Reinkarnasi Sang Dewa Alkemis.

Reinkarnasi Sang Dewa Alkemis.
bab 149.qin piran dan leluhur klan Qin, Qin kuo.


__ADS_3

Semua orang yg ada di klan Qin langsung melihat ke atas, mereka bisa melihat 2 sosok pria tua tapi masih berbeda usia, yg satu seperti berumur 60 an dan satu lagi sudah seperti berumur 80 an, tapi yg pasti umur mereka sudah ratusan tahun.


"salam yang mulia terdahulu, salam leluhur"


ucap semua orang dengan hormat sambil berlutut ala bangsawan.


"Hem...bangun lah"


ucap sosok pria tua yg berumur 60 an.


semua orang langsung berdiri dan kepala mereka masih menunduk.


"Qin Pian, apa kau sudah menyelidiki semua nya dan mendapatkan bukti nya....?"


ucap pria tua itu.


"sudah ayah, semua bukti sudah terkumpul, dan pasukan istana sudah menyebar ke berbagai wilayah kekaisaran untuk mengurus para anggota sekte air hitam, dan mereka yg aku kumpulkan adalah para penghianat klan Qin dan keputusan ku sudah bulat untuk menghukum mati para penghianat ini, jika kelak keturunan mereka yg tersisa juga membuat onar, maka mereka juga harus ikut mati karena kelangsungan kekaisaran dan keamanan rakyat adalah harga mati bagi ku"


ucap Qin Pian tegas.


"Hem...kalian memang mengecewakan, bahkan kalian dengan tega ingin membunuh anggota keluarga kalian sendiri hanya demi kekuasaan, apa kalian tau tindakan kalian ini bisa menghancurkan kekaisaran Qin yg sudah berdiri selama ribuan tahun, demi mencapai kedamaian ini, klan Qin sudah menumpahkan banyak darah entah itu anggota maupun musuh, tapi kalian dengan bangga nya ingin menyerahkan nasib klan Qin dan kekaisaran Qin untuk para bajingan sekte air hitam itu, apa kalian pantas untuk hidup"


ucap pria tua yg berumur 80 an itu.


tubuh para penghianat itu gemetar, mereka mengerti jika kali ini mereka tidak akan selamat, mereka juga menyesal karena percaya akan hasutan dari sekte air hitam dan Qin tui.


"Qin Pian, Qin tui adalah adik mu tapi sejak muda dia sudah sangat berambisi besar untuk bisa menjadi kaisar, dia sudah dua kali mencelakai mu dan dulu kau masih memaafkan nya dan juga masih memberi nya kehidupan yg layak sebagai keluarga kekaisaran dan juga setatus pengeram, saat ini dia sudah keterlaluan, tidak hanya kau yg di bahayakan tapi juga semua petinggi dan juga rakyat kekaisaran, hari ini kau boleh membunuh nya, walupun dia adalah putra ku, tapi keadilan harus di tegakan, untuk Qin sui, kau adalah murid sekte air hitam, itu arti nya dari awal kau memasuki sekte itu, kau sudah berbelok dari jalan kebenaran, di tubuhmu juga ada aura iblis yg arti nya kau berlatih dengan tehnik iblis, apa kau masih ingin mengajukan pembelaan...?"


ucap pria tua yg berumur 60 an yg tidak lain adalah kaisar terdahulu dan juga ayah Qin Pian dan Qin tui, dia adalah Qin piran.


"kakek, aku memang salah, tapi aku tidak berniat masuk ke sekte itu, karena tekanan yg aku terima, aku terpaksa mencari jalan ku sendiri untuk bertambah kuat"


ucap Qin sui.


"oh..begitu, semua orang memiliki tekanan nya masing-masing, tapi jika mereka bisa menahan dan terus berjalan di jalan yg benar orang itu pasti akan melewati tekanan itu, hatimu di penuhi ambisi dan niat buruk sebelum nya, saat ini walaupun kau adalah keturunanku, tapi tetap saja kau harus di hukum mati"


ucap Qin piran.

__ADS_1


"itu tidak perlu, hanya perlu melumpuhkan kultivasi mereka, biarkan mereka merasakan menjadi manusia biasa tanpa kultivasi, setelah kultivasi mereka hancur, kurung mereka di penjara pengasingan klan selama 5 tahun, setelah mereka keluar, mereka harus menjalani kehidupan biasa dan hanya bisa bekerja mengurus bisnis klan"


ucap leluhur klan Qin, Qin kuo.


Semua orang terdiam selama beberapa saat sebelum diskusi pecah.


"bukan nya itu lebih kejam dari pada kematian"


ucap salah satu anggota klan Qin.


"itu adalah keputusan leluhur, leluhur sangat tegas dan kejam, dia selalu memberi hukuman sesuai kesalahan yg di lakukan orang yg bersalah, kita tidak bisa membantah nya"


sahut teman nya.


"it..itu...leluhur apa tidak apa, lalu bagai mana jika keturunan mereka kelak juga berbuat seperti mereka dan membalas dendam kepada kekaisaran, walaupun di sini kekaisaran tidak bersalah tapi hati setiap orang tidak ada yg tau"


ucap Qin Pian.


"mudah saja, jika mereka ingin berbuat buruk seperti orang tua nya ini, kita tinggal menanam segel kutukan pada jiwa nya, selama orang yg terkena segel ini ingin berbuat buruk kepada kekaisaran maka dia akan langsung mati"


ucap Qin kuo.


"tunggu leluhur, lebih baik kami mati dari pada harus menanggung beban seberat ini, aku tau kesalahan kami sudah fatal dan saat ini kami sama sekali tidak bisa melawan, lebih baik kami di hukum mati saja"


ucap Qin tui dengan wajah memelas, dia sudah putus asa karena akan menjadi manusia biasa.


"itu benar leluhur, kami lebih baik menerima hukuman mati saja"


ucap salah satu tetua yg ikut memberontak.


semua orang yg ikut pemberontakan juga setuju dan lebih memilih hukuman mati, setidak nya mereka tidak harus menderita dalam waktu yg lama.


area itu langsung ricuh dengan diskusi anggota klan Qin.


"ke dua hal itu tidak perlu di lakukan jika kalian masih ragu, masih ada jalan keluar yg bisa di ambil"


suara pemuda tiba-tiba bergema di wilayah klan Qin.

__ADS_1


semua orang mencari sumber suara tapi tidak bisa menemukan nya.


Wus...


"maaf karena telah ikut campur masalah klan Qin, aku hanya memberi usulan jika di perbolehkan di sini"


ucap Lin Tian yg sudah muncul di belakang Qin kuo dan Qin piran.


Sontak semua orang melihat ke arah Lin Tian yg sedang melayang santai di langit, Qin kuo dan Qin Pian langsung berbalik melihat ke arah Lin Tian.


"kau siapa nak...?"


ucap Qin kuo sambil menyipitkan mata nya.


"perkenalkan tetua, aku adalah Lin Tian, tuan muda klan Lin kekaisaran Han"


ucap Lin Tian sambil tersenyum tipis dan menangkupkan tangan nya.


"heh...klan Lin, kau keturunan utama atau cabang...?"


ucap Qin kuo.


"aku keturunan utama, tapi bagiku keturunan utama ataupun cabang tetap sama saja, bagai manapun semua anggota klan Lin memiliki darah dari leluhur klan Lin di tubuh mereka"


ucap Lin Tian sambil tersenyum dengan tenang.


"menarik, apa orang tua itu masih hidup...? sudah ratusan tahun aku tidak bertemu dengan nya"


ucap Qin kuo.


"jika yg tetua maksud adalah kekek buyutku yg sudah di angkat menjadi leluhur, dia seharusnya masih hidup tapi tidak di alam ini, aku kurang tau soal itu, jika untuk kakek ku Lin Cang, dia masih sehat tetua"


ucap Lin Tian dengan santai.


"jika benar ucapanmu, itu tidak mengherankan, bagai manapun bakat orang tua itu adalah yg tertinggi di generasi ku, sayang sekali aku tidak bisa naik ke alam yg lebih tinggi dalam waktu dekat ini"


ucap Qin kuo.

__ADS_1


__ADS_2