
Lin Tian terlibat seperti manusia biasa tanpa kultivasi, dan penampilannya terlihat sederhana dengan jubah putih biasannya, tentu pemuda itu tidak akan menyangka jika Lin Tian adalah ahli tingkat tinggi.
"tuan muda ow, apa kau tertarik dengan dua hewan milik pemuda itu...?"
ucap seorang pemuda di sampingnya.
"hehehehehe hewan itu terlihat terlatih saudara, sebagai alkemis aku juga memerlukan tunggangan yg mumpuni, apa lagi kita adalah alkemis yg sudah terdaftar, jika aku bisa memiliki tunggangan yg tangguh di masa depan, bukannya itu akan meningkatkan namaku sebagai seorang alkemis yg baik"
ucap pemuda itu sambil tersenyum.
"hahahhaha Tian muda ow memang berfikiran luas, tak heran sebagai alkemis tingkat 2 di usia yg masih muda, tuan muda ow memiliki ambisi yg tinggi"
ucap pemuda lain sambil tertawa pelan, walaupun mereka semua adalah alkemis tapi di lihat dari umur dan bakat, mereka masih di bawah pemuda yg di panggil tuan muda ow itu.
"saudara terlalu menyanjung, aku hanya berlatih lebih giat, bakat saudara sekalian tidak lah lemah"
ucap tuan muda ow itu dengan rendah hati tapi hatinya selalu bangga akan pencapaiannya, sebagai tuan muda klan besar sekaligus bakat alkemis yg lumayan hebat, dia selalu di utamakan oleh klannya dan itu membuatnya selalu merasa suprior.
"hahahha tuan muda ow terlalu rendah hati, tapi tuan muda sepertinya akan tidak baik jika tuan muda ow ingin merebut langsung dua hewan kecil itu dari pemuda biasa tanpa kultivasi"
ucap pemuda di sampingnya.
Tuan muda ow yg mendengar itu langsung terdiam, tapi bibirnya masih menyunggingkan senyuman santai dan tenang.
"saudara aku tidak berniat merebutnya, aku akan membelinya, pemuda itu hanyalah pemuda biasa dengan beberapa koin emas, seharusnya dia mau menjual dua hewan kecil itu ke padaku, apa lagi jika dia tau bahwa kita adalah alkemis yg terdaftar"
ucap nya dengan percaya diri.
"yah itu lebih baik tuan muda ow, jika begitu akan jauh lebih pantas bagi kita para alkemis"
__ADS_1
ucap pemuda lain dengan setuju.
"hahhahahaha jika begitu biar aku menyapa pemuda itu dulu saudara, saudara bisa menungguku di sini"
ucap tuan muda ow dengan percaya diri sambil berdiri dan berjalan menuju meja Lin Tian.
sedangkan Lin Tian sendiri, sudah sejak awal mendengar obrolan kelompok itu, dia hanya tersenyum dengan santai tanpa merasa terganggu sama sekali.
tak lama tuan muda ow tiba di meja Lin Tian, dengan senyuman ramahnya dia mulai menyapa Lin Tian.
."maaf mengganggu saudara, bolehkan saya duduk di sini...?"
ucap tuan muda ow sambil tersenyum.
Lin Tian hanya melirik sebelum menjawab, pihak lain tersenyum ramah, tapi dia tau jika hatinya tidak lah sama dengan senyumannya.
"silahkan saudara"
"hahahhaha terimakasi saudara, maaf saudara karena mengganggu waktu saudara, perkenalkan saya adalah ow yiu, saya adalah tuan muda ow dari kota batu rusak, kebetulan saya sedang bertugas di ibu kota Qin dan mampir ke desa ini untuk menikmati teh di sini.
kebetulan saya melihat saudara dengan dua hewan peliharaannya, dan saya sangat tertarik dengan dua hewan peliharaan saudara, jadi saya berniat membelinya jika saudara berkenan"
ucap ow yiu panjang lebar dengan senyuman ramahnya.
"ah begitu, jika begitu sungguh di sayangkan saudara, dia hewan kecil ini adalah temanku dan aku akan sangat kesepian jika tidak ada mereka di sisiku, jadi dengan berat hati saya tidak bisa menjualnya ke pada saudara yiu"
ucap Lin Tian sambil menampilkan wajah menyesal.
Ow yiu yg mendengar dan melihat wajah menyesal Lin Tian tentu menjadi muram karena dia mendapat penolakan dari orang biasa, dia adalah alkemis dengan lencana alkemis tingkat dua di pinggangnya, siapa yg tidak akan memberinya wajah, apa lagi hanya manusia biasa.
__ADS_1
"begini saudara, kebetulan aku adalah seorang alkemis, jika saudara mau menjual dua hewan kecil saudara ke padaku, maka dengan identitas ku, saudara dapat meminta pertolongan kepada ku di masa depan, saudara tinggal pergi ke klan ow ku dan menyebutkan nama ku maka saudara dapat bertemu dan meminta bantuanku di masa depan, tentu saja aku tidak akan membelinya dengan murah, untuk satu hewan kecil saudara aku akan membelinya sebesar 10 koin emas dan dua puluh untuk dua hewan peliharaan saudara, bagai mana saudara apa saudara tertarik...?"
ucap ow yiu sambil tersenyum, dia berfikir, siapa yg akan menolak jika di janjikan bantuan oleh seorang alkemis muda sepertinya yg memiliki masa depan yg cerah.
Lin Tian yg mendengar itu hanya tersenyum tipis sebelum menolak.
"maaf saudara ow yiu, seperti yg saya katakan, dua hewan ini adalah temanku, merekalah yg menemani perjalananku dan juga hari-hariku, walupun saudara yiu menawarkan bantuan yg sangat berharga dan murah hati, tapi saya tidak akan mempertaruhkan temanku untuk hal itu"
ucap Lin Tian sambil tersenyum.
Ow yiu langsung tertegun, dia tidak menyangka niat baiknya yg begitu murah hati tetap tidak mampu membuat pemuda di depan nya menyerahkan dua binatang buas itu.
"sialan anak ini begitu gigih, bahkan dengan ke untungan yg begitu besar bagi orang biasa, dia sama sekali tidak tertarik"
batin ow yiu dengan kesal ,hatinya mulai marah, bagai manapun dia seorang alkemis yg memiliki harga diri yg tinggi dan ke dudukan yg begitu agung di mata orang biasa.
"saudara tolong beri alkemis muda ini sedikit wajah, banyak orang yg berusaha untuk membantuku, jika ada orang yg tau jika aku menginginkan dia hewan peliharaanmu, mereka tidak akan segan mencelakaimu demi untuk membuatku senang, jadi aku sarankan saudara ini memikirkannya demi keselamatan diri sendiri"
ucap ow yiu sambil tersenyum tapi kata-katanya penuh dengan ancaman.
Lin Tian hanya tersenyum mendengar ucapan ow yiu, dia sama sekali tidak menganggap serius ucapan seorang pemuda seperti ow yiu.
"saudara ow yiu, aku akan sedikit bercerita, dulu di tempat asalku ada seorang pemuda berumur 16 tahun dan menjadi alkemis tingkat 2, saya pikir dia lebih berbakat dari pada saudara ow yiu.
Sayang sekali sifatnya yg sombong dan penuh kebanggaan membuatnya lupa akan kebenaran dunia, dengan bakatnya dia menindas orang yg lebih lemah hingga suatu saat dia mendapatkan pelajaran yg sangat berharga dalam hidup ini, apa saudara ow yiu ingin tau apa yg terjadi kepadanya...?"
ucap Lin Tian sambil tersenyum dan menyesal teh nya dengan santai.
Ow yiu menyipitkan matanya, dia terlihat tidak senang sama sekali saat mendengar ucapan Lin Tian.
__ADS_1
"huh..kau mencoba mempermainkan ku dengan cerita yg tidak mungkin terjadi, kita lihat sampai mana kau akan bermain"
batin ow yiu.