Reinkarnasi Sang Dewa Alkemis.

Reinkarnasi Sang Dewa Alkemis.
bab 115.menunggu telur phonik menetas.


__ADS_3

"lalu bagai mana tuan , jika kita tidak mengambil nya dan ada orang yg menemukan nya, bukan nya akan berbahaya...?"


ucap baihu.


"baihu, tentu itu tidak akan muda, alam ini memiliki hukum nya sendiri, sebenar nya kristal ini bisa terbentuk lagi selama bagian lain masih ada, tapi itu memerlukan waktu yg sangat lama bagi mahluk alam ini, aku akan menyembunyikan nya dan menyegel nya dengan Aray khusus"


ucap Lin Tian dengan tenang.


baihu juga berfikir untuk menyegel kristal energi alam itu, dia juga sependapat dengan Lin Tian.


"itu seperti nya adalah jalan terbaik untuk saat ini tuan"


ucap baihu.


"tapi sebelum menyegel kristal ini, ada hal menarik di depan sana baihu"


ucap Lin Tian sambil tersenyum misterius.


"apa tuan melihat sesuatu..?"


ucap baihu.


"tidak, hanya saja filing ku berkata demikian"


ucap Lin Tian sambil tersenyum.


baihu yg mendengar itu, langsung memutar mata nya, dia sudah sering mendengar hal itu dari Lin Tian.


"ayo ke sana baihu"


ucap Lin Tian dengan santai lalu mulai berjalan lagi ke depan.


baihu mengikuti Lin Tian sambil memperhatikan sekeliling nya, jalan di dalam goa itu semakin lama semakin menurun, hingga beberapa saat kemudian mereka bisa melihat cahaya merah di kejauhan dan hawa panas yg semakin menajam.


"tuan di sini ada lava yg sangat luas, apa ini adalah gunung berapi bawah tanah..?"


ucap baihu sambil melihat hamparan kolam lava merah yg sangat panas.


"ini adalah gunung berapi kuno baihu, tapi sebenar nya letak nya tidak berada di sini, tapi karena perubahan tinggi daratan, lava ini ikut naik ke permukaan selama ribuan tahun, kau lihat di sana ada pulau, itu tidak terendam lava kan, apa kau tidak melihat pohon apa yg ada di sana"


ucap Lin Tian sambil menunjuk ke arah pulau kecil di tengah hamparan kolam lava.


baihu melihat nya, dia tertegun, karena tidak terlalu fokus sebelum nya, dia tidak melihat pohon kecil di tengah pulau kecil itu.


"itu....bukan nya itu adalah buah sepiritual api, itu adalah buah dewa yg langka tuan, bagai mana bisa tumbuh di alam rendah yg tipis dengan energi alam seperti ini"


ucap baihu.

__ADS_1


"hahahahaha apa kau sudah lupa baihu, ini adalah gunung bawah tanah kuno, dan tak jauh dari sini ada kristal energi alam, tempat ini memiliki energi alam yg cukup pekat di bandingan tempat lain nya, tentu saja buah itu bisa tumbuh di sini, tapi yg lebih menarik bukan lah buah itu baihu, walaupun buah itu sangat langka dan hanya tumbuh ribuan tahun, dan dapat meningkatkan elemen api dan juga Dao elemen api, tapi itu tidak terlalu berharga untuk kita ,ada yg lebih membutuhkan nya, dia ada di bawah danau lava ini"


ucap Lin Tian sambil tertawa pelan.


baihu mendengar ucapan tuan nya, dia langsung mempertajam semua Indra nya.


setelah beberapa saat, dia bisa merasakan aura yg sangat familiar untuk nya.


"eh..aura ini, aku tidak asing dengan aura ini"


ucap baihu dengan mata yg mulai menyipit.


"kau tidak salah baihu, di dalam lava ini ada telur phonik yg sebentar lagi akan menetas, dan buah itu sangat bermanfaat untuk nya yg baru lahir"


ucap Lin Tian sambil tersenyum tenang.


"bagai mana mungkin, tuan kau menemukan ku saat aku belum lama lahir, dan sekarang kau menemukan si phonik saat dia akan menetas, seperti nya kau mengetahui semua nya tuan"


ucap baihu heran.


"sudah ku bilang, filing ku ini selalu tepat"


ucap Lin Tian sambil tersenyum.


"apa apaan, apa filing tuan memang seperti itu sejak dulu"


batin baihu heran dan juga penuh pertanyaan teka-teki di otak nya.


"eh...bukan nya lebih baik membiarkan nya menetas dulu, dengan begitu kita tidak perlu mencarikan tempat yg cocok lagi untuk nya menetas"


ucap baihu, dia bingung dengan pemikiran tuan nya.


"aku akan sedikit membantu nya baihu, jika kita menunggu di sini akan membutuhkan waktu lama kan, sedangkan kita perlu berjalan-jalan di luaran sana"


ucap Lin Tian tanpa menoleh dan terus berjalan dengan santai.


setiba nya di tengah pulau kecil, Lin Tian mengamati buah sepiritual.api, buah dewa ini hanya tumbuh satu biji tiap beberapa ribu tahun.


"buah ini sudah matang, sudah saat nya di petik, setelah buah ini di petik maka pohon nya akan mati karena energi nya ikut terserap oleh buah ini, yah ini lah hukum alam"


ucap Lin Tian dengan santai memetik buah sepiritual api itu.


buah itu memiliki beberapa nama berbeda di tiap alam, ada buah sepiritual api, ada buah Dao api, ada buah dewa api dan masih banyak lagi, pada dasar nya buah langka ini mengikuti ciri-ciri dari dunia tempat nya tumbuh.


Lin Tian kemudian memetik buah itu, setelah di petik, benar saja pohon buah yg sudah tidak memiliki daun dan terlihat hanya pohon yg kering itu langsung terbakar dan berubah menjadi abu.


"nah saat nya membantumu burung kecil"

__ADS_1


ucap Lin Tian dengan santai dan buah sepiritual api di tangan nya.


Lin Tian membuat Aray di udara kosong, simbol-simbol Aray yg rumit dan kuno perlahan selesai, simbol-simbol Aray itu menyebar dan berhenti di titik yg sudah di kehendaki.


"aray pengumpul energi murni dan percepatan waktu aktif"


ucap Lin tian dengan santai dan tanpa beban sama sekali.


baihu hanya melihat saja, dia tidak berkomentar sama sekali.


energi alam yg sangat murni perlahan terserap ke dalam Aray yg di buat Lin Tian, terutama dari kristal energi alam yg ada di lorong goa.


setelah itu, Lin Tian menghentakkan kaki nya pelan, dari tanah langsung terbentuk kursi dan meja sederhana.


"hei baihu, apa kau tidak lapar, ke sini lah, di lava ini seharus nya kita bisa memanggang daging bukan"


ucap Lin tian.


"tuan aku belum berburu, apa yg akan kita panggang..?"


ucap baihu heran.


"kau pikir aku tidak membawa perbekalan lain selain yg aku siapkan di luar goa, lihat ini"


ucap Lin Tian sambil mengeluarkan 2 daging besar.


"apa daging babi ini tidak cukup baihu, kau tau, babi ini adalah hasil perternakan warga, tepat nya adalah calon ternak warga kota tempat ku tinggal, ini pasti enak karena di rawat dengan baik"


ucap Lin Tian dengan santai.


baihu yg melihat itu langsung tersenyum.


"hehehehehehe jika itu aku tentu saja tidak akan melewatkan nya tuan"


ucap baihu, dia langsung melompat ke arah Lin Tian, dia melapisi tubuh nya dengan angin yg padat agar hawa panas dari lava itu tidak membakar bulu nya.


Lin Tian dengan santai mengeluarkan ranting pohon dari ruang hampa, dia mengambil ranting itu dari semesta kecil nya.


baihu yg melihat itu heran, apa tuan nya juga menyimpan ranting pohon di cicin penyimpanan nya ,tapi dia melihat sendiri itu bukan berasal dari cicin penyimpanan nya.


"eh..tuan apa kau juga menyimpan ranting pohon di penyimpanan mu...?"


ucap baihu heran.


"tentu tidak baihu, ini aku ambil.dari dunia kecil ku"


ucap Lin Tian santai sambil menusukan ranting pohon sebesar lengan anak kecil itu ke dua daging babi besar itu, dia juga melumuri bumbu yg sudah di siapkan oleh ibunya dari rumah.

__ADS_1


baihu hanya melihat saja, dia tidak sabar ingin makan daging babi itu.


jika ada orang yg tau seorang pemuda dan harimau putih menunggu telur phonik yg akan menetas sambil memanggang daging babi dengan santai, pasti mereka akan muntah darah, bagai mana pun phonik adalah hewan suci dalam legenda.


__ADS_2