
"ini karna tambahan dari cairan embun kehidupan ini, cairan ini sangat luar biasa"
batin Lin Tian, walaupun ia sering membuat pil yg memiliki Nandi pil, tapi itu dulu saat kekuatannya berada di tingkat atas alam dewa, tapi sekarang kekuatannya masih sangat lemah, jadi ini luar biasa menurut nya.
"ini menjadi 4 butir, jika aku dalam kondisi puncakku dulu mungkin aku bisa menjadikan 6 butir pil dengan kualitas sempurna bahkan dengan nandi pil"
ucap Lin Tian.
"hah suatu saat aku akan melampaui pencapaianku di masa lalu, sekarang aku akan membuat pil keberuntungan dan pil pencerahan suci, karna aku kekurangan satu bahan di tiap pil aku akan menggantinya dengan herbal yg memiliki fungsi yg sama walaupun lebih rendah, tapi dengan umur herbal yg ada di sini maka aku bisa menurunkan fersinya sampai di tingkat kaisar, hah padalah pil ini berada di tingkat surgawi tapi bagaimana lagi bahannya terlalu langka bahkan di alam dewa sekalipun, buah pencerahan dari salah satu pohon semesta, pohon pencerahan yg tumbuh setelah Dao semesta lahir, ini benar-benar langka, tak heran pil yg di hasilkan bisa melawan kehendak surga dan takdir kehidupan yg sudah di tetapkan sejak lahir, seperti bentuk tubuh dan dantian serta Meridian dan kecerdasan.
walaupun pil yg aku buat nanti tidak sekuat pil yg memiliki tingkatan yg sama tapi tetap saja berfungsi sama, bisa di bilang ini adalah fersi tingkat rendahnya.
paling tidak ini bisa memberikan manfaat 60% dari pil versi tertingginya"
ucap Lin Tian.
"Baik ayo buat"
ucap Lin Tian, ia kembali melanjutkan membuat pil, dia adalah mantan dewa alkemis jadi ia bisa mengubah dan mencari alternatif lain yg lebih muda dalam meramu pil.
Lin Tian selalu meminum pil pemulih untuk mengisi energi qi nya, membuat pil tingkat kaisar kerlalu banyak menguras energi qi nya tapi jiwa nya masih kuat jadi tidak akan berakibat fatal.
waktu terus berlalu akhirnya Lin Tian berhasil membuat 8 Pi dengan dua jenis berbeda, ia langsung tergeletak dengan nafas terengah-engah karna energi qi nya tinggal sedikit, ia cukup lelah.
"semua pil tadi memiliki Nandi pil, walaupun hanya satu Nandi pil tapi ini sudah termasuk pencapaian yg lumayan"
batin Lin Tian sambil tersenyum.
"aku akan istirahat sebentar, setelah qi ku sudah cukup aku akan menghitung koin emas dan memasukannya ke dalam peti, seharusnya 10 miliar koin emas sudah cukup untuk 3-4 bulan, tapi tetap lihat dulu laporan pengeluaran hari ini dan perhitungan biaya dari serikat perdagangan, setelah semua terhitung total, baru aku memberikan beberapa peti sesuai kebutuhan"
batin Lin Tian sambil menelan pil pemulihan.
waktu terus berlalu, Lin Tian juga sudah mulai menghitung koin emas dan memasukannya ke dalam peti yg ia beli.
beberapa saat kemudian Lin Tian selesai menyiapkan semuanya.
"hah..akhirnya selesai, sekarang lebih baik aku istirahat dulu*
ucap Lin Tian.
di luar kediaman klan Lin, muncul 3 orang berjubah hitam.
"apa ini klan Lin..?"
ucap salah satu orang berjubah hitam.
"benar, ini memang klan Lin, lihatlah papan namanya"
sahut pria lainnya
"klan ini lebih besar daripada klan Wei, tak heran ke dua klan ini saling menjatuhkan"
__ADS_1
ucap salah satu pembunuh lagi.
"apa Kita akan mengintainya malam ini sampai besok.
"ya kita akan menunggu bocah itu keluar, dan lagi kita harus hati-hati, junior kita mati saat ingin membunuh bocah itu, sepertinya bocah itu di lindungi oleh pengawal yg selalu bersembunyi"
ucap salah satu pria.
"benar kita tidak boleh gegabah"
sahut pria lainnya.
"baik kita berpencar di tiap sudut klan Lin, jika terjadi sesuatu cepat kirim kabar kepadaku"
ucap peria pembunuh itu.
akhirnya ke tiga pria itu berpencar ke bagian sudut klan Lin.
di kediaman klan Wei.
"bagaimana apa kau tau identitas pengawal tingkat raja bocah itu..?"
ucap tetua ke 3.
"lapor tetua, aku sudah mengintai bocah itu, bahkan sampai di wilayah kumuh, tapi aku sama sekali tidak melihat pergerakan pengawal nya"
ucap penjaga itu.
ucap tetua ke tiga.
"tidak tetua, jika di kawal maka aku akan melihat pergerakan nya"
ucap pria paruh baya.
"baiklah terus awasi bocah itu, dan lagi kau tidak sendirian, karna masih ada 3 pembunuh gagak hitam, mereka berada di tingkat raja, dan termasuk pembunuh tingkat atas"
ucap seorang pria paruh baya.
"baik tetua"
ucap pria paruh baya itu sebelum pergi.
"sialan Jika tidak ada yg menghancurkan rencanaku maka aku tidak akan kesusahan sumber daya seperti ini, dasar sial lihat saja Ku pastikan kau akan menderita bocah"
ucap tetua ke tiga dengan nada geram.
waktu terus berlalu, lin Tian juga baru keluar dari dunia jiwanya.
"ahhh...sudah pagi, aku akan membersihkan diri dulu, lalu sarapan dan pergi ke serikat perdagangan untuk mengurus biaya"
ucap Lin Tian, ia mulai berjalan ke arah kamar mandi dan memulai rutinitasnya.
__ADS_1
setelah beberapa saat kemudian Lin Tian selesai, ia langsung menuju ke ruang makan sebelum pergi ke serikat perdagangan.
"selamat pagi ayah, ibu"
ucap Lin Tian.
"pagi putraku"
ucap Han Ying sambil tersenyum.
"ayo makan, ayah masih ada pekerjaan yg harus di selesaikan hari ini, karna besok ayah harus pergi untuk menyiapkan hadiah kedewasaan nanti"
ucap Lin dong.
"ayah akan pergi ke mana...?"
ucap Lin Tian.
"ayah akan pergi ke kota, tepatnya ke serikat alkemis untuk membeli pil tingkat 6 sebagai hadiah kedewasaan nanti"
ucap Lin dong.
"heh..sebertinya acara tahun ini ramai ayah...?"
ucap Lin Tian.
"yah bagaimanapun juga, anggota klan cabang kita juga datang jadi akan ramai"
ucap Lin dong.
"oh tumben sekali keluarga cabang ikut kedalam acara ini, biasanya mereka akan melaksanakannya sendiri"
ucap Lin Tian.
"mau bagaiman lagi, klan cabang juga masih sedarah dengan kita, mereka hanya berpindah tempat saja untuk menduduki wilayah klan, kakekmu juga akan keluar dari pengasingan, sebagai orang tua pasti akan menyambut kepulangan anak-anak nya serta cucunya"
ucap Lin dong.
"tiga bulan yah...sepertinya akan sangat ramai, hehehehehe ini kesempatanku untuk memberi kejutan kepada mereka semua"
ucap Lin Tian sambil tertawa pelan.
"sudah-sudah, ini ayo cepat makan, sudah ibu ambilkan"
ucap Han Ying sambil menyodorkan sepiring penuh makanan ke pada Lin Tian.
"heh..ibu kenapa banyak sekali..?"
ucap Lin Tian.
"kau masih dalam pertumbuhan jadi harus makan banyak, jangan banyak protes"
__ADS_1
ucap Han Ying.