Reinkarnasi Sang Dewa Alkemis.

Reinkarnasi Sang Dewa Alkemis.
bab 66.sekte air hitam.


__ADS_3

waktu terus berlalu, Lin Tian sudah mengurus semua keperluan pembangunan wilayah kumuh, dan saat ini dia mulai melatih para anggota klan untuk menjadi alkemis, ia juga mulai mencatat berbagai pengetahuan pemurnian pil, berbagai tehnik pemurnian pil ia catat menjadi kitab tehnik, dengan kemampuan nya dia membuat kitab yg hanya bisa di buka oleh orang yg berhati bersih.


ia memiliki rencananya sendiri, dengan rencananya ini, ia berharap bisa membuat aliran putih dan hitam bisa saling berfikir jika ingin berperang kelak.


sedangkan di suatu tempat, saat ini ada seorang peria tua yg sedang marah-marah.


"bajingan siapa sebenarnya yg menghancurkan klan Lin, semua tetua yg menjadi antek kerja sama ku mati, apa kau sudah mendapat informasi tentang pelakunya..?"


ucap orang tua itu.


"maaf tetua, pelaku sebenarnya yg membunuh semua tetua klan Wei itu masihlah tidak di ketahui, bahkan tetua yg di angkat oleh pembunuh itu juga tidak bisa memberikan keterangan apapun, dan lagi sepertinya dia sangat menghormati pembunuh itu.


sisanya adalah serangan dari klan lin, yg berhasil menangkap dan membongkar rencana pemberontakan Wei bi, kita juga kehilangan koneksi dari tempat tambang biji besi hitam yg ada di wilayah klan Lin"


ucap orang berpakaian hitam, dia adalah seorang asasin yg berada di bawah pimpinan tetua ti ang, salah satu tetua dalam sekte air hitam.


"sialan, semua rencanaku dan Wei bi di gagalkan orang yg tak di kenal, jika rencana ini berhasil kita bisa memperoleh kekayaan dari kota itu dan juga biji besi hitam"


ucap ti ang marah.


"tetua sepertinya pembunuh itu bukan orang sembarangan, bahkan dari informasi yg aku dapatkan tuan kota dan 3 klan besar lain nya tidak mempermasalahkan kehancuran klan Wei, dan lagi selain klan Lin 2 klan besar lain nya juga tidak bertindak untuk merebut aset dari klan Wei pusat maupun cabang, yg artinya hal ini sudah di rencanakan dengan perhitungan yg matang, sekarang klan Wei dalam masa pembersihan, semua tetua ataupun anggota klan Wei cabang yg mendukung Wei bi sudah di tangkap, dan semua aset usaha juga dalam pengaruh klan Lin, tapi klan Lin tidak mengambil aset itu, dan masih di kelola oleh klan Wei sebagai pemasukan klan.


sekarang ini kekuatan klan Wei menurun sangat cepat bahkan saat ini menurut perhitungan, klan Wei menjadi klan kelas menengah dalam segi kekuatan, walaupun .asih unggul dalam segi pasukan anggota"

__ADS_1


ucap orang berjubah hitam itu.


"klan Lin, klan ini adalah besan dari putri Han meili adik kaisar terdahulu, kekuatan klan ini juga cukup di perhitungkan dan lagi di belakang mereka masih ada kekaisaran Han atau klan Han, kita akan kesulitan untuk hal ini"


ucap tetua ti ang.


"ada informasi lagi Patriak, kota Dumai sekarang ini sedang dalam pembangunan besar-besaran, bahkan wilayah luar kota ini sedang di adakan penggalian besar-besaran untuk lahan pertanian dan perternakan, sedangkan di dalam kota sendiri saat ini sedang di adakan pembangunan di berbagai tempat dan yg paling besar ada di sebelah selatan kota yg terkenal dengan sebutan wilayah kumuh, saat ini wilayah itu sedang di bangun dengan besar-besaran, bahkan tiap bangunan ataupun rumah di sana sangatlah megah dan indah, wilayah itu seperti kota kecil di dalam kota besar


, kabarnya ada seorang dermawan yg membangun secara pribadi wilayah itu, bahkan tuan kota Dumai tidak berkomentar di sebelah kota itu juga di dirikan perternakan dan pertanian walaupun tidak seluas wilayah yg ada di luar kota"


ucap asassin itu.


"apa yg membunuh dan menggagalkan rencana Wei bi itu adalah tuan kota dan ke tiga klan besar itu, bagai manapun ini sangatlah janggal, seakan semua ini sudah di atur oleh orang yg tersembunyi di balik bayang-bayang, Bakan dengan kemampuanmu kau tidak dapat menemukan orang itu, apa ada informasi yg lebih detail lagi..?"


ucap ti ang.


ucap asassin itu.


"sial jika haru berhadapan dengan serikat raksasa itu kita tidak akan menang, walaupun sekte kita adalah sekte besar, tapi serikat perdagangan tidak lah sederhana, bahkan di alam yg lebih tinggi juga ada serikat perdagangan dan lagi roda ekonomi yg di pengaruhi serikat itu sangatlah besar dan luas dan sudah mencakup di semua tempat alam rendah kita ini, jika kita menggangu mereka maka bukan hanya kita yg berhadapan dengan serikat itu, bahkan kemungkinan besar kekuatan lain akan ikut campur dan melawan kita, resiko ini terlalu besar untuk kita tanggung"


ucap tetua itu semakin geram.


"lalu apa tindakan kita selanjutnya Patriak, Wei bi dan beberapa klan yg sudah resmi bekerja sama dengan kita juga sudah di eksekusi walaupun tidak di musnahkan tapi kekuatan mereka menurun dan koneksi kita juga terputus, kita sudah tidak memiliki koneksi apapun lagi"

__ADS_1


ucap asassin itu.


"aku akan mendiskusikan hal ini dengan Patriak terlebih dahulu, bagai manapun rencana ini telah gagal dan jika kita bertindak gegabah maka kita kemungkinan besar akan mendapat masalah yg merepotkan.


kau selidiki lagi masalah ini, cari infoasi sepenting apapun tentang kota Dumai, kota itu adalah kota besar, walaupun sudah menurun dari pada 4 kota lain nya"


ucap ti ang.


"baik, aku mohon pamit"


ucap asassin itu lalu menghilang.


sedangkan tetua ti ang langsung pergi dari ruangan itu menuju ke tempat Patriak sekte air hitam.


waktu terus berlalu tak terasa sudah satu bulan, dan pembangunan wilayah kumuh juga sudah hampir memakan waktu 5 bulan .


sedangkan Lin Tian juga sudah memberikan berbagai materi tentang pemurnian pil, bahkan dia memurnikan pil jiwa untuk meningkatkan kekuatan jiwa semua anggota klan dan yg terpenting adalah para alkemis klan Lin.


di kediaman klan Lin, saat ini Lin Tian sedang bersantai sambil di temani teh, sudah satu bulan dia tidak beristirahat dan fokus memberikan arahan kepada alkemis klan, sekarang ini alkemis klan sudah mampu membuat pil tingkat 2 dan ada yg sudah bisa membuat pil tingkat tiga.


perkembangan ini sangatlah cepat, bahkan jika ada orang luar yg tau tentang hal ini, maka Takan di ragukan lagi, akan membuat gempar.


"menikmati waktu luang sebagai mahluk fana memang nyaman, yah walaupun ada berbagai masalah yg datang, tapi aku akan membuat kedamaian dan keseimbangan di alam ini, bagai manapun aku tidak memiliki kesibukan, di alam semesta juga tidak ada kekacauan, walaupun masih banyak kekacauan yg membuat alam menjadi kacau, tapi itu bukan masalah besar, bagai manapun semua nya di atur oleh takdir, aku tidak perlu turun tangan kan"

__ADS_1


ucap Lin Tian dalam hati sambil menyeruput teh nya.


__ADS_2