Reinkarnasi Sang Dewa Alkemis.

Reinkarnasi Sang Dewa Alkemis.
bab 71.kemunculan anggota klan kuno yu.


__ADS_3

"baik tuan Shu, aku akan melanjutkan tujuanku dulu ke wilayah kumuh"


ucap Lin Tian pamit.


"apa tuan muda Lin tidak ingin minum teh dulu, kebetulan aku baru saja mendapatkan teh jenis baru, tentu saja teh ini sangat sepesial"


ucap alkemis Shu.


"kapan-kapan saja tuan Shu, hari juga sudah sangat siang, apa lagi aku juga harus berkeliling di wilayah kumuh, aku takut tidak akan sempat mengelilingi semuannya nanti"


ucap Lin Tian.


"kalau begitu orang tua ini tidak akan menghentikan tuan muda Lin, bagai manapun tuan muda Lin sangat sibuk, mungkin kapan-kapan orang tua ini akan mengundang tuan muda Lin minum teh"


ucap alkemis Shu.


"baik tuan Shu, aku menunggu nya, kalau begitu aku pamit dulu"


ucap Lin Tian.


"mari aku antar tuan muda Lin"


ucap alkemis Shu.


Akhirnya Lin Tian pergi dari gedung serikat alkemis.


setelah berjalan beberapa waktu, akhirnya Lin Tian sampai di wilayah kumuh.


"ini seperti kota kecil, tidak ada lagi bangunan yg tidak layak pakai, dan lagi sudah banyak pengunjung yg datang"


ucap Lin Tian dalam hati sambil mengamati sekeliling nya.


"tuan muda, sudah satu bulan tidak berkunjung"


ucap salah satu warga wilayah kumuh sambil menggandeng seorang anak.


"salam paman, kebetulan aku masih banyak hal yg harus di selesaikan akhir-akhir ini"


ucap Lin Tian ramah.


"tuan muda memang selalu sibuk, orang sehebat tuan muda pasti akan memiliki kesibukan"


ucap pria paruh baya itu.


"yah beginilah paman, bagai mana perkembangan nya, apa paman sudah tinggal di tempat yg baru..?"


ucap Lin Tian.


"sudah tuan muda, semua warga sudah pindah ke tempat baru, tapi masih banyak rumah yg kosong, bagai manapun jumlah warga wilayah kumuh tidak sebanyak jaman dulu, dulu saat aku masih kecil warga wilayah kumuh jumlahnya banyak, 2000 lebih warga yg ada di sini, tapi semenjak hari-hari yg semakin buruk, banyak yg pindah dan banyak juga yg meninggal entah kelaparan ataupun sakit"


ucap pria paruh baya itu.

__ADS_1


"yah itu masa lalu paman, sekarang sudah berbeda lagi, paman sekeluarga bisa tenang, buka usaha, berternak atau bertani, semua itu menghasilkan paman"


ucap Lin Tian.


"tuan muda memang benar, saat ini sudah banyak warga yg mulai bertani, sedangkan untuk berternak belum di laksanakan karna belum ada nya bibit hewan ternak, sedangkan untuk berjualan juga masih belum di lakukan, itu semua karna belum selesainya pembangunan, kami takut jika nanti kegiatan jual beli kami mengganggu pekerjaan pembangunan"


ucap pria paruh baya itu.


"yah tidak masalah paman, pihak serikat perdagangan akan terus menyiapkan semua kebutuhan warga sampai pembangunan benar-benar selesai, paling tinggal satu bulan lagi paman pembangunan ini akan selesai, setelah selesai maka akan ada peresmian dan juga pesta tentu nya"


ucap Lin Tian sambil tersenyum.


"saya yakin acara itu akan sangat meriah tuan muda, sekarang wilayah yg dulunya kumuh ini sudah menjadi wilayah yg sangat indah, ini semua berkat tuan muda"


ucap pria paruh baya itu.


"aku hanya membantu paman, jika semua bisa lebih baik kenapa tidak, baik paman aku akan melanjutkan berkeliling dulu"


ucap Lin Tian sambil tersenyum tipis.


"silahkan tuan muda, kebetulan saya ingin mengajak putra saya ini ke tempat saudara juga"


ucap pria paruh baya itu.


"baik mari paman"


ucap Lin Tian sambil beranjak pergi.


ucap anak kecil yg tak lain adalah putra pria itu.


"hahahahaha itu sangat baik nak, tuan muda Lin adalah seorang dermawan, walaupun tuan muda Lin adalah tuan muda klan besar tapi dia tidak sombong dan sangat baik, bahkan dia membantu kita dengan usahanya sendiri tanpa campur tangan klan nya, kau harus mencontoh kebaikan tuan muda Lin kelak"


ucap pria paruh baya itu sambil tersenyum.


tapi yg tidak pria paruh baya itu ketahui, tak jauh dari nya ada sekelompok orang yg mendengar ucapan nya.


"jadi pemuda tadi adalah dermawan yg membangun tempat ini, sungguh hebat, bahkan desain bangunan di sini sangat lah unik, tidak ada yg menyamai nya"


ucap seorang pemuda.


"dia tidak sederhana, walaupun dia tidak memancarkan aura, tapi aku yakin untuk melakukan tindakan besar seperti ini tidak lah mudah, pasti banyak pihak yg mencoba mengganggu, tapi dia masih bisa menanggani nya"


ucap seorang tetua.


"guru dia adalah tuan muda klan Lin, klan besar yg tinggal di kota ini, tapi semenjak kita berkeliling, kita sama sekali tidak bertemu dengan anggota klan Lin lain nya"


ucap seorang gadis yg ada di kelompoknya.


"dari ucapan orang itu, tuan muda klan Lin itu membangun tempat ini sendirian tanpa melibatkan klan, dari informasi yg aku dapatkan, yg membangun tempat ini juga berkerja sama dengan serikat alkemis dan perdagangan, mungkin karna hal ini tidak ada anggota klan Lin yg berkunjung kemari"


ucap tetua itu.

__ADS_1


"jika benar, seberapa besar kekayaan tuan muda klan Lin itu, matrial yg di gunakan saja adalah matrial kelas atas dan harganya juga sangat mahal"


ucap pemuda lain di kelompok itu.


"dari perkiraan kasar ku, ini pasti menghabiskan dana puluhan miliar koin emas, dan lagi semua wilayah kota ini juga dalam masa pembangunan, bahkan wilayah luar juga mulai di bangun beberapa bangunan, lahan juga mulai di buka, masa depan kota ini akan sangat menjanjikan, apa lagi ada wilayah yg seindah ini, kota ini pasti akan sangat maju kedepan nya"


ucap tetua itu.


"puluhan miliar koin emas, ini jumlah yg sangat besar, dan yg mengeluarkan nya adalah seorang pemuda, seberapa banyak bisnis yg dia kelola hingga memiliki dana sebesar itu, bahkan mungkin klan nya akan kesusahan mengeluarkan dana sebesar itu dalam satu waktu"


ucap seorang pemuda yg berbicara pertama kali dengan terkejut.


"yah dari mana itu kita tidak akan tau, dia sangat tertutup, bahkan informasi tentang dirinya sangatlah terbatas, seakan dia tidak pernah keluar dari kota, yg jelas informasi yg aku dapat, tuan muda klan Lin itu dulu hanyalah seorang sampah klan yg memiliki dantian yg hancur.


tapi sepertinya informasi itu tidak sesuai kenyataan, dia sepertinya menyembunyikan dirinya terlalu dalam"


ucap tetua itu.


"guru kau sudah berada di ranah saint dan sudah hidup ratusan tahun, apa kau benar-benar tidak bisa melihat kedalam pemuda itu..?"


ucap pemuda itu lagi.


"ranahku memang tergolong tinggi di alam rendah ini, tapi aku sama sekali tidak dapat menembusnya, seakan dia hanya lah manusia biasa, tapi instingku mengatakan jika dia bukan manusia biasa, ada ancaman tersendiri yg aku dapatkan saat aku mencoba menembus dirinya"


ucap tetua itu.


"bahkan guru yg memiliki ranah saint merasa terancam, sekuat apa pemuda itu, apa dia sekuat Patriak klan kita"


ucap pemuda lain.


"klan kita adalah klan kuno yg tersembunyi, dan Patriak juga sudah berada di ranah dewa, semenjak leluhur kembali ke klan utama di alam atas, Patriak tidak meninggalkan klan, padahal dengan ranahnya ia bisa naik ke alam tengah dengan mudah melewati portal yg ada di klan, tapi dia tidak melakukan nya tapi entah kapan waktunya pasti dia akan naik juga, bagai manapun tetua agung juga sudah mencapai ranah dewa dan beberapa tetua lain, aku sendiri juga sudah waktunya menerobos, klan kita adalah klan terhormat dan jarang mengusik dunia luar, sebelum klan kita ada di alam rendah ini, sebenarnya klan Lin sudah ada lebih dulu.


dahulu klan Lin adalah klan yg sangat di segani di alam rendah ini, banyak ahli ranah dewa di klan ini, sejak perang besar selama ratusan tahun, para ahli ini banyak yg gugur dan setelah perang, alam rendah mulai berubah, banyak ahli yg di kirim secara paksa naik ke alam tengah, termasuk leluhur klan Lin generasi penerus, dan akhirnya setiap ada ahli ranah dewa, pasti tidak akan membutuhkan waktu lama untuk di tarik ke alam tengah.


ini semua akibat kerusakan yg di timbulkan akibat perang kuno itu, hukum alam menekan dan mengatur ulang agar tidak terjadi kerusakan yg sama.


kalian alam ini tidak lah sesederhana itu, banyak misteri, termasuk pemuda klan Lin itu, dia pasti mewarisi kejeniusan para pendahulunya.


pembawaan nya yg tenang dan terlihat bijak sama melebihi umurnya, apa kalian fikir ada pemuda yg sepertinya"


ucap tetua itu dengan tenang.


"tetua benar, walaupun klan kita adalah klan kuno di sini, tapi di klan utama, banyak klan yg sama seperti kita, klan yu kita tidak bisa memecahkan misteri yg sudah ada sejak jaman kuno"


ucap salah satu pemuda.


"kau benar, walaupun kita adalah klan tersembunyi sejak jaman kuno, tapi klan kita hanyalah klan kecil di alam semesta ini.


banyak kekuatan yg tidak di ketahui sedang bersembunyi, kita tidak boleh menjadi klan yg buruk, klan yu kita bisa bertahan Samapi sekarang karna kebijaksanaan yg leluhur kita ajarkan.


pemuda tadi sangatlah bijak sana, dia seperti sudah hidup ribuan tahun, di lihat dari pembawaan nya yg tenang, dan pengalaman nya dalam membangun wilayah dan juga mengambil hati orang banyak, dengan umurnya yg masih 15-16 tahun, apa mungkin bisa memiliki pembawaan seperti itu, dia sangat cerdas, dan lagi jika kita bisa berteman dengan nya kita tidak lah rugi, dia anak yg baik"

__ADS_1


ucap tetua klan kuno yu.


__ADS_2