Reinkarnasi Sang Dewa Alkemis.

Reinkarnasi Sang Dewa Alkemis.
bab 49.menuju klan Wei.


__ADS_3

"oh itu, tentu aku mencarinya ayah hehehehe"


ucap Lin Tian.


semua orang tertegun, mereka bertanya-tanya, dari mana asal dana yg di gunakan Lin Tian, bagai mana pun dana ini tidak lah sedikit, bahkan klan besar saja sangat sulit untuk mengeluarkannya.


"ayah aku memiliki caraku sendiri untuk mendapatkan dana itu, yg jelas dana itu bukan hasil dari kejahatan dan juga tidak merugikan ku dan orang lain"


ucap Lin Tian santai tapi serius.


"berapa anggaran yg kau keluarkan untuk..?"


ucap Lin dong.


"untuk tiga bulan ini, aku menyiapkan anggaran 60 miliar keping koin emas"


ucap Lin Tian.


semua orang langsung terkejut, ini bukan jumlah yg sedikit, ini adalah jumlah yg sangat besar, bahkan klan besar saja tidak memiliki dana simpanan sebesar itu di klan mereka, tapi pemuda yg baru berumur 15 tahun dan terkenal sebagai sampah sudah memiliki dana sebesar itu.


"baru 3 bulan, berapa banyak waktu untuk menyelesaikan pembangunan itu nak..?"


ucap Lin dong.


"dengan 2000 pekerja handal yg sudah sering merenovasi kota atau pun desa dan bahan matrialtingkat tinggi, mereka memerlukan waktu 6 bulan kurang lebih, mungkin bisa kurang dari waktu itu, karna bagai manapun juga, cuaca juga tidak pasti, dana sebesar itu sudah termasuk dana kebutuhan warga di sana ayah"


ucap Lin Tian.


"kau sudah memikirkan semuanya nak, bahkan kau tidak meminta pendapat ayah"


ucap Lin dong.


"hehehehehehe aku tau ayah sibuk mengurus acara kedewasaan klan, jadi aku tidak mau merepotkan ayah, selagi aku mampu kenapa tidak"

__ADS_1


ucap Lin Tian sambil tersenyum.


"terserahmu saja, apa danamu cukup untuk membayar sisa nya...?"


ucap Lin dong.


"tentu saja cukup, aku sudah menyiapkan dana sebesar 100 miliar termasuk dana modal awal untuk warga di sana dan dana pembukaan lahan usaha pertanian dan perternakan"


ucap Lin Tian.


semua orang langsung mematung di tempat, pikiran mereka langsung kosong, bahkan semua sudah di siapkan dan di pikirkan dengan matang oleh bocah 15 tahun itu, dan lagi rencana yg ia buat berjalan sangat mulus tanpa kendala.


"kau sudah menyiapkan dan merencanakan semua ini, tapi kenapa kau tidak menyerahkan pekerjaan ini ke klan nak...?"


ucap Lin dong, ia ingin tau alasan anak nya itu.


"ayah aku memiliki alasan kuat untuk itu, yg pertama jika aku menyerahkan ke klan maka sangat mungkin klan besar lainnya akan meganggu proses pembangunan ini, yg ke dua bahan matrial dan pekerja tidak bisa di siapkan oleh klan dengan mudah dan mau-tidak mau klan harus bekerja sama dengan serikat dan ahli besar di luar, dan yg ke tiga para warga di sana tidak bisa menunggu lama karna kondisi mereka, untuk yg ke empat, dana yg akan di keluarkan akan meningkat dari dana awal, dan yg ke enam sekaligus yg terakhir, apa klan mampu menjaga warga dan proses pembangunan jika ada klan besar lain yg mencoba meganggu proses pembangunan ini.


oleh karna itu aku memberikan proyek ini sebagai kerja sama dengan 2 serikat besar, mereka yg mencoba meganggu proyek ini dan ke amanan di sana, maka mereka akan berfikir 2 kali.


dengan begitu ke amanan warga di sana bisa terjamin, sekaligus dana yg di keluarkan tidak akan melonjak, karna berada di antara banyak tangan, ini juga menghindari masalah ke depannya"


ucap Lin tian.


semua orang di ruangan itu hanya bisa diam, mereka tidak bisa berkata-kata.


"hahahahhahahahahaha kau memang putraku, kau tidak ingin ada masalah ke depannya soal wilayah itu, dan kau juga tidak bisa mempercayai setiap orang, bagai manapun dari kecil kau tidak memiliki teman, kau hanya bisa mengandalkan dirimu sendiri selain ayah dan ibumu, tapi sekarang kau sudah menuai hasilnya, kau anak yg cerdas bahkan bisa merencanakan hingga sedetail ini, seperti kau sudah pernah mengelola wilayah saja hahahahhahaha"


ucap Lin dong sambil tertawa keras.


"semua hal dapat berubah ayah, PE halaman juga bisa di cari jika kita memiliki kemauan, yg terpenting kita harus bisa percaya kepada diri sendiri, walaupun kita tidak memiliki teman di sekitar kita dan juga di jauhi, tapi kita bisa membuat orang lain ingin berteman dengan kita dan kita hanya tinggal menilai mereka saja"


ucap Lin Tian sambil tersenyum.

__ADS_1


semua orang menundukan kepalanya.


mereka merasakan apa yg di rasakan bocah 15 tahun itu, terutama para tetua klan Lin, dari Lin Tian kecil hingga tumbuh besar seperti sekarang, mereka mengetahui jika Lin Tian tidak memiliki teman dan di jauhi, dia hanya bisa bermain di luar dan pulang dengan ke adaan babak belur.


tapi sekarang anak yg mereka abaikan ternyata memiliki kelebihannya sendiri, tidak ada anak yg bisa di bandingkan dengannya saat ini, hal ini juga menjadi pukulan besar untuk mereka.


"kalau begitu aku akan pamit dulu ayah, aku masih ada hal yg harus aku urus untuk beberapa waktu ke depan, oh satu lagi, tuan kota aku bisa membantumu, yg pertama kumpulan orang-orang yg ingin mengubah nasib mereka seperti yg aku katakan tadi, setelah itu catat mereka dan setelah acara ke dewasaan klan aku akan mulai menjalankan rencananya, kalau begitu aku permisi dulu tetua, tuan kota"


ucap Lin Tian sambil memberi hormat lalu melangkah keluar dari aula.


di luar aula.


"sepertinya aku akan sedikit mengubah rencanaku, klan Wei ini harus di beri peringatan terlebih dulu"


ucap Lin Tian dalam hati.


ia terus berjalan ke arah kediaman nya, hari juga sudah hampir malam.


waktu terus berlalu, Lin Tian juga sudah selesai dengan rutinitas makan malam bersama orang tua nya, ia juga memberi pil ke pada mereka sesuai rencananya, dan tak lupa ia akan melakukan kultivasi tertutup untuk 2 bulan ke depan.


di kamar Lin Tian.


"untuk aku sempat membeli jubah dan topeng hitam ini, aku akan pergi ke klan Wei malam ini juga, dan memberikan peringatan ke Apada klan itu"


ucap Lin Tian setelah ia memakai jubah hitam dan topeng nya.


Lin Tian menghilang dari tempatnya, sebagai mantan dewa alkemis tentu ia juga memahami konsep ruang, dia mulai menggunakan jurus lipatan ruangnya, jurus ini lebih rendah dari pada jurus teleportasi, jurus ini hanya melipat ruang di sekitarnya dan mempersingkat jarak , dengan jurus ini bahkan jurus langkah ter cepat pun akan kalah, bagai manapun ini adalah melipat ruang.


Lin Tian muncul di tengah kota tanpa di sadari oleh orang-orang di sekitarnya.


"klan Wei tunggu saja, aku akan memberikan peringatan kepada kalian dan aku juga akan membunuh beberapa tetua sebagai kompensasi Karna mengirim pembunuh bayaran untuk membunuhku"


batin Lin Tian.

__ADS_1


__ADS_2