
"tak ku sangka, aku yg seorang reinkarnasi dewa alkemis akan menjadi seperti ini, awalnya aku hanya ingin menyerap inti kekosongan saja dan menyempurnakan dunia kecil ini menjadi lebih sempurna seperti dunia luar, dengan harapan bisa menjadikan dunia ini sebagai dunia pribadi dengan kebun herbal yg melimpah dan cocok untuk ku berkultivasi menjadi kuat.
lalu aku bisa menembus belenggu menjadi alkemis semesta dan alkemis pertama yg memiliki kekuatan yg besar dengan berbagai kemampuan.
sekaligus menebus penyesalanku karna tidak memiliki kekuatan yg mumpuni untuk menahan kesengsaraan pil waktu itu.
tapi sepertinya aku sudah keluar dari takdirku secara tidak sengaja, bahkan aku harus bertemu dengan sang pencipta karna hal ini.
itu tidak mengherankan ,bagai manapun inti kekosongan itu adalah energi asal dari sang pencipta yg sudah memadat dan aku berhasil menyerapnya"
ucap Lin Tian.
"sekarang aku pasti bisa meramu pil tingkat semesta dengan mudah, tapi akibat peningkatanku saat ini, aku tidak bisa keluar dari dunia kecil ini dan hanya bisa membuat keloning diriku untuk hidup di dunia luar jika tidak, maka semesta akan kacau"
batin Lin Tian.
setelah cukup lama berfikir dan mengingat kembali kehidupannya Lin Tian kembali tersadar.
"hah ini sudah menjadi jalanku, bagai manapun ini semua di awali dengan bertemunya aku dengan kitab pengetahuan semesta dan memberikanku pengetahuan cara menyerap inti kekosongan yg ku anggap sebagai sumberdaya berharga, tapi ternyata inti kekosongan itu lebih berharga dan sangat tabu secara tidak langsung aku menyerap sedikit kekuatan sejati dari sang pencipta.
dan di bandingkan dari energi asal yg ada di semesta, energi itu bagaikan sampah di hadapan energi asal dari sang pencipta, lebih tepatnya energi asal dari semesta hanyalah energi yg tergabung dari berbagai energi yg ada, tapi energi alas dari sang pencipta sendiri tidak hanya itu, energi ini juga mengandung kehendak dan ini adalah energi asal yg sesungguhnya"
ucap Lin Tian.
setelah beberapa saat, ia langsung teringat dengan kitab semesta, sekarang tubuh dan jiwa nya telah berubah total, bukan nya kitab semesta itu juga sudah menyatu dengan inti jiwa nya.
"hei kawan, apa kau masih di sana..?"
ucap Lin Tian.
tapi tidak ada jawaban, tiba-tiba di fikiran Lin Tian banyak sekali pengetahuan masuk.
Lin Tian yg merasakan itu langsung mencerna semua pengetahuan yg masuk tanpa batas itu.
untungnya sekarang dirinya sudah mencapai kekuatan yg sudah tak terbayangkan, semua pengetahuan itu berhasil ia serap dengan sempurna.
"hah jadi begitu, sekarang kitab pengetahuan semesta sudah melebur sempurna denganku, aku adalah aku dan kitab semesta adalah aku, kita sudah menjadi satu, semua pengetahuanmu menjadi kecerdasanku ya"
__ADS_1
ucap Lin Tian tersenyum.
"hahahhahahahaha baiklah, karna aku tidak bisa menampakan wujud sejatiku ini maka aku akan membuat dunia ku ini menjadi dunia yg sangat nyaman untuk aku tinggali, aku akan menyempurnakannya dulu"
ucap lin Tian.
kemudian ia mulai memadatkan energi asal nya dan memasukan kehendaknya kedalam energi asal itu lalu ia mengirimnya keluar batas dunia kecil itu.
"dengan kehendaki, terciptalah dunia dengan sempurna, terciptalah galaxy kecil untuk tinggal dengan hukum mutlak dariku"
ucap Lin Tian dengan suara yg sangat agung dan bijak sana.
energi asal dari Lin Tian langsung memadat dan mengeluarkan hukum penciptaan dari kehendak Lin Tian.
matahari mulai terbentuk, ruang semakin membesar, meteor dan bintang kecil mulai terbentuk, hukum waktu dan ruang mulai berjalan dengan normal.
elemen dunia mulai sempurna, energi alam juga semakin berlimpah.
Lin Tian melihat semua hal di depan matanya mulai tercipta sedikit demi sedikit, ia kagum dengan kemampuannya saat ini.
"inikah kekuatan dari sang pencipta, walaupun hanya setitik kekuatannya tapi sudah seluar biasa ini.
ucap Lin Tian.
ia mulai membentuk tubuh dari elemen asal, memasukan setitik jiwanya,kehendak dan sedikit kekuatannya.
tubuh Lin Tian mulai terbentuk dengan sempurna, dan ranah nya juga sudah berada di tingkat dewa bela diri, walaupun ia bisa meningkatkan ranahnya hingga ranah tertinggi di semesta tapi ia tidak melakukan nya, ia ingin merasakan meningkatkan kekuatan perlahan dengan klon nya.
"selesai, sekarang kau yg hidup di dunia luar, sedangkan aku akan tetap di sini, bagai manapun juga kita tidak bisa keluar dengan tubuh sejati kita"
ucap Lin Tian.
"baiklah, aku akan keluar, bagai manapun sudah 2 bulan lebih aku berkultivasi"
ucap Koln Lin Tian.
sedangkan Lin Tian yg sejati dengan santainya melambaikan tangannya dan hanya klon Lin Tian yg dapat melihatnya, karna tubuh sejati Lin Tian sama sekali tidak terlihat dan hanya teransparan seperti udara, hanya sinar putih bening yg memancarkan ke agungan dan keberadaan saja.
__ADS_1
"baiklah, ingat kita adalah reinkarnasi dewa alkemis dan tujuan kita adalah untuk menjdi lebih kuat dan memiliki daya tempur yg besar dengan begitu kita bisa menembus belenggu dewa alkemis semesta, yah walaupun sekarang kita bisa membuatnya dengan mudah"
ucap Lin Tian sejati.
"hei kenapa diriku semakin bodoh, berbicara dengan diri sendiri"
ucap klon Lin Tian.
"heh tak apa lah, aku juga ingin merasakan memiliki wanita dan keturunan, walaupun kelak keturunanku tidak bisa menjadi seperti diriku yg seorang dewa sejati agung, bagai manapun aku hanya satu, tapi paling tidak keturuanku akan menjadi penguasa di semesta hehehehehe, siap yg tidak bangga menjadi keturuanan dewa alkemis semesta dengan kekuatan tempur yg luar biasa"
ucap Lin Tian konyol.
"ah..terserah apa katamu, bagai manapun kita ini abadi, aku akan keluar dulu"
ucap klon Lin Tian kemudian menghilang.
sedangkan Lin Tian sejati hanya melihat klon nya pergi, lalu kembali mengamati terbentuknya semesta kecil nya.
"hehehehe menarik, aku hidup di dua tempat yg berbeda dan bisa merasakannya, ini sangat menarik"
ucap Lin Tian.
sedangkan klon Lin Tian sudah kali ke dalam kamar nya.
"eh..sudah pagi, tepat sekali pasti ayah dan ibu sudah ada di meja makan"
ucap Lin Tian.
ia langsung membersihkan diri, setelah selesai ia langsung keluar.
"tunggu, ini ada orang lain yg sedang bersama ayah dan ibu, auranya sangat familiar.
eh ini aura nenek, ternyata nenek sudah datang"
ucap Lin Tian sambil berjalan ke arah ruang makan, di sepanjang jalan juga banyak pelayan, dan di berbagai sudut juga ada penjaga yg sedang bersembunyi dengan santainya.
"pasti ini kerjaan nenek"
__ADS_1
ucap Lin Tian dalam hati.