akan hal itu.


"seandai nya, hari seperti ini selalu ada pasti akan sangat damai"

__ADS_1


ucap Lin Tian.


__ADS_2