
"baik sebaik nya tetua segera membantu memberikan pil-pil ini kepada para korban, kau akan mengurus kaisar, stelah itu aku akan membuat Aray di ruang tamu untuk memurnikan energi iblis yg ada di dalam tubuh mereka"
ucap Lin Tian.
"baik tuan muda Lin"
ucap mereka serempak.
setelah semua tetua keluar, Lin Tian langsung berbalik ke arah kaisar Qin Pian, Lin Tian dengan cepat memasukan pil penawar racun ke dalam mulut kaisar, pil itu dengan cepat larut dan meresap kedalam tubuh kaisar Qin pian ,perlahan tapi pasti, warna ungu di tubuh kaisar Qin Pian mulai menghilang, tubuh nya mulai kejang, Lin Tian yg melihat itu hanya terdiam dengan santai sambil terus mengamati, baihu dan fenghuang yg masih berada di tempat nya, hanya terdiam sambil memperhatikan Lin Tian dengan tenang.
Waktu kembali berlalu, kaisar Qin Pian yg sebelum nya kejang, perlahan mulai tenang dan warna kulit nya sudah kembali normal, tapi dari tubuh nya terpancar hawa iblis yg berasal dari energi iblis yg masih belum keluar dari tubuh nya.
tanpa pikir panjang, Lin Tian langsung membuat segel tangan.
"Aray pemurnian, pemurnian kehidupan"
Ucap Ling Tian, dari tangan nya langsung muncul bola cahaya berwarna hijau, perlahan bola cahaya yg penuh dengan energi kehidupan itu melesat ke atas tubuh kaisar dan dengan cepat langsung meledak menjadi kubah dengan simbol-simbol kuno berwarna hijau, aura kehidupan terus terpancar dari dinding Aray itu.
Perlahan energi iblis berwarna hitam ke ungu an keluar dari tubuh kaisar Qin Pian, energi itu ingin memberontak tapi tidak bisa dan perlahan di serap oleh Aray dan menghilang menjadi energi murni.
"sungguh tehnik yg unik, bahkan energi iblis bisa di ubah menjadi energi murni yg netral"
ucap Fenghuang.
"hahahhaha tuan memang hebat, dia masih bisa menguasai tehnik seunik dan sehebat itu walaupun sudah bereinkarnasi"
ucap baihu.
Proses itu berjalan dengan cepat, setelah semua energi iblis itu terserap dan di murnikan, perlahan energi kehidupan dari Aray pemurnian kehidupan memasuki tubuh kaisar Qin Pian dan dengan perlahan memulihkan kondisi jiwa nya.
setelah beberapa menit, akhir nya proses itu selesai dengan sempurna, dan Lin Tian langsung menghilangkan Aray itu.
Nafas kaisar Qin Pian mulai normal, aura nya mulai setabil yg menandakan kondisi nya sudah pulih.
Di luar ruangan, para tetua sudah berkumpul setelah memberikan pil penawar racun lima warna kepada para korban.
"sekarang kita hanya tinggal menunggu dan mengawasi mereka, pil buatan tuan muda Lin memang hebat, hanya perlu waktu beberapa detik pil itu langsung bereaksi"
ucap tetua Qin yiu sambil menatap puluhan orang yg sedang berbaring di lantai dengan tubuh yg masih kejang-kejang.
__ADS_1
tak lama pintu ruangan kaisar di rawat terbuka, Lin Tian keluar dengan santai di ikuti oleh baihu dan fenghuang, mereka perlahan berjalan ke arah para tetua berada, ada puluhan tetua yg ada di ruang tamu itu.
semua orang bisa merasakan kedatangan Lin Tian, dan langsung menoleh ke arah nya.
"tuan muda Lin, apa kaisar sudah membaik...?"
ucap tetua Qin Rui.
"tinggal menunggu nya sadar saja"
ucap Lin Tian dengan santai.
"benar kah, syukurlah jika begitu"
ucap tetua Qin yiu dengan lega dan penuh syukur.
Lin Tian mengamati semua korban yg sedang terbaring di lantai, kejang mereka sudah mulai berhenti, tubuh mereka juga mulai normal dan terlihat lebih segar.
"baik, tetua tolong mundur agak menjauh, aku akan membuat Aray pemurnian"
ucap Lin Tian dengan kebiasaan santai nya.
Lin Tian mulai membuat segel tangan.
"Aray pemurnian, pemurnian kehidupan"
bola cahaya berwarna hijau muncul dari tangan Lin Tian, dan perlahan melesat ke atas para korban, bola cahaya yg memancarkan energi kehidupan langsung meledak dan membentuk dinding Aray dengan simbol kuno.
Kejadian yg sebelum nya terjadi di ruangan kaisar Qin Pian kembali terjadi.
Mata para tetua yg melihat itu langsung melotot melihat tehnik luar biasa Lin Tian.
"apakah ada yg tau tentang tehnik seperti ini...?"
ucap salah satu tetua tanpa sadar, ucapan nya membuat semua orang tersadar dan langsung menoleh ke arah nya.
"tehnik ini begitu unik dan rumit, Aray itu memiliki simbol-simbol kuno, Aray ini begitu luar biasa"
ucap tabib huan Ding dengan kagum.
__ADS_1
Semua orang melihat sendiri kehebatan Lin Tian, mereka seakan melihat jenius tiada tanding.
Waktu kembali berlalu, semua korban juga sudah pulih, hanya tinggal menunggu sadar.
"sekarang semua sudah beres, kita akan menunggu semua orang sadar dan para tetua bisa membuat rencana bersama bersama mereka nanti, sekarang lebih baik tetua sekalian menjaga kediaman ini agar tidak ada mata-mata yg datang ke tempat ini"
ucap Lin Tian.
semua orang langsung setuju, tanpa intruksi mereka langsung berpencar dan mencari tempat untuk berjaga.
"tuan muda Lin, mari saya antar tuan muda ke kediaman yg sudah di siapkan khusus untuk tuan muda, kebetulan kediaman itu sebelum nya milik pangeran, sekarang sudah tidak di tempati lagi setelah dia tinggal di istana, tuan muda bisa tinggal di sana"
ucap Qin yiu dengan sopan.
"terimakasi tetua Qin yiu, jika tidak merepotkan aku tidak akan menolak"
ucap Lin Tian sambil tersenyum tipis.
"hahhahaha tuan muda bisa saja, tentu tidak merepotkan sama sekali tuan muda Lin, kami akan merasa bersalah jika tidak memberikan pelayanan terbaik yg kami miliki saat ini untuk melayani tuan muda Li , ayo mari saya antar tuan muda Lin"
ucap Qin yiu sambil tertawa ringan.
"baik, mari tetua Qin yiu"
ucap Lin Tian, mereka mulai berjalan beriringan ke arah kediaman pangeran di ikuti baihu dan fenghuang.
Saat Lin Tian tiba di kediaman pangeran, dia bisa melihat kemewahan kediaman itu, banyak pelayan yg sudah berbaris rapi dan siap melayani kebutuhan Lin Tian.
"ini adalah kediaman pangeran tuan muda Lin, tuan muda silahakan beristirahat di kediaman ini, jika membutuhkan sesuatu, tuan muda tinggal berbicara dengan para pelayan ,jika ingin bertemu dengan saya, tuan muda Lin bisa mencari ku di kediaman kaisar, saya akan membantu para tetua yg lain berjaga"
ucap tetua Qin yiu.
"baik tetua Qin yiu, aku beristirahat lebih dulu, jika ada apa-apa tetua Qin yiu bisa menemui ku di sini tetua"
ucap Lin Tian.
"baik tuan muda Lin, saya mengerti, jika begitu saya kembali dulu"
Ucap Qin yiu.
__ADS_1
Setelah kepergian tetua Qin yiu, Lin Tian mulai memasuki kediaman itu, di sepanjang lorong dia di sambut oleh para pelayan.