Reinkarnasi Sang Dewa Alkemis.

Reinkarnasi Sang Dewa Alkemis.
bab 117.phonik yg bodoh.


__ADS_3

mendengar panggilan Lin Tian, phonik itu langsung menoleh ke arah Lin Tian.


"kenapa orang biasa sepertinya bisa mendapatkan buah dewa yg sangat langka, apa dia menemukan nya secara tidak sengaja"


batin phonik itu.


dia tidak datang menghampiri Lin Tian, hanya terbang memutari nya saja.


baihu yg melihat itu hanya mencibir.


"kau ingin mempermainkan tuan karena tidak bisa merasakan kekuatan nya, salah besar hehehehehe"


ucap baihu sambil terkekeh dalam hati.


Lin Tian yg melihat itu hanya tersenyum santai, lalu kembali duduk sambil menikmati arak nya.


phonik yg melihat tingkah Lin Tian menjadi heran, manusia yg dia anggap biasa itu sangat santai, bahan sama sekali tidak terkejut saat melihat nya.


"kiiiaaaakkkkk.....


kiaaakkk....


phonik itu terus berputar-putar di atas hamparan lava yg sudah mengeras.


"eh...ada energi alam yg sangat murni, apa sekarang aku sedang berada di alam dewa, seharus nya setelah aku bereinkarnasi tidak mungkin aku akan tetap berada di alam dewa"


batin nya, dia merasakan energi alam yg murni dan padat dari arah jalan keluar wilayah itu.


karena penasaran, phonik itu akhir nya terbang ke arah lorong yg menjadi tempat keluar wilayah hamparan lava itu.


Lin Tian yg melihat itu hanya diam dan sangat santai, baihu juga melihat nya, dia sama dengan Lin Tian, dia tetap santai seakan tidak perduli dan hanya memperdulikan arak nya.


"tuan dia merasakan kristal energi alam itu, apa dia bisa menyerap nya..?"


ucap baihu.


"tidak ada yg mampu menyerap energi alam yg sudah memadat dan murni seperti itu baihu, paling sebanyak apapun dia menyerap nya hanya bisa menghabiskan kurang dari 1 % energi dari kristal itu, untuk menyerap nya dengan mudah, memerlukan Aray khusus dan saat ini tidak ada yg mampu membuat Aray seperti itu, karena memerlukan syarat-syarat kusus yg harus di penuhi oleh master Aray"


ucap Lin Tian dengan santai.


baihu yg mendengar nya tentu heran, bukan nya membuat Aray pengurai energi seperti itu sangat lah mudah dan sederhana, kenapa tuan nya bicara sebalik nya.


"kau pasti berfikir itu sangat mudah di buat kan, itu bisa di lakukan hanya untuk menguraikan energi di suatu benda yg memiliki energi di dalam nya, seperti batu roh, ataupun batu sepiritual, tapi ke dua benda itu pada dasar nya memiliki wujud fisik yg nyata, sedangkan kristal energi alam itu tidak memiliki wujud fisik yg nyata, jika energi nya di serap, dia akan musnah tanpa meninggalkan bekas apapun, entah itu abu ataupun kabut, dia akan menjadi energi alam semuanya tanpa tersisa sedikit pun"


ucap Lin Tian dengan santai.


baihu mengerti setelah mendengar ucapan Lin Tian, kedua hal yg terlihat sama tapi ternyata berbeda, itu lah yg dia pahami.

__ADS_1


"tuan apa phonik itu akan tuan biarkan saja...?"


ucap baihu.


"tentu tidak, dia akan kembali ke sini sebentar lagi"


ucap Lin Tian santai.


Lin Tian melambaikan tangan nya untuk menghilangkan Aray waktu dan pengumpul energi yg sebelum nya dia buat untuk membantu phonik itu.


benar saja, setelah Lin Tian berbicara, tak lama phonik itu kembali ke tempat semula.


"eh...bukan nya aku tadi ke arah sana, tapi kenapa aku kembali lagi kemari"


batin phonik itu bingung, dia melihat sekeliling nya, takut jika ada lorong lain yg menghubungkan antar lorong lain nya, tapi sejauh dia melihat sekeliling nya, dia sama sekali tidak melihat lorong lain selain yg dia lewati tadi.


merasa kurang puas, dia kembali terbang ke arah lorong keluar.


baihu yg melihat itu hanya menggelengkan kepala nya saja, dia pertema keli bertemu dengan tuan nya juga sama seperti phonik itu, seakan alam sekitar tidak mengijinkan dia pergi dari tempat nya, hingga sekarang dia masih bingung tentang apa yg terjadi sebenar nya.


"tuan, sebenar nya apa jurus yg tuan gunakan, aku yakin itu bukan lah ilusi ataupun Aray...?"


ucap baihu.


Lin Tian yg mendengar itu hanya menjawab dengan sangat santai.


ucap Lin Tian berbohong, jika dia bilang itu adalah kehendak alam, bukan nya hal itu akan membuat baihu semakin bingung.


"ah..jadi begitu, tapi kenapa.akuntidak merasakan pergerakan ruang itu tuan..?"


ucap baihu.


"hahahahhaha pemahaman Suang dan waktuku sudah mencapai puncak nya baihu, aku bisa bebas pergi antar alam jika aku mau hahahhahaha"


ucap Lin Tian sambil tertawa.


baihu yg mendengar nya langsung tertegun.


"apa-apaan, bukan nya kau sebelum nya salah dewa alkemis tuan, bukan dewa ruang dan waktu kan, tapi kenapa pencapaian mu sudah berada di puncak...?"


ucap baihu heran, bagai manapun dia tau betapa sulit nya mendalami profesi alkemia, dia berfikir apa masih sempat mempelajari dan memahami ruang dan waktu.


"dasar kau baihu, kau juga tinggal di alam dewa dulu, apa kau tidak merasa jika misteri di sana sangat lah mendalam"


ucap Lin Tian dengan santai.


baihu mendengar itu hanya diam, dia merasa selama bersama tuan nya dia menjadi bodoh.

__ADS_1


kiaaakkk......


kiiiiaaaaaakkkkk...


tiba-tiba suara phonik memekik dengan keras, dia kembali lagi ke tempat nya semula.


"apa kau sudah selesai burung kecil....?"


ucap Lin Tian dengan santai.


"cih...dia sangat bodoh tuan, api nya saja yg besar tapi otak nya kecil"


ucap baihu dengan santai, dia dengan santai duduk dan minum arak yg dia tuang sendiri.


walaupun baihu berbicara dengan pesan jiwa, tetap saja phonik bisa mendengar nya, bagai manapun mereka masih sesama ras binantang suci yg saling terhubung satu sama lain.


"dasar harimau jelek, kenapa kau selalu memanggilku bodoh, apa kau mau aku bakar menjadi abu haa....!"


ucap phonik melalui pesan jiwa nya.


"hahahahhaha dasar burung jelek, api mu tidak mempan kepada ku, kau juga tidak tau terimakasi, tuan ku sudah membantumu tapi kau malah berniat pergi begitu saja"


ucap baihu sinis.


phonik itu langsung tersadar, dia sudah kembali ke tempat nya sebanyak 2 kali, dan semua itu sama sekali tidak wajar.


"apa aku terkena ilusi, tapi bagai mana bisa"


batin phonik dengan bingung.


tatapan nya semakin tajam, api di tubuh nya langsung membesar.


kiiiaaaakkkkk....


wussssss.....


wussss......


api di tubuh nya langsung meledak, dan langsung meluas, hawa yg sangat panas langsung menyebar, bebatuan di area itu langsung meleleh, bahak lava yg tadi nya sudah memadat kembali mencair.


Lin Tian hanya melihat nya saja, dia sama sekali tidak terpengaruh oleh api phonik.


baihu melindungi tubuh nya menggunakan elemen angin nya, api dan hawa panas nya tidak mampu menyentuh nya.


"jika ini memang ilusi, maka aku akan membakar nya dengan api miliki ku, api surga, bakar semua nya"


ucap phonik itu, sekali lagi api nya kembali meledak semakin besar.

__ADS_1


__ADS_2