
Lin Tian yg mendengar itu hanya tersenyum tipis.
"saudara Ong setelah dantian mu pulih mungkin kultivasi mu akan hilang dan harus mengawal itu dari awal lagi, bagai manapun beberapa jalur meridian mu terputus sebelum nya yg membuat pelatihan mu hancur, jika saja jalur meridian kecil dan besar mu tidak terputus, mungkin akan jauh lebih mudah memulihkan kultivasiku lagi bagai manapun kau tidak perlu memelihara jalur meridianmu dari awal, tapi sekarang berbeda karena jalur meridian mu sudah pulih lagi kau terpaksa harus memelihara nya kembali dari awal"
ucap Lin Tian.
semua orang terdiam terutama Ong ji dia yg ping terguncang, tapi dengan cepat dia tersadar bagai manapun semua jalur meridian nya hampir terputus total dan dantian nya juga hancur, tapi dia masih bersyukur masih bisa pulih dan berlatih lagi, walaupun di masa lalu fisik nya cukup kuat dan membuat nya melampaui ahli yg lebih tinggi dari nya tapi sekarang berbeda, dia harus mukai dari awal, paling tidak pemahaman nya tentang jurus, tehnik dan juga pengalaman tiap meningkatkan pengolahan nya tidak hilang dia yakin jika dia mampu membangun kembali pelatihan nya dengan cepat tentu saja dengan bantuan sumber daya yg besar.
"itu tidak masalah tuan muda, aku sudah sangat bersyukur karena aku mendapat keajaiban untuk bisa pulih, dengan pengalamanku aku yakin bisa mencapai puncak kekuatan ku lagi dan melampaui nya dengan lebih cepat"
ucap Ong ji dengan tegas.
Lin Tian hanya tersenyum dan mengangguk sambil meminum teh nya, sifat nya sebagai seorang ahli yg tenang dan santai membuat nya terkesan sangat misterius dan mendalam.
waktu kembali berlalu saat ini 4 kereta kuda yg berukuran cukup besar sudah ada di halaman kediaman penasehat, di dalam 4 kereta kuda itu penuh dengan peti kayu yg di dalam nya terdapat sumber daya, penasehat sangat berusaha keras untuk mendapatkan sumber daya itu dalam jumlah besar hingga menghabiskan jutaan koin emas, bagai manapun itu demi satu-satu nya keturunan nya maka dia tidak akan perhitungan sama sekali, dia tidak perduli berapa banyak harta yg dia keluarkan yg terpenting putra nya bisa pulih dan menjadi ahli kembali, bahkan dia masih mengirim beberapa pengawal untuk mengumpulkan sumber daya di beberapa kota besar di kekaisaran Qin dia sudah tau jika putranya Kana memerlukan banyak sumber daya, dengan identitas nya sebagai penasehat selama puluhan tahun tentu dia memiliki banyak harta dan koneksi, hal itu jauh lebih memudahkan nya dalam mendapat sumber daya.
"tuan muda, 4 kereta kuda itu penuh dengan sumber daya yg tuan muda butuhkan dan saya masih mengumpulkan sumber daya dari beberapa kota besar di kekaisaran Qin, saya rasa itu akan datang selama beberapa hari ke depan"
ucap penasehat yg bernama Ong Jiang.
"itu seharus nya sudah cukup, sekarang kita bisa memulai nya, yg terpenting saat ini adalah tempat yg cukup luas dan jika ada yg memiliki energi qi yg lebih baik maka itu bisa membantu proses yg akan berlangsung"
__ADS_1
ucap Lin Tian.
"itu...tentu saja ada tuan muda, di belakang kediaman saya adalah tempat leluhur keluarga Ong, seharus nya di sana ada tempat dengan konsentrasi energi alam yg lebih baik dari pada di sini dan juga tempat nya cukup luas dengan bangunan kuno yg di himpit beberapa bangunan sebagai penjaga"
ucap Ong Jiang.
"baik lah penasehat, mati kabari yg lain, mereka akan menyaksikan proses ini walaupun akan memakan waktu tidak menentu tapi setidak nya mereka akan membantu jika ada kesulitan nanti"
ucap Lin Tian sambil tersenyum tipis.
"ba..baik tuan muda biar saya yg memberi tau mereka tuan muda tunggu saja di sini"
ucap Ong Jiang dengan cepat melesat ke arah di mana Qin Pian dan yg lain nya berkumpul.
"menarik di kota ini ada hal yg menarik, memang misteri tentang takdir tidak ada yg tau kan"
gumam Lin Tian dengan santai dan senyuman tipis, entah apa yg dia maksud tidak ada yg tau.
Setelah menunggu beberapa saat sekelompok orang langsung datang, mereka adalah Qin Pian, Qin kuo, Qin piran,juga beberapa Mentri dan juga tabib huan Ding, setelah di beritau oleh Ong Jiang mereka dengan cepat menuju ke tempat Lin Tian berada.
"baik tuan muda sekara g semua orang sudah lengkap saya juga sudah membuat penjagaan kediaman ini lebih ketat, sekarang mati saya tunjukan jalan nya kurasa Ong ji sudah menuju ke kediaman leluhur"
__ADS_1
ucap Ong Jiang dengan sopan.
Lin Tian hanya mengangguk sambil mengikuti Ong jing bersama yg lain nya, mereka menuju ke kediaman leluhur keluarga Ong yg dulu nya terkenal sebagai ahli papan atas di seluruh kekaisaran Qin.
"tuan muda ini adalah kediaman leluhur keluarga Ong, sudah puluhan tahun kediaman ini kosong karena leluhur saat ini sedang mendalami pelatihan nya di dunia luar entah kapan akan kembali"
ucap Ong Jiang sambil menunjukan kediaman sederhana yg berada fi tengah-tengah kediaman mewah, walaupun sederhana kediaman itu memiliki taman yg cukup luas dan tenang, ada beberapa patung binatang suci di sana yg menjadi simbol di beberapa titik dan juga kolam beserta tanaman bambu yg rindang, kediaman itu terlihat sangat bersih dan terawat karena setiap hari nya akan di berikan oleh para pelayan.
"di sini cukup tenang dan ada konsentrasi energi alam yg lumayan di banding yg ada di luar"
ucap Lin Tian sambil mengangguk pelan.
Semua orang juga beranggapan sama dengan Lin Tian.
"mari tuan muda dan yang mulia, di dalam kediaman ini ada ruang bawah tanah yg biasa di gunakan leluhur untuk berkultivasi, selain keturunan utama tidak ada yg bisa masuk ke ruangan itu karena ada nya Aray darah keturunan, tapi tenang saja karena saya bisa membawa semua orang masuk dengan metode khusus"
ucap Ong Jiang sambil mempersilahkan semua orang masuk ke dalam kediaman sederhana itu, di dalam kediaman itu hanya ada perabotan sederhana dan terkesan kuno, tidak ada kemewahan apapun di dalam kediaman itu.
"hah aku jadi teringat dengan orang tua itu, ku rasa sekarang dia sedang bersenang-senang di luar sana, sudah puluhan tahun tidak bertemu itu juga sejak kakek tua itu naik ke alam yg lebih tinggi, sungguh keberuntungan kakek tua itu sangat tinggi"
ucap Qin kuo.
__ADS_1
"leluhur ke tiga memang beruntung entah nanti leluhur ke empat bisa seberuntung leluhur ke tiga atau tidak"
ucap Ong Jiang.