
waktu terus berlalu, tak terasa sudah satu bulan dan Lin Tian juga di sibukan oleh kegiatan melatih para alkemis klan dan juga persiapan peresmian wilayah kumuh.
tepat pada hari ini sudah banyak pengunjung yg datang ke wilayah kumuh yg sekarang sudah menjadi kota kecil yg indah di dalam kota, para warga wilayah kumuh juga sudah bersiap dan memakai pakaian terbaik yg mereka miliki, hari ini adalah hari peresmian wilayah kumuh, tentu saja wilayah ini akan berganti nama.
sedangkan Lin Tian sendiri juga sedang bersiap-siap, dia memakai pakaian serba putih dan juga jubah putih, aura nya terkesan sangat tenang dan juga seperti orang yg sangat bijaksana, aura di sekitarnya juga ikut terpengaruh, seakan sangat tenang dan terus cerah.
"sudah waktunya ya, sudah 7 bulan dan sekarang hari yg di tunggu semua orang telah tiba, wilayah seribu pagoda ya, sungguh...aku sudah lama tidak memakai pakaian putih seperti ini, terakhir aku memakainya saat aku masih menjadi dewa alkemis"
ucap Lin Tian sambil melihat langit dari jendela kamar nya.
sedangkan banyak kekuatan besar yg datang ke wilayah kumuh, serikat-serikat besar juga hadir, pihak kekaisaran juga datang, kedua kakeknya juga datang.
berita berdirinya wilayah yg sangat indah tersebar di seluruh kekaisaran dan yg mendirikannya juga masih sangat misterius, tapi juga sudah banyak orang yg tau tentang tuan muda Lin yg mendirikan wilayah itu, tapi tetap saja masih banyak orang yg tidak tau akan tuan muda klan Lin yg terkenal karna kemisteriusan nya, dan berbagai berita simpang siyur tentang Lin Tian juga tersebar luas, entah itu tentang kecacatan dan kehebatan semua itu tersebar luas, terutama semua orang kota Dumai yg tau tentang kecacatan Lin Tian.
banyak penjaga kota dan di bantu penjaga klan Lin, prajurit kekaisaran yg ikut menertipkan dan menjaga agar tidak ada keributan, bagai manapun saat ini kota Dumai sangat penuh dengan pengunjung dari luar, walaupun tidak semua kekuatan besar di wilayah kekaisaran yg datang tapi banyak juga yg datang.
terutama pihak kekaisaran sendiri yg mengetahui jika yg membangun wilayah itu adalah salah satu keluarganya, tentu saja kaisar langsung memberikan hadiah cukup besar sebagai penghargaan dan persetujuannya, bagai manapun Lin Tian masih keponakannya, dia tentu juga senang, dan secara langsung mengirim putra nya untuk datang memberikan hadiah kepada sepupunya.
"putraku, cepat berangkatlah semua orang sudah menunggumu, bagai manapun ini adalah hasil kerja kerasmu jadi kau tidak boleh telat"
ucap Han Ying
"baik ibu"
ucap Lin Tian.
"sebenarnya aku tidak ingin mencolok, tapi jika aku tidak muncul maka akan ada pihak yg akan membuat kekacauan suatu hari nanti, dan aku tidak akan tenang saat berpetualang nanti, bagai manapun aku ingin dunia ini setabil lagi, dunia ini tempat kelahiran Lin Tian dan juga tempat kelahiran ku lewat reinkarnasi khusus, aku akan menikmatinya sama seperti mahluk fana dan akan mengukur sejarah sekali lagi selain dari setatusku sebelumnya yg menjadi dewa alkemis"
batin Lin Tian sambil berbalik keluar dari kamarnya.
__ADS_1
di wilayah kumuh sendiri sudah banyak isu dan desas desus obrolan pengunjung, banyak yg sangat kagum dengan disain bangunan yg terkesan mewah dan indah, apa lagi bahan yg di gunakan adalah bahan kelas atas.
"ini sungguh luar biasa, tata letak tiap bangunan dan disainnya sangat unik dan indah, apa lagi bahan nya yg ternyata adalah bahan kelas atas, berapa biaya untuk membangun wilayah yg cukup luas ini, sungguh hebat"
ucap seorang pria tua.
"tuan ini adalah kayu besi hitam, kayu ini tahan akan api dan sangat keras, sebagai seorang ahli bangunan apa tuan tidak tau perkiraan biaya yg di habiskan untuk membangun wilayah ini...?"
ucap seorang pria paruh baya yg ada di samping orang tua itu yg ternyata adalah ahli bangunan kuno yg sudah pensiun.
"seumur hidupku baru kali ini aku melihat bagunan seperti ini, dan lagi disain bangunan ini memang seperti pagoda tapi berbeda dengan pagoda yg ada di dunia kita, apa lagi di lihat dari disainnya seharusnya bangunan ini di rancang untuk tahan akan guncangan gempa bumi yg cukup besar, kau lihat tiang utama yg ada di tengah bangunan itu, dari situ kita tau itu adalah pusat utama dan di antara tiang memiliki sambungan yg dapat bergeser, jika ada guncangan tiang itu akan menahan beban utama seperti batang pohon yg akan kembali ke titik utamanya walaupun di terjang angin sedangkan seluruh sambungan di sekelilingnya yg membentuk bangunan adalah batang dan daunnya, ini sungguh luar biasa, konsep ini langsung dari alam"
ucap pria tua itu dengan kagum.
"apa ini termasuk disain baru atau disain dari dunia lain tuan..?"
ucap pria paruh baya itu.
ucap pria tua itu sambil menggelengkan kepalanya.
semua orang sudah menunggu di alun-alun wilayah kumuh, bahkan jalanan sudah penuh, dan banyak Aray yg mentransmisikan kejadian di aula pusat wilayah yg akan menjadi tempat Lin Tian memberikan sambutan ada di berbagai sudut kota.
sedangkan para tetua klan Lin juga hadir tak keterkecuali Anggota klan Lin lainnya, sedangkan keluarga utama Lin Tian berada di kursi kehormatan bersama dengan para petinggi kota Dumai juga tak lupa putra mahkota yg berada di samping kakeknya, kaisar terdahulu, bagai manapun ini adalah acara yg melibatkan cucu nya.
kehadiran mereka tentu membuat semua orang gempar, karna sangat jarang para petinggi kekaisaran terutama kaisar terdahulu mau datang hanya untuk acara peresmian pembangunan wilayah yg di bilang kecil yg ada di dalam kota besar, mereka langsung berfikir jika yg membangun wilayah ini tentu adalah orang yg penting atau keluarga kekaisaran, hal ini di perkuat dengan berita tentang Lin Tian yg merupakan keluarga kekaisaran.
bagai manapun wilayah ini adalah wilayah yg sangat indah dan bangunan yg ada adalah bangunan yg unik dan mewah.
sedangkan Lin Tian sendiri saat ini kesulitan saat melihat semua jalan penuh dengan orang, dia menyesal kenapa tidak ikut rombongan ibunya saja.
__ADS_1
"ini merepotkan, jika aku lewat dan menerobos orang-orang ini pasti akan ada yg mengenaliku, pasti akan jauh merepotkan, jika aku terbang aku akan mengekspos ranahku, walaupun tidak akan ada yg tau pasti ranah asliku, tapi apa boleh buat"
ucap Lin Tian sambil menggelengkan kepalanya, dia mulai melayang pelan dan jubahnya langsung berkibar.
dia tampak seperti dewa yg sedang terbang, ketampanannya juga sangat memikat dengan jubah putih dan rambut hitam nya yg tergerai panjang terkena angin.
Lin Tian terbang dengan cukup pelan dan santai dengan kedua tangannya yg di lipat di belakang punggung, ia terkesan sangat berwibawa dengan raut wajahnya yg terkesan ramah dan rendah hati.
sontak kemunculannya yg sedang terbang memancing mata banyak orang yg datang, terutama warga kota Dumai yg langsung tak percaya atas apa yg mereka lihat, bagai manapun Lin Tian terkenal akan kecacatannya.
tapi tidak dengan anggota klan Lin dan keluarganya, bahkan kaisar terdahulu, karna sebelumnya ia sudah di beri tahu.
banyak sorai-sorai yg menyambut kedatangan Lin Tian, terutama warga wilayah kumuh.
tak jauh dari panggung yg ada di pusat wilayah, Lin Tian berhenti di udara dan mulai berjalan di udara dengan santai mengarah ke panggung.
hal ini langsung menjadi heboh, karna kemampuan ini hanya di miliki oleh ranah half saint, karna seorang ranah kaisar hanya bisa terbang bebas saja tanpa bisa melangkah di udara seperti menginjak tanah.
kaisar terdahulu yg melihat hal ini langsung tersenyum, awalnya ia tidak bisa melihat ranah cucunya itu tapi karna Lin Tian memperlihatkan kemampuannya, ia jadi bisa memperkirakan ranah nya.
tapi sebagai kaisar terdahulu ia tetap menjaga wibawanya bagai manapun banyak keluarga kekaisaran yg sudah mencapai ranah half saints.
tapi berbeda dengan Lin Tian yg masih sangat muda dengan umur yg masih 16 tahun.
Lin Tian sampai di panggung, ia langsung memberi hormat kelapa kakek, nenek dan orang tuanya, tak lupa juga kerabat lainnya.
aura Lin Tian tampak sangat elegan, bahkan banyak gadis-gadis dan wanita yg langsung bersorak.
di panggung tidak ada pembawa acara karna Lin Tian yg menginginkan nya.
__ADS_1
setelah memberi penghormatan ala bangsawan, Lin Tian langsung berbalik menghadap semua orang yg datang.
dia tampak sangat tenang, bagai manapun dia adalah dewa alkemis dan sudah sering menghadapi banyak orang sepanjang hidupnya.