Reinkarnasi Sang Dewa Alkemis.

Reinkarnasi Sang Dewa Alkemis.
ba 63.rencana Lin Tian untuk klan dan Han limei.


__ADS_3

"baik kau akan aku beri nama yuci, kau akan menjadi senjata ku di dunia fana, dan kalian aku akan menugaskan kalian untuk menjadi senjata keluargaku dan tentu saja aku akan mencari tuan yg cocok untuk kalian"


ucap Lin Tian.


"trimakasi yang agung, nama pemberianmu adalah anugrah untuk ku"


ucap jiwa pedang emas itu.


"kami menerima tugas dari sang pencipta"


ucap sisa senjata dengan serempak.


"baik, untuk sementara hingga kalian mendapat tuan baru, kalian akan tinggal di sini, tempat ini masih alami dan tentu saja masih memiliki energi yg murni, kalian bisa menikmati hari-hari kalian di sini"


ucap Lin Tian.


"baik yang agung"


ucap semua senjata secara serempak.


"baik aku keluar dulu"


ucap Lin Tian, setelah itu ia menghilang.


sedangkan semua senjata itu langsung berkumpul, bagai manapun mereka baru di ciptakan dan memiliki ikatan satu sama lain karena berasal dari bahan yg sama, yg membedakan mereka memiliki anugrah kemampuan yg berbeda-beda.


sedangkan Lin Tian sudah berada di kamar nya, hari juga sudah berganti.


"sekarang waktunya membahas rencanaku kedepan nya dengan ayah"


ucap Lin Tian.


waktu terus berlalu, setelah Lin Tian melakukan kebiasaan nya di pagi hari, Lin Tian langsung pergi untuk sarapan seperti biasa.


"kau sudah bangun, apa rencanamu hari ini..?"


ucap Lin dong setelah ia melihat kedatangan putranya.


"untuk hari ini, aku ingin mendiskusikan rencana untuk perkembangan klan kepada ayah sekalian aku menunggu urusan wilayah kumuh selesai, dan setelah itu aku ingin berpetualang, tentu saja sebagai seorang pemuda aku ingin menikmati dunia luar"


ucap Lin Tian.


"yah kau memang seperti kakekmu, jika kau sudah memiliki tekat berpetualang maka nenek akan sama dengan ibumu , nenek hanya bisa mendukungmu"


ucap Han limei.


"aku tau itu nek, nenek tenang saja aku sekarang sudah memiliki kemampuan, aku juga bukan orang yg gegabah, aku lebih suka memikirkan rencana dulu sebelum bertindak"


ucap Lin Tian sambil tersenyum.


"apa kau tidak ingin berkunjung ke kaisaran, sekali-sekali berkunjung lah ke sana"


ucap Han limei.


"pasti aku akan berkunjung nek, tapi nanti setelah aku mulai perjalananku untuk berpetualang"


ucap Lin Tian.


"lalu apa rencana yg sudah kau fikirkan untuk klan kita nak..?"

__ADS_1


ucap Lin dong.


"aku ingin mengajari beberapa orang untuk meramu pil ayah, bagai manapun klan kita tidak memiliki alkemis, dan masalah pil kita masih memasok dari luar, sedangkan kita juga berbisnis herbal walaupun hanya herbal kelas rendah"


ucap Lin Tian.


"rencanamu memang bagus, memang benar kita ada bisnis herbal, tapi bisnis itu di jalankan oleh klan cabang, sedangkan klan pusat kita berbisnis tambang biji meneral dan penjualan senjata, penempa yg kita miliki juga hanya penempa kelas 4, jadi jika kau ingin mengajari beberapa orang untuk menjadi alkemis maka kita akan bisa menyetok sumber daya sendiri kelak"


ucap Lin dong.


"apa ayah tau anggota klan kita yg memiliki bakat soal pemurnian pil, tidak perlu bakat tinggi, biasa saja sudah cukup, atau pun hanya bakat biasa saja tidak masalah, aku sendiri yg akan memoles nya"


ucap Lin Tian.


"setau ayah hanya ada 5 orang yg memiliki bakat itu di klan kita, dan lagi mereka hanya mampu membuat pil kelas satu itupun tidak di perhatikan, bagai manapun di klan kita tidak ada keterampilan soal pemurnian pil"


ucap Lin dong.


"tidak masalah ayah, soal keterampilan pembuatan pil, nanti aku akan menuliskan keterampilan pil kuno untuk klan"


ucap Lin Tian.


"apa kau sudah mempelajari keterampilan kuno itu..?"


ucap Lin dong.


"tentu saja sudah ayah hehehehehe"


ucap Lin Tian sambil tertawa kecil.


"hah Bahkan keterampilan kuno tentang pemurnian pil itu pun sudah kau pelajari, kau memang jenius"


ucap Lin Tian.


ucap Lin Tian.


"yah keberuntungan itu juga bagian kekuatan nak, di dunia ini keberuntungan sangatlah penting"


ucap Lin dong.


"apa kau juga seorang alkemis nak..?"


ucap Han limei.


"yah begitulah nek, hanya alkemis tingkat rendah saja"


ucap Lin Tian sambil tersenyum.


"yah walupun hanya kelas tapi bagai manapun sekarang ini seorang alkemis semuda dirimu cukup jarang"


ucap Han limei.


"ini keberuntunganku nek"


ucap Lin Tian.


"sudah lah, ayo cepat makan, kau ingin mendiskusikan rencanamu dengan ayahmu jadi lebih baik segera makan dan di urus dengan apara tetua"


ucap Han Siyi.

__ADS_1


"baik ibu"


ucap Lin Tian.


akhirnya mereka makan bersama dengan suasana hangat.


setelah selesai, Lin Tian dan Lin dong langsung mendiskusikan rencana Lin Tian.


"baiklah kalau begitu rencanamu, sebaik nya kita diskusikan dengan para tetua dan kakekmu"


ucap Lin dong.


"baik ayah, sebaiknya begitu"


ucap Lin Tian setuju.


akhirnya mereka menuju ke aula pertemuan klan untuk mendiskusikan rencana Lin Tian.


setelah sampai, Lin dong langsung mengutus salah satu anggota klan untuk memberi tau para tetua.


waktu berlalu, setelah menunggu beberapa saat akhirnya para tetua mulai berdatangan, kakek Lin Tian, Lin Cang juga datang.


setelah semua orang berkumpul, Lin dong langsung memberi sambutan tentang apa yg akan di diskusikan.


"jadi bagai mana rencanamu nak..?"


ucap Lin Cang.


"baik, aku akan menjelaskan nya kakek.."


ucap Lin Cang, lalu mulai menjelaskan rencananya.


semua orang mendengarkan nya dengan serius, bagai manapun hal ini menyangkut perkembangan klan.


setelah Lin Tian selesai menjelaskan rencananya, para tetua mulai berdiskusi.


"rencanamu memang sangat bagus tuan muda, tapi yg jadi pertanyaan apakah tuan muda juga seorang alkemis...?"


ucap salah satu tetua.


Lin Tian yg mendengar itu hanya tersenyum, lalu ia mengambil beberapa herbal dari cicin ruang nya.


ia mulai mengontrol kekuatan jiwanya dan juga elmen api nya.


herbal yg sudah dia persiapkan mulai ia lempar ke dalam api yg sudah melayang di depan nya.


ia mulai melebur herbal itu satu persatu, setelah semua selesai, ia mulai memadatkan cairan herbal itu menjadi 6 butir pil tingkat 7 dengan Nandi pil.


setelah selesai, Lin Tian mulai menghilangkan apinya dan 6 butir pil berwarna putih dengan corak biru dapat di lihat dengan jelas.


semua orang kagum dan terkejut setelah melihat kejadian di depan mata mereka, dan lagi baru kali ini mereka melihat tehnik pemurnian pil tanpa menggunakan tungku.


"ini adalah pil tingkat 7 kualitas sempurna dengan Nandi pil, silahkan para tetua lihat"


ucap Lin Tian, lalu ia menggunakan kekuatan jiwanya untuk mengirim pil-pil itu ke arah para tetua.


ruangan itu langsung sunyi.


"ini luar biasa, aku baru kali ini melihat cara pemurnian pil yg sangat kuat biasa, dan aku rasa para alkemis di serikat alkemis tidak akan bisa menggunakan cara seperti ini"

__ADS_1


ucap salah satu tetua dengan kagum.


__ADS_2