Reinkarnasi Sang Dewa Alkemis.

Reinkarnasi Sang Dewa Alkemis.
bab 52.menyerahkan urusan kepada Lin dong.


__ADS_3

Lin Tian langsung kembali ke klan.


sampai di kediaman nya, Lin Tian langsung menemui ayah nya yg kebetulan sedang minum arak di ruang tamu.


"ayah"


ucap Lin Tian.


"kau belum tidur, katamu kau ingin berkultivasi, kenapa kau sudah keluar..?"


ucap lin dong.


"sebelum aku melakukan kultivasi tertutup, ada yg ingin aku bicarakan dengan ayah"


ucap Lin Tian.


"oh, soal apa, apa soal wilayah kumuh yg sedang kau bangun itu..?"


ucap Lin dong.


"bukan, apa ayah ingat saat aku masih cacat dan fisiku terus melemah."


ucap Lin Tian.


"tentu saja, ayah tidak akan pernah lupa, ada apa..?"


ucap Lin dong.


"itu bukan karna bawaan sejak lahir, tapi ada yg meracuniku, racun itu tidak berwarna, ber bau.


untuk orang yg tidak berkuktivasi pasti tidak akan tau tentang racun ini jika terkena, tapi untuk orang yg sudah berkultivasi pasti lambat Laun akan tau jika ia terkena racun"


ucap Lin Tian.

__ADS_1


"apa..racun, apa maksudmu, bagai mana bisa kau terkena racun, kau selalu di awasi oleh ibumu di rumah"


ucap Lin Tian.


"aku menyadarinya saat aku bertemu dengan orang yg ada di dalam mimiku, setelah ia memberi tahu ku, ia juga memberikan pengetahuan tentang alkemia,tabib dan pengetahuan medis kuno, dan pada saat itulah aku tau cara untuk menghilangkan racun dan juga memulihkan dantianku serta organ dan darah ku yg sudah rusak, waktu itu umurku dapat di pastikan tidak lebih dari satu tahun lagi ayah"


ucap Lin tian.


"lalu bagai mana bisa ada yg meracunimu"


ucap Lin dong, ia tampak berfikir.


"itu lah yg aku fikirkan ayah, karna hal ini lah aku selalu waspada di rumah, aku terus menyelidiki hal ini.


waktu itu untuk menyembuhkan diriku secara diam-diam tanpa di ke tahuan oleh siapa pun, aku meminta koin emas kepada ibu untuk membeli bahan herbal untuk membuat ramuan pembersih racun,darah dan organ, walaupun cara ini sangat menyakitkan dan beresiko tapi dengan perhitungan yg matang aku bisa melewatinya, cara ini juga merusak organ atau lebih tepatnya merusak tubuhku karna memaksa racun keluar dengan cara paksa, aku menutup hal itu dengan pil penyembuh yg ayah berikan.


setelah aku berhasil mengeluarkan racun itu, aku mencari bahan lagi di kota, walaupun bahan itu cukup tinggi, karna koin emas ku kurang aku meminta lagi, aku juga membeli bahan untuk membuat Aray dengan metode kuno, itu aku lakukan selain agar ayah dan ibu tidak bisa masuk, juga untuk menghalangi orang yg memberiku racun mendapatkan informasi tentangku.


cara ini juga mempertaruhkan nyawa, karna tingkat keberhasilannya sangat kecil waktu itu dengan ke adaan ku dan tanpa ada yg membantu karna tidak ada nya orang yg tau metode ini, tapi karna persiapan dan perhitunganku cukup matang, tingkat keberhasilan itu meningkat, dan pada akhirnya aku berhasil melahirkan dantian ku kembali.


metode ini tidak bisa di gunakan oleh sembarang orang, syarat utama metode ini, harus memiliki jiwa yg kuat, kekuatan jiwa dapat di tempa dan di tingkatkan walaupun Meridian kita rusak, karna pada dasarnya jiwa tidak terpengaruh oleh organ dalam tubuh.


jiwa berhubungan dengan sepiritual, dan jiwa juga bisa di hubungkan dengan alam agar selaras.


selama ini aku terus melatih jiwaku, dengan ke adaan ku yg cacat, di hina dan sering di kacaukan oleh orang lain, memicu hati dan tekat ku, hal ini lah yg membuat aku terus meningkatkan jiwaku, karna syarat utama sudah terpenuhi, aku berani menggunakan metode ini"


jelas Lin Tian.


Lin dong yg mendengar cerita putra nya hanya bisa menunduk dan mengepalkan tangannya sangat erat, ia sebagai ayah tidak bisa menyadari ke adaan putranya itu hingga putranya menempuh metode yg sangat mengancam nyawanya.


"maafkan ayah, sebagai seorang ayah, ayah tidak bisa mengetahui kondisimu yg sebenarnya"


ucap Lin dong.

__ADS_1


"itu wajar ayah, karna di alam rendah ini tidak ada tabib yg mampu mendeteksi racun seperti ini.


dan lagi setelah aku berkeliaran di kota, aku berhasil mendapatkan informasi siapa yg meracuniku.


waktu itu saat aku membeli herbal untuk memperbaiki dantianku di serikat alkemis, aku di ganggu oleh Wei liang, putra patriak klan Wei yg sedang ingin melakukan pendaftaran untuk bergabung ke dalam serikat alkemis.


dari masalah itu lah aku mendapatkan berbagai masalah baru.


setelah aku berhasil menekannya di serikat alkemis dengan pengetahuan alkemis ku, membuat dia di tendang dari serikat alkemis, bahkan bisnis klan Wei yg berkaitan tentang pil dengan serikat alkemis di putus oleh serikat alkemis.


hal ini membuat Patriak klan Wei tidak terima, karma tidak bisa membalas serikat alkemis, Patriak klan Wei menargetkan ku, ia mengirim pembunuh bayaran untuk membunuhku, tapi dengan kemampuanku pembunuh itu mampu aku bunuh setelah aku menolong salah satu temanku yg berasal dari wilayah kumuh.


dari kejadian itu lah aku mengambil tindakan untuk membangun wilayah kumuh, yg pada saat itu sangat memprihatinkan.


waktu itu aku langsung bertindak dengan cara memborong makanan besar-besaran di kota, bahan obat-obatan, tabib dan semua itu langsung aku ambil dari serikat alkemis, karna banyak warga di sana yg sedang sakit, banyak anak-anak yg sakit, kurang asupan makanan dan berbagai hal lain nya.


tapi setelah aku menyelesaikan semua urusan pembangunan itu, kemarin aku kembali di serang oleh pembunuh bayaran, pembunuh bayaran itu sepertinya adalah pembunuh tingkat elit karna ranahnya sudah berada di ranah raja beladiri.


tapi dengan kemampuanku aku bisa membunuh mereka dan mendapatkan informasi dari ke dua pembunuh itu, setelah aku mendapatkan informasi aku belum ingin bertindak, tapi tadi setelah aku berfikir ulang karna aku ingin melakukan kultivasi tertutup, aku memutuskan memberi peringatan ke klan Wei.


aku langsung pergi ke sana sambil membawa satu pembunuh bayaran yg masih ku biar kan hidup untuk ku gunakan sebagai peringatan kepada Patriak klan Wei, tapi hal yg tak terduga terjadi, mereka membuatku marah, dan tidak mengakui jika mereka yg mengirim pembunuh itu, dan lagi Patriak klan Wei juga tidak ada di tempat.


tapi karna mereka ingin menyerangku maka aku menghabisi semua tetua yg ada di klan Wei, kecuali satu tetua yaitu tetua ke 13 klan Wei, dia adalah orang yg memiliki pemikiran yg paling lurus dari pada Patriak dan tetua lainnya yg hanya penuh ambisi dan pikiran licik.


setelah aku membunuh beberapa penjaga dan semua tetua klan Wei aku langsung membuat segel jiwa kepada seluruh anggota klan Wei yg saat itu berada di wilayah klan Wei tanpa terkecuali, dan aku juga membunuh Wei liang sebagai hadiah untuk Patriak klan Wei, bagai manapun sifat buruk Wei liang sangat tidak aku sukai.


dari tetua ke 13 aku mendapatkan informasi yg selama ini di sembunyikan oleh para petinggi klan Wei, karna hal ini lah aku tidak membantai klan Wei.


ayah selama ini salah satu pelayan di kediaman kita adalah mata-mata klan Wei, pelayan itulah yg memberikan racun kepadaku, karna tidak mungkin memberikannya kepada ayah, karna hal itu akan mudah ketahuan, sebelum aku melakukan kultivasi tertutup aku sudah memberi tau ayah apa yg terjadi, jadi selanjutnya aku serahkan kepada ayah, setelah kota gempar dengan kejadian di klan Wei pasti mata-mata itu akan mencoba melarikan diri, hal ini aku serahkan kepada ayah, dan satu lagi Patriak klan Wei sedang meminta bantuan kepada klan besar di ibu kota dan klan-klan lain nya, dia juga mendapat dukungan dari sekte aliran hitam sekte kabut hitam.


hal itu lah yg membuatnya berani bahkan jika di belakang kita ada kekaisaran, jadi nanti kabari pihak kekaisaran, takutnya akan ada pemberontakan dengan bantuan sekte itu, kita harus mempersiapkan sekte aliran putih untuk membantu kekaisaran, ini semua aku serahkan kepada ayah karna entah berapa lama aku berada di pintu tertutup"


ucap Lin Tian.

__ADS_1


__ADS_2