Reinkarnasi Sang Dewa Alkemis.

Reinkarnasi Sang Dewa Alkemis.
bab 92.pertempuran jendral kerajaan Xia dan pangeran kerjaan xia.


__ADS_3

waktu terus berlalu, tak terasa hari sudah menjelang pagi, Lin Tian yg menikmati tidur nyenyak nya semalaman akhir nya bangun, hal yg pertama dia lihat adalah baihu, si harimau putih kecil itu juga baru saja selesai berkultivasi, aura kuat keluar dari tubuh nya.


Lin Tian yg melihat itu tentu tau jika harimau kecil itu sudah naik ke tingkat kaisar bela diri tahap puncak.


"gooooaaaarrrrrr.....


Auman baihu menggema di seluruh wilayah hutan, banyak hewan buas berlarian dan ketakutan mendengar Auman harimau kecil itu, yg di sertai penindasan kekuatan darah hewan suci.


Lin Tian yg melihat itu hanya menggelengkan kepala nya saja.


Lin Tian mulai berdiri dan membereskan peralatan yg dia gunakan untuk tidur, setelah selesai Lin Tian langsung berjalan ke arah danau kecil di hadapan nya, danau itu memiliki air yg cukup jernih dan juga memiliki kedalaman yg cukup dalam, hal itu lah yg membuat danau itu tidak kering.


"baihu, kau sudah selesai, jika sudah cepat berburu"


ucap Lin Tian santai, dia ingin menjalani kehidupan fana nya dengan baik, dia juga melakukan apa yg di lakukan para mahluk fana yg suka berburu dan memakan daging buruan, walaupun sebagai dewa agung sejati dia tidak pantas melakukan nya, tapi ia sekarang hanya lah klon yg menjalani kehidupan fana nya, tentu saja dia bisa di anggap manusia pada umumnya dan tidak menyalahi aturan rantai kehidupan.


"baik tuan, kebetulan aku ingin menguji kekuatanku"


ucap baihu dengan semangat sebelum melesat mencari buruan.


sedangkan Lin Tian mulai membersihkan diri nya dengan berenang di danau kecil itu.


setelah satu jam, Lin Tian menyelesaikan acara nya, dia langsung membuat api dan menunggu baihu yg sedang berburu.


tak lama, seekor harimau putih besar datang dengan membawa buruan yg cukup besar.


"kerbau api, seperti nya dia termasuk pimpinan kelompok di hutan ini dengan tingkatan hewan buas tingkat 7, apa kau pergi ke pusat hutan ini baihu."


ucap Lin Tian.


"benar tuan, aku pergi ke pusat hutan, dan kebetulan bertemu dengan kerbau jelek ini yg sedang memakan herbal tingkat tinggi, seharus nya daging nya cukup enak tuan"


ucap baihu dengan tubuh yg semakin mengecil dan kembali ke ukuran nya yg semula.


"oh, baiklah serahkan kepadaku, aku akan membersihkan nya"

__ADS_1


ucap Lin Tian yg langsung membersihkan kerbau itu dengan cepat dan langsung memanggang nya.


waktu terus berlalu, setelah selesai makan daging kerbau, Lin Tian kembali melanjutkan mencari herbal lagi, dia menyusuri seluruh hutan bagian tengah dan inti, dia hanya memetik herbal yg menurut nya cukup tua saja dengan perhitungan yg sesuai dari prinsib nya sebagai alkemis dewa, dia juga tidak merebut herbal yg di jaga oleh hewan buas.


setelah menghabiskan waktu dua hari, akhirnya Lin Tian sampai di bagian luar hutan.


"aku panen cukup banyak herbal, cicin penyimpanan ini juga sudah penuh, paling tidak herbal di cicin ini memiliki usia yg termuda sudah mencapai 50 tahun, cukup untuk membuat pil dan membantu orang yg membutuhkan"


batin Lin Tian.


"tuan muda, kita akan ke arah mana..?"


ucap Baihu sambil menatap hamparan Padang rumput yg cukup luas.


"kita akan bergerak menyebrangi Padang rumput ini, di sebrang pada rumput ini ada jalan yg biasa nya di lalui oleh orang biasa ataupun pedagang"


ucap Lin Tian.


"baik tuan"


"ayo kita jalan"


ucap Lin Tian dengan santai.


di sepanjang perjalanan mereka melewati Padang rumput dan perbukitan kecil yg cukup indah di pandang.


"yah walaupun ini hanya klon, tapi ini bentuk pengganti ku di kehidupan fana ini, walaupun kelak keturunanku tidak memiliki garis darah yg sesuai dengan diri sejati ku, tapi paling tidak keturunanku akan menjadi orang yg sangat besar kelak" batin Lin Tian, yg teringat dengan ucapan dan pesan sang pencipta kepada nya setelah dirinya menjadi dewa agung sejati.


"baihu, di depan terdengar suara pertarungan, siapa yg bertarung di tengah Padang rumput dan perbukitan kecil seperti ini"


ucap Lin Tian dengan santai seakan dia sudah mengetahui nya.


baihu yg melihat tingkah laku tuan nya sudah tidak terkejut lagi, dia tau tuan nya tidak lah sederhana.


"seperti nya mereka bandit tuan"

__ADS_1


ucap baihu.


"siapa yg berkeliaran di pandang rumit seperti ini, dan lagi bandit mana yg menghadang orang di Padang rumput seperti ini, baihu seperti nya ini tidak lah sederhana, mati kita lihat"


ucap Lin Tian.


"baik tuan muda, lebih baik tuan muda naik ke punggungku saja"


ucap baihu sambil mengubah ukuran tubuh nya.


"baiklah"


ucap Lin Tian yg langsung melompat ke punggung baihu, jarak dari lokasi pertarungan juga masih cukup jauh, sekitar 800 meter, tapi dengan Indra pendengaran Lin Tian, tentu saja jarak itu bukan masalah, begitupun dengan baihu, sebagai hewan suci tentu saja dia memiliki insting dan pendengaran yg cukup tajam, apa lagi ranah nya yg sudah mencapai ranah kaisar beladiri tahap puncak.


setelah Lin Tian menaiki punggung nya, baihu langsung berlari ke arah pertempuran.


hanya membutuhkan waktu kurang dari 10 menit mereka sudah sampai di lokasi pertempuran.


di hadapan Lin Tian dan baihu, sudah banyak mayat yg ber gelimpungan.


"kelompok itu cukup banyak"


ucap Lin Tian sambil mengamati dua kelompok yg saling bertarung, salah satu kelompok itu memiliki beberapa anggota yg membentuk lingkaran dan di tengah lingkaran itu ada seorang anak laki-laki yg berumur kisaran 9 tahunan.


"sialan kau sungguh licik beimo kau menyergap kami dan bekerja sama dengan kelompok bandit gunung, jika pangeran sampai terluka, maka pihak kerajaan Xia tidak akan melepaskan kalian, bahkan jika kalian pergi ke kekaisaran tetangga sekalipun"


ucap seorang pria paruh baya dengan pakaian seperti orang biasa.


"hahahahahaha kau jendral yg setia kepada kerajaan Xia, tapi mereka sungguh bodoh, aku memiliki kemampuan sama sepertimu tapi mereka tidak hanya tidak melirik, tapi mereka hanya menempatkan ku sebagai jendral pasukan perbatasan dan termasuk jendral pasukan muda yg harus berada di bawah printahmu, apa kau tau ion aku sudah menunggu saat-saat ini begitu lama, kau tenang saja, di belakang ku ada sekte air hitam, apa kerajaan Xia sanggup melawan sekte itu, dan lagi sekte air hitam sebenar nya adalah sekte yg luar biasa, kekuatan nya di luar pemahaman dan informasi yg kau dapatkan, kau masih sangat naif ion hahahahahaha"


ucap beimo sambil tertawa dengan kencang dan juga arogan.


"tidak ku sangka, kau yg sudah ku anggap sebagai sahabat seperjuangan berani berkhianat kepada kerajaan tempat di mana kau di lahirkan, jika tidak karena aku, kau tidak akan mencapai ranah kaisar awal di usiamu itu, tapi kau membalas semua kebaikan ku dengan hal licik seperti ini"


ucap jendral ion dengan nada sedih dan penyesalan di sertai kebencian dan kekecewaan yg mendalam.

__ADS_1


__ADS_2