
"hehehehehehe aku akan menempanya nanti menjadi pedang, kebetulan aku ingin menjadi pendekar pedang di kehidupan ini, dulu aku hanya menjadikan pukulanku sebagai senjata sekarang karna aku akan mengejar kekuatan maka aku harus bisa menggunakan senjata yg aku inginkan"
ucap Lin Tian.
"bibi batu ini berapa harganya...?"
ucap Lin Tian.
"oh batu itu tuan muda, batu itu juga di temukan oleh suamiku di sungai yg sama dengan batu yg tuan muda beli tadi, bedanya batu itu cukup berat, karna ukurannya sama dengan batu yg tuan muda beli tadi dan sepertinya itu tergolong matrial yg sama dengan batu yg tuan beli karna tidak memancarkan aura dan energi maka aku akan memberikan harga yg sama dengan batu tadi"
ucap wanita paruh baya itu.
"baiklah bibi, ini 500 koin emas"
ucap Lin Tian sambil menyerahkan 509 koin emas yg langsung ia taruh di meja kios karna kantong biasa yg ia bawa telah habis.
"terimakasi tuan muda"
ucap wanita itu sambil menyimpan koin emas.
"baiklah bibi sepertinya aku sudah selesai memilih, kalau begitu aku pergi dulu"
ucap Lin Tian.
"baik tuan muda, hati-hati di jalan jangan lupa mampir lagi kemari"
ucap wanita paruh baya itu.
"sayang ini pesanmu, cepat kau makan kasian anaku nanti, biar aku yg melayani pembeli"
ucap seorang pria paruh baya yg tak alin adalah suami wanita tadi.
"baiklah sayag, kau layani dengan baik"
ucap wanita itu.
Lin Tian yg mendengar itu hanya tersenyum saja sambil berjalan menjauh.
ia berniat langsung pulang dan meracik pil untuk ia jual.
setelah berjalan cukup lama akhirnya Lin Tian sampai di kediaman klannya, ia langsung menuju ke kediamannya.
"karna aku tidak memiliki tungku aku bisa langsung meraciknya tanpa tungku, untuk kekuatan jiwaku masih sama dengan kekuatan jiwaku yg dulu dan tidak mengalami penurunan atau kerusakan saat bereinkarnasi"
ucap Lin Tian sambil memasuki kamarnya.
hari masih siang jadi ia berniat langsung memurnikan pilnya.
ia mulai mengeluarkan bahan yg telah ia beli dan menghitungnya.
"setidaknya satu set bahan ini bisa menghasilkan pil roh tingakt 3 sebanyak 6 butir, jika hanya alkemis di alam ini bahan ini hanya bisa di gunakan untuk membuat pil tingkat 1 tapi di tanganku yg bisa memaksimalkan bahan obat atau energi yg ada di dalam herbal ini tanpa kebocoran, maka hasilnya akan menyamai energi yg ada di dalam pil roh tingakt 3 kualitas sempurna yg di buat oleh alkemis alam ini"
ucap lin Tian.
"mari kita mulai"
ucap Lin Tian.
ia mulai menggunakan elemen api dan energi jiwanya, ia mengontrol api di tangannya setelah api cukup panas dan cukup besar untuk menampung herbal, ia langsung memasukan 4 herbal yg berbeda itu seperti mainan, lalu ia mengontrol api di tangannya menjadi 4 bagian yg memiliki suhu yg berbeda.
setelah bahan mulai meleleh Lin Tian langsung meningkatkan suhu pada apinya, itu semua di lakukan untuk memisahkan kotoran secepat mungkin agar esensi dari herbal tidak bocor atau terbuang bersamaan dengan racun atau kotoran pada herbal.
cara ini hanya bisa di gunakan jika kontrol energi jiwa dan kontrol qi pada api selaras dan sempurna tanpa kesalahan, Lin Tian adalah dewa alkemis di kehidupan sebelumya jadi kontronya terhandap energi jiwa dan qi nya tentu sangat sempurna.
setelah kotoran di hilangkan ia langung menyatukan cairan herbal itu menjadi satu, setelah cairan menggumpal, ia mulai membaginya menjadi beberapa bagian dan mulai membentuknya, setelah terbentuk bulatan ia mulai membuat segel tangan dengan cepat untuk membuat Aray penyerapan energi alam di atas cairan yg menggumpal itu, setelah Aray jadi, Aray itu langsung menyerap energi alam dengan sangat cepat dan Lin Tian mulai mengontrolnya lagi dengan tangannya agar energi yg masuk tidak melebihi kapasitas pil dan merusaknya, cairan itu mulai memadat di dalam api yg melayang di depan Lin Tian, Karno kontrol jiwanya api itu masih bisa bertahan dalam proses pemurnian walaupun tidak bersentuhan dengan telapak tangan Lin Tian lagi.
setelah merasa cukup Lin Tian langung memadatkan cairan itu dengan cara menurunkan suhu apinya dengan cepat, setelah pil memadat otomatis energi alam yg di serap juga berhenti.
6 butir pil berwarna putih bersih dan mengkilap melayag di depan Lin Tian.
tehnik ini adalah tehnik kuno tingkat tinggi karna harus memenuhi persyaratan tertentu dan latihan yg cukup melelahan untuk menguasainya, tapi bagi Lin Tian yg seorang dewa alkemis tentu ininhanya mainan anak-anak.
"6 butir pil roh tingkat 3 kualitas sempurna, jika di jual paling tidak ini memiliki harga sama dengan pil roh tingkat 4 kualitas 100% atau mungkin lebih karna kelangkaannya, jangankan 100% di pasaran hanya ada pil kemurnian 70%-90% saja dan itu cukup langka dan hanya alkemis handal yg bisa membuatnya dan dalam sehari belum tentu berhasil memrunikan pil dengan kemurnian 90% karna mereka hanya mengandalkan keberuntungan"
batin long Shan sambil mengamati 6 butir pil yg melayang di depannya.
*kualitas pil sendiri di bagi menjadi tingkat 1-10, ye memiliki kemurnian 10-100% dan di atas itu masih ada pil kualitas sempurna yg tidak memiliki kotoran atau racun sama sekali dan kasiatnya dapat di serap oleh tubuh hingga 100 % tapi berbeda dengan pil yg memiliki kemurnian 100%, Pi ini masih bisa di serap hingga 100% kasiatnya, tapi masih meninggalkan sedikit kotoran walaupun hanya setitik debu*
" tapi jika aku menjual pil ini bukannya akan membuat gempar, dan ini akan merepotkan dan lagi mereka pasti akan megangguku saat berkuktivasi"
batin Lin Tian.
"ah sebaiknya aku simpan dulu pil roh ini, dan aku Samapai lupa untuk membuat Aray pada botol pil yg sudah aku beli tadi"
ucap Lin Tian sambil menepuk jidatnya, lalu ia memasukan 6 butir pil itu di dalam 1 botol.
__ADS_1
bau harum pil kualitas sempurna yg Lin Tian buat, sampai menyebar keluar dari kamarnya dan tercium oleh ibunya.
"bau ini, adalah aroma pil, tapi kenapa harum sekali, apa anak itu langsung berhasil memurnikan pil pertama kalinya, aku harus melihatnya"
ucap Han Ying sambil bergegas ke kamar putranya itu.
tok..tok..tok..
"Tian'er ini ibu, apa kau ada di dalam..?"
ucap Han Ying.
Lin Tian yg mendengar itu langsung terkejut.
"sialan aku lupa untuk membuat Aray pengahalah di kamarku"
ucapnya sambil menepuk jidatnya lagi.
"ya ibu, masuk saja tidak aku kunci"
ucap Lin Tian, ia sudah pasrah saat ibunya tau.
kemudian Han Ying langsung masuk dan melihat Lin Tian yg sedang duduk di lantai dan memegang satu botol pil.
"apa kau berhasil memurnikan pil tian'er, ibu dapat mencium aromanya, pil apa yg kau buat kenapa harum sekali..?"
ucap han Ying.
"ah..itu ibu aku hanya memurnikan pil tingkat 3"
ucap Lin Tian sambil megaruk kepalanya yg tidak gatal.
"apa..!"
"katakan lagi, tadi kau bilang apa..?"
ucap Han Ying kaget dan tidak percaya.
"ah..anu ibu, aku hanya memurnikan pil tingkat tiga"
ucap Lin Tian sambil tersenyum canggung.
"bagaimana mungkin, kau yg baru belajar menjadi alkemis langsung bisa memurnikan pil tingkat 3 dan itu sangat harum sekali, bukan seperti aroma pil yg biasanya, tunjukan pada ibu, ibu mau lihat pil buatanmu"
ucap Han Ying sambil mengulurkan tangannya.
setelah mendapatkan botol pil yg di berikan oleh putranya, Han Ying langsung membukanya dan aroma pil sekali lagi tersebar di ruangan itu.
Han Ying langsung mengeluarkan pil itu di atas telapak tangannya, dan pil berwarna putih bersih halus tanpa kotoran dapat di lihat, dan ia juga masih bisa merasakan kalau pil yg ada di tangannya itu masih hangat pertanda baru saja di murnikan.
"i..ini..pil tingkat tiga kualitas tinggi"
ucap Han Ying sambil bergetar.
"ah..ibu sedikit salah, itu pil roh tingakat tiga yg memiliki kemurnian sempurna, yg artinya pil itu berada di atas pil yg memiliki kemurnian 100%"
ucap Lin tian canggung.
"apa..!"
ucap Han Ying.
"jangan teriak ibu, nanti ada yg mendengarnya" pil itu tidak memiliki kotoran sedikitpun, jika kemurnian 100% masih memiliki kotoran walaupun itu hanya setitik debu, dan bisa di serap 100% kasiatnya, tapi tetap saja masih ada kotorannya, berbeda dengan pil yg ada di tangan ibu, itu sama sekali tidak memiliki kotoran dengan begitu esensinya akan lebih mudah di serap oleh tubuh dari pada pil yg memiliki kemurnian 100%"
jelas Lin Tian.
"kau..kau...berhasil memurnikan 6 butir pil tingkat sempurna sekaligus dan ibu baru kali ini mendengar pil dengan kualitas seperti ini"
ucap Han Ying tergagap masih syok.
"ayolah ibu, pil kualitas itu memang ada, dan mungkin di buku sejarah hanya menjadi mitos saja, tapi pil itu memang ada buktinya ada di tangan ibu"
ucap Lin Tian.
"hehehehehehe dan ibu aku akan melelang pil itu, jadi jangan beri tau siapapun tentang ini, bahkan anggota klan kita, kecuali ayah"
ucap Lin Tian dengan wajah memohon.
Han Ying yg melihat ini langsung mengatur napasnya agar tenang.
"memang kenapa jika ada orang yg tau..?"
ucap Han Ying.
"ayolah ibu, aku ingin menghasilkan uang dan berkuktivasi tanpa gangguan, coba fikir saja jika banyak orang yg tau aku bisa memurnikan pil seperti itu pasti meraka akan mencariku dan memintaku untuk memurnikan pil untuk mereka dengan begitu kultivasiku pasti akan terganggu"
__ADS_1
ucap Lin Tian.
"Hem benar juga, tapi kau akan menjadi alkemis besar walaupun tidak memiliki kultivasi tinggi pun"
ucap Han Ying.
"tidak-tidak, alkemis memang hobi ku sekarang tapi, kekuatan itu juga sangat penting, jadi aku bisa menjadi alkemis yg hebat dan kultivator yg kuat, semua itu bisa seimbang dan sempurna, bukannya dengan begitu akan lebih baik lagi ibu hehehehehehe"
ucap Lin Tian.
"dasar kau, apa kau ingin mempelajari semua hal"
ucap Han Ying.
"yah jika itu di perlukan maka aku akan melakukannya ibu"
ucap Lin Tian degan polosnya.
Han Ying yg mendengar itu langsung melotot.
"apa itu tidak akan membebanimu"
ucap Han Ying.
"tentu saja tidak ibu, selama ada waktu luang aku bisa mengaturnya, apa ibu lupa jika putramu ini jenius sekarang hahahahahha"
ucap Lin Tian.
Han Ying yg mendengar itu langsung berkedut.
"hah terserah kau saja, yg terpenting jangan memaksakan diri, ibu akan selalu mendukungmu"
ucap Han Ying sambil menyerahkan pil yg sudah ia masukan kedalam botol itu kembali.
"hehehehehe ibu tenang saja, tapi ibu jangan bocorkan ini kepada siapapun"
ucap Lin Tian.
"baik-baik..jangan lupa makan malam, ibu keluar dulu"
ucap Han Ying.
"ibu tenang saja"
ucap Lin Tian sambil memandangi ibunya keluar dan menutup pintu kamarnya kembali.
"kenapa aku bisa ceroboh, untung yg tau ibu sendiri, jika orang lain pasti akan merepotkan"
gerutu Lin Tian.
tak ingin hal itu terulang lagi ia langsung membuat Aray di dalam kamarnya.
setelah itu ia melanjutkan pembuatan pilnya.
"sebelum melanjutkan, aku akan membuat Aray untuk botol-botol pil ini"
ucap Lin Tian lalu mulai menulis rune-rune Aray di lantai setelah selesai ia langsung menata botol-botol itu di atas rune itu.
"dengan begini aku tidak perlu membuat Aray satu per satu tiap botol.
Aray pembagian, Aray ini bisa membelah dirinya dan menempel pada bidang yg sudah di siapkan dan di atur dengan energi jiwa, tidak ada yg tau tentang Aray ini karna Aray ini adalah Aray kuno dan di gunakan untuk membuat Aray pada botol pil atau ramuan jaman kuno, dan ini aku dapatkan dari kitab semesta heehhehehe"
ucap Lin Tian.
"Aray pembagi aktifkan"
ucap Lin Tian setelah membuat segel Aray dengan tangannya.
tiba-tiba Aray yg ada di lantai itu bersinar dan rune Aray itu langsung bergerak dengan sendirinya dan menempel pada tiap botol pil yg ada di lantai, Aray itu tidak menempel permanen hanya lewat saja tapi setelah rune itu lewat di botol pil itu akan menempel rune Aray yg sama.
setelah beberapa saat akhirnya proses itu selesai.
"nah dengan begini masalah botol sudah selesai, sekarang mari lanjutkan pemurnian pil nya hehehhehe"
ucap Lin Tian sambil memasukan botol-botol itu kembali ke dalam cincin ruangnya.
dia mulai memurnikan pil dengan tehnik yg sama seperti tadi.
dia kan untung banyak, selain bahan yg dia pakai adalah bahan yg tidak terlalu tua atau bisa di bilang masih muda dan hanya bahan herbal tingkat rendah dan menengah untuk membuat pil tingkat 1 kualitas cukup tinggi di kemurnian 60% tapi di tangannya menjadi pil dengan kemurnian sempurna, jika ada yg mengetahui ini selain ibunya mungkin mereka akan merebutkan Lin Tian.
setelah beberapa jam akhirnya pemurnian Lin Tian selesai dan ia berhasil memurnikan pil sebanyak 480 butir tanpa ke gagalan satupun.
ia memasukan per botol 6 butir pil dan mendapatkan 80 botol pil.
"hehehehehehe sudah selesai"
__ADS_1
ucap Lin Tian sambil melihat botol yg ada di depannya yg berisi pil buatannya.