
tiap anak klan Lin terus bergiliran untuk maju, dan sampai sekarang tidak ada yg memicu warna putih.
sedangkan Lin Tian sendiri saat ini ia sudah menekan bakat sejatinya, ia mengaturnya agar ia hanya memancarkan warna emas saja, jika melebihi itu batu hitam itu kemungkinan besar akan hancur karna tidak bisa mengukur bakatnya.
bagai manapun ia sekarang ini sejatinya adalah dewa sejati agung, walaupun ia hanya klon aja tapi ia tau jika bakatnya sudah melebihi pemahaman orang yg ada di sini.
"baik kau adalah yg ke 100, dari tadi teman-temanmu yg lain rata-rata sudah mencapai ranah senior tingkat awal, dan kau sudah berada di tingkat menengah, ku harap bakatmu lebih baik lagi, yah walupun banyak teman-temanmu yg memiliki bakat tingkat menengah, dan ini termasuk berkah bagi klan Lin kita karna di generasi mu ini, kalian memiliki bakat yg luar biasa karena memiliki kesempatan besar untuk menembus ranah kaisar di usia yg cukup muda, dengan kerja keras pasti kalian bisa mencapai ranah saint bahkan ranah dewa walaupun akan sulit.
baik ayo tempelkan tanganmu ke batu itu dan alirkan energi qi mu"
ucap tetua lin Li.
"baik tetua"
ucap anak muda itu, ia langsung menempelkan tangan nya ke batu hitam dan mengalirkan sedikit qi nya.
batu hitam mulai bersinar, hingga sinar itu mulai terang dan muncul sinar berwarna putih, walaupun agak redup.
para tetua dan sesepuh klan langsung berdiri dari tempat duduk nya.
"hahahahaha akhirnya ada juga yg memiliki bakat tingkat tinggi, ku harap akan ada lagi generasi muda ini yg memiliki bakat tingkat tinggi seperti nya hahahahaha"
ucap salah satu sesepuh.
semua tetua dan sesepuh tentu saja sangat senang akan hal ini, tidak perduli mereka dari klan inti maupun cabang, mereka tetaplah anggota klan dan keluarga karna bagai manapun juga mereka masihlah satu keturunan.
sedangkan pemuda itu yg berhasil memicu warna putih juga langsung tertegun tidak percaya.
ia sangat senang karna ia memiliki bakat tinggi dan akan lebih mudah baginya untuk mencapai ranah dewa dari pada bakat menengah lain nya.
"hahahaha bagus, kau adalah salah satu jenius dengan bakat tinggi di klan kita, walaupun teman-temanmu yg lain juga termasuk jenius hahahahaha. klan Lin kita akan kembali pada masa jayanya dengan bakat kalian semua suatu saat nanti jika kalian sudah dewasa maka kami para orang tua tidak akan cemas hahahaha"
ucap tetua Lin Li.
para generasi muda yg lain juga gempar, mereka memiliki bakat tingkat menengah dan termasuk baik dan tidak akan mudah di tindas di masa depan dan mampu bersaing di luaran sana.
tahun ini adalah tahun keberuntungan untuk klan Lin karna sejak awal tes bakat belum menemukan bakat tingkat rendah, semuanya adalah bakat tingkat menengah dan satu tingkat tinggi, sedangkan yg belum melakukan tes masih 50 orang lebih, jika mereka juga memiliki bakat tingkat menengah maka lengkap sudah keberuntungan klan Lin.
sedangkan Lin Tian sendiri yg melihat itu hanya tersenyum tipis.
waktu terus berlalu, generasi yg belum melakukan tes bakat nya terus maju dan sampai sekarang belum ada yg menunjukan bakat tingkat rendah semuanya adalah bakat tingkat menengah dan 4 bakat tingkat tinggi.
hanya Lin Tian yg belum mengetes bakatnya.
"hahahahaha klan Lin di berkati"
ucap sesepuh klan Lin dengan nada senang, ia sangat senang karna dari sekian banyak generasi muda klan Lin tahun ini, semua nya memiliki bakat tingkat menengah dan 5 tingkat tinggi, di klan besar lainnya belum tentu ada yg seperti ini.
para orang tua itu dari tadi hanya tersenyum, mereka dalam suasana hati yg baik kali ini.
__ADS_1
"baiklah sekarang yg terakhir, sekaligus tuan muda klan Lin kita, Lin Tian silahkan maju dan tes bakat mu"
ucap tetua Lin Li.
bisik-bisik semua orang langsung pecah, mungkin dari klan cabang ada yg tidak tau, tapi lebih banyak yg tau tentang kondisi Lin Tian yg cacat dan tidak bisa berkultivasi.
"bukan nya Lin Tian tidak bisa berkuktivasi, kenapa dia ikut mengetes bakat nya..?"
bisik salah satu pemuda klan inti.
"mungkin ia hanya melakukan formalitas saja, bagai manapun ini adalah acara kedewasaan klan, dan tiap generasi klan Lin kita yg berusia 16 maupun yg akan mencapai 16 tahun di wajibkan untuk datang di acara kedewasaan ini, entah itu di lakukan di klan ini maupun klan cabang, itu harus di ikuti, tahun ini kita di kumpulkan di klan inti entah karna apa, padahal di klan cabang juga memiliki batu hitam itu walaupun ukuran nya cukup kecil, tapi sudah cukup"
sahut anak lain nya.
"saudara apa benar jika tuan muda klan Lin kita itu cacat dan tidak bisa berkultivasi..?"
ucap salah satu anak klan Lin yg kebetulan ada di sebelah nya.
"saudara kau pasti dari klan cabang, memang benar jika Lin Tian itu adalah sampah klan Lin kita, dantiannya hancur entah karna apa dan dia tidak bisa berkultivasi, karna hal itu ia di jauhi oleh anak-anak klan Lin inti yah walaupun dia tidak mendapatkan gangguan atau di hajar oleh saudara lain nya karna bagai manapun di klan kita ada peraturan ketat tentang sesama anggota klan Lin lainnya.
selama ini dia hanya bermain di luaran klan Lin jadi kami juga tidak tau apa dia sudah bisa berkultivasi atau belum, tapi kita lihat saja hari ini"
ucap anak klan Lin itu.
para tetua dan sesepuh klan Lin juga membicarakan Lin Tian, sebagai sesepuh dan tetua klan mereka pasti tau tentang kondisi Lin Tian, tapi bagai manapun juga Lin Tian adalah keturunan klan Lin jadi mereka akan tetap memperlakukan nya dengan baik.
Lin Tian tidak menghiraukan ucapan orang-orang, dia hanya berjalan santai dengan bibir yg tidak berhenti tersenyum tipis.
ucap seorang pria tua.
"ayah lihat saja nanti"
ucap Lin dong dengan tenang dan senyum tipis.
Lin Cang yg melihat Lin dong seperti itu semakin heran.
ia juga melihat Lin Tian dan mencoba melihat tingkat kultivasi atau aura nya, tapi ia tidak menemukan apa yg ia inginkan, Lin Tian hanya seperti orang biasa tanpa kultivasi.
Sedangkan Lin Tian sudah sampai di dekat batu hitam.
"baik kau yg terakhir, silahkan tempelkan tanganmu ke batu hitam itu, dan jika kau sudah mampu menggunakan qi, alirkan qi mu tapi jika tidak bisa tidak masalah, yg terpenting kau sudah mengikuti acara kedewasaan klan ini"
ucap tetua Lin Li sambil tersenyum tipis.
bagai manapun semua orang tidak ingin menjadi cacat, jadi ia tidak menyalahkan Lin Tian.
"baik tetua Li"
ucap Lin Tian sambil tersenyum.
__ADS_1
ia menempelkan tangannya ke batu hitam, kemudian dengan santai nya ia mengalirkan qi nya dengan santai.
batu hitam itu mulai bersinar putih.
semua orang yg melihat itu langsung terkejut bukan main, semua orang linglung.
tak lama batu hitam itu langsung bergetar, warna putih pada sinar batu itu semakin cerah dan terang, batu itu juga semakin bergetar hebat mengikuti warna yg muncul itu.
cahaya putih itu terus bertambah terang, saking terangnya sampai semua orang mulai menyipitkan matanya karna silau.
cahaya putih itu mulai berubah lagi, cahaya ke emasan mulai muncul perlahan-lahan, semua orang langsung menjadi gempar, tapi itu semua belum selesai.
warna emas terus bertambah terang, batu hitam juga terus bergetar seperti akan hancur.
tak lama sinar emas langung muncul dan melesat ke langit, di langit tepatnya di atas klan Lin, cahaya emas itu langsung membentuk siluet naga emas yg cukup besar, naga emas itu meliuk-liuk seakan baru saja keluar dari sarangnya.
Lin Tian juga melihat ke atas, tepatnya ke arah naga emas itu.
semua orang langsung gempar, bahkan seluruh kota dapat melihat naga emas itu, semua orang di kota langsung ikut gempar, bahkan ada yg penasaran dan langung menuju ke arah klan Lin karena naga emas itu tepat berada di atas kediaman klan Lin.
setelah beberapa saat naga emas itu langsung turun dengan cepat dan kembali masuk ke dalam batu hitam itu, setelah naga itu masuk, aura emas yg agung dan sangat kuat langsung meledak dari batu itu, membuat semua orang yg ada di klan Lin langsung tertekan dan berlutut.
Lin Tian yg melihat itu langsung melepaskan tangannya dari batu hitam.
setelah Lin tian melepaskan tangan nya, energi kuat yg keluar dari batu itu langsung menghilang.
semua orang masih terkejut sekaligus linglung akan hal yg baru saja mereka lihat.
para sesepuh dan tetua klan Lin juga hanya bisa diam karna linglung akan kejadian yg baru saja terjadi.
Lin Tian yg melihat itu hanya tersenyum tipis tanpa berbicara sedikit pun.
setelah beberapa saat, semua orang kembali gempar, mereka langsung berteriak tidak percaya.
"hahahahahahahaha cucuku kau sungguh hebat, kau jenius pertama klan Lin kita, sejak ribuan tahun selain leluhur pertama tidak ada yg memiliki bakat warna emas seterang dirimu, bahkan bakatmu membentuk siluet naga yg perkasa, aku tidak menyangka di masa tuaku ini aku akan melihat hewan suci legendaris yg hanya ada di buku sejarah saja hahahahahahaha"
ucap Lin Cang sambil tertawa keras.
semua orang langsung bertambah gempar, mereka merasa di bodohi selama ini tentang kondisi Lin Tian yg cacat.
jika orang cacat saja memiliki bakat sebegitu mengerikan seperti itu, maka mereka akan di sebut apa.
"semua orang dapat berubah jika mereka memiliki ke inginan yg kuat, semua orang dapat meraih apa yg ia inginkan selama mereka mau berusaha dengan keras dan tidak merugikan orang lain, karna jika mereka merugikan orang lain maka ke inginan mereka tidak akan bertahan lama.
semua orang bisa meraih apa yg ia inginkan dengan tekat yg kuat, hati yg memiliki keyakinan akan diri sendiri.
tanah tidak akan menjadi batu tanpa melewati proses dan di tempa oleh waktu sekaligus kondisi.
berlian tidak akan bisa menjadi berlian jika tidak di tempa oleh waktu sekaligus komposisi yg tepat"
__ADS_1
ucap Lin Tian sambil tersenyum.
semua orang langsung tertegun akan ucapan Lin Tian.