Reinkarnasi Sang Dewa Alkemis.

Reinkarnasi Sang Dewa Alkemis.
bab 68. memberi pil kepada die Lou dan sekte gunung suci terkejut.


__ADS_3

sedangkan di ruangan manajer, saat ini Lin Tian sedang berbincang-bincang dengan di Lou.


"jadi seperti itu tuan muda, perkiraan tinggal 2 bulan lagi pembangunan itu selesai, bagai manapun masih ada bangunan tambahan dan juga lahan pertanian yg membutuhkan beberapa bangunan untuk tempat istirahat para petani dan juga beberapa gudang sebagai gudang pupuk maupun penyimpanan hasil pertanian sebelum di jual tuan muda Lin"


ucap di Lou.


"tidak masalah tuan di Lou, yg terpenting semua fasilitas lengkap, juga tiap jalan memiliki seni yg indah agar menarik banyak pengunjung dan bisa menunjang penjualan di tiap toko warga yg akan buka nantinya"


ucap Lin Tian sambil tersenyum.


"jadi sesuai perhitungan kita tadi tuan muda, kita masih membutuhkan dana untuk tahap penyelesaian, bagai manapun matrial yg kita gunakan juga bertambah, karna pembangunan ini juga ada di luar benteng kota sesuai yg tuan muda inginkan"


ucap di Lou sambil tersenyum, di meja sendiri juga penuh akan berkas.


"baik tuan di Lou, yg terpenting pembangunan yg ada di beberapa titik di luar benteng kota harus di selesaikan secepatnya, tempat itu nantinya akan di gunakan oleh petani di sana jika kalau ada cuaca buruk ataupun tempat istirahat bagi petani maupun penjaga yg berpatroli jadi tempat itu cukup penting, dan juga di tiap jalan yg akan di bangun di sekitar lahan itu juga harus di beri penerangan agar penjaga yg ada di atas benteng kota dapat memantaunya saat malam hari, rencananya nanti di perbatasan wilayah antar kota, terutama di dekat lahan yg di kelola akan di bangun benteng yg kokoh, nantinya kota Dumai akan memiliki 2 benteng besar, tentunya rencana ini akan di lakukan saat lahan pertanian itu sudah beroperasi dan memiliki hasil, dan untuk dana yg kita bicarakan tentu aku sudah menyiapkan nya"


ucap Lin Tian, lalu ia mengeluarkan 2 peti besar yg berisi koin emas.


"ke dua peti ini berisi 3 miliar koin emas tuan di Lou, ini juga aku lebihkan untuk biaya bibit tanaman dan juga ternak, sekaligus untuk bonus bagi para pekerja, jika nanti kurang tuan dapat meminta nya lagi padaku"


ucap Lin Tian sambil tersenyum.


"ah..ini sepertinya sudah lebih dari cukup tuan muda Lin, bagai manapun wilayah kumuh hanya tinggal beberapa bangunan lagi selesai, paling menghabiskan kurang dari satu miliar koin emas, sedangkan untuk pembangunan jalan ladang dan juga bangunan di sana hanya menggunakan 1,4 miliar koin emas tuan muda, bagai manapun bahan yg di gunakan adalah bahan dari batu dan campuran sedikit kayu hitam jadi harganya juga lebih murah karna tidak keseluruhan terbuat dari kayu tuan muda Lin"


ucap di Lou.


"kalau begitu akan lebih baik tuan di Lou, ah aku sampai lupa, aku memiliki sedikit hadiah untuk tuan di lou karna sudah banyak membantuku dalam kerja sama ini"


ucap Lin Tian sambil mengeluarkan satu botol kecil berisi satu butir pil tingkat langit.


"ini adalah pil tingkat langit tuan die Lou, guruku yg membuatnya, dengan pil ini tuan die lou dapat menembus kemacetan tuan die Lou dalam berkuktivasi, jika beruntung tuan die Lou akan naik tiga ranah kecil secara langsung dan juga akan membersihkan kotoran yg mengendap di tubuh tuan die Lou sehingga kelak akan lebih memudahkan tuan die Lou untuk naik ke ranah berikutnya tanpa kemacetan"


ucap Lin Tian sambil menyerahkan botol kecil itu.


sedangkan die Lou yg mendengar ucapan Lin Tian langsung mematung, dia tentu terkejut, pil tingkat langit hanya ada di alam tengah ataupun alam atas, pil ini sangatlah langka di alam rendah ini, tentu pil ini adalah harta yg tak ternilai di alam rendah ini.


die Lou menerima botol berisi pil itu dengan tangan gemetar, ia bisa saja mendapatkan pil ini dari cabang serikat yg ada di alam tengah tapi untuk hal itu ia harus memiliki prestasi yg cukup tinggi, karna bagai manapun juga untuk mengirim pil jenis ini ke alam rendah tentu saja memiliki resiko yg cukup tinggi, bagai manapun ahli yg turun ke alam yg lebih rendah memiliki resikonya sendiri jika ada sedikit kesalahan.


"buka lah tuan die Lou"


ucap Lin Tian sambil tersenyum tipis.


"sepertinya ini tidak pantas untuk orang tua ini tuan muda, akan lebih bermanfaat jika tuan muda menggunakan nya sendiri"


ucap die Lou.


"tuan die Lou, guruku tentu saja sudah menyiapkan pil lain untuk ku, jadi pil ini di buat khusus untuk tuan di Lou"


ucap Lin Tian sambil tersenyum.


"trimakasi jika begitu tuan muda Lin, orang tua ini tidak tau harus memberikan apa untuk membalas kebaikan tuan muda Lin"


ucap die Lou, ia sangat tersentuh, pil yg saat ini berada di tangannya adalah pil yg sangat penting baginya, bahkan jika ada pil tingkat 8 belum tentu ia Kana menerobos kemacetan nya, hanya pil tingkat 9 dan 10 yg bisa membuat ya menerobos kemacetan, itupun hanya satu ranah jika beruntung, dan kini di tangan nya ada pil tingkat langit yg mampu membuat dia menerobos 3 tingkat sekaligus.

__ADS_1


"tidak perlu di fikirkan tuan die Lou, silahkan tuan die Lou buka, jika pil ini hanya berfokus untuk menaikan ranah, mungkin pil ini dapat membuat tuan die Lou menerobos 4 tingkatan di ranah tuan saat ini, tapi karna pil ini juga berefek membersihkan maka akan mengurangi trobosan satu ranah"


ucap Lin Tian.


"aku mengerti tuan muda Lin, ini berarti adalah pil yg lebih baik dari pada pil yg berfokus untuk trobosan saja, bagai manapun kondisiku saat ini pasti banyak endapan kotoran dan racun yg sudah aku konsumsi selama seratus tahun belakangan ini.


kalau begitu aku akan membuka nya tuan muda"


ucap die Lou.


"buka lah tuan die Lou"


ucap Lin Tian lagi.


setelah di Lou membuka tutup botol dan mengeluarkan pil yg ada di dalamnya, dirinya langsung terkejut.


"in..ini pil dengan Nandi pil"


ucap die Lou tergagap.


"benar tuan die lou, pil itu sama dengan pil tingkat raja, jika pil itu hanya berada di tingkatan pil tingkat 6 ataupun 7 maka manfaatnya akan sama dengan pil tingkat 9 dan 10, tapi karna pil itu berada di tingkatan langit maka kesenjangan energi yg ada di dalamnya tentu lebih besar"


ucap Lin Tian sambil tersenyum karna melihat ekspresi die Lou yg sedang terkejut.


"tuan muda Lin, aku tidak tau berapa kali kau buat terkejut, ini adalah pil yg sangat berharga, jika suatu saat tuan muda Lin membutuhkan bantuan ku ataupun serikat perdagangan maka jangan sungkan untuk menghubungi orang tua ini"


ucap die Lou.


"baik tuan die Lou, kalau begitu aku permisi dulu, aku masih ingin pergi ke serikat alkemis dan juga mengunjungi wilayah kumuh, temanku Hong liyun sudah berkuktivasi, aku ingin melihat perkembangan nya"


"baik tuan muda Lin, orang tua ini tau jika tuan muda Lin cukup sibuk, mari aku antarkan tuan muda Lin"


ucap die Lou sambil tersenyum tipis dan menyimpan pil itu kembali ke dalam botol.


akhirnya Lin Tian di antar langsung oleh die Lou seperti biasa, tapi saat di tengah jalan, tepatnya di ruang senjata ia secara tidak sengaja melihat kelompok pemuda dan 1 pria paruh baya yg bersama mereka.


dengan matanya ia bisa melihat kejanggalan dari salah satu pemuda yg memegang pedang berwarna abu-abu.


Lin Tian yg tau itu langsung menghampiri kelompok itu, sedangkan die Lou yg melihat hal ini tidak mengerti, tapi ia tetap.megikuti Lin Tian.


"kawan jika kau menggunakan pedang itu saat ini, maka kau akan bernasib sial, otot dan pembuluh darahnya beluk Mampun menanggung berat dari pedang itu, walaupun kau berfikir akan terbiasa dengan beratnya nanti, tapi kau salah karna tidak mengerti akan kondisi tubuhmu"


ucap Lin Tian.


kelompok itu adalah kelompok sekte gunung suci, mereka yg mendengar ucapan Lin Tian langsung menatap Lin Tian.


"teman, apa maksudmu...?"


ucap pemuda yg sedang memegang pedang itu.


"pedang yg kau pegang itu memiliki kemampuan yg cukup baik, setiap kau mengalirkan qi mu ke pedang itu untuk menyerang lawan, maka daya hancurnya akan sepadan dengan beratnya, tapi tekanan yg di hasilkan juga akan di rasakan oleh pengguna nya, jadi selain dari berat nya pedang itu juga akan bertambah berat karna tekanan daya hancur nya.


aku melihat kau pengguna senjata berat dan sudah berlatih cukup lama dengan senjata berat, tapi seperti yg aku katakan tadi otot dan pembuluh darahmu belum mampu mendapatkan tekanan secara mendadak, kau harus meningkatkan otot dan pembuluh darahmu dulu dengan senjata lain.

__ADS_1


senjata yg kau pegang terbuat dari batu hitam, biji besi hitam, batu meteor hitam dan esensi tanduk kerbau batu, karna bahan itu berat pedang itu melebihi ukuran nya, dan dari esensi tanduk kerbau batu itu, pedang itu memiliki kemampuan tekanan serangan yg besar secara mendadak, tapi jika tubuhmu kuat dan kau menggunakan pedang itu dalam pertarungan maka kekuatan fisikmu akan terus meningkat.


tapi sayang sekali otot dan pembuluh darahmu belum cukup kuat.


jadi aku sarankan jangan menggunakan pedang itu terlebih dahulu sebelum kau mampu"


ucap Lin Tian sambil tersenyum ramah.


"bagai mana kau tau akan kondisiku..?"


ucap pemuda itu.


"aku seorang alkemis tentu saja aku tau"


ucap Lin Tian.


sedangkan tetua sekte gunung suci hanya melihat dan mendengarkan ucapan Lin Tian.


"tuan muda, penjelasan mu masuk akal, tapi muridku ini memerlukan senjata untuk saat ini, dan tidak ada senjata yg cocok selain ini"


ucap tetua itu.


"yah itu bisa di atur, sebenarnya senjata itu bisa di sempurnakan sedikit, untuk meredam tekanan yg mendadak kepada penggunanya, kita hanya perlu membuat Aray penyerap energi, karna pada dasarnya tekanan yg datang berasal dari ledakan energi yg meluas dan di tangkap oleh pedang itu karna pedang itu sebagai pusatnya"


ucap Lin Tian.


kelompok sekte gunung suci itu tertegun.


"tuan muda ini, untuk membuat Aray pada senjata memerlukan penempa lagi yg tau tentang Aray, sepertinya akan cukup memakan waktu untuk mencarinya"


ucap tetua itu.


"bisakah aku meminjam pedang itu sebentar..?"


ucap Lin Tian kepada pemuda yg memegang pedang itu.


"ah..bukan nya aku tidak boleh teman, tapi pedang ini cukup berat"


ucap pemuda itu ragu, bagai manapun ia tau jika seorang alkemis tidak memiliki kekuatan tempur yg mumpuni.


"kita coba dulu"


ucap Lin Tian sambil menghampiri pemuda itu.


"baik jika begitu, ini tolong persiapkan dirimu teman"


ucap pemuda itu pasrah.


Lin Tian menerima pedang itu dengan satu tangan.


semua orang langsung terkejut, karna Lin Tian mampu mengangkat pedang itu dengan sangat mudah tanpa beban sama sekali.


setelah itu Lin Tian membuat raya di atas bilah pedang itu menggunakan qi dan kekuatan jiwanya.

__ADS_1


jari telunjuknya bergerak cukup cepat dan membentuk pola Aray yg rumit.


semua orang dapat melihat hal itu, mereka tambah terkejut karna Lin Tian yg seorang alkemis juga bisa membuat Aray.


__ADS_2