Reinkarnasi Sang Dewa Alkemis.

Reinkarnasi Sang Dewa Alkemis.
bab 54.gelar dewa sejati yang agung dari sang pencipta.


__ADS_3

"wahai kau yg hidup dari kehendaki, kehidupan yg aku ciptakan memiliki sebab dan akibat, baik dan buruk, itu adalah hukum yg tidak bisa di pisahkan.


wahai setitik kehendak ku, aku menciptakan semua hal yg kau lihat dan belum kau lihat, selama seorang manusia,iblis, dan yg kau sebut dewa, segala ras.


mereka memiliki hati yg tercipta juga karna kehendakku, selama mereka memiliki hati ini maka tidak akan ada ke damaian sejati, karna keburukan lahir dari hati, kebaikan lahir dari hati, semua itu saling melengkapi, tapi agar semuanya berjalan dengan baik dan damai, semua itu harus seimbang dan sesuai porsinya.


wahai kau yg tercipta dari kehendaki, apa yg kalian sebut Dao itu adalah jalan yg kalian pilih, jalan yg menunjukan tujuan kalian, Dao itu adalah tujuan.


wahai setitik kehendak ku, kau bahkan sudah mampu menciptakan alam mu sendiri hanya karna kau melihat dan mengetahui sedikit teori dari apa yg aku ciptakan, dari hal yg tak terhitung jumlahnya yg ku ciptakan.


di luaran sana, masih banyak hal yg aku ciptakan dan memiliki konsep yg jauh berbeda dengan apa yg kau mengerti saat ini, semua hal, susunan dari pembentukan yg aku ciptakan selalu sesuai dengan kehendaki, tanpa kehendakku mereka tidak akan bisa bergerak maupun terbentu, tidak ada hukum sebab dan akibat.


sekarang kau sudah tidak di terima di dunia bahkan di semua semesta yg ada, karma kau mampu menciptakan mereka dengan pengetahuanmu walaupun kau tidak bisa menciptakan sesempurna ciptaanku.


kau sudah memutus takdirmu, terputus dari sebab dan akibat yg ada dari kehendakku, bahkan sekarang tubuhmu sudah mulai menghilang tapi tidak hilang tiada tapi tetap ada, kau memiliki setitik kekuatanku yg bahkan lebih kecil dari debu jika di bandingan dengan setitik kekuatanku, tapi itu semua sudah cukup untukmu membuat alam mu sendiri.


sekarang kau sudah menjadi dewa yg sesungguhnya, bukan hanya dewa karna kekuatan, tapi memang dewa yg benar-benar dewa, yg lahir langsung dari sisiku ini.


kau tidak akan bisa di lihat oleh ciptaanku dan hanya aku yg bisa melihatmu, seperti kau yg tidak bisa melihatku walaupun aku ada di depanmu sekalipun.


wahai setitik kehendak ku, kemampuanmu yg sekarang sudah tidak bisa di tahan oleh alam yg aku ciptakan jika kau tidak menekan kekuatanmu, aku memintamu untuk tidak keluar dari tempat keberadaan mu, karna kehendakmu sudah terlalu kuat untuk di tanggung oleh ciptaanku.


ucap suara itu bergema di hati Lin Tian.


"wahai yg agung, yg rendah ini masih memiliki keluarga di luaran sana, yg rendah ini meminta izinmu untuk menciptakan kehendaku menjadi diriku dengan kekuatan dan kehendak yg akan di tekan sampai ke tahap di mana semesta ciptaanmu masih sanggup menehannya, dan diri utama yg rendah ini akan tetap berada di tempatnya"

__ADS_1


ucap Lin Tian masih dalam posisi bersujud.


"wahai setitik kehendak ku, aku selalu memikirkan para ciptaanku, aku sudah mengatur segala kebutuhan mereka agar tetap seimbang sesuai hukum yg sudah aku kehendaki, agar mereka bisa berjalan seperti seharusnya, setiap materi penciptaan nya sudah aku atur hingga mampu membentuk kehidupan sesuai kondisi yg aku inginkan.


seperti ikan yg ada di dunia mu, mereka masih mampu memilah oksigen yg aku ciptakan karna kehendakku walaupun mereka berada di air, karna pada dasarnya aku menciptakan mereka sesuai dengan habitat yg sudah aku kehendaki, tentu dengan kosep yg berbeda dari makluk dengan habitat yg berbeda.


setiap ada kelebihan pasti ada kekuarangan, kedua hal itu tidak dapat di pisahkan demi menciptakan keselarasan apa yg aku ciptakan.


ke jajaran dan kebaikan juga tidak bisa di pisahkan, jika tidak ada jahat maka tidak akan ada baik, jika tidak ada baik maka tidak akan ada jahat.


semuanya harus seimbang, tanpa ke seimbangan itu tidak akan ada yg berjalan dengan sempurna sesuai kehendak ku.


untuk membuat semua itu tetap seimbang, aku menghendaki takdir yg tidak dapat di rubah dan dapat di rubah.


aku menciptakan hati, fikiran untuk menciptakan sifat dari tiap mahluk, entah itu nafsu buruk atau pun baik, semua itu berasal dari hati mereka.


aku akan mengangkat mu menjadi dewa sejati, dewa asli yg bukan karna panggilan saja, melainkan karna kemampuanmu yg sepertiku memiliki kehendak mutlak walau hanya setitik dari kekuatanku saja.


kau tidak akan memiliki keturunan, tidak akan memiliki pasangan, kau hanya satu-satu nya dewa yg memiliki kemampuanku walau hanya sekala kecil, kau tidak boleh ikut campur takdir mahluk lain, kau tidak boleh merusak ke seimbangan yg ada walaupun itu masih bisa pulih, kau bukan lagi wanita atau pun pria, kau tidak bisa berpihak kepada siapapun, semua mahluk harus kau pandang dengan sama rata dengan mahluk lain, tapi kau boleh mengatur sedikit takdir jika memang itu di butuhkan demi kepentingan dunia, jangan gunakan untuk mempermainkan dunia.


kau ku anugrahi kebijaksanaan, keabadian, kecerdasan, pengetahuan yg sangat berlimpah, ke agungan, kemuliaan, kau akan mewarisi sifatku karna kau adalah setitik kehendaku yg mampu berkembang mendekatiku dengan setitik kekuatan yg aku tinggalkan dalam penciptaan ku, kau sekarang bukan lagi manusia ataupun ras yg di sebut dewa, yg hanya bisa mengatur sedikit hukum surga di duniamu, kau adalah dewa yg sesungguhnya dan hanya satu-satunya.


kau bisa menurunkan klonmu untuk melakukan kehidupan yg sama seperti mahluk lain tapi tetap kekuatanmu harus di tekan sampai batas tertentu.


jika klonmu memiliki ke turunan, maka keturunanmu tidak akan bisa menjadi dewa sepertimu, mereka hanya akan hidup seperti ras yg sama seperti Rasmu dan hanya mampu meningkat sampai batas alam semesta yg aku ciptakan.

__ADS_1


klonmu tetap akan memiliki sifat seperti jiwamu dan kesadaranmu, tapi tetap saja kesadaranmu utama mu berada di tubuh aslimu berada"


ucap suara yg menggetarkan hati itu.


"wahai yg agung, yg rendah ini akan mengingat semua yg engkau printahakan kepada hamba, yg rendah ini juga akan membantumu untuk mengatur semesta yg engkau ciptakan dengan seluruh kemampuan yg engkau berikan, hambamu ini juga mengerti akan ke seimbangan dan sifat penciptaan"


ucap Lin Tian.


"sekarang kau kembalilah ke duniamu, tempatmu berada, lakukan yg terbaik menurutmu dan jangan melanggar batasanmu karna akan mengacaukan seluruh semesta yg ada, wahai kau ku beri gelar dewa sejati yg agung"


ucap sang pencipta.


"terimakasi yg agung, hamba menerima gelar yg engkau berikan kepada hamba"


ucap Lin Tian.


kemudian Lin Tian kembali ke tempatnya berada, tanpa melewati ruang ataupun waktu, seperti ia muncul tiba-tiba tanpa meganggu hukum yg ada.


"kau tidak akan bisa menemuiku tanpa kehendak dan persetujuanku"


suara sang pencipta bergema di hati Lin Tian.


sebelum menghilang.


di dunia cincin Lin Tian saat ini inti kekosongan sudah lenyap, energi asal yg sesungguhnya dari sang pencipta juga sudah ia serap, sekarang ini Lin Tian sudah sama seperti sang pencipta walaupun hanya memiliki setitik kekuatannya saja, tapi dia sekarang sudah bisa di panggil sebagai sang pencipta.

__ADS_1


tubuhnya juga terus mengeluarkan sinar putih bening dan tak terlihat tapi dapat di rasakan walaupun tidak ada pusat nya.


__ADS_2