
akhirnya Lin Tian di bawa kembali ke penginapan agar bisa menyetabilkan kondisinya.
banyak warga kota yg mengirim hadiah, entah itu makanan ataupun herbal yg bermanfaat untuk memelihara jiwa kepada Lin Tian.
mereka sangat berterimakasi kepada Lin Tian karna mempertemukan mereka kepada anggota keluarga mereka yg telah meninggal, walaupun hanya sebentar.
waktu kembali berlalu, pristiwa menakjubkan itu dengan cepat tersebar ke seluruh penjuru, banyak yg bisa melihat gerbang yg sangat besar di langit, dan banyak cerita dan berita yg beredar di seluruh penjuru.
Lin Tian sebagai tuan muda klan Lin juga mulai terkenal di seluruh penjuru, banyak orang yg ingin bertemu dengan Lin Tian, kabar tentang berdirinya wilayah seribu pagoda yg indah di dalam kota Dumai juga mulai tersebar di seluruh penjuru, banyak para pengunjung yg datang, kota Dumai selalu ramai dengan pengunjung, wilayah pertanian dan perternakan juga berkembang dan menjadi tempat yg indah dengan aktifitas para petani dan peternak.
ekonomi kota Dumai terus meningkat, banyak pembangunan yg berjalan, entah itu di dalam kota tahun di luar gerbang kota, para penjaga kota juga di tambah jumlahnya, itu semua untuk keamanan para pengunjung dan warga kota, karna ramainya pengunjung yg terus berdatangan, terutama wilayah seribu pagoda yg terus ramai walupun sudah tengah malam.
klan Lin juga semakin terkenal, kekuatan dan keterampilan alkemis nya terus meningkat, di tiap cabang klan Lin juga terus bertambah kuat entah dari segi ekonomi maupun segi usaha yg di jalankan tiap cabang, dari pusat sendiri juga terus mengirim sumber daya berupa pil ke tiap cabang klan, dan juga penarikan beberapa generasi muda kla. cabang ke klan inti untuk belajar tentang alkemis dan menyalin beberapa kitab tehnik untuk tiap klan cabang.
karna hal itu, perkembangan klan Lin melonjak dengan pesat, tiap kota ataupun desa yg di tinggali cabang klan Lin juga menjadi berkembang, hal itu juga berimbang dengan penghasilan kota maupun desa, dan karna hal itu pajak daerah kepada kekaisaran juga berjalan dengan sangat lancar tanpa kesulitan.
itu semua karena banyak orang, entah pedagang, saudagar ataupun bangsawan yg ingin menjalin kerja sama, entah itu di klan pusat maupun cabang.
pembelajaran etikat juga terus di kembangkan di klan Lin, itu semua di lakukan untuk menjaga keutuhan klan, dan juga karna peristiwa yg di buat oleh tuan muda utama klan Lin, Lin Tian, yg membuat kehormatan klan Lin melonjak dan terkenal sebagai klan suci di seluruh penjuru, karna tehnik yg begitu luar biasa yg di gunakan oleh tuan muda mereka.
banyak klan-klan besar yg mulai mengajukan kerja sama, entah itu karna segi ekonomi klan Lin yg melonjak ataupun kekuatan klan Lin yg meningkat luar biasa.
di kediaman klan Lin.
"beberapa hari lagi kau akan pergi berpetualang, jadi istirahatlah yg cukup"
ucap Han Ying kepada Lin Tian yg sedang makan di ruang makan keluarga.
"ibumu benar, jika kau ada waktu luang, jangan lupa untuk pulang, jangan seperti kakekmu yg lupa menjenguk keluarganya dengan rutin"
ucap sang nenek.
__ADS_1
sedangkan Lin dong hanya diam saja sambil menikmati makanannya.
"ibu dan nenek tenang saja, aku pasti akan mengingatnya"
ucap Lin Tian.
"kemana tujuanmu nanti"
ucap Lin dong membuka suara.
"entah lah ayah, aku hanya ingin berpetualang, dan membantu orang jika ada dengan kemampuan alkemis ku, sekarang kota juga semakin lebih baik, bisnis klan juga meningkat, betah itu yg di utus oleh cabang maupun klan pusat, ayah sepertinya akan semakin sibuk, pada saat-saat seperti ini, nilai kebaikan dan kebijaksanaan harus di tanamkan ke pada seluruh anggota klan agar klan tidak tercerai berai karna keegoisan ataupun ke serakahan,
aku akan berjalan di mana kaki ku melangkah"
ucap Lin Tian.
"benar kata putramu, kau semakin sibuk, apa lagi kakak sepupumu mengundangmu ke istana bulan depan untuk membicarakan alokasi pil, ibu akan di sini merawat Han ying, bagai manapun kehamilannya semakin tua"
mereka terus mengobrol di meja makan.
saat ini Lin Tian sedang berada di semesta kecilnya.
"kalian sebagian akan menjaga ibu dan ayahku dan juga beberapa keluargaku lainnya seperti kakekku, tapi ingat jika nanti ada kejadian yg melawan ayah dan ibuku maka kalian harus melepaskan belenggu kalian dan berpihak kepada ayah dan ibuku selama mereka berada di kondisi yg benar"
ucap Lin Tian kepada para senjata suci ilahi yg dia tempa.
"sesuai perintahmu yg agung"
ucap mereka serempak.
"baiklah, sebelum aku pergi dari klan nanti aku akan memberikan kalian kepada keluargaku"
__ADS_1
ucap Lin Tian.
setelah selesai berbicara kepada para senjata suci ilahi, Lin Tian mulai berjalan-jalan di dunia yg dia ciptakan, dunia nya sudah banyak berkembang, mulai dari tumbuhan hewan, dan di luar dunia yg dia tempati juga mulai tercipta dunia baru walaupun belum sempurna dan masih dalam proses, bagai manapun proses terciptanya dunia cukup lama.
"di sini cukup damai, walaupun masih dalam kehidupan liar, tapi paling tidak di sini masih murni"
ucap Lin Tian sambil melihat sekitar nya.
para hewan tidak memiliki kecerdasan tapi tetap merasakan kehadiran Lin Tian, mereka tidak ada yg berani mendekati ataupun mengganggu Lin Tian, mereka hidup seperti biasanya, berburu dan saling memangsa sesuai naluri mereka.
setelah puas berkeliling Lin tian keluar dari semesta kecil nya.
dia keluar dari klan dan menuju ke wilayah kumuh untuk menemui Hong liyun.
di wilayah kumuh, Hong liyun sedang melayani pelanggan di kedai teh dan makanan sederhananya, banyak pengunjung tiap harinya, sedangkan Hong Siyi sudah mulai masuk ke akademi khusus, akademi di bagi menjadi 2 bagian, akademi khusus anak-anak di bawah 7 tahun dan akademi biasa yg rata-rata anak berumur 7 tahun ke atas, tentu ada perbedaan kelas di tiap umur, karna bagai manapun akademi mengajarkan cara membaca dan pelajaran pengetahuan lainnya, juga ada bagian pembelajaran tentang kultivasi walaupun tidak seketat di sekte yg khusus berkuktivasi.
Hong liyun sendiri masuk ke akademi malam, dan pagi hari nya Hong liyun berjualan di kedai nya hingga sore hari.
hari juga sudah siang saat Lin Tian sampai di kediaman Hong liyun.
"cukup ramai ternyata"
ucap Lin Tian yg tiba di kedai Hong liyun.
Hong liyun sendiri sedang membuatkan pesanan pelanggan.
"ah..saudara Tian, tunggu sebentar aku hampir selesai"
ucap Hong liyun menoleh ke arah Lin Tian dengan tangan yg tidak berhenti meracik pesanan.
"baik, selesaikan dulu pesanannya"
__ADS_1
ucap Lin Tian dengan santai sambil berjalan ke teras kediaman Hong liyun.