
Waktu terus berlalu, fenghuang mulai meninggalkan hutan daratan tebing tinggi benua, sesuai permintaan Lin Tian, dia juga membawa beberapa hewan buas biasa yg di jaga kelestarian nya oleh penghuni hutan tebing benua, hewan buas jenis ini meliputi hewan yg biasa di ternak oleh manusia, tapi beda nya ukuran dan ciri-ciri mereka sedikit berbeda.
Baihu juga sudah kembali dengan membawa guci berisi racun lima warna, sedangkan herbal rumput emas sudah dia makan.
"jadi begitu, racun ini lebih murni dari pada yg di bawa oleh tetua agung sekte air hitam itu, tapi tentu saja lebih ganas dari pada racun yg masih murni ini, ku rasa racun ini adalah sisa dan saat Qin tui menggunakan nya dia masih menambahkan darah iblis itu secara langsung, apa kau tidak menemukan sisa darah itu baihu...?"
ucap Lin Tian.
"tidak tuan muda, aku tidak menemukan yg lain selain harta biasa dan beberapa herbal serta pil tingkat rendah saja, sebenar nya aku ingin mengambil semua nya, tapi aku tidak memiliki tempat penyimpanan saat ini"
ucap baihu sambil berbaring santai di dekat Lin Tian.
"oh begitu, mereka cukup waspada"
ucap Lin Tian santai.
Tok..tok..tok...
"tuan muda, makan malam nya sudah siap, apa tuan muda akan ruang makan atau ingin makan di kamar tuan muda....?"
ucap pelayan dari balik pintu setelah mengetuk nya.
"aku akan pergi ke ruang makan saja"
ucap Lin Tian dengan santai.
Di sisi lain Qin Pian saat ini sedang melakukan pertemuan, dengan beberapa Mentri,wakil Mentri dan jendral besar kekaisaran Qin.
"baik kalau begitu aku terima laporan kalian, selanjut nya untuk masalah klan, aku harap kalian bersikap tegas.
Ini adalah titah ku "tangkap semua anggota klan Qin, ataupun orang yg berkaitan dengan masalah ini, jika tidak mau bekerja sama maka kalian boleh melumpuhkan nya, jika di perlukan kalian bisa membunuh nya langsung di tempat, ingat aku hanya menerima orang yg sudah terbukti bersalah saja"
ucap Qin Pian dengan tegas.
"kami siap menjalankan titah yang mulia kaisar, panjang umur yang mulia"
ucap semua orang dengan serentak sambil berlutut.
"baik lah, cepat kerjakan, saat ini kekaisaran dalam kondisi darurat pemberontakan, dan ingat tetap tenang"
ucap Qin Pian.
"sesuai perintah yang mulia"
ucap semua orang, mereka memberikan penghormatan sebelum pergi dari ruangan pertemuan.
"penasehat, bantu aku memilah laporan ini, besok pagi kita akan berangkat ke istana bersama tuan muda Lin, aku harus menyelesaikan laporan ini malam ini juga"
ucap Qin Pian dengan tenang.
"laksanakan yang mulia"
ucap pria paruh baya itu dengan hormat.
"ah aku lupa..bagai mana kondisi keluarga mu, apa ada yg kau butuhkan atau kau memerlukan bantuan dari tuan muda Lin, aku akan membantumu berbicara jika kau membutuhkan nya"
ucap Qin Pian.
"itu...itu yang mulia, istriku masih baik-baik saja, hanya saja dia setiap hari masih sedih, saat saya terkena racun itu dia semakin tertekan, saya kawatir jika dia akan terbebani akan kondisi putra saya kali ini"
ucap penasehat dengan hormat.
"putramu adalah seorang jenius dan juga tegas, aku menyukai nya, sayang sekali dia terluka separah itu saat menjalankan misi dari sekte nya, aku akan meminta bantuan tuan muda Lin sekali lagi untuk mengobati nya, siapa tau tuan muda Lin memiliki solusi, setelah ini kau urus lah istrimu, putrimu memerlukan ketenangan juga dia pasti tidak akan bisa tenang jika ibu nya selalu sedih melihat putra mu"
ucap Qin Pian.
"terimakasi banyak yang mulia"
ucap penasehat itu penuh syukur.
"tidak usah sungkan penasehat, kau sudah mengikuti ku sejak kita masih muda, putra dan putrimu sudah aku anggap sebagai keponakan sendiri, apa lagi melihat semangat putra mu itu, walaupun dia tidak suka dengan jabatan, tapi setidak nya dia bisa menjadi orang besar kelak"
ucap Qin Pian.
Di sisi lain, fenghuang sudah sampai
di tempat Lin Tian.
"tuan, aku sudah mengatur semua nya, tapi yg tuan minta sudah di siapkan oleh raja wali emas dan ular putih bertanduk, harimau hitam juga sudah menyiapkan beberapa kebutuhan di sana"
ucap Fenghuang yg baru saja tiba, Lin Tian juga baru selesai makan malam.
"baik, apa kau membawa pesananku Feng..?"
__ADS_1
ucap Lin Tian.
"tentu tuan, aku membawa beberapa ekor babi, kelinci bertanduk dan juga ikan sisik batu"
ucap Fenghuang.
Baik lah, keluarkan 2 babi dan ikan itu, kita minta para pelayan menyiapkan panggangan di taman belakang"
ucap Lin Tian.
"di sini tuan...?"
ucap Fenghuang.
"tidak di luar saja, di sini terlalu sempit untuk beberapa hewan buas itu"
ucap Lin Tian.
"hehehehehehe kita baru saja selesai makan tuan, tapi jika tuan ingin memanggang daging lagi, maka perut ku ini masih sangat muat untuk menampung nya"
ucap baihu.
Lin Tian hanya diam sambil tersenyum tipis saja, dia mulai keluar dari kamar nya di ikuti oleh baihu dan fenghuang yg bertengger di pundak nya.
"nona apa kau bisa menyiapkan panggangan di taman belakang, aku ingin memanggang daging di hewan buas di sana, oh dan tolong bersihkan beberapa hewan buas ini, setelah itu bawa kebelakang ajak semua pelayan dan juga penjaga, jangan kawatir ini adalah keinginanku, soal keamanan kalian bisa tenang"
ucap Lin Tian tanpa banyak basa basi, fenghuang tentu mengerti, dia langung mengeluarkan beberapa hewan buas biasa.
Wuss..buk.....
dua babi besar berukuran 2 meter langsung tertumpuk di depan pelayan wanita itu, di ikuti beberapa ikan sisik batu yg berukuran satu meter.
Pelayan itu langsung terkejut saat melihat beberapa hewan buas itu.
"i..ini, banyak sekali"
ucap pelayan itu dengan tergagap.
"ah..tuan muda, jika begitu saya akan meminta bantuan beberapa pelayan dan penjaga dulu untuk mengurus hewan buas ini, tuan muda bisa menunggu di taman belakang"
ucap pelayan itu dengan cepat setelah sadar dari keterkejutan nya.
"oh..baik lah nona"
"hei kenapa sebanyak ini"
ucap salah satu pelayan yg terkejut saat melihat beberapa ekor hewan buas.
"aku juga tidak tau, kalian semua kumpulkan para penjaga dan pelayan, panggil juga pemimpin, tuan muda bilang kita tidak perlu memikirkan keamanan"
ucap pelayan itu.
"apa kau tidak bercanda, saat ini kondisi klan sedang dalam keadaan darurat"
ucap salah satu penjaga.
"apa kau tidak percaya dengan tuan muda, dengan kemampuan nya, dia tentu sudah memiliki rencana untuk ke amanan kediaman ini, tetua agung sekte air hitam saja tidak berkutik di hadapan tuan muda, siapa yg mampu menyusup di kediaman ini"
ucap pelayan itu dengan serius.
"i..itu...baik lah, jika itu adalah keinginan tuan muda, maka itu tidak ada masalah, setidak nya yang mulia tidak akan menyalahkan kita nanti"
ucap penjaga itu.
Semua pelayan dan penjaga langsung membawa beberapa hewan buas itu ke belakang untuk di bersihkan dan beberapa yg lain nya memanggil pelayan lain dan penjaga yg masih berpatroli.
Dengan cepat pekerjaan itu telah di selesaikan, pemanggang daging juga sudah di siapkan di taman belakang.
Lin Tian dengan santai nya duduk di temani baihu dan fenghuang.
"tuan muda, semuanya sudah siap, apa tuan muda ingin memanggang sendiri atau kami panggangan...?"
Ucap kepala pelayan itu dengan hormat.
"paman panggang saja, dan tambahkan bumbu ini, kita akan makan besar bersama di sini, apa ada arak paman, jika ada maka siapkan saja di sini sekalian bawa cawan yg berukuran besar"
ucap Lin Tian dengan santai.
"baik tuan muda, saya akan menyiapkan nya sesuai intruksi tuan muda"
ucap kepala pelayan itu dengan hormat dan tidak banyak tanya, dia sudah terbiasa melihat keanehan dari para bangsawan jadi dia tidak terlalu terkejut.
"hei aku baru saja sadar, jenis hewan buas apa ini, babi ini sangat asing dan ikan ini juga sangat asih, apa kalian pernah melihat nya..?"
__ADS_1
ucap salah satu penjaga.
"babi ini hampir sama dengan yg di ternak oleh penduduk, tapi ada sedikit perbedaan tentang ukuran dan juga warna dari nabi ini, saat aku membersihkan nya, daging babi ini jauh le ih tebal dari pada lemak nya dan juga sangat berotot, sedangkan ikan itu, aku sama sekali tidak pernah melihat nya, tapi sisik nya sangat keras dan bentuk nya hampir sama seperti batu, tapi tekstur daging nya sangat badat dan berminyak, aku juga merasakan energi yg sangat murni dari daging hewan buas ini, berbeda dengan hewan buas biasa nya, jika ini di jual di restoran maka akan di hargai sangat mahal"
ucap salah satu koki sambil mengurus daging babi yg akan di panggang.
"ini....seperti nya hewan buas ini bukan berasal dari wilayah kekuasaan kita, ataupun di luar kekaisaran, ini bukan hewan buas yg umum di temui, ku rasa ini jenis yg sangat langka"
ucap penjaga itu.
"hah..para bangsawan memang berbeda, lihat saja, tuan muda dia adalah bangsawan dan tidak akan kekuarangan harta, tapi pakaian yg dia kenakan sangat sederhana, dan juga kebiasaan nya sangat unik"
ucap penjaga lain.
Di tempat lain, kepala pelayan sibuk membuka gudang arak di kediaman yg di tempati Lin Tian, arak-arak.itu adalah arak terbaik di kekaisaran Qin dan juga setok arak milik pa geran mahkota.
"capat bawa beberapa tong besar arak itu, dan kau ambil cawan besar, yg paling besar lebih baik, cepat kerjakan"
ucap kepala.pelayan itu memberi intruksi.
mendengar itu, para pelayan dengan cepat bekerja hanya butuh beberapa menit mereka selesai dan meninggalkan gudang arak.
"hah..sungguh unik, untuk apa cawan sebesar ini"
ucap salah satu pelayan sambil membawa beberapa cawan besar dan cawan kecil biasa, tapi tentu bahan nya tidak biasa, cawan-cawan itu adalah cawan mewah.
"kenapa tuan muda mengadakan makan besar tiba-tiba, ini sungguh aneh kau tau"
ucap pelayan lain.
"tuan muda sungguh unik, selain tampan dan sederhana dia sangat ramah, tak heran jika dia menjadi tokoh besar di usia nya yg masih sangat muda"
ucap pakaian wanita lain nya.
"andai saja ada pria yg memiliki sifat seperti tuan muda dan ingin mendekatiku, aku pasti akan langsung menerima nya"
ucap pelayan lain sambil membayangkan.
Mendengar itu, semua pelayan yg ada di sana hampir saja menertawakan nya.
Waktu terus berlalu, tak terasa semua hewan buas itu sudah matang.
"tuan muda, semua sudah siap, apa tuan muda ingin mengambil sendiri atau saya ambilkan tuan muda...?"
ucap kepala pelayan itu, dia sudah terbiasa dengan kebiasaan Lin Tian yg tidak terlalu suka hal formal layak nya para bangsawan, jadi dia dengan cepat bisa menempatkan diri untuk melayani Lin Tian.
"jika begitu mari makan bersama paman, kumpulkan semua orang dan bagikan arak ini"
ucap Lin Tian sambil menunjuk ke arah tong besar berisi arak.
"baik tuan muda"
ucap kepala pelayan itu tanpa membantah, dia langsung mengintruksikan semua pelayan dan penjaga yg ada di sana untuk makan dan minum dengan bebas.
Semua orang langsung bersorak senang, dengan cepat mereka mulai mengambil daging hewan buas itu dan memakan nya dengan lahap, sangat jarang mereka makan dengan makanan yg mewah seperti ini.
Lin Tian dengan santai mengambil paha babi yg cukup besar, sedangkan baihu dan fenghuang dengan cepat di ambilkan oleh para pelayan, tentu dengan porsi besar.
"nona tolong kau tuangkan arak itu ke beberapa cawan besar itu, harimau ku ingin meminum nya"
ucap Lin Tian kepada pelayan yg membagikan arak.
"baik tuan muda"
ucap pelayan itu dengan cepat., satu guci berukuran sedang telah di tuang ke beberapa cawan besar yg sudah di susun di atas meja yg di siapkan oleh para pelayan dan penjaga.
"hei apa harimau sekarang juga meminum arak...?"
ucap salah satu penjaga yg melihat baihu dengan santai nya meminum arak dari cawan besar.
"apa burung juga minum arak sekarang, kenapa hewan buas milik tuan muda semua nya aneh dan unik seperti itu, ternyata bukan hanya pemilik nya yg unik tapi juga hewan buas nya"
ucap teman nya.
semua orang saling mengobrol santai, mereka tidak memperdulikan tugas mereka lagi, terutama para penjaga yg berpatroli di sekitaran kediaman yg di tempati oleh Lin Tian.
Di sisi lain, Qin tui saat ini melakukan pertemuan dengan para tetua yg mendukung nya, mereka tampak serius Wajah mereka juga menunjukan kesuraman.
"lalu apa tindakan kita tetua tui...?"
ucap salah satu tetua.
"kalian lebih baik siapkan keperluan kalian, jika kondisi ini memburuk, kita akan segera pergi dari klan dan membuat markas baru di sekitaran sekte air hitam, di sana kita akan terjamin, bagai manapun kita saat ini bekerja sama dengan sekte air hitam dan tetua agung juga sudah di tangkap, aku yakin sekte air hitam tidak akan tinggal diam tentang masalah ini"
__ADS_1
ucap Qin tui.