
"aku pernah membaca nya di buku kuno saat di alam dewa tuan, itu catatan yg di tinggalkan oleh dewa kekosongan, lalu bagai mana dewa kekosongan yg mampu menyerap energi kekosongan bisa mati tuan...?"
ucap baihu heran.
"hahahahahha masih ada banyak misteri di semesta ini baihu, kita hanya hidup di dalam galaxi, sedangkan alam semesta sangat luas, ada sekat ruang kosong di tiap pembatas antar galaxi, itu lah yg di sebut ruang kekosongan, hanya kehampaan yg ada di sana, tidak ada planet, bintang, ataupun benda-benda lain nya,
tentu ada kekuatan yg lebih besar yg mampu mempengaruhi ruang kosong berserta energi nya.
galaxi sama seperti planet baihu, mereka perlahan bergerak sesuai jalur mereka, dan perlahan melewati ruang kosong pembatas itu baihu, jadi semua galaxi yg ada di semesta ini saling bergerak tapi kita tidak bisa melihat dan menyadari nya karena luas nya.
ada banyak kehidupan dengan kekuatan mereka yg bervariasi.
ada banyak sekali galaxi, dan ada juga sekumpulan galaxy yg membentuk satu wilayah, dan itu bukan hanya satu kelompok melainkan banyak sekali kelompok galaxi yg memiliki wilayah nya sendiri, dan mereka juga bergerak di ruang kosong di semesta ini, dan semesta ini terus berkembang, banyak galaxy baru yg terus tercipta di ruang kosong di luar batas pengetahuan, hanya sang pencipta yg tau batas semesta ini, dan di luar semesta ini masih ada semesta lain, semesta ini masih menjadi misteri, jadi jika ada yg bertanya sampai di mana puncak kekuatan itu, maka aku akan mengatakan, tidak ada yg tau puncak kegiatan yg sesungguh nya, hanya sang pencipta saja yg memiliki kekuatan puncak, kita yg di ciptakan tidak akan bisa melampaui nya.
dewa kekosongan bisa mati karena dia bertarung dengan pemilik elemen semesta, di mana dia bisa menggerakkan tiap galaxy di ruang kosong, di ruang kosong itu tercipta galaxy baru selama miliaran tahun, jadi ruang kosong itu juga tempat awal lahir nya energi, jika energi itu bisa tercipta dari ruang kosong maka ruang kosong bisa di kuasai oleh energi itu, dia hanya menyerap.energi kekosongan, tidak menguasai kekosongan, sedangkan di semesta ini terdapat ruang kosong yg sangat lah luas, dan banyak kekuatan yg berbeda yg tercipta di ruang kosong, jadi energi ruang kosong masih bisa terpengaruh oleh energi sepesial semesta, jadi ruang kosong dan energi nya bisa di tendang oleh energi lain.
dulu aku memang ras dewa, itu sebutan untuk mahluk hidup yg ada di galaxy kita, tapi apa kalian tau tentang alam semesta ini yg sesungguh nya, hanya sang pencipta dan dewa sejati dari segala dewa yg tau baihu"
__ADS_1
ucap Lin Tian.
baihu yg mendengar itu tentu terkejut, dia bingung dari mana tuan nya tau tentang pengetahuan seperti ini.
"tuan, kau pernah mencoba naik menjadi alkemis tingkat semesta, apa pengertian mu tentang alkemis semesta...?"
ucap baihu.
"ranah semata sebenar nya adalah ranah yg di mana kita bisa dengan bebas menjelajahi semua alam semesta ini baihu, tapi tentu itu ada batasan nya sendiri, kau bisa menjelajahi tiap galaxy dan tinggal di dalam nya, kau bisa melewati ruang kekosongan di semesta ini, dan kau bisa menciptakan domainmu sendiri dengan menggunakan kehendak kekuatanmu, mereka di sebut dewa abadi, dewa yg melampaui dewa lain nya di alam dewa, tapi apa mereka adalah dewa sejati, tentu tidak baihu, mereka juga bisa mati karena hukum semesta, mereka tidak bisa menciptakan mahluk hidup, sedangkan dewa sejati yg di sebut penguasa semesta mampu mengatur semesta ini baihu, para dewa abadi itu hanya menjelajah di dalam nya melewati tiap kekosongan, apa mereka tau atau pernah melihat tercipta nya dunia di luar sana, tentu tidak, mereka menciptakan wilayah mereka menggunakan pemahaman dunia yg ada saat ini, seperti keseimbangan energi atau elemen di dunia, mereka membuat dengan perhitungan itu, dan itu tidak sempurna, karena dia bukan sang pencipta atau dewa sejati, dewa sejati adalah dewa yg mampu menggunakan kekuatan sang pencipta, nama dewa di berikan oleh mahluk hidup yg di ciptakan, dia tidak memiliki nama, atau bahak ada nama lain yg di berikan kepada nya oleh mahluk ciptaan nya, aku lebih suka menyebut nya sang pencipta, karena dia lah yg menciptakan segala nya, dan nama dewa sejati adalah mahluk yg mampu menggunakan kekuatan sang pencipta, jika ras dewa yg menjadi abadi itu, mereka bukan abadi hanya berumur panjang saja, hanya sang pencipta yg abadi, nyata nya mereka tidak bisa mengunakan kekuatan sang pencipta"
ucap Lin Tian.
ucap baihu.
Lin Tian yg mendengar itu langsung tersenyum.
"baihu, ranah abadi memiliki syarat, mereka yg mampu mencapai ranah abadi pasti mendalami Dao mereka masing-masing, dan tiap abadi tidak akan ikut campur urusan ras dewa ataupun ke dudukan, mereka lebih suka mendalami Dao mereka dengan tenang dan mencari tau misteri di semesta ini, mereka menjelajah semesta dan mempelajari nya demi jalan Dao mereka, bahak itu akan menghabiskan triliunan tahun hanya untuk menjelajahi nya, itu pun jika mereka mampu, karena semesta ini terus berkembang baihu, dan lagi masih ada semesta lain di luar semesta ini, dan semua itu ada dalam pengawasan sang pencipta atau dewa sejati yg agung"
__ADS_1
ucap Lin Tian.
"jadi begitu, aku memang pernah mendengar jika kita harus memiliki jalan Dao untuk menjadi abadi, tapi aku tidak mengerti apa itu Dao, tapi aku merasa sudah berjalan di jalan Dao itu"
ucap baihu.
"Dao adalah jalan yg kita pilih dan pelajari baihu, Dao adalah jalan yg harus kita mengerti, Dao tidak terbatas, tiap pemahaman Dao pasti akan ada hal baru, di sana lah ranah abadi semain bisa menjadi kuat di banding abadi lain nya, jadi setelah ranah dewa abadi, tidak akan ada ranah tingkatan lagi, tapi itu kaan berubah menjadi pemahaman Dao yg semakin orang itu mendalami Dao dan semaki dalam Dao mereka maka merek akan semakin kuat, sama seperti sebelum nya, batasan Dao tergantung dengan hukum semesta, jika semesta mengijinkan maka mungkin orang itu mampu melampaui dewa abadi"
ucap Lin Tian dengan santai.
"pengetahuan tuan yg sudah hampir menjadi alkemis semesta memang lebih luas dari pada aku yg belum pernah mengalami nya"
ucap baihu.
"hahahahhaha sudah aku katakan baihu, jika kau tidak akan mampu mengukur diri ku ini"
ucap Lin Tian sambil tertawa.
__ADS_1