Reinkarnasi Sang Dewa Alkemis.

Reinkarnasi Sang Dewa Alkemis.
bab 168.meninggalkan kekaisaran qin.


__ADS_3

Saat Lin Tian sampai di istana, tepat nya di aula utama yg sekarang sudah di dekorasi sangat mewah dan megah, sudah berdiri para pejabat, keluarga kekaisaran, kepala keluarga besar sampai kecil dan orang-orang yg memiliki kedudukan penting lainnya, mereka berbaris rapi untuk menyambut Lin Tian, bahkan sang kaisar dan ratu sendiri juga berdiri di sana, dapat di lihat betapa mereka memberi kehormatan yg besar kepada Lin Tian, seorang pemuda yg masih sangat lah muda.


"salam tuan muda Lin Tian, selamat datang"


Ucap mereka serempak sambil menangkupkan tangannya sebagai kesetaraan dan penghormatan.


Lin Tian yg melihat itu hanya tersenyum, dia tidak terkejut, bagai manapun dia sudah menyadarinya sejak awal.


"salam, dan makmur untuk para senior sekalian"


ucap Lin Tian sambil menangkupkan tangannya sebagai penghormatan dan kesetaraan.


Di ruangan itu tidak ada yg membungkuk dan hanya menangkupkan tangan mereka saja sebagai tanda kesetaraan dan tidak adanya perbedaan di antara mereka.


Di belakang Lin Tian, baihu dan fenghuang juga berdiri dengan gagah, terlihat mereka seperti mengerti akan keadaan dan juga sopan dan santun ala bangsawan, walupun mereka dalam wujud hewan harimau dan juga burung.


Semua orang juga memperhatikan baihu dan fenghuang yg berada di belakang Lin Tian, banyak yg heran tapi tidak dengan pihak kekaisaran ataupun klan Qin, mereka sudah tau jika mereka berdua bukan hewan biasa, melainkan hewan surgawi yg sangat terhormat serta agung, dengan seratus seperti itu, mereka tidak heran dengan tingkah laku baihu dan juga fenghuang.


Di aula itu juga berdiri banyak sekali generasi muda para bangsawan, mereka semua telah mendengar kehebatan Lin Tian, yg bersetatus sebagai alkemis, keluarga kekaisaran Han dan juga generasi jenius tanpa tanding di era ini, gelar jenius tanpa tanding di sematkan oleh para petinggi kekaisaran Qin yg melihat sendiri kehebatan Lin Tian, hal itu juga dengan cepat tersebar dari mulut ke mulut hingga sampai di telinga para rakyat kekaisaran Qin.


Dengan gelar seperti itu, banyak generasi muda sampai tua ingin melihat seperti apa Lin Tian sang jenius tanpa tanding dan juga sebagai alkemis tingkat tinggi.


Semua generasi muda sampai tua melihat Lin Tian dan mulai mengamatinya dengan serius, mereka tau jika perilaku sederhana yg di tampilkan Lin Tian tidak sama dengan kemampuannya, apa.lagi setelah mereka tidak bisa melihat tingkatan Lin Tian bahkan mereka tidak bisa merasakan energi apapun dari tubuh Lin Tian, mereka melihat Lin Tian sama seperti orang biasa dan bukan kultivator hebat, tapi mereka tidak bodoh, bagai manapun para petinggi kekaisaran dan bahkan sang kaisar sendiri sangat menghormati Lin Tian, yg sudah cukup.untuk menjawab keraguan pengelihatan mereka.


"hahahhahahaha tuan muda Lin, mari, aku sudah menyiapkan tempat khusus untuk tuan muda Lin"


ucap Qin Pian sambil tertawa mempersilahkan Lin Tian.


Lin Tian yg melihat itu hanya tersenyum ramah sambil berjalan mendekati Qin Pian yg di dampingi sang istri.

__ADS_1


"salam yg mulia kaisar dan ratu"


ucap Lin Tian dengan sopan.


"jangan terlalu sopan tuan muda Lin, kita di sini adalah setara sekarang"


ucap Qin Pian sambil tersenyum.


"benar tuan muda Lin, saya pribadi sangat berterimakasi karena tuan muda Lin telah menyelamatkan nyawa saya, hingga saya masih bisa melihat dan berkumpul bersama keluarga saya"


ucap ratu sambil tersenyum tulus.


"sudah sepatutnya kita saling menolong yg mulia, sebagai seorang alkemis dan tabib, sudah menjadi kewajiban ku menolong orang atau mahluk hidup yg membutuhkan, tentu itu semua juga di lihat apakah mereka pantas di tolong ataupun tidak"


ucap Lin Tian sambil tersenyum.


"hahahhahaha baiklah karena semua sudah berkumpul mari kita mulai acara nya, untuk leluhur dan sesepuh, mereka akan sedikit terlambat karena masih ada sedikit kepentingan di luar istana, maka mari kita mulai pestanya"


akhirnya pesta itu di mulai dengan meriah, banyak hiburan yg di tampilkan, makanan, dan minuman mewah terus tersaji untuk memanjakan lidah para tamu yg hadir, sedangkan baihu dan fenghuang di layani khusus oleh para pelayan, itu semua tentu sudah di atur oleh Qin Pian secara pribadi, bagai manapun ke dua hewan surgawi itu pantas di hormati apa lagi mereka adalah hewan milik Lin Tian.


Lin Tian sendiri sudah di kerumuni oleh generasi muda yg ingin menjalin hubungan dekat dengannya, tak hanya generasi muda bahkan generasi tua pun juga ikut mengerumuni Lin Tian, banyak pertanyaan yg mereka ajukan, entah itu dari latar belakang ataupun seratus, bahkan ada yg bertanya soal kultivasi dan juga pemurnian pil, Lin Tian selalu menjawab dengan santai, tenang dan lancar tanpa sedikitpun hambatan, tentu hal itu membuat se.ua orang semakin kagum terhadap Lin Tian yg memiliki pengetahuan yg begitu luas.


di luar istana, selain penjaga yg berpatroli, semua orang terus berpesta, entah itu di ibu kota maupun di kota-kota lainnya.


waktu dengan cepat berlalu, hari sudah berganti dengan cepat, Lin Tian sama sekali tidak bisa beristirahat karena selalu ada tamu yg terus ingin bertemu dengannya, hari ini Lin Tian juga sudah mulai bersiap untuk meninggalkan istana kekaisaran Qin dan melanjutkan perjalanannya.


Berita tentang Lin Tian dengan gelar jenius tanpa tanding juga sudah tersebar hingga keluar dari kekaisaran Qin, tentu berita itu di bawa oleh para saudagar ataupun pedagang besar yg keluar masuk antar kekaisaran, berita itu juga sudah sampai di kekaisaran Han, terutama klan Lin, tentu sebagai keluarga mereka sangat bangga akan pencapaian yg di capai oleh Lin Tian.


Saat ini Lin Tian sudah bersiap, dengan jubah putih sederhana dan penampilan sederhana seperti orang biasa, Lin Tian telah siap melanjutkan perjalanannya.

__ADS_1


"baiklah mari kita lanjutkan perjalanan"


ucap Lin Tian sambil tersenyum.


Di pintu utama istana, para orang penting kekaisaran, dan juga keluarga kekaisaran sudah berdiri untuk melepas kepergian Lin Tian yg ingin melanjutkan perjalanannya.


"baiklah, saya pamit untuk melanjutkan perjalanan dulu senior dan saudara sekalian, semoga kita memiliki kesempatan lain untuk bertemu lagi, dan terimakasi atas sambutan dan keramahannya selama ini"


ucap Lin Tian sambil menangkupkan tangannya kepada semua orang yg hadir.


"tuan muda Lin, sebenarnya aku ingin tuan muda Lin lebih lama tinggal di kekaisaran Qin, tapi sebagai orang besar dan seorang pemuda yg hebat, kekaisaran Qin yg kecil ini tidak bisa menahan tuan muda Lin, aku Qin Pian sebagai kaisar kekaisaran Qin sangat berterimakasi kepada tuan muda Lin atas pertolongannya, DNA sebagai kaisar maka aku menobatkan tuan muda Lin sebagai pahlawan kekaisaran dan kekaisaran akan membuat patung tuan muda Lin di alun-alun ibu kota sebagai penghormatan, harap tuan muda Lin tidak menolak dan agar jasa tuan muda Lin bisa di kenang dari generasi ke generasi kekaisaran Lin, sekaligus menjadi sejarah sang jenius tanpa tanding"


ucap Qin Pian sambil tersenyum tulus.


Lin Tian yg mendengar itu hanya tersenyum, dia tau apa yg di pikirkan oleh Qin Pian, sebagai jenius sepertinya, pencapaiannya di masa depan tidak lah kecil, apa lagi sebagai alkemis tingkat tinggi, seratus itu sudah menggambarkan kedudukannya di seluruh alam rendah, jika orang tau akan kepahlawanan nya terhadap kekaisaran Qin, maka di masa depan akan sangat bermanfaat bagi kekaisaran Qin, menimbang dari hubungan mereka.


"itu adalah hal semua orang, pada akhirnya itu hanya sebagai gelar, dan pada intinya kita tetaplah sama"


ucap Lin Tian sambil tersenyum.


"jika begitu saya pamit"


ucap Lin Tian sambil berbalik dan mulai berjalan pergi dari pandangan semua orang yg hadir.


"sungguh pemuda yg hebat, masa depannya tidak bisa di ukur, kekaisaran Han sangat lah beruntung memiliki keluarga yg baik dan juga hebat sepertinya, betapa bangganya mereka"


ucap salah satu pejabat istana.


"hahahhaha orang tua bau itu memiliki keturunan yg hebat, orang tua ini iri"

__ADS_1


ucap Qin kuo yg tiba-tiba muncul di atas semua orang, matanya memandang Lin Tian yg mulai pergi menjauh.


__ADS_2