Reinkarnasi Sang Dewa Alkemis.

Reinkarnasi Sang Dewa Alkemis.
bab 136.kaisar Qin Pian sadar.


__ADS_3

Ucapan Lin Tian membuat kepala pelayan itu tertegun, pil tingkat 6 termasuk pil tingkat tinggi bagi nya, harga nya juga tergolong mahal, tapi pemuda yg sedang bersama nya dengan santai nya memberikannya ke pada nya, itu membuktikan jika pemuda yg bersama nya tidak kekuarangan uang sama sekali.


"tuan muda, pil ini sangat berarti bagi saya, saya memang mendapat perawatan dan pengobatan khusus dari kekaisaran, tapi untuk mendapatkan pil seperti ini cukup lah sulit, pil yg beredar di pasaran tidak bisa menyembuhkan luka ku ini yg sudah tercemar oleh racun tingkat tinggi, walaupun bukan racun khusus tapi racun ini cukup sulit penawar nya, pil penawar racun biasa tidak akan bisa menyembuhkan saya, jika saya boleh tau, apa yg tuan minta untuk menukar pil ini, saya saya tidak lah enak jika harus menerima pil ini tanpa memberikan apapun"


Ucap kepala pelayan itu, dia tidak menyebutkan harga, karena dia yakin jika Lin Tian tidak kekuarangan harta seperti koin emas.


"oh jika begitu, aku hanya ingin paman terus berjalan di jalan yg lurus saja, tidak lebih, itu sudah cukup untuk menukar pil dariku itu"


Ucap Lin Tian santai.


kepala pelayan kembali tertegun, pemuda yg bersama nya memiliki pikiran yg unik, dia merasa seakan harta duniawi tidak berharga di mata pemuda yg bersama nya, dia sudah bertemu berbagai orang dari kalangan bangsawan ataupun kultivator kuat yg terkenal, tapi baru kali ini dia menemukan pemuda yg memiliki sifat yg begitu unik.


"terimakasi tuan muda, yakin lah saya akan selalu berpegang teguh pada prinsip hidup saya"


Ucap kepala pelayan itu dengan tegas.


"baik paman, ayo tunjukan ruangan ku"


Ucap Lin Tian.


"baik tuan muda, mari ruang an tuan muda ada di depan sana"


ucap kepala pelayan itu sambil menunjuk ke arah depan di mana ada pintu berwarna perak yg indah.


setelah sampai di ruangan nya, Lin Tian langsung pergi membersihkan diri.


Waktu dengan cepat berlalu, di salah satu kediaman, saat ini beberapa.tetua kembali mengadakan pertemuan, seperti biasa pertemuan itu di pimpin oleh Qin tui.


"lapor tetua, kami sama sekali tidak bisa menemukan celah untuk menyusup ke kediaman Patriak, banyak tetua yg berjaga dan tiap titik ada cukup banyak penjaga dan juga prajurit kekaisaran"


ucap sosok berjubah hitam.


"sepertinya ada yg tidak beres, apa kau melihat pemuda yg di bawa 3 sampah itu di sana...?"


Ucap Qin tui.


"tidak tetua, saya sama sekali tidak melihat pemuda itu"


Ucap sosok itu.


"Hem, begitu, kau pergi lah dan laporkan kepada tetua agung, beri tau dia jika ada yg tidak beres"

__ADS_1


Ucap Qin tui.


"baik tetua"


ucap sosok itu, lalu ia melesat pergi dari tempat nya


"apa kalian mendapat informasi baru lagi...?"


ucap Qin tui.


"tidak, selain memindahkan para tetua dan beberapa petinggi istana ke kediaman utama tidak ada lagi pergerakan"


Ucap salah satu tetua.


"ini tidak sederhana, apa mereka berhasil mendapatkan penawar nya, tapi jika pun mereka mendapatkan nya, mereka tidak akan bisa menghilangkan darah iblis itu"


Batin Qin tui, hati nya mulai gelisah, jika kakak nya Qin Pian kembali sadar dan berhasil sembuh, hidup nya akan berakhir bahkan keluarganya akan musnah.


"bagai mana dengan kondisi ratu di istana, apa antek kalian berhasil membunuh nya...?"


Ucap Qin tui lagi.


"tidak ada celah tetua, bahkan ada beberapa tetua terdahulu yg menjaga kediaman ratu, jika Samapai ada pertempuran di sana, besar kemungkinan kaisar dan leluhur terdahulu akan merasakan nya, jika mereka kembali, maka kita semua akan binasa walaupun sudah mendapat bantuan dari sekte air hitam"


"sialan, andai tidak ada formasi Aray pelindung sialan itu, pasti kita bisa dengan mudah memusnahkan mereka"


Umpat Qin tui.


di luar ruangan, baihu dengan santai nya berjalan, dengan bentuk nya yg imut, baihu menarik banyak gadis-gadis di area itu.


"wah..lihat itu bukan nya hewan buas peliharaan tuan muda yg datang bersama tetua, imut nya..."


Ucap salah satu gadis muda dengan mata berbinar.


"cepat tangkap dia, aku ingin sekali memeluk nya"


Ucap gadis lain dengan tergesa-gesa.


baihu yg mendengar itu tentu sangat senang, dia bisa merasakan lembut nya tubuh gadis muda kali ini.


"hehehhehe kemari-kemari, tuan harimau ini memang imut hehehheehe"

__ADS_1


Batin baihu.


di sisi lain, fenghuang sudah sampai di atas hutan tebing tinggi benua.


Kiaaaaaakkkkkkk...


kiaaakkkk...


fenghuang membesarkan ukuran tubuh nya, api biru berkobar dengan gagah nya, para hewan buas yg melihat itu langsung melarikan diri.


Di bagian pusat hutan, raja wali emas merasakan kehadiran fenghuang, dengan cepat bergegas melesat ke arah fenghuang, dia tidak mau nenek moyang dari ras nya itu marah.


Wusss.....


"hormat kepada yang mulia"


Ucap raja wali emas.


"apa area yg aku minta sudah siap..?"


ucap Fenghuang.


"sudah yang mulia, mari silahkan ikuti saya yang mulia"


Ucap raja wali emas dengan penuh hormat.


Di sisi lain hutan, sosok harimau hitam tiba-tiba berdiri, dia merasakan tekanan garis darah yg cukup kuat, walaupun dia merasakan jika garis darah itu bukan dari ras harimau, tapi itu sudah cukup membuat nya tertekan.


"seperti nya phonik yg agung datang lagi, aku harus menyambut nya"


batin harimau hitam itu, dia langsung melesat ke arah di mana keberadaan fenghuang.


Di bagian lain, sosok ular yg memiliki tampilan seperti seekor naga yg sedang berhibernasi langsung terbangun, sosok ular itu berwarna putih dengan tanduk panjang di kepala nya, ukuran nya cukup besar, memiliki panjang hampir seratus meter dan besar 2 meter.


"tekanan ini, ini adalah tekanan garis darah"


Batin nya.


mata nya yg berwarna biru memancarkan keraguan, selama dia hidup di hutan ini dari generasi ke generasi tidak ada yg bisa menekan nya dalam hal garis darah, dia memiliki sedikit garis darah naga sejati di tubuh nya, hal ini lah yg membuat nya sepesial, tapi kali ini garis darah nya merasakan tekanan, hal yg belum pernah dia rasakan sebelum nya.


"siapa yg datang, dia pasti bukan sosok sembarangan, aku lebih baik melihat nya"

__ADS_1


Batin nya, dia langsung bangkit dari hibernasi nya dan langsung pergi ke luar menuju ke tempat fenghuang.


Di kediaman utama klan Qin, saat ini para petinggi kekaisaran dan para tetua sudah mulai sadar satu persatu, kaisar Qin Pian juga sudah sadar beberapa menit yg lalu, dia juga sudah mendengar tentang Lin Tian dari tetua Qin yiu.


__ADS_2