Reinkarnasi Sang Dewa Alkemis.

Reinkarnasi Sang Dewa Alkemis.
bab 86.terbuka nya gerbang reinkarnasi para roh dan tehnik terlarang.


__ADS_3

"yun'er, si'er kalian sudah besar"


ucap roh wanita paruh baya.


sontak Hong liyun langsung menangis adiknya Hong Siyi juga langsung menangis.


dia masih ingat wajah ibunya.


"i..ibu..."


ucap Hong Siyi.


Lin Tian dapat melihat semua itu.


"kalian dapat bersentuhan, tapi waktu kalian tidak lama karna hukum langit hanya memberikan sedikit waktu sebelum para roh pendahulu di tarik untuk menunggu reinkarnasi mereka"


ucap Lin Tian sambil tersenyum.


sontak semua orang langsung memeluk para roh keluarga mereka, mereka ingin berpelukan untuk yg terakhir kalinya sebelum berpisah kembali.


Hong liyun dan Hong Siyi mulai memanfaatkan waktu mereka bersama keluarga mereka.


mereka mulai menceritakan kehidupan mereka yg mulai menjadi lebih baik dan para orang tua mereka juga memberikan nasehat, semangat, dan pesan kepada mereka.


semua pengunjung dapat melihat kejadian yg begitu luar biasa yg terjadi di depan mata kepala mereka.


kejadian yg bagi mereka sangat mustahil di lakukan, mereka juga melihat roh-roh yg melayang tenang memenuhi wilayah kota Dumai dengan perasaan takjub.


leluhur klan Lin juga hadir dan menemui keturunan mereka, hanya nenek Lin Tian yg tidak ada, pada dasarnya roh orang yg mati dengan tenang tidak akan muncul, karna mereka sudah menunggu reinkarnasi mereka.


kecuali para roh yg semasa hidup masih ada penyesalan dan masalah yg belum tuntas, walaupun sebagian dari jiwa roh mereka sudah menunggu reinkarnasi, tapi pada dasarnya mereka masih belum sempurna, dan roh-roh itu akan menghilang jika sebagian jiwa mereka sudah bereinkarnasi.


suara tangis, suara kebahagiaan, suara obrolan terus terdengar antara roh dan keluarga mereka.


Lin Tian masih dengan tenang melayang, dan pohon yg menyebarkan serbuk cahaya itu juga terus menyebarkan serbuknya.


setelah beberapa menit, para roh itu kembali ke kerumunan roh-roh yg lain.

__ADS_1


"anak muda, terimakasi telah memberikan kesempatan kepada para roh seperti kami untuk bertemu dengan keturunan tau keluarga kami, sekarang tidak ada dendam ataupun rasa penyesalan di diri kami setelah mengetahui kondisi keturunan dan keluarga kami, jika pun ada yg sudah tidak memiliki keluarga yg masih hidup, paling tidak kami akan bertemu nanti di tempat kami"


ucap roh pria tua.


"tidak masalah, aku hanya ingin membantu dan membuat wilayah ini nantinya menjadi makmur dan penuh kebahagiaan di tengah dunia yg begitu kejam ini.


kalau begitu sudah waktunya kalian untuk pergi ke tempat yg seharusnya kalian berada dan menunggu reinkarnasi kalian, kelak di manapun kalian bereinkarnasi, di dunia manapun, semoga kalian bisa menjalani hidup yg lebih baik dan juga bahagia"


ucap Lin Tian sambil tersenyum.


"terimakasi nak, tapi apakah tidak apa kau menggunakan tehnik seperti ini, lebih baik kami secepatnya pergi agar kau tidak terlalu menanggung beban dari tehnik yg luar biasa ini"


ucap roh pria tua itu.


"pada dasarnya tehnik ini adalah tehnik terlarang karna mengajukan kehendak kepada langit, tapi selama itu bertujuan baik, maka langit akan merestui, walaupun hal ini akan sedikit mengorbankan sesuatu karna melawan kehendak langit dan takdir, tapi tidak masalah untukku, dan lagi tehnik ini hanya bisa di gunakan olehku, selain diriku maka nyawa taruhannya, meskipun itu adalah dewa, tehnik ini akan mengirim kalian langsung ke gerbang reinkarnasi, itu lah sebabnya tehnik ini adalah tehnik terlarang, dan lagi jika hanya untuk memanggil kalian dan mensucikan, tanpa mengirim langsung ke gerbang reinkarnasi, mungkin bisa di lakukan oleh dewa dengan kekuatan khusus tanpa mempertaruhkan nyawa, tapi pasti akan ada harga yg akan di bayar.


kehidupan memiliki misterinya sendiri, dan aku kebetulan memiliki satu kali permohonan kepada langit, oleh karna itu nyawaku tidak akan terancam saat menggunakan tehnik ini"


ucap Lin Tian.


"begitu, kau ternyata adalah anak yg di pilih oleh langit, tidak heran jika kau mampu menggunakan tehnik yg sangat luar biasa ini, jika begitu maka kami siap untuk pergi"


"baiklah, ini juga sudah waktunya, selamat jalan"


ucap long Shan, lalu ia membuat segel tangan, setelah segel tangan selesai, Lin Tian mengangkat tangan kanannya ke atas.


"gerbang reinkarnasi terbuka lah"


ucap Lin Tian.


di langit langsung muncul pusaran Cahaya yg sangat besar dan juga mengeluarkan energi yg begitu agung, gerbang itu bisa di lihat dari seluruh penjuru.


semua orang yg ada di sana begitu takjub oleh fenomena itu, mereka berfikir, apakah Lin Tian adalah dewa.


"ingat lah, kalian hanya akan sampai di depan gerbang reinkarnasi, selanjutnya kalian akan menunggu sampai takdir baru kalian menginjinkan kalian untuk bereinkarsi, aku hanya bisa melakukannya sampai di sini setelah semua penyesalan dan dendam kalian menghilang"


ucap Lin Tian bergema dan dapat di dengar oleh semua roh yg ada.

__ADS_1


"terimakasi sekali lagi nak"


ucap roh pria tua itu, kemudian roh itu mulai terbang ke arah gerbang dan di ikuti para roh yg lain.


dari kejauhan akan dapat di lihat cahaya hijau yg berjumlah sangat banyak terbang ke arah gerbang cahaya itu.


semua orang mendongak ke arah langit dan melambaikan tangan, sorak-sorak selamat jalan dari orang-orang terus bergema mengiringi perjalanan para roh.


Lin Tian sendiri melihat ke atas tepatnya ke arah gerbang reinkarnasi.


"aku bisa saja langsung membuat roh-roh itu bereinkarnasi, tapi dengan begitu aku akan mengganggu takdir mereka kelak, itu hal yg tidak baik, untuk menutup kecurigaan semua orang, sepertinya aku harus berpura-pura lemah setelah ini, agar aku terlihat menggunakan tehnik yg beresiko"


batin Lin Tian.


setelah satu jam lebih, para roh itu sudah menghilang di gerbang reinkarnasi, perlahan gerbang reinkarnasi itu menyusut dan menghilang, pohon besar yg menyebarkan serbuk juga mulai hancur menjadi partikel cahaya.


Lin Tian mulai turun perlahan dan langsung berlutut di tanah dengan wajah pucat.


sontak hal itu langsung menyadarkan orang-orang, terutama Lin dong yg berada tidak jauh dari altar batu persegi.


Lin dong langsung melesat dan memegangi Lin Tian agar tidak jatuh.


"kau tidak apa nak..?"


ucap Lin dong kawatir, bagai manapun ia melihat sendiri tehnik yg begitu luar biasa, walaupun dia sendiri masih meragukan apakah itu tehnik atau bukan, karna tidak ada energi yg menunjukan pergerakan tahun ,dan hanya ada energi yg menyebar saja dari tubuh putranya.


"aku tidak apa ayah, aku hanya kelelahan, dan memerlukan istirahat yg cukup, agar pulih, kekuatan jiwaku juga terkuras, sepertinya aku membutuhkan herbal jiwa untuk memulihkannya"


ucap Lin Tian pelan dengan wajah pucat.


tak lama Han Siyi datang, di temani nenek Lin Tian dan juga kakeknya.


"bagai mana kondisimu putraku, bawa dulu putraku ke penginapan, kita perlu memanggil tabib"


ucap Han Siyi dengan kawatir.


"tidak perlu ibu, aku hanya membutuhkan istirahat yg cukup, tehnikmu tadi sangat beresiko karma membutuhkan kekuatan jiwa yg besar untuk menghubungi kehendak langit, tehnik yg aku gunakan adalah tehnik terlarang, tapi karna kehendak langit merestuinya aku mampu melakukannya tanpa taruhan yg berharga, aku hanya perlu beristirahat dan sedikit herbal jiwa, dan beruntungnya kakek memberiku hadiah herbal bunga jiwa tujuh warna yg bisa aku gunakan"

__ADS_1


ucap Lin Tian dengan lemah.


__ADS_2